cover
Contact Name
Joy Elly Tulung
Contact Email
joy.tulung@unsrat.ac.id
Phone
+6282311115902
Journal Mail Official
emba@unsrat.ac.id
Editorial Address
FEB UNSRAT
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL EMBA : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI
ISSN : 23031174     EISSN : 26226219     DOI : https://doi.org/10.35794/emba.v10i2.39971
Core Subject : Economy,
Jurnal EMBA merupakan terbitan berkala sebagai sarana untuk menyebarluaskan hasil penelitian dan ilmu pengetahuan dibidang ekonomi. Diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univeristas Sam Ratulangi Manado. Jurnal ini diterbitkan 4 kali setahun, sejak tahun 2012. Setiap artikel direview oleh para pakar secara double blind peer review system. JE menerima tulisan atau karya ilmiah hasil-hasil penelitian dibidang Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, yang belum pernah dipublikasikan dalam jurnal lainnya.
Articles 5,267 Documents
PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH BERDASARKAN PP NOMOR 71 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN DI PROVINSI SULAWESI UTARA Soputan, Cristy; Sondakh, Jullie J; Tangkuman, Steven
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 592- 716
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.486 KB) | DOI: 10.35794/emba.v3i1.7322

Abstract

Standar Akuntansi Pemerintahan adalah prinsip-prinsip akuntansi yang diterapkan dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan pemerintah baik pusat maupun daerah. Penyusunan laporan keuangan yang berpedoman pada Standar Akuntansi Pemerintahan dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan, sehingga kredibilitas laporan keuangan dapat meningkat serta dapat mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sehingga Good Governance dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penyajian laporan keuangan pemerintah provinsi Sulawesi Utara sudah sesuai dengan PP Nomor  71 Tahun 2010. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dimana data yang dikumpulkan kemudian diklasifikasikan dan dianalisis sehingga dapat ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan pemerintah provinsi Sulawesi Utara tahun anggaran 2013 belum sesuai dengan SAP dalam PP No. 71 Tahun 2010, tetapi pemprov Sulut telah siap untuk menerapkan SAP PP No. 71 Tahun 2010 pada tahun anggaran berikutnya. Sebaiknya pimpinan Pemprov Sulut menerapkan SAP berbasis akrual pada tahun selanjutnya dengan menyajikan secara lengkap 7 Laporan Keuangan, yaitu Neraca, LRA, LAK, Laporan Perubahan SAL, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Operasional, dan CALK, serta mengadakan sosialisasi dan pelatihan rutin dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam menghasilkan laporan keuangan.   Kata kunci: laporan keuangan, pemerintah, standar akuntansi
PERBANDINGAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUK MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING DAN METODE KONVENSIONAL PADA USAHA PETERNAKAN AYAM CV. KHARIS DI KOTA BITUNG Rumampuk, Maria Sifra
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 582 - 708
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.913 KB) | DOI: 10.35794/emba.1.4.2013.2744

Abstract

Perkembangan ekonomi yang semakin mengglobal, membuat persaingan di dunia bisnis semakin tinggi yang mengharuskan perusahaan harus mampu bersaing  dan mendapatkan laba yang tinggi. Untuk itu, diperlukan perhitungan harga pokok produk dalam menentukan harga jual yang layak dan kompetitif. Metode Konvensional dapat mengukur secara akurat proporsi sumber daya yang dikonsumsi oleh masing-masing produk tetapi ada biaya-biaya yang timbul dari aktivitas dan transaksi yang tidak berkaitan dengan volume unit yang diproduksi secara fisik, hal ini dapat menyebabkan pengalokasian biaya overhead pabrik yang kurang tepat. Activity based costing merupakan metode penentuan harga pokok produk yang dapat mengukur secara cermat konsumsi sumber daya dalam setiap aktivitas yang digunakan dalam menghasilkan produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan perhitungan harga pokok produk berdasarkan perhitungan metode activity based costing dan metode konvensional yang diterapkan CV. Kharis. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil perhitungan dengan menggunakan metode activity based costing dan metode konvensional. Manajemen disarankan menggunakan metode activity based costing karena akurat dalam menghitung aktivitas-aktivitas yang terjadi di perusahaan.Kata kunci: harga pokok produksi, metode activity based costing, metode konvensional.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK SARANG BURUNG WALET PADA PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KECAMATAN TOMBARIRI KABUPATEN MINAHASA Maisudu, Rheylen; Wangkar, Anneke
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.257 KB) | DOI: 10.35794/emba.v7i3.25092

Abstract

Abstrak: Pajak Sarang Burung Walet yang sangat berpotensi kini telah menjadi perhatian dan sasaran pemerintah dalam pemungutan pajak sarang burung walet. Namun sangat di sayangkan, hingga akhir Tahun 2018 ternyata penerapan pemungutan pajak terhadap sarang burung walet belum terealisasi dengan cukup baik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah pemungutan pajak Sarang Burung Walet berdasarkan sistem ketetapan pajak sudah efektif dan melihat berapa persen kontribusinya terhadap Pendaptan Asli Daerah (PAD). Objek Penelitian yaitu Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Minahasa. Metode penelitan menggunakan analisis efektivitas. Hasil penelitian yang menggunakan data Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Minahasa Kec. Tombariri Tahun 2014-2018 menunjukan bahwa realisasi pajak sarang burung wallet mengalami peningkatan selama dalam kurung 5 Tahun yaitu pada Tahun 2014 sebesar Rp 53.320.865, Tahun 2015 sebesar 57.350.132, Tahun 2016 sebesar Rp 67.820.140, Tahun 2017 sebesar menjadi Rp 82.617.799 dan pada tahun 2018 sebesar 97.133.530. Secara keseluruhan tingkat efektivitas penerimaan pajak sarang burung wallet sangat efektif, sehingga  diperlukan perhatian dari pemerintah dalam hal ini dari Dinas Pendapatan Daerah Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa untuk dapat  berkomitmen pada target-target yang akan dicapai. Kata Kunci :  pendapatan asli daerah kabupaten minahasa, efektivitas dan pajak sarang burung walet
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DIVIDEND PAYOUT RATIO PADA SUB-SEKTOR BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Jalung, Karlinda; Maryam Mangantar, Maryam Mangantar; Yunita Mandagie, Yunita Mandagie
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 5, No 2 (2017): JE VOL. 5 No. 2 (2017) HAL. 235 - 362
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.703 KB) | DOI: 10.35794/emba.5.2.2017.15620

Abstract

Abstrak: Kebijakan dividen merupakan masalah yang sering dihadapi oleh perusahaan. Kebijakan dividen merupakan hal yang penting karena bukan hanya menyangkut kepentingan perusahaan, namun juga menyangkut kepentingan pemegang saham. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Return on Asset (ROA),dan Net Profit Margin (NPM) Terhadap dividend payout ratio. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik sampling purposive. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu dividend payout ratio sebagai variabel dependen. DER, ROA dan NPM sebagai variabel independen. Populasi yang digunakan adalah perusahaan sub-sektor bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010 sampai 2014 yaitu sebanyak 40 perusahaan dan diambil 6 perusahaan sebagai sampel. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa DER berpengaruh terhadap DPR sedangkan ROA dan NPM tidak berpengaruh terhadap DPR. Bagi perusahaan Sub-sektor Bank untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan dan memperhitungkan risiko yang akan dihadapi sehingga dapat meningkatkan return saham yang diharapkan. Kata Kunci: DPR, DER, ROA dan NPM.
KARAKTERISTIK INDIVIDU, KARAKTERISTIK PEKERJAAN, DAN KARAKTERISTIK ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA EVENT ORGANIZER REBORN CREATIVE CENTER MANADO Tumewu, Eva L.; Lumanauw, Bode; Ogi, Imelda
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 1 (2014): Jurnal EMBA, HAL 470 - 594
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.585 KB) | DOI: 10.35794/emba.2.1.2014.4174

Abstract

Kepuasan kerja sangat tergantung dari tiga komponen utamanya yaitu individu sebagai pelaksana pekerjaan, pekerjaan yang dilakukan, dan organisasi tempat individu tersebut bekerja. Karakteristik dari masing–masing komponen tersebut haruslah diperhatikan untuk menciptakan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik individu, karakteristik pekerjaan, dan karakteristik organisasi baik secara simultan maupun parsial terhadap kepuasan kerja karyawan Reborn Creative Center (Event Organizer) Manado. Metode penelitian yang digunakan asosiatif bertujuan untuk melihat keterhubungan antar variabel. Populasi dalam penelitian ini 45 karyawan dan semuanya dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan  kuesioner dan alat analisis yang digunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik individu, karakteristik pekerjaan, dan karakteristik organisasi memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan  baik secara simultan maupun parsial dan yang paling dominan berpengaruh yaitu karakteristik organisasi. Bagi pihak manajemen perlu melakukan perbaikan baik berupa kebijakan maupun hal–hal yang secara langsung berkaitan dengan pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan terlebih khususnya untuk karakteristik individu, dan karakteristik pekerjaan yang dilakukan. Kata kunci: karakteristik; individu, pekerjaan, organisasi, kepuasan kerja
THE EFFECT OF THE BENEFIT OF JOB ROTATION ON EMPLOYEE DEVELOPMENT Tirajoh, Watson J.; Kindangen, Paulus .; Tielung, Maria V.J
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 6, No 4 (2018): JE VOL 6 NO 4 (2018)
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.317 KB) | DOI: 10.35794/emba.v6i4.21028

Abstract

Abstract : Generally a bank is a financial institution licensed by government of a country to provide loans, deposits, pay interest, financial transactions between one client to another and some financial services to its client. All of that can happen because employees of each of these banks that works in order to make it happen. The more qualified employee will give positive impact for each banks. Job rotation in this case, the employee will be in a division for a period of time and then moved to other division. Based on the background of job rotation in banks, researcher wants to do a research about the effect of the benefit of job rotation on employee development. The objective of this research is to analyze the effect of the benefit of job rotation on employee development. The type of this research is causal research, used Ordinal Regression Analysis and 100 sample. The result of this research shows that personal development and administrative knowledge have significant effect on employee development while employee interest, organization knowledge and technical knowledge have no significant effect to the dependent variable. Bank management should consider administrative knowledge and personal development because it affects employee development. This is important because job rotation will provide positive results for employee development when job rotation is well managed by management.Keywords : employee development, job rotation, ordinal regression
PENERAPAN PSAK NO.109 TENTANG PELAPORAN KEUANGAN AKUNTANSI ZAKAT, INFAQ/SEDEKAH PADA BADAN AMIL ZAKAT PROVINSI SULAWESI UTARA Shahnaz, Sabrina
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 4 (2015): JE Vol.3 No.4 (2015) Hal. 279-394
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.499 KB) | DOI: 10.35794/emba.v3i4.10889

Abstract

Ikatan Akuntan Indonesia telah mengeluarkan standar akuntansi keuangan mengenai laporan keuangan zakat,infaq/sedekah. Standar ini terdapat dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomor 109 (Revisi 2011) tentang pelaporan keuangan zakat, infaq/sedekah.  Penelitian ini dilakukan pada BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara yang merupakan salah-satu Badan amil zakat.  Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan laporan keuangan BAZNAS Provinsi SULUT apakah telah sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No.109.  Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk memberi gambaran yang detail tentang latar belakang, sifat-sifat serta karakteristik yang khas dari subjek penelitian. Hasil penelitian adalah, BAZNAS Provinsi SULUT belum menyusun laporan keuangan sesuai PSAK No.109. Laporan keuangan BAZNAS  hanya berupa Laporan pemasukan dan pendisribusian dana, sehingga sebaiknya pimpinan BAZNAS melakukan pembuatan laporan posisi keuangan, perubahan dana, perubahan aset, arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Kata kunci : standar akuntasi, zakat, infaq, laporan keuangan
ANALISIS PELAKSANAAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 ATAS GAJI KARYAWAN PADA PT TRI CIPTA GEMILANG Fanuel, Hizkia; Yusran, Rio Rahmat
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 8, No 1 (2020): JE VOL 8 NO 1 (2020)
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5805.62 KB) | DOI: 10.35794/emba.v8i1.28015

Abstract

Pajak penghasilan merupakan salah satu penerimaan pajak yang tergolong dalam fungsi budgetair.  Pajak Penghasilan itu sendiri terdiri dari berbagai unsur, salah satunya adalah Pajak Penghasilan Pasal 21. Menurut ketentuan perundang-undangan, perusahaan memiliki kewajiban untuk melakukan kewajiban perpajakan Pajak Penghasilan Pasal 21 atas gaji karyawan berupa menghitung, memotong, menyetor, dan melapor. Penelitian ini dilaksanakan di PT Tri Cipta Gemilang. Tujuan dari penelitian ini dilakukan yaitu Untuk mengetahui apakah perhitungan, pemotongan, penyetoran dan pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 yang dilakukan PT Tri Cipta Gemilang, apakah telah sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan, pemotongan, penyetoran, dan pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 yang diterapkan oleh PT Tri Cipta Gemilang belum sesuai dengan Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan yang disebabkan oleh kurang tepatnya perusahaan menentukan jumlah PTKP, kekeliruan dalam menetapkan jumlah kurang bayar bulan Desember, kurang telitinya akuntan dalam menghitung Pajak Penghasilan Pasal 21, serta kelalaian perusahaan dalam hal menyetor dan melapor Pajak Penghasilan Pasal 21 sehingga tidak tepat waktu.Kata Kunci : Gaji Karyawan, Pajak Penghasilan Pasal 21, Analisis Kewajiban Perpajakan
PERANAN PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN MINAHASA Tunas, Calvini
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 775 - 881
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.1.3.2013.1895

Abstract

ABSTRAK Otonomi daerah merupakan salah satu instrumen yang dinilai efektif dalam pelaksanaan pemerataan pembangunan di tiap daerah. Daerah dituntut dapat mengoptimalkan kemampuannya dalam menggali potensi pendapatannya. Undang-Undang No. 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Daerah mengamanatkan bahwa daerah boleh meningkatkan pendapatan asli daerahnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Dengan ditetapkannya Undang-Undang No. 28 Tahun 2009 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah menyempurnakan pelaksanaan desentralisasi fiskal dengan adanya tambahan terhadap sumber-sumber penerimaan daerah dalam bentuk pajak dan retribusi daerah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Dari hasil penelitian pada Dinas Pendapatan Kabupaten Minahasa menunjukan bahwa pajak daerah memiliki peran yang besar bagi pendapatan asli daerah minahasa. Realisasi penerimaan pajak menunjukan perkembangan di tiap tahunnya berbanding lurus dengan efektivitas penerimaannya yang menunjukan kenaikan. Sedangkan kontribusi dari pajak hiburan beserta pajak reklame menunjukan penurunan, dengan tingkat efektivitas berfluktuasi di tiap tahunnya. Diharapkan kepada pemerintah untuk lebih mengoptimalkan pemungutan serta pengelolaan pendapatan daerah khususnya pajak daerah. Kata kunci: efektivitas, pajak daerah
THE COMPARATIVE ANALYSIS OF FINANCIAL PERFORMANCE BETWEEN PT. BANK SULUTGO AND PT. BANK PAPUA YEAR 2013-2016 Mentang, Indri Winda; Pangemanan, Sifried S.; Tumiwa, Johan .
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 5, No 02 (2017): JE VOL 5 NO 2 (2017) HAL 2488
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.843 KB) | DOI: 10.35794/emba.v5i02.16731

Abstract

Abstract: Banking is one of sectors that drive the economy in Indonesia. One of them is Regional Development Bank that is scattered throughout Indonesia, each have different performance based on the state of the region itself. Judging from the character of Indonesia is an agricultural country, of course, the economic character formed historically, geographical conditions also have an important role in the economy of a region. PT. Bank SulutGo and PT. Bank Papua is a Go Public bank located in eastern Indonesia. This study aims to determine the differences in financial performance between PT. Bank SulutGo and PT. Bank Papua by using RBBR method analysis. The method of this research is comparative analysis. The results show the financial performance seen from ROA there is no a significant difference, whereas if viewed from NPL, LDR, GCG, NIM, and CAR there are a significant difference. PT. Bank SulutGo and PT. Bank Papua management should not only satisfied with the results already obtained and continue to improve the company's performance in order to further increase in the future.Keywords: financial performance, regional development bank, rbbr method

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): JE. Vol. 14 No. 1 Vol. 13 No. 04 (2025): JE. Vol. 13 No. 4 Vol. 13 No. 01 (2025): JE. Vol. 13 No 1 Vol. 12 No. 4 (2024): JE. VOL 12 NO 4. 2024 Vol. 12 No. 03 (2024): JE. Vol. 12 No 3 Vol. 12 No. 01 (2024): JE. Vol. 12 No 1 Vol. 12 No. 2 (2024): JE. Vol. 12 No 2 Vol. 11 No. 02 (2023): JE. Vol 11 No 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023): JE. Vol 11 No 1 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023): JE. VOL. 11 No. 4 Vol. 11 No. 3 (2023): JE. VOL. 11 No. 3 Vol. 10 No. 4 (2022): JE. VOL 10 NO 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): JE. Vol 10 No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022): JE. Vol 10 No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022): JE. Vol 10 No 1 (2022) Vol 9, No 4 (2021): JE. Vol 9 No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021): JE. Vol 9 No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021): JE VOL 9 NO 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021): JE VOL 9 NO 1 (2021) Vol 8, No 4 (2020): JE VOL 8 NO 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020): JE VOL 8 NO 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020): JE. VOL 8 NO. 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020): JE VOL 8 NO 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020): JE VOL 8 NO 1 (2020) Vol 7, No 4 (2019): JE VOL 7 NO 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): JE VOL 7 NO 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): JE VOL 7 NO 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019): JE VOL 7 NO 1 (2019) Vol 6, No 4 (2018): JE VOL 6 NO 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): JE VOL 6 NO 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): JE VOL 6 NO 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): JE VOL 6 NO 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): JE VOL 6 NO 1 (2018) Vol 5, No 2 (2017): JE Vol 5 No 2 (2017) Hal 1193-1314 Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL 5 NO 2 (2017) HAL.1060 -1192 Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL 5. NO.2 (2017). HAL. 487 - 611 Vol 5, No 2 (2017): JE VOL. 5 No. 2 (2017) HAL. 363 - 486 Vol 5, No 2 (2017): JE VOL. 5 No. 2 (2017) HAL. 235 - 362 Vol 5, No 1 (2017): JE VOL. 5 NO 1 (2017) HAL. 115 - 233 Vol 5, No 02 (2017): JE VOL 5 NO 2 (2017) HAL 2488 No 2 (2017): JE. VOL 5. NO.2 (2017). HAL. 613 - 733 Vol 5, No 3 (2017): JE VOL 5 NO 3 (2017) HAL 4475 Vol 5, No 3 (2017): JE VOL 5 NO 3 (2017) HAL 4365 Vol 5, No 3 (2017): JE VOL 5 NO 3 (2017) HAL 4235 Vol 5, No 3 (2017): JE VOL 5 NO 3 (2017) HAL 4095 Vol 5, No 3 (2017): JE VOL 5 NO 3 (2017) HAL 3985 Vol 5, No 3 (2017): JE VOL 5 NO 3 (2017) HAL 3885 Vol 5, No 3 (2017): JE VOL 5 NO 3 (2017) HAL 3764 Vol 5, No 3 (2017): JE VOL 5 No 3 (2017) HAL 3644 Vol 5, No 3 (2017): JE. VOL 5. NO. 3 (2017) HAL 3529 Vol 5, No 3 (2017): JE. VOL 5. NO. 3 (2017) HAL 3416 Vol 5, No 3 (2017): JE.VOL.5 NO 3 (2017) HAL. 3303 Vol 5, No 3 (2017): JE VOL 5 NO 3 (2017) HAL 3180 Vol 5, No 3 (2017): JE VOL 5 NO 3 (2017) HAL 3058 Vol 5, No 3 (2017): JE Vol 5 No 3 (2017) HAL 2938 Vol 5, No 3 (2017): JE VOL 5 NO 3 (2017) HAL 2829 Vol 5, No 3 (2017): JE VOL 5 NO 3 (2017) HAL 2713 Vol 5, No 2 (2017): JE VOL 5 NO 2 (2017) HAL 2597 Vol 5, No 2 (2017): JE VOL 5 NO 2 (2017) HAL 2385 Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL. 5 NO 2 (2017) HAL. 2286 Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL. 5 NO 2 (2017) HAL. 2193 Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL. 5 NO 2 (2017) HAL. 2099 Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL. 5 NO 2 (2017) HAL. 1989 Vol 5, No 2 (2017): JE VOL 5 NO 2 (2017) HAL 1882 Vol 5, No 2 (2017): JE VOL 5 NO 2 (2017) HAL 1781 Vol 5, No 2 (2017): JE VOL 5 NO 2 (2017) HAL 1653 Vol 5, No 2 (2017): JE VOL 5 NO 2 (2017) HAL 1542 Vol 5, No 2 (2017): JE VOL 5 No 2 (2017) Hal 1433 Vol 5, No 2 (2017): JE VOL 5 NO 2 (2017) HAL 1315 Vol 5, No 1 (2017): JE VOL. 5 NO. 1 (2017) HAL. 1 - 114 Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL 5 NO 2 (2017) HAL. 955 Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL 5 NO 2. (2017). HAL 847 Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL 5. NO.2 (2017). HAL. 734 Vol 4, No 4 (2016): JE VOL. 4 NO. 4 (2016) HAL. 1145 - 1249 Vol 4, No 4 (2016): JE VOL. 4 NO. 4 (2016) HAL. 1025 - 1143 Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 1486-1604 Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 1356-1485 Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 1221-1335 Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 1097-1220 Vol 4, No 4 (2016): JE VOL. 4 NO. 4 (2016) HAL 903 - 1024 Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 974-1096 Vol 4, No 5 (2016): JE Vol. 4 No. 3 (2016) Hal. 236 - 301 Vol 4, No 4 (2016): JE VOL. 4 NO. 4 (2016) HAL 783 - 892 Vol 4, No 3 (2016): JE VOL. 4 NO. 3 (2016) HAL. 651 - 781 Vol 4, No 3 (2016): JE. VOL 4 NO.3 (2016) HAL 545 - 649 Vol 4, No 3 (2016): JE Vol. 4 No. 3 (2016) Hal. 223 - 334 Vol 4, No 3 (2016): JE Vol.4 No.3 (2016) Hal. 001-101 Vol 4, No 2 (2016): JE Vol.4 No.2 (2016) Hal. 768-892 Vol 4, No 2 (2016): JE Vol.4 No.2 (2016) Hal. 641-767 Vol 4, No 2 (2016): JE Vol.4 No.2 (2016) Hal. 518-640 Vol 4, No 2 (2016): JE Vol.4 No.2 (2016) Hal. 395-517 Vol 4, No 2 (2016): JE Vol.4 No.2 (2016) Hal. 121-265 Vol 4, No 2 (2016): JE Vol.4 No.2 (2016) Hal. 001-120 Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 743-859 Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 504-623 Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 376-503 Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 131-375 Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 131-251 Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 001-130 Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.3 No.4 (2016) Hal. 860-973 Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.3 No.4 (2016) Hal. 624-742 Vol 4, No 3 (2016): JE VOL. 4 NO. 3 HAL 411 - 554 Vol 4, No 3 (2016): JE Vol. 4 No. 3 Hal. 303 - 409 Vol 4, No 3 (2016): JE Vol. 4 No. 3 Hal. 102-221 Vol 4, No 2: JE Vol.4 No.2 (2016) Hal. 266-394 Vol 3, No 3 (2015): JE Vol.3 No.3 (2015) Hal. 1266-1395 Vol 3, No 4 (2015): JE Vol.3 No.4 (2015) Hal. 621-728 Vol 3, No 4 (2015): JE Vol.3 No.4 (2015) Hal. 509-619 Vol 3, No 4 (2015): JE Vol.3 No.4 (2015) Hal. 395-508 Vol 3, No 4 (2015): JE Vol.3 No.4 (2015) Hal. 279-394 Vol 3, No 4 (2015): JE Vol.3 No.4 (2015) Hal. 143-277 Vol 3, No 4 (2015): JE Vol.3 No.4 (2015) Hal. 001-142 Vol 3, No 2 (2015): JE V3 No.2 Juni 2015, Hal. 001 - 123 Vol 3, No 3 (2015): Jurnal EMBA, HAL 1004 - 1125 Vol 3, No 2 (2015): Jurnal EMBA, HAL 1008 - 1123 Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 1204- 1323 Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 1072- 1203 Vol 3, No 3 (2015): Jurnal EMBA, HAL 878 - 1003 Vol 3, No 2 (2015): Jurnal EMBA, HAL 884- 1007 Vol 3 (2015): Jurnal EMBA, HAL 1126 - 1265 Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 951- 1071 Vol 3, No 3 (2015): Jurnal EMBA, HAL 744 - 877 Vol 3, No 3 (2015): Jurnal EMBA, HAL 608 - 743 Vol 3, No 3 (2015): Jurnal EMBA, HAL 483 - 607 Vol 3, No 3 (2015): Jurnal EMBA, HAL 363 - 482 Vol 3, No 3 (2015): Jurnal EMBA, HAL 241 - 362 Vol 3, No 3 (2015): Jurnal EMBA, HAL 119 - 240 Vol 3, No 3 (2015): Jurnal EMBA, HAL 001 - 118 Vol 3, No 2 (2015): Jurnal EMBA, HAL 758- 883 Vol 3, No 2 (2015): Jurnal EMBA, HAL 629- 757 Vol 3, No 2 (2015): Jurnal EMBA, HAL 375-499 Vol 3, No 2 (2015): Jurnal EMBA, HAL 247- 374 Vol 3, No 2 (2015): Jurnal EMBA, HAL 124- 246 Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 841- 950 Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 717- 840 Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 592- 716 Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 474- 591 Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 358- 473 Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 231- 357 Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 118- 230 Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 001- 117 Vol 3 (2015): Jurnal EMBA, HAL 500- 628 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1686 - 1814 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1564 - 1685 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1443 - 1563 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1330 - 1442 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1214 - 1329 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1089 - 1213 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1594 - 1722 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1472 - 1592 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1339 - 1471 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1212-1338 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1090 - 1211 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 973 - 1089 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 966 - 1089 Vol 2, No 4 (2014): Jurnal EMBA, HAL 714- 831 Vol 2, No 4 (2014): Jurnal EMBA, HAL 613- 713 Vol 2, No 4 (2014): Jurnal EMBA, HAL 482- 612 Vol 2, No 4 (2014): Jurnal EMBA, HAL 364- 481 Vol 2, No 4 (2014): Jurnal EMBA, HAL 233- 363 Vol 2, No 4 (2014): Jurnal EMBA, HAL 117- 232 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 853 - 972 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 727 - 852 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 598 - 726 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 477 - 597 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 361 - 476 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 236 - 360 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 116 -235 Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 001 - 115 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 841-965 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 716-840 Vol 2, No 1 (2014): Jurnal EMBA, HAL 595-715 Vol 2, No 1 (2014): Jurnal EMBA, HAL 470 - 594 Vol 2, No 1 (2014): Jurnal EMBA, HAL 353 - 469 Vol 2, No 1 (2014): Jurnal EMBA, HAL 234 - 352 Vol 2, No 1 (2014): Jurnal EMBA, HAL 124 - 233 Vol 2, No 1 (2014): Jurnal EMBA, HAL 01 - 122 Vol 2, No 4 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1- 116 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 2264 - 2381 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 2143 - 2263 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 2015 - 2142 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 1892 - 2014 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 1770 - 1891 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 1650 - 1768 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 1533 - 1649 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 1406 - 1532 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 1285 - 1405 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 1165 - 1284 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 1054 - 1164 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 1193 - 1312 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 1080 - 1193 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 936 - 1053 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 960 - 1079 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 821 - 935 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 709 - 820 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 582 - 708 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 462 - 581 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 344 - 461 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 235 - 342 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 882 - 997 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 841 - 959 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 775 - 881 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 722 - 840 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 664-781 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 603 - 721 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 558-663 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 476 - 601 Vol 1, No 3 (2013): JURNAL EMBA, HAL 446-557 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 356 - 475 Vol 1, No 3 (2013): JURNAL EMBA, HAL 339-445 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 233 - 354 Vol 1, No 3 (2013): JURNAL EMBA, HAL 230-338 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 118 - 232 Vol 1, No 3 (2013): JURNAL EMBA, HAL 110-229 Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 001 - 117 Vol 1, No 4 (2013): Jurnal EMBA, HAL 1 - 115 Vol 1, No 3 (2013): JURNAL EMBA, HAL 1-109 Vol 1, No 4 (2012): Jurnal EMBA, HAL 116 - 234 More Issue