cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Akuntansi : Kajian Ilmiah Akuntansi (JAK)
ISSN : 23392436     EISSN : 25495968     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi (JAK) was published by the Accounting Study Program, Faculty of Economics and Business, Serang Raya University, Indonesia. Published twice a year, January and July, JAK is a communication media and a reply forum for scientific work, especially regarding accounting.
Arjuna Subject : -
Articles 314 Documents
Fundamental Financial Ratios and Stock Prices: Panel Evidence from the Indonesia Stock Exchange Dwi Yulianto; Sri Intan Purnama
JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jak.v13i1.11360

Abstract

Stock prices are often influenced by firms’ fundamental factors; however, empirical evidence on the impact of financial ratios on stock prices in emerging markets, including Indonesia, remains mixed. This study aims to analyze the effects of key financial ratios, Return on Assets (ROA), solvency ratios, Tobin’s Q, and the cash ratio, on the stock prices of non-financial firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) over the period 2018–2024. The study employs an unbalanced panel dataset drawn from the Osiris database, annual reports, and IDX publications, yielding a total of 3.121 firm-year observations after screening. The dependent variable is measured using the log of year-end stock prices, while the independent variables include lagged ROA, solvency indicators (DER, DAR, and interest coverage), lagged Tobin’s Q, and the cash ratio, with firm size and firm age as control variables. The analysis applies Generalized Least Squares (GLS) as the primary estimation method, complemented by Fixed Effects, Driscoll–Kraay, and System-GMM estimations to ensure robustness against heteroskedasticity, cross-sectional dependence, and dynamic endogeneity. The results show that ROA and Tobin’s Q exert a significant positive effect on stock prices, solvency exhibits a non-linear relationship consistent with trade-off theory, and the cash ratio demonstrates a positive but diminishing effect at excessive cash levels. These findings highlight the importance of fundamental financial ratios in shaping stock price formation in the Indonesian capital market, with practical implications for investment practices and corporate policy strategies.
PENGARUH GREEN ACCOUNTING DAN FREE CASH FLOW TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN GREEN INTELLECTUAL CAPITAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI Holiawati; Dwi Siska Yulianti; Nofryanti
JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jak.v13i1.11404

Abstract

Nilai perusahaan merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan, khususnya pada sektor consumer non-cyclical yang bersifat defensif namun tetap menghadapi tekanan isu lingkungan dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Green accounting dan Free cash flow terhadap nilai perusahaan dengan Green intellectual capital sebagai variabel moderasi. Objek penelitian difokuskan pada 53 perusahaan consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023 dengan total 159 data observasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling serta analisis regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Green accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, yang menegaskan bahwa praktik akuntansi ramah lingkungan mampu memberi sinyal positif kepada investor. Sebaliknya, Free cash flow berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, sehingga fleksibilitas arus kas tidak dipandang sebagai faktor utama dalam peningkatan nilai. Selain itu, Green intellectual capital tidak terbukti memoderasi hubungan Green accounting dengan nilai perusahaan, bahkan memperlemah pengaruh Free Cash Flow. Temuan ini menegaskan bahwa nilai perusahaan lebih ditentukan oleh strategi keberlanjutan melalui Green accounting, sementara pemanfaatan Free cash flow membutuhkan tata kelola yang lebih optimal untuk mendukung penciptaan nilai jangka panjang. Kata Kunci: Green accounting, Free Cash Flow, Green intellectual capital, Nilai Perusahaan    
Pengaruh Intellectual Capital, Likuiditas, dan Konservatisme Akuntansi Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Pemoderasi Ade Dwi Ramandhani; Muhammad Ridho
JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jak.v13i1.11419

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intellectual capital, likuiditas, dan konservatisme akuntansi terhadap kinerja keuangan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel pemoderasi. Populasi penelitian mencakup perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2023. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 32 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan software SPSS versi 25. Hasil penelitian mengindikasikan intellectual capital dan likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara konservatisme akuntansi tidak memengaruhi kinerja keuangan. Ukuran perusahaan mampu memoderasi likuiditas dan konservatisme akuntansi terhadap kinerja keuangan, sedangkan ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi intellectual capital pada kinerja keuangan. Kata Kunci: Intellectual Capital, Likuiditas, Konservatisme Akuntansi, Kinerja Keuangan, Ukuran Perusahaan
Kesiapan Pemerintah Daerah dalam Menerapkan Smart Budgeting dan Smart Spending ( Studi Kasus Pemerintah Provinsi Banten ) Mohamad Husni; Riyanthi Idayu; Mochamad Fahru Komarudin; Diah Permatasari
JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jak.v13i1.11517

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan Pemerintah Provinsi Banten dalam mengimplementasikan smart budgeting dan smart spending sebagai bagian dari transformasi digital pengelolaan keuangan daerah. Evaluasi dilakukan dengan menelaah aspek sumber daya manusia, kesiapan teknologi informasi, tekanan regulasi, dan nilai publik sebagai indikator keberhasilan penerapan sistem digital seperti e-planning, e-budgeting, dan e-reporting. Temuan menunjukkan bahwa kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor fundamental dalam mendukung integrasi teknologi, sejalan dengan perlunya koordinasi antardinas dan dukungan politik dari pimpinan daerah. Selain itu, kesiapan regulasi dan kebijakan internal terbukti memainkan peran signifikan dalam memastikan efektivitas inovasi digital, terutama terkait keberlanjutan penggunaan SIMRAL sebagai sistem terpadu Pemerintah Provinsi Banten. Dari perspektif kapabilitas organisasi, investasi pada pelatihan dan penguatan literasi digital menjadi pendorong utama adaptasi terhadap teknologi baru. Sementara itu, pendekatan nilai publik menegaskan bahwa digitalisasi pengelolaan anggaran harus diarahkan pada peningkatan kualitas layanan, transparansi, dan partisipasi masyarakat. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi smart budgeting dan smart spending di Provinsi Banten sangat ditentukan oleh sinergi antara kesiapan teknis, kelembagaan, sumber daya manusia, dan orientasi pada penciptaan nilai publik
PENGARUH OWNERSHIP CONCENTRASION, RISK MANAGEMENT COMMITE, INTELLECTUAL CAPITAL DISCLOSURE TERHADAP ENTERPRISE RISK MANAGEMENT teti rahmawati; Herma wiharno; Putri Amanda
JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jak.v13i2.9450

Abstract

The development of the banking world is increasingly rapid, giving rise to inter-company competence which aims to analyze and provide empirical evidence on the influence of ownership concentration, risk management committee and intellectual capital disclosure on enterprise risk management. The method used is a descriptive and verification method, with quantitative data types. The population of this research is the Annual Reports of Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI). In 2018-2022, there were 47 companies or 235 data. Sampling technique uses Quota Sampling. So a sample of 42 companies or 210 data was determined. The results of this research show that ownership concentration, risk management committee, and intellectual capital disclosure have significant effect on enterprise risk management. ownership concentration, risk management committee, and intellectual capital disclosure Partially, it has a positive on enterprise risk management
Green Accounting and Corporate Social Responsibility on Firm Value: A Study of the Consumer Cyclicals Sector Trisma Listiani Dewi; Sandra Sukma Embuningtiyas
JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/8w1t6146

Abstract

This study aims to provide empirical evidence on the effect of green accounting implementation and corporate social responsibility disclosure on firm value. The study population is cyclical consumer goods sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange and Singapore Stock Exchange in the period 2020–2022. Using purposive sampling technique, 83 companies were obtained that met the criteria as samples. Secondary data were analyzed using multiple linear regression and hypothesis testing. This study uses green accounting and CSR as independent variables, firm value as the dependent variable, and firm size and profitability as control variables. The results of the study indicate that the implementation of green accounting and CSR disclosure have a positive effect on firm value. This finding emphasizes the importance of sustainable business practices that not only provide financial benefits but also contribute to the welfare of the environment and society. This study provides important insights to encourage corporate commitment to sustainability that is aligned with economic, ecological, and social goals. Keywords: Green Accounting, Corporate Social Responsibility, Firm Value, Firm Size, Profitability
Keberlanjutan Usaha terhadap Kinerja Keuangan dengan Pemanfaatan Bahan Sisa dari Produktivitas (Studi Kasus pada Reban Lestari Farm Kolaka) Hasnidar; Muh. Sajjaj Sudirman; Hastuti
JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/vz0hff22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberlanjutan usaha yang berdampak pada kinerja keuangan UMKM yang disebabkan oleh pemanfaatan bahan sisa dari produktivitas. Objek penelitin ini adalah pelaku usaha peternakan ayam petelur, Reban Lestari Farm di Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengulas fenomena dilingkup usaha mikro, kecil, dan menengah. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi lapangan. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa pelaku UMKM peternakan ayam petelur memiliki potensi yang sangat baik dalam menghasilkan produk sampingan yang berdampak pada keberlanjutan usaha dan meningkatkan kinerja keuangan UMKM. Terdapat dua produk yang dihasilkan dari bahan sisa hasil produktivitas peternakan ayam petelur Reban Lestari Farm yaitu pupuk organik yang dihasilkan dari pengolahan limbah kotoran ayam dan ayam afkir yang merupakan ayam yang sudah tidak produktif dalam menghasilkan telur. Umur ayam afkir ini berada pada rentang umur 90 hingga 110 minggu. Dari kedua produk sampingan tersebut memiliki dampak secara signifikan yang mendukung terciptanya triple bottom line yang mengintegrasikan aspek sosial, lingkungan, dan profit ekonomi sebagai dasar pengelolaan bisnis berkelanjutan.
CORPORATE INVESTMENT EFFICIENCY: THE ROLE OF ESG DISCLOSURE, FINANCIAL REPORTING QUALITY, AND DEBT MATURITY Anisa; Stevanny
JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jak.v13i2.11282

Abstract

This study aims to analyze the effects of Environmental, Social, and Governance (ESG) disclosure, financial reporting quality, and debt maturity on the efficiency of investment in non-financial companies traded on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2019 to 2023. Using a quantitative approach with purposive sampling, the study analyzed 63 companies with a total of 315 annual observations. Data were collected from the official IDX portal, the Investment Gallery of Universitas Pamulang (UNPAM), and the companies’ official websites. Panel data regression methods using Eviews 12 were utilized to assess both the separate and collective influences of the variables. The results indicate that ESG disclosure and financial reporting quality don’t have a significant partial effect on investment efficiency. In contrast, debt maturity has a significant individual effect. However, when tested simultaneously, ESG disclosure, financial reporting quality, and debt maturity collectively have a significant impact on investment efficiency.
PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERBANKAN TAHUN 2022-2024 Sri Sahbany Sri; Detty Agustin Riscal Detty; Junaidin
JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jak.v13i2.11369

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kebijakan dividen terhadap harga saham pada sektor perbankan yang terdaftar di bursa efek Indonesia tahun 2022-2024. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kebijakan dividen dapat memengaruhi harga saham, dengan menggunakan teori sinyal yang menyatakan bahwa dividen berfungsi sebagai sinyal positif bagi investor. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Sampel penelitian terdiri dari 96 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2022-2024 dan memenuhi kriteria tertentu. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan, harga saham, dan informasi dividen perusahaan dan teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen berperan sebagai sinyal positif yang diterima oleh pasar dan memengaruhi keputusan investasi. Perusahaan perbankan sebaiknya mempertimbangkan kebijakan dividen secara hati-hati untuk meningkatkan kepercayaan investor dan mendukung stabilitas harga saham, mengingat pengaruh signifikan yang ditunjukkan oleh kebijakan dividen terhadap harga saham di pasar modal Kata Kunci : Harga Saham, Kebijakan dividen, Sektor Perbankan, Teori Sinyal
The Influence of E-Tax System, Digital Literacy, Masculinity Culture, and Social Dilemma on Individual Taxpayer Compliance (WPOP) Meiniza Hidhayatul Rohma; Rohmad Yuliantoro Catur Wibowo
JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jak.v13i2.11998

Abstract

Individual taxpayer compliance is a crucial factor in optimizing state revenue, yet compliance remains a challenge in various regions. This study aims to analyze the impact of the e-tax system, digital literacy, masculinist culture, and social dilemmas on individual taxpayer compliance in Pemalang Regency. This study employed a quantitative approach with a survey method by distributing questionnaires to 107 taxpayer respondents, then analyzed using multiple linear regression. The results showed that all independent variables simultaneously had a significant effect on taxpayer compliance. Partially, the e-tax system, digital literacy, and masculinist culture had no significant effect, while social dilemmas had a significant effect. These findings suggest that social factors and collective awareness are more important determinants of compliance than technological factors. Therefore, the tax authorities need to strengthen educational and social approaches to improve compliance and build public trust in the tax system in a sustainable manner.