cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
AdBispreneur
ISSN : 25032700     EISSN : 25499912     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal AdBispreneur adalah jurnal ilmiah di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan yang terbit tiga kali setahun. Diterbitkan oleh Departemen Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Berisi tulisan hasil pemikiran dan penelitian di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur" : 8 Documents clear
THE STRATEGY DEVELOPMENT AND COMPETITIVE ADVANTAGES OF MICRO SMALL MEDIUM ENTREPRISE BUSINESS INSTITUTION TOWARD REGIONAL DEVELOPMENT Munandar, Andi
AdBispreneur Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.551 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v1i2.10233

Abstract

ABSTRACTThe implementation of “business not as usual” on the MP3EI 2011 – 2015 was held to optimize the potential of regional commodities that can increase the regional values. This research was conducted to search for the potential of UMKM in developing the potential commodities of Lampung province. The problems related to the commodities development consists of setting up the potential commodities which as based on the production copacity, so that it is difficult for those local governments to stimulate the coomdities development.The research method was qualitative method and data collected through   literature reviews and analysis of competitive advantage. The results of the research were 1) there are high potential of UMKM development, 2)UMKM should be developed in accordance with the local culture and regional commodities, 3) UMKM plays an important role in solving the social problems such as creating employment, 4) the development of human resources, technology, capital, marketing, information and management plays an important role in the development micro business, 5) the natural resources, human resources, and the world market in the global era would be a high potential if it is designed and the initiation strategy consists of the government network, NGO, private institution, individual and groups, which is managed effectively. Keywords : strategy, business institutions, competitivve advantages   STRATEGI PENGEMBANGAN DAN KEUNGGULAN BERSAING LEMBAGA BISNIS UMKM TERHADAP PEMBANGUNAN DAERAH ABSTRAKPenerapan “business not as usual” pada MP3EI 2011-2025 dilakukan dengan menggali dan mengoptimalkan potensi unggulan daerah yang dapat memberikan nilai tambah bagi daerah tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mengembangkan komoditas unggulan di Provinsi Lampung. Permasalahan terkait dengan pengembangan komoditas unggulan yang hanya didasarkan pada kapasitas produksi, sehingga menyulitkan bagi pemerintah daerah untuk menstimulir pengembangan komoditas unggulannya.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif  dan data yang dikumpulkan melalui studi literatur dan analisis keunggulan bersaing. Hasil penelitian adalah, Pertama; potensi pengembangan UMKM di daerah sangat besar. Kedua, pengembangan UMKM harus dilaksanakan sesuai dengan budaya lokal dan potensi yang dimiliki oleh daerah yang bersangkutan. Ketiga, sektor UMKM ini sangat berperan dalam menanggulangi masalah sosial di daerah dengan penyerapan tenaga kerja yang sangat tinggi. Keempat, peranan peningkatan SDM, pemanfaatan teknologi, akses permodalan, akses pemasaran, akses informasi, dan manajemen sangat penting dalam mengembangkan usaha mikro. Kelima; Sumber daya alam dan sumber daya manusia serta pasar dunia  yang semakin terbuka pada era global merupakan potensi  besar jika disain dan strategi replikasi yang meliputi kerjasama jaringan (network) pemerintah, LSM, lembaga swasta dan individu maupun kelompok dikelola secara efektif dalam bentuk kemitraan. Kata kunci :strategi,lembaga bisnis, keunggulan bersaing,
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR)DISCLOSURE AND THE IMPLICATIONS OFEARNING RESPONSE COEFFICIENT (ERC) ., Rusdin
AdBispreneur Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.552 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v1i2.10238

Abstract

ABSTRACT  One of the reasons is social management reporting for strategic reasons. Although it is not yet compulsory, but it can be said that almost all the companies listed on the Indonesian Stock Exchange already disclose information about CSR in its annual report in diverse levels. The purpose of the study is to examine the effect of the information of Corporate Social Responsibility disclosed in the companies’ annual reports on the informativeness of earnings (measured by earning response coefficient, ERC). The study hypothesized that there is negative effect of CSR disclosures level on the ERC since the CSR disclosures provide investors more information which is not captured by the accounting earnings. The sample of the study consist of 135 annual reports 2013 and 2014 of the companies listed at the Indonesia Stock Exchange. The empirical results of the study show that the level of CSR disclosures has negative effect on the ERC as predicted. The results of the study indicate that investors assess the CSR information disclosed by the companies in their annual reports for their investment decision. Keywords : corporate social responsibility, disclosure, earnings response coefficient   PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DAN IMPLIKASINYA TERHADAP EARNING RESPONSE COEFFICIENT (ERC) ABSTRAK  Salah satu alasan manajemen melakukan pelaporan sosial adalah untuk alasan strategis. Meskipun belum bersifat wajib, tetapi dapat dikatakan bahwa hampir semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah mengungkapkan informasi mengenai CSR dalam laporan tahunannya dalam kadar yang beragam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh informasi dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang diungkapkan dalam laporan tahunan perusahaan terhadap keinformatifan laba yang diukur melalui koefisien respon laba (Earning Response Coefficient/ERC). Hipotesis penelitian ini bahwa terdapat pengaruh negatif tingkat pengungkapan CSR terhadap ERC,ketika investor mendapatkan informasi CSR yang diungkapkan oleh perusahaan dalam laporan tahunan untuk keputusan investasi mereka yang tidak direspon oleh laba akuntansi. Sampel penelitian ini terdiri dari 135 laporan tahunan 2013 dan 2014 dari perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil empiris dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan CSR memiliki efek negatif terhadap ERC seperti yang diperkirakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investor menilai informasi CSR yang diungkapkan oleh perusahaan dalam laporan tahunan mereka untuk keputusan investasi mereka.
STRATEGY DEVELOPMENT AND IMPLEMENTATION OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) ON BUMN AND BUMD IN INDONESIA Nuryan, Iwan
AdBispreneur Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.847 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v1i2.10237

Abstract

ABSTRACTGood Corporate Governance (GCG) is a important measure in the corporation an business practice. Some fact that showed lowed rank in the implementation of GCG in Indonesia, had been one of important factors that caused economic crisis and slow face of economic growth in Indonesia, This is had been a trigger to all stakeholders to continue encourage implementation of GCG in Indonesia. There are four important principal in GCG that now continue to encourage, fairness, transparency, accountability, and responsibility.At the level of practice, the application of GCG in Indonesia, especially in BUMN and BUMD is still very low. Some of the obstacles that hinder the implementation of GCG in Indonesia, especially in BUMN and BUMD are the internal constraints, external constraints, and constraints of ownership. To overcome the obstacles it needs to be stressed to continue to raise awareness of all stakeholders about the important of GCG implementation, strengthening the legal basis of GCG implementation, strengthening  government system reform until clean government that free from corruption had been establish, and do some reform throughout the business corporation that runs in Indonesia. Keywords : strategy, GCG, BUMN, BUMD   STRATEGI PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) BAGI BUMN DAN BUMD DI INDONESIA ABSTRAKGood Corporate Governance (GCG) merupakan sebuah instrumen penting dalam praktek bisnis dan perusahaan. Fakta menunjukkan bahwa rendahnya penerapan GCG di Indonesia telah menjadi salah satu faktor penting terjadinya krisis ekonomi di Indonesia serta lambatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Hal ini telah menjadi pendorong berbagai pihak untuk terus mendorong penerapan GCG di Indonesia. Empat prinsip penting dalam GCG yang saat ini terus didorong untuk diterapkan adalah kewajaran, transparansi, akuntabilitas, dan responsibilitas. Pada tataran praktek, penerapan GCG di Indonesia, khususnya pada BUMN dan BUMD masih sangat rendah. Beberapa kendala yang menghambat penerapan GCG di Indonesia, khususnya pada BUMN dan BUMD adalah kendala internal, kendala eksternal, dan kendala kepemilikan. Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut maka perlu ditekankan untuk terus meningkatkan kesadaran berbagai pihak akan pentingnya penerapan GCG,   memperkuat   dasar  hukum  penerapan  GCG,   mereformasi  sistem  pemerintahan  hingga terciptanya praktek clean government yang bebas KKN serta reformasi di seluruh korporasi bisnis yang berjalan di Indonesia. Kata kunci : strategy, GCG, BUMN, BUMD
THE BUSINESS DYNAMIC OF TRADITIONAL MARKET PLACE : DEMAND PREFERENCAE APPROACH Muftiadi, R. Anang; Maulina, Erna
AdBispreneur Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.374 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v1i2.10234

Abstract

ABSTRACT  The focus of this research is to understand the possibility of changes in the behavior of consumer demand for products in traditional markets, whether caused by internal and external factors. Traditional markets tend to focus on fresh agricultural products (perishable goods), daily and low quality durable goods, while the more modern market focus on  the product packaging factory. In fact the growing type of manufacturing product, less accomodated in the traditional market. Conveniences and other factors are the important key of appeal of the traditional market. If proportion of such as consumers are greater, the the traditional market would experience faster transition into smaller markets and increasing incompetitiveness. Existence of change in traditional markets is a natural, associated  with  the  diversification  and  differention  of  product,  consumera  levvel  of  income, technology, education, land use and changes in consumers lifestyles. Keywords: consumer preference, agricultural products, conveniece market   DINAMIKA BISNIS PADA PASAR TRADISIONAL DARI SISI PERMINTAAN KONSUMEN DENGAN PENDEKATAN DEMAN PREFERENCE ABSTRAK  Fokus dari penelitian ini adalah berupaya memahami kemungkinan perubahan perilaku permintaan konsumen terhadap produk yang ada pada pasar tradisional, baik yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal yang mempengaruhinya. Pasar tradisional cenderung fokus pada produk pertanian segar (perishable goods) dan sedikit barang tahan lama kualitas biasa hingga rendah, sedangkan pasar modern lebih pada produk kemasan pabrik. Secara faktual jenis produk pabrikan yang semakin berkembang,  kurang terakomodasi  di  pasar tradisional. Kenyamanan  dan ketertiban adalah  kunci penting bagi daya tarik pasar tradisional. Bila proporsi yang tidak sesuai preferensinya semakin besar, maka pasar tradisional akan mengalami transisi lebih cepat menjadi pasar sub masyarakat tertentu saja dan semakin tidak kompetitif. Eksistensi pasar tradisional yang mengalami perubahan adalah hal alamiah, terkait dengan perkembangan diversifikasi dan diferensiasi produk, tingkat pendapatan, teknologi, tingkat pendidikan, perubahan tata guna lahan dan perubahan dalam pola hidup konsumen.  Kata kunci: preferensi konsumen, produk segara pertanian, kenyamanan pasar.
STOCK VALUATION BY USING PRICE EARNING RATIO (PER) IN STOCK INDEX LQ45 ., Suryanto
AdBispreneur Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.545 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v1i2.10236

Abstract

ABSTRACT  Stock valuations are reasonable assessment of the price of the stock. Stock valuations done to anticipate potential losses that would be received by investors. This research aims to determine the fair price of stocks and stock picks eligible to be selected in the investment in shares LQ45 index. The method  used  in  this  research  is  descriptive  analysis  with  quantitative  approach.  The  sampling technique purposive sampling of issuers incorporated in LQ45 index period from February 2016. The valuation of the stock price is measured by using the approach of Price Earning Ratio (PER). In conclusion, the results of valuations can be seen that 10 of the 13 companies, namely AKRA, ASII, BBCA, BBNI, BBRI, JSMR, LKPR, MPPA, UNTR and UNVR all in condition undervalued. This means that  the  shares  are  relatively  cheap.  As  for  the  stock  ADRO,  BMRI,  and  SCMA  in  condition overvalued, which means that the shares are expensive. Keywords: valuation of shares, price earning ratio   VALUASI SAHAM DENGAN MENGGUNAKAN METODEPRICE EARNING RATIO (PER) PADA SAHAM INDEKS LQ45  ABSTRAK  Valuasi saham merupakan penilaian terhadap harga yang wajar terhadap suatu saham. Valuasi saham dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerugian yang akan diterima investor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harga wajar saham dan memilih saham yang layak untuk dijadikan pilihan dalam investasi pada saham Indeks LQ45. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dari emiten  yang tergabung dalam Indeks  LQ45  periode Februari  2016.  Valuasi  harga  saham diukur dengan  menggunakan  pendekatan  Price  Earning  Ratio (PER). Kesimpulannya,  dari  hasil  valuasi saham dapat diketahui bahwa 10 dari 13 perusahaan, yaitu AKRA, ASII, BBCA, BBNI, BBRI, JSMR, LKPR, MPPA, UNTR dan UNVR semua dalam kondisi undervalued. Hal tersebut berarti saham- saham tersebut tergolong murah. Sedangkan untuk saham ADRO, BMRI, dan SCMA dalam kondisi overvalued, yang berarti saham tersebut tergolong mahal. Kata kunci : valuasi saham, price earning ratio
THE EFFECT OF FINANCIAL LEVERAGE TO THE PROFITABILITY AT SUB- SECTORS OF FOOD AND BEVERAGE COMPANIES LISTED ON INDONESIA STOCK EXCHANGE IN 2010-2014 Dai, R. Ratna Meisa; Nurahmi, Marsa Khalida
AdBispreneur Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.037 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v1i2.10240

Abstract

ABSTRACT  This study examined the effect of financial leverage to the profitability at Sub-Sectors of Food and Beverage Companies listed on Indonesia Stock Exchange in 2010 – 2014 simultaneously and partially. Financial leverage seen from debt ratio and debt to equity ratio, then profitabilitas seen from return on equity.The result of the study revealed debt ratio and debt to equity ratio affected the profitability when it simultaneous. However, when it partial debt ratio did not affect the profitability positively, while debt to equity ratio affected the profitability positively. Keywords : financial leverage, debt ratio, debt to equity ratio, profitability, return on equity.   PENGARUH FINANCIAL LEVERAGE TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2010-2014 ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial levarage terhadap profitabilitas pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014 baik secara simultan maupun secara parsial. Financial leverage dapat dilihat melalui debt ratiodan debt to equity ratio, sedangkan profitabilitas dapat dilihat melalui return on equity.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kedua variabel independen, yaitu debt ratio dan debt to equity ratio secara bersama-sama berpengaruh terhadap profitabilitas. Untuk pengaruh secara parsial, hasil penelitian menunjukkan bahwa debt ratio tidak berpengaruh positif terhadap profitabilitas, sedangkan debt to equity ratio berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Kata kunci : financial leverage, debt ratio, debt to equity ratio, profitabilitas, return on equity.
DEVELOPMENT STRATEGIES OF SMALL MEDIUM MICRO ENTERPRISES (SMEs) LOW-INTEREST LOANS ., Zakiatuzzahrah
AdBispreneur Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.273 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v1i2.10235

Abstract

ABSTRACT  The presence of SMEs not only in order to increase revenue but also to ensure equal distribution of income. This is understandable because the SMEs sector involves a lot of people with a variety of business  cases.  The  government  expects  an  independent  and  resilient  SMEs  can  flourish  and encourage  regional  and  national  economy.  Support  for  SMEs  must  of  course  be  immediately supported by the easiness for SMEs in obtaining venture capital. With the SMEs loans will increase the pace of the economy, which in turn will increase the prosperity and welfare. Keywords : strategy, development, UMKM, bank credit.   STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA UMKM MELALUI KREDIT BUNGA RENDAH ABSTRAK  Kehadiran UKM bukan saja dalam rangka peningkatan pendapatan tapi juga dalam rangka pemerataan pendapatan. Hal ini bisa dimengerti karena sektor UKM melibatkan banyak orang dengan beragam usaha. Pemerintah mengharapkan UMKM yang mandiri, tangguh dapat berkembang, mendorong perekonomian regional serta nasional. Dukungan terhadap UMKM ini tentunya harus segera diwujudkan dengan cara memberi kemudahan-kemudahan bagi UMKM dalam mendapatkan modal usaha. Dengan adanya kredit UKM akan meningkatkan laju perekonomian, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Kata kunci : strategi, UMKM, kredit perbankan.
COMMUNITY EMPOWERMENT OF A SMALL BUSINESS GROUP (Case Study : Emping Melinjo Artisans By PT. Telekomunication, tbk In Desa Narimbang Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang) Nulhaqim, Soni Akhmad; Ismail, Fitri; Rachim, Hadiyanto A.
AdBispreneur Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.914 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v1i2.10239

Abstract

ABSTRACT  Enabling approach created situation for partner to be initiative, working together, hard work, and do work. Empowering approach improved their knowledges, experiences and skills and also confident. Protecting approach protected them from discrimination and market dominance. Supporting approach guided and supported to use their capacities and marketing. Fostering approach keep the situation until they are being independence and bankable after the partnership program. However, there are still obstacles to the process of IT training and modules that Telkom partnership could not be used to the maximum. So based problems were found in the results of the research, writer recommended a suggestion for the development of coaching in the implementation partnership program PT. Telkom with plan of treatment call as “meet and greet program”. The goal is to enhance the ability and confidence partners which a meeting with other partners who have been independent. Keywords: community empowerment, empowerment,approach, partnership   PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA KELOMPOK USAHA KECIL (Studi Kasus : Perajin Emping Melinjo Oleh PT. Telekomunikasi, tbkDi Desa Narimbang Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang)  Pendekatan pemungkinan menciptakan suasana yang mendorong inisiatif, kerjasama, kerja keras, dan berkarya pada mitra binaan. Pendekatan penguatan meningkatkan kapasitas pengetahuan, pengalaman  dan  keterampilan  serta  kepercayaan  diri  mitra  binaan.  Pendekatan  perlindungan melindungi mitra binaan dari diskriminasi dan dominasi pasar. Pendekatan penyokongan membimbing mitra binaan menggunakan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan serta mendukung pengembangan pasar. Pendekatan pemeliharaan menjaga suasana yang tercipta sehingga mitra binaan dapat mandiri dan bankable. Namun, masih terdapat kendala pada proses tersebut yaitu pada pelatihan IT  dan modul kemitraan yang belum dapat digunakan secara maksimal oleh mitra binaan untuk meningkatkan usahanya.  Maka berdasarkan kendala yang ditemukan pada hasil penelitian itu, peneliti merekomendasikan plan of treatment berupa program kegiatan: “Meet and Greet Program”, dengan tujuan untuk meningkatkan kemauan dan kepercayaan diri mitra binaan dengan mempertemukan para pengusaha kecil yang sedang diberdayakan dengan yang telah mandiri. Kata kunci :  pemberdayaan masyarakat, pendekatan pemberdayaan, kemitraan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2024): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 3 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 2 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 1 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 3 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 2 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 3 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 1 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 3 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 2 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 1 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 3 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewiraus Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 3 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 3 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 2 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 1 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 1 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa More Issue