Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 17, No 1 (2020)"
:
8 Documents
clear
PENYULUHAN POTENSI GEOWISATA LOSARI TUDUAOG DI DESA TUDUAOG INDUK KECAMATAN BILALANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW INDUK PROPINSI SULUT
Riogilang, Hendra
MEDIA MATRASAIN Vol 17, No 1 (2020): Jurnal Media Matrasain
Publisher : Jurusan Arsitektur, FT - UNSRAT Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desa Tuduaog terletak di kecamatan Bilalang kabupaten Bolaang Mongondow adalah desa yang memiliki potensi alam berupa losari atau danau kecil yang dapat di kembangkan menjadi area geowisata karena kondisi alamnya yang indah dan sejuk. Losari Tuduaog belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan dana dan kemampuan dalam pengetahuan dan skill dari masyarakatnya. Pada saat ini losari hanya dimanfaatkan sebagian kecil sebagai sawah dengan pendapatan masyarakat yang belum optimal. Melalui kegiatan berupa pengabdian program kemitraan masyarakat LPPM universitas Sam Ratulangi maka dilakukan peningkatan pengetahuan dan skill dari masyarakat untuk dapat mengelola losari Tuduaog yang lebih optimal sehingga dapat memberikan manfaat berupa konservasi losari dan meningkatkan pendapatan masyarakat di desa Tuduaog induk. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan disain geowisata losari Tuduaog diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat Tuduaog sehingga dapat mewujudkan sebuah geowisata Losari Tuduaog. Terwujudnya Losari Tuduaog sesuai dengan Renstra Unsrat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan terpeliharanya alam losari Tuduaog.Kata kunci: potensi pariwisata, geowisata, losari tuduaog, tuduaog induk
MODEL PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DAN PENGUATAN SINERGI DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PERKOTAAN DI KELURAHAN SUMOMPO KECAMATAN TUMINTING KOTA MANADO
Riogilang, Herawaty
MEDIA MATRASAIN Vol 17, No 1 (2020): Jurnal Media Matrasain
Publisher : Jurusan Arsitektur, FT - UNSRAT Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sampah merupakan masalah global yang perlu penanganan semua pihak. Penanganan sampah di Kota Manado telah menjadi perhatian utama pemerintah dengan melakukan berbagai usaha penanggulangan dan pengelolaan sampah yang dihasilkan. Meskipun pemerintah telah berusaha namun masih banyak sampah ditemukan diberbagai tempat dan destinasi wisata di kota Manado, Untuk itu masih diperlukan kerja keras dari masyarakat, stakeholder, instansi terkait dan pemerintah untuk mengatasi permasalahan yang terjadi selama ini. Kota Manado sebelum masa Pandemi Covid 19 banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, terutama ke Taman Laut Buanaken. Saat itu banyak ditemukan sampah plastik dikawasan wisata, hal ini secara tidak langsung menunjukkan kebenaran bank Dunia yang menyebut Indonesia sebagai penghasil sampah plastik terbesar kedua didunia. Image ini bisa kita perbaiki melalui perubahan perilaku diri pribadi , keluarga dan masyarakat yang menyadari sampah harus di perlakukan sesuai dengan jenis dan dibuang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Saat ini semua sampah di kota Manado diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo yang mencapai 400 ton per hari. Volume ini hanya 80% dari total produksi sampah harian yang terangkut dimana yang sisanya sebesar 20% masih berada di tempat penampungan sementara di areal pemukiman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menghasilkan model yang melibatkan peran aktif masyarakat sebagai penghasil sampah setiap hari dalam pengelolaan sampah perkotaan khususnya sampah rumah tangga. Lokasi percontohan berada di Kelurahan Sumompo, Kecamatan Tuminting kota Manado. Dengan mengadakan pengkajian dan diskusi serta penyuluhan kepada masyarakat dan pemulung sampah di TPA. Pendekatan yang dipakai adalah pemberdayaan masyarakat (Community Empowering) melalui peningkatan partisipasi stakeholder.Kata kunci: partisipasi masyarakat, pemberdayaan, pengelolaan sampah, stakeholder
TANTANGAN DAN PELUANG DUNIA JASA KONSTRUKSI DI TENGAH PANDEMIK COVID-19
Masinambow, Billy W. L.;
Gosal, Pierre H.
MEDIA MATRASAIN Vol 17, No 1 (2020): Jurnal Media Matrasain
Publisher : Jurusan Arsitektur, FT - UNSRAT Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desa Tantangan Dan Peluang Dunia Jasa Konstruksi Ditengah Pandemik Covid-19 adalah hal nyata yang terjadi diseluruh wilayah Republik Indonesia. Tantangan yang terjadi adalah akibat langsung dari mudahnya virus corona ini menular sehingga pemerintah harus menmbuat berbagai aturan untuk mencegah dan memigasi penularan virus corona ini dan semuanya berdampak pada semua sektor produksi termasuk dunia jasa konstruksi. Relokasi APBN telah mengakibatkan proyek-proyek ditunda dan bahkan dibatalkan sehingga para kontraktor tidak memperoleh kontrak kerja dan dampak ini memiliki efek domino dimana tenaga kerja konstruksi mulai dari yang ahli sampai tenaga trampil terdampak dengan tidak adanya lapangan kerja. Makalah ini didasarkan pada suatu penelitian mandiri dan merupakan Penelitian Deskriptif-Kwalitatif. Penelitian deskriptif adalah salah satu jenis penelitian yang tujuannya untuk menyajikan gambaran lengkap mengenai setting sosial atau dimaksudkan untuk eksplorasi dan klarifikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial, dengan jalan mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah dan unit yang diteliti antara fenomena yang diuji. Kita perlu memahami penangan dan pengendalian covid-19 serta melaksanakan semua protokol covid-19 dengan mempelajari buku pedoman Covid 19 dari Kemeneterian Dalam Negeri.Kata kunci: jasa konstruksi, covid 19, tantangan, peluang
ISLAMIC CENTER DI KOTA KOTAMOBAGU. “ARSITEKTUR KONTEMPORERâ€
Nuh, Riansyah;
Supardjo, Surijadi;
Tarore, Raymond Ch.
MEDIA MATRASAIN Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia adalah bangsa yang memiliki kebudayaan yang unik dan beraneka ragam. Dimana tiap-tiap daerah di Indonesia memiliki kebudayaan yang berbeda-beda dan menghasilkan suatu kesenian khas yang membedakan antara daerah satu dengan daerah lainnya. Salah satu kota kesenian yang khas di Indonesia adalah Kota Jayapura. Kota jayapura merupakan kota seni dan budaya yang kental. Tari triton, tari pikon/kecapi mulut dan tari tipa merupakan salah satu kebudayaan dan kesenian peninggalan tradisi Papua. Sering dengan perkembangan jaman kebudayaan Papua mulai terlupakan, banyak generasi muda tadak mengenali tentang kebudayaan-kebudayaan tersebut. Masuknya budaya asing menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap menurunnya minat masyarakat budayanya sendiri, terutama generasi muda mudi yang lebih enjoi dengan kesenian-kesenian modern yang telah menjamur sampai lupa akan indentitas mereka sebagai orang Papua. Oleh karena itu, dengan adanya perancangan Pusat Seni dan Budaya Papua di Jayapura ini dapat meningkatkan kembali akan indentitas kebudayaan daerahnya dan memperkenalkan kebudayaan Papua ke manca Negara dengan cara memberikan pelatihan, pengembangan akan kesenian-kesenian Papua kepada masyarakat khususnya masyarakat Orang Asli Papua serta sarana pelestarian kebudayaan daerah dan sarana rekreasi. Output dari pada rancangan tidak hanya dari segi fisik atau keindahan arsitekturnya saja, melainkan nilai-nilai dari arsitektur Papua tersebut yang dimunculkan pada perkembangan arsitektur-arsitektur jaman sekarang tanpa melupakan arsitektur daerahnya. Dengan penerapan tema Re-Interpreting Tradisi ini diharapkan dapat mengangkat kembali nilai-nilai arsitektur Papua yang mulai dilupakan.Â
PUSAT KREATIVITAS SENI DI MANADO. “ARSITEKTUR EKSPRESIONISMEâ€
Sujono, Riskezia;
Siregar, Frits O. P.
MEDIA MATRASAIN Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kreativitas mengalami perkembangan yang pesat di masa kini. Begitu banyak tentang kreativitas yang bisa kita kembangkan untuk menghasilkan ide-ide yang tidak biasa dan inpirasi baru. Insipirasi sangat erat kaitannya dengan perkembangan kreativitas dalam berbagai segi terutama dalam seni. Â Peran seni dalam perekonomian sangat penting karena seni menimbulkan reaksi yang positif. Terbukti dengan banyaknya hasil karya seni yang dapat mendorong perekonomian dengan cepat dan kompetitif sampai menyetarakan kesenjangan sosial. Banyak negara maju menyadari selain bidang industri, sumber daya manusia kreatif juga bisa mendorong perekonomian. Kota Manado yang merupakan kota pariwisata yang mengandalkan salah satu perekonomiannya di bidang pariwisata memiliki potensi yang tinggi dalam peningkatan sumber daya manusia kreatif. Dengan wisatawan yang meningkat tiap tahunnya diharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkan situasi untuk memajukan perekonomian daerah dengan sumber daya manusia kreatif. Tapi belum tersedianya wadah yang menjadi stimulus menjadi faktor utama penghambat berkembangnya kreativitas. Dengan adanya pusat kreativitas seni di kota Manado dapat menjadi stimulus berkembangnya kreativitas pada masyarakat, dan sadar akan pentingnya produktivitas untuk mengasa kreatif akan kesenian. Dengan fasilitas yang menunjang seperti studio musik, fashion, tari, seni rupa, theater, dan fotografi dengan implementasi arsitektur ekspresionisme dengan massa bangunan, ruangan yang idealis, estetika dari interior, dan juga facad bangunan yang sangat berperan penting menarik minat dan kenyamanan dari pengguna maupun pengunjung.
PUSAT PENGEMBANGAN KREATIVITAS DAN MINAT ANAK DI MANADO. EKSPRESI BENTUK
Muaja, Patrich V.;
Waani, Judy O.;
Siregar, Frits O. P.
MEDIA MATRASAIN Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan kreativitas akan mempengaruhi perkembangan minat anak untuk mencapai pertumbuhan yang optimal dalam kondisi yang menyenangkan. Berbagai tempat bermain dapat membuat anak-anak bersenang-senang dan merangsang tumbuh kembangnya. Menyediakan lingkungan yang merangsang tumbuh kembang anak dapat membantu meningkatkan potensi, kreativitas dan minatnya. Kreativitas dan minat anak akan berkembang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuannya. Peningkatan minat dan bakat dapat diperoleh melalui kegiatan formal (sekolah) dan kegiatan informal (kursus). Menerima pengajaran yang formal dan informal yang tepat akan berdampak positif pada anak-anak, terutama saat mereka tumbuh menjadi orang dewasa, yang juga dapat membantu mereka mengembangkan dan mengeksplorasi kemampuan batin mereka. Mengingat pentingnya penyediaan sarana dan prasarana khusus untuk meningkatkan kreativitas dan minat anak, maka penulis terdorong untuk merencanakan pembangunan Pusat Pengembangan Kreativitas dan Minat Anak di Kota Manado. Metode menggunakan proses horst rittel yaitu Pengembangan Varietas dan Reduksi Varietas (PVRV). Melalui pendekatan tema yang dilakukan, hasil rancangan bisa menjawab kebutuhan akan ketersediaan sarana dan prasarana khusus untuk meningkatkan kreativitas dan minat anak.
PUSAT SENI DAN BUDAYA PAPUA DI JAYAPURA. “REINTERPRETING TRADISIONALâ€
Kogoya, Doanus;
Makarau, Vicky;
Tarore, Raymond Ch.
MEDIA MATRASAIN Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia adalah bangsa yang memiliki kebudayaan yang unik dan beraneka ragam. Dimana tiap-tiap daerah di Indonesia memiliki kebudayaan yang berbeda-beda dan menghasilkan suatu kesenian khas yang membedakan antara daerah satu dengan daerah lainnya. Salah satu kota kesenian yang khas di Indonesia adalah Kota Jayapura. Kota jayapura merupakan kota seni dan budaya yang kental. Tari triton, tari pikon/kecapi mulut dan tari tipa merupakan salah satu kebudayaan dan kesenian peninggalan tradisi Papua. Sering dengan perkembangan jaman kebudayaan Papua mulai terlupakan, banyak generasi muda tadak mengenali tentang kebudayaan-kebudayaan tersebut. Masuknya budaya asing menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap menurunnya minat masyarakat budayanya sendiri, terutama generasi muda mudi yang lebih enjoi dengan kesenian-kesenian modern yang telah menjamur sampai lupa akan indentitas mereka sebagai orang Papua. Oleh karena itu, dengan adanya perancangan Pusat Seni dan Budaya Papua di Jayapura ini dapat meningkatkan kembali akan indentitas kebudayaan daerahnya dan memperkenalkan kebudayaan Papua ke manca Negara dengan cara memberikan pelatihan, pengembangan akan kesenian-kesenian Papua kepada masyarakat khususnya masyarakat Orang Asli Papua serta sarana pelestarian kebudayaan daerah dan sarana rekreasi. Output dari pada rancangan tidak hanya dari segi fisik atau keindahan arsitekturnya saja, melainkan nilai-nilai dari arsitektur Papua tersebut yang dimunculkan pada perkembangan arsitektur-arsitektur jaman sekarang tanpa melupakan arsitektur daerahnya. Dengan penerapan tema Re-Interpreting Tradisi ini diharapkan dapat mengangkat kembali nilai-nilai arsitektur Papua yang mulai dilupakan.
SHOPPING MALL DI MINAHASA UTARA. “ARSITEKTUR BIOMORFIKâ€
Rumambi, Febrian;
Siregar, Frits O. P.;
Takumansang, Esli D.
MEDIA MATRASAIN Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Minahasa utara merupakan salah satu kabupaten diprovinsi Sulawesi Utara yang sedang berkembang pesat dalam pembangunan baik dari segi perekonomian dan sosial dengan jumlah penduduk yang semakin meningkat pada tiap tahunnya. Perkembangan masyarakat akan kemudahan akses teknologi dan informasi merupakan hal yang paling pesat saat ini diaman gaya hidup masyarakat mulai berubah, perilaku konsumtif yang akan semakin meningkat sehingga kebutuhan masyarakat akan semakin berfariasi seiring berjalannya waktu dengan diperkenalannya berbagai produk baru dari luar. Berdasarkan pertimbangan tersebut saat ini merupakan kesempatan dimana dengan menghadirkan Shopping Mall khususnya di Minajasa Utara diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dimana tidak hanya menjadi fasilitas yang menyediakan fungsi perdagangan, namun juga fungsi rekreasi. Pembangunan Shopping Mall di Minahasa Utara juga diharapkan dapat menjadi suatu daya tarik baru bagi penduduk luar Minahasa Utara dimana dengan menyediakan suatu icon baru yang dapat memperkenalkan produk-produk lokal diharapkan dapat memberi nilai lebih terhadap Minahasa Utara. Arsitektur Biomorfik sebagai tema perancangan dimana arsitektur sebagai bangunan dilihat sebagai suatu objek yang memiliki penampilan sifat-sifat makhluk hidup dimana arsitektur biomorfik berkemampuan untuk berkembang dan tumbuh, dimana mampu beradaptasi dengan kebutuhan dan lingkungannya, hal ini berpengaruh terhadap dampak timbal balik Shopping Mall terhadap lingkungan lokasi didirikannya. Diharapkan dapat saling menguntungkan untuk kelangsunan pertumbuhan perekonomian Minahasa Utara