cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "No 7 (2000)" : 6 Documents clear
Studi Pengembangan Sistem Pengukuran Photoluminescence Menggunakan Detektor CCD Idha Royani; Fiber Monado
Jurnal Penelitian Sains No 7 (2000)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5016.073 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i7.321

Abstract

Telah dilakukan studi awal pengembangan sistem pengukuran photoluminescence menggunakan detektor CCD. Di sini dibuat suatu rangkaian yang menghubungkan CCD ini ke perangkat lainnya seperti pulsa generator dan power supply serta menyusun perangkat lunak sehingga detektor ini dapat berfungsi sebagai sensor cahaya. Untuk menguji kebenaran kinerja dari sistem digunakan Light Emitting Diode (LED) sebagai sumber cahaya, juga digunakan detektor PMT sebagai pembanding. Dan ternyata hadilnya menunjukkan kesesuaian, jadi dapat disimpulkan bahwa sistem telah bekerja dengan baik.
Studi Pemanfaatan Biji Duku (Lansium Domesticum. Jack.) Untuk Obat Diare Secara In Vitro Poedji Loekitowati H; Hermansyah Hermansyah
Jurnal Penelitian Sains No 7 (2000)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4427.914 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i7.322

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang studi pemanfaatan biji duku (Lansium domesticum. Jack.) untuk obat diare secara in vitro. Mikroba uji yang digunakan adalah bakteri Echerichia coli, Salmonella thypi dan Shigella flexneri. Biji duku diekstraksi dengan etanol selanjutnya di ektraksi cair-cair (ECC) dengan n-heksana, diklorometana, etilasetat dan air, ekstrak dan fraksi yang didapatkan diuji aktivitasnya terhadap bakteri uji. Hasil pengamatan menunjukkan ekstrak etanol, fraksi n-heksana, fraksi diklorometana dan fraksi etilasetat aktif terhadap mikroba penyebab diare secara in vitro. Fraksi diklorometana mempunyai aktivitas paling kuat dengan nilai KMH untuk E.coli 0,3125 mg/ml, S. Flexneri 0,625 mg/ml dan S. Thypi 0,625 mg/ml. Fraksi diklorometana mempunyai nilai kesetaraan dengan antibiotika tetrasiklin anhidrat yang paling baik yaitu 1 mg fraksi diklorometana dan fraksi etilasetat dapat dijadikan bahan baku fitoterapi obat diare dan fraksi diklorometana merupakan fraksi yang paling baik dijadikan bahan baku.   
Studi Kandungan Kimia Ekstrak Kloroform Batang Tumbuhan Mengkelik (Gynotroches axilaris, Bl) Setiawati Yusuf; Frida Oesman
Jurnal Penelitian Sains No 7 (2000)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5387.76 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i7.318

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap kandungan kimia fraksi kloroform ekstrak pekat etanol batang tumbuhan Mengkelik (Gynotroches axilaris, BL), ternyata dari sejumlah 223 gram serbuk halus batang tumbuhan Mengkelik kering dihasilkan 24 gram ekstrak pekat kloroform. Kristal yang dihasilkan (4,3002 g) direkristalisasi diperoleh kristal jarum yang berwarna (0,1629 g), tl 193-194° C. Uji Fitokimia tak memberikan kandungan senyawa metabolik sekunder yang ada. Spektrum UV dengan pelarut MeOH memberikan 2 puncak, yaitu pada 204,6 nm dan 284 nm. Spektrum IR memberikan puncak-puncak 3282,6 (v-OH,m), 3000-2850 (v-CH,I), puncak sekitar 1463,9 (v-CH2,m), 1386,7-1359,7 (Gem di Me).
Penerapan Metoda Beda Hingga Untuk Penyelesaian Persamaan Gelombang Kawasan Waktu Azhar K. Affandi
Jurnal Penelitian Sains No 7 (2000)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4937.222 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i7.323

Abstract

Fenomena gerak gelombang merupakan gejala yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari di sekitar kita seperti misalnya gelombang skustik, gelombang elektromagnetik, gelombang seismik dan lain-lain. Semua gerak gelombang tersebut memenuhi persamaan gerak gelombang dan persamaan gelombang merupakan persamaan diferensial parsial hiperbolik.Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan simulasi gerak gelombang dalam domain waktu dengan menggunakan metoda beda hingga.Metoda beda hingga merupakan salah satu dari metoda numerik untuk menyelesaikan persamaan diferensial parsial atau persamaan Laplace dengan cara mendiskretisasi persamaan kontinu melalui diskretisasi ruang dan waktu.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini didapatkan bentuk simpangan gelombang dalam domain waktu dari berbagai keadaan syarat awal dan kriteria stabilitas yang diberikan. Simpangan meksimum gelombang akan turun menjadi setengahnya bila parameter integrasi M dinaikkan dua kali lipatnya. Dari analisis frekuensi menunjukkan bahwa frekuensi domainnya merupakan frekuensi rendah dan frekuensi tersebut akan menjadi dua kali lipat apabila parameter integrasi M ditingkatkan dua kali.
Studi Kandungan Kimia Ekstrak Kloroform dari Benalu Duku (Scurrula atropurpurea (BI) Dans) Muharni Muharni; Dasril Basir; Julinar Julinar
Jurnal Penelitian Sains No 7 (2000)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5123.907 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i7.319

Abstract

Isolasi Steroid telah dilakukan dengan mengekstraksi bubuk kering benalu duku (Scurrula atropurpurea (BI) Dans) dengan kloroform. Ektrak pekat kloroform dimurnikan dengan teknik kromatografi lapis tipis (KLT) preparatif dengan fasa diam silika gel 60 GF 254 dan eluen etil asetat dan metanol (19:1) dan pengamatan menunjukkan adanya 3 pita noda dengan Rf = 0,21 dan Rf = 0,34 yang tidak membentuk kristal dan Rf = 58 yang memberikan kristal putih. Analisis spektroskopi dari kristal ini memberikan dua steroid hasil isolasi; steroid paertma memiliki waktu retensi (Rt) = 28,9 menit, berat molekul (BM) = 300, rumus molekul C12H32O, dan nilai kesetaraan ikatan rangkap (DBE) = 6. Steroid kedua memiliki Rt = 29,5 menit, BM = 412, rumus molekul C29H48O, dan nilai DBE = 6. Kedua jenis steroid tersebut dapat dilaporkan sebagai pregn-14-en-3-on (BM 300) dan Stigmasta-5,22-dien-3-oh (BM 412).
Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Malt dan Sumber Eksplan Yang Berbeda Terhadap Induksi Tunas Secara Langsung Pada Limau Kue’ (Citrus Sp) Sri Pertiwi Estuningsih; Anom Wulandari
Jurnal Penelitian Sains No 7 (2000)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6748.607 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i7.320

Abstract

Penelitian pengaruh konsentrasi ekstrak malt dan sumber eksplan yang berbeda terhadap induksi tunas secara langsung pada Limau Kue’ (Citrus sp) secara in vitro telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak malt dan sumber eksplan terhadap induksi tunas secara langsung. Dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pengaruh konsentrasi ekstrak malt dan sumber eksplan terhadap induksi tunas serta sebagai langkah awal propagasi Limau Kue’. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan penambahan ekstrak malt dengan 6 taraf konsentrasi yaitu 0, 100, 150, 200, 250 dan 300 mg/L. Semua kombinasi media perlakuan digunakan untuk menanam eksplan (hipokotil, epikotil dan kotiledon) yang berasal dari biji Limau Kue’ yang dikecambahkan secara steril, masing-masing diulang 2 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kotiledon dan hipokotil, semua perlakuan yang dicobakan belum mampu menginduksi tumbuhnya tunas, tetapi hanya penginduksi tumbuhnya kalus. Tunas tumbuh hanya pada eksplan epikotil. Tunas paling cepat muncul pada perlakuan M3 (penambahan ekstrak malt 150 mg/L) yaitu 6,5 hari setelah penanaman dengan tinggi kalus yang mencapai paling panjang yaitu 28,9 mm.

Page 1 of 1 | Total Record : 6