cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Management Review
Published by Universitas Galuh
ISSN : 25804138     EISSN : 2579812X     DOI : -
Core Subject : Economy,
Journal of ManagementReview is a scientific journal in the field of management in widely spectrum broad but focus on management science that aims to accommodate for writers such as lecturer, students, researchers and practitioners to share their scientific experience both theoretically and practically. ManajementReview journal published by the Master of Management studies program, Graduate Program of Universitas Galuh Ciamis. Published on Bahasa Indonesia and English, publication three times in one year in January, May and October (1 volume consists of 3 numbers) every year.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2018): Journal of Management Review" : 5 Documents clear
PENGARUH PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI Aep Ahmad Saehu
Journal of Management Review Vol 2, No 3 (2018): Journal of Management Review
Publisher : Magister Manajement Studies Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.264 KB) | DOI: 10.25157/jmr.v2i3.1801

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pembinaan Terhadap Kinerja Pegawai, Pengaruh Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai, dan Pengaruh Pembinaan dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif (Quantitative Research). Metode kuantitatif adalah rancangan penelitian meliputi pemilihan subjek, teknik pengumulan data (seperti kuesioner, obsrervasi dan wawancara). Dengan skala ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Likert. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Jadi sampel yang akan digunakan sebanyak 52 orang. Berdasarkan penelitian tentang Pengaruh Pembinaan dan Pengembangan karir Terhadap Kinerja pegawai pada Dinas Ketahanan pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmenunjukanhasilbahwa : Terdapat pengaruh pembinaan terhadap kinerja pegawai artinya bahwa semakin baik pembinaan di dalam instansi maka kinerja pegawai akan semakin meningkat. Terdapat pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja pegawai artinya semakin baik pengembangan karir maka kinerja pegawai akan semakin meningkat. Terdapat pengaruh pembinaan dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai artinya semakin baik pembinaan dan pengembangan karir maka kinerja pegawai akan semakin meningkat.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN Rizali Sofiyan
Journal of Management Review Vol 2, No 3 (2018): Journal of Management Review
Publisher : Magister Manajement Studies Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.264 KB) | DOI: 10.25157/jmr.v2i3.1802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh lingkungan kerja dan kepuasan kerja terhadap kualitas pelayanan pada RSUD Kabupaten Ciamis. Metode yang dilakukan adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa : Indikator hubungan antar bawahan dengan pimpinan sangat besar pengaruhnya terhadap variabel lingkungan kerja. Berdasarkan uji statistik bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan. Jika lingkungan kerja ditingkatkan maka kualitas pelayanan akan meningkat. Dengan demikian maka hipotesis pertama teruji kebenarannya. indikatorpegawai merasa puas jika komponen watak/genetik dapat dianalisis sangat besar pengaruhnya terhadap variabel kepuasan kerja. Berdasarkan uji statistik bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan. Jika kepuasan kerja ditingkatkan maka kualitas pelayanan akan meningkat. Dengan demikian maka hipotesis kedua teruji kebenarannya.indikator memberikan perhatian yang tulus dan bersifat individual atau pribadi (Empathy) besar pengaruhnya terhadap variabel kepuasan kerja. Berdasarkan uji statistik bahwa lingkungan kerja dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan. Jika lingkungan kerja dan kepuasan kerja ditingkatkan maka kualitas pelayanan akan meningkat. Dengan demikian maka hipotesis ketiga teruji kebenarannya.
EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU Enas Enas
Journal of Management Review Vol 2, No 3 (2018): Journal of Management Review
Publisher : Magister Manajement Studies Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.264 KB) | DOI: 10.25157/jmr.v2i3.1803

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan tentang:1) Kepemimpinan kepala sekolah ditinjau dari kompetensi kepribadian dalam meningkatkan kinerja guru. 2) Kepemimpinan kepala sekolah ditinjau dari kompetensi manajerial dalam meningkatkan kinerja guru. 3) Kepemimpinan kepala sekolah ditinjau dari kompetensi kewirausahaan dalam meningkatkan kinerja guru. 4) Kepemimpinan kepala sekolah ditinjau dari kompetensi supervisi dalam meningkatkan kinerja guru. 5) Kepemimpinan kepala sekolah ditinjau dari kompetensi sosial dalam meningkatkan kinerja guru. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan pada penelitian ini meliputi kepala sekolah, pengawas, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kepemimpinan kepala sekolah ditinjau dari kompetensi kepribadian pada umumnya berkriteria efektif sehingga dapat meningkatkan kinerja guru. 2) Kepemimpinan kepala sekolah ditinjau dari kompetensi manajerial pada umumnya berada pada kriteria efektif sehingga dapat meningkatkan kinerja guru. 3) Kepemimpinan kepala sekolah ditinjau dari kompetensi kewirausahaan pada umumnya berada pada kriteria efektif sehingga dapat meningkatkan kinerja guru. 4) Kepemimpinan kepala sekolah ditinjau dari kompetensi supervisi pada umumnya berada pada kriteria efektif sehingga dapat meningkatkan kinerja guru. 5) Kepemimpinan kepala sekolah ditinjau dari kompetensi sosial pada umumnya berada pada kriteria efektif sehingga dapat meningkatkan kinerja guru.
IMPLEMENTASI KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK Dian Iskandar
Journal of Management Review Vol 2, No 3 (2018): Journal of Management Review
Publisher : Magister Manajement Studies Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.264 KB) | DOI: 10.25157/jmr.v2i3.1804

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis implementasi kompetensi profesional untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan tesis ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi kompetensi profesional guru di SMPN 1 dan SMPN 3 Padaherang Kabupaten Pangandaran dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. 2) Hambatan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan kompetensi profesional untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik meliputi: a) Kurangnya kompetensi dalam menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu; b) Tugas-tugas administrasi guru yang dianggap memberatkan; c) Minimnya niat guru untuk menjadi guru yang profesional; d) Guru kurang memanfaatkan waktu di sekolah untuk bertukar pengalaman dengan guru sejawat tentang pengalaman-pengalaman proses belajar mengajar (PBM) yang baik; e) Kurangnya minat guru untuk berinovasi; dan f) kurang tersedianya fasilitas pendidikan yang menunjang Proses Belajar Mengajar. 3) Upaya yang dilakukan guru dalam mengimplementasikan kompetensi profesional sebagai berikut: a) Adanya payung hukum bagi terwujudnya guru profesional, guru sejahtera, dan terlindungi berdasarkan Undang-Undang No. 14/2005; b) Meningkatkan kompetensi guru sebagai konsekuensi guru dalam profesi; c) Pemberian kesejahteraan guru melalaui peran serta pemerintah; d) Pemenuhan kebutuhan fasilitas pendidikan yang memadai dan relevan; e) Secara individu maupun kelompok harus berani memahami bahwa profesi guru itu suatu pilihan, dengan segala konsekuensinya; dan f) Guru harus diberi ruang untuk berprestasi dan diberi apresiasi apabila dapat menunjukkan kualitas dan kompetensi di atas ketentuan standar.
IMPLEMENTASI PP. NO. 27 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA/DAERAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN BARANG DAN JASA Noviana Hartanto
Journal of Management Review Vol 2, No 3 (2018): Journal of Management Review
Publisher : Magister Manajement Studies Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.264 KB) | DOI: 10.25157/jmr.v2i3.1799

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihatimplementasi Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik negara/daerah dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan barang dan jasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif adapun metode yang digunakan deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari temuan lapangan ditemukan bahwa Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara di daerah dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan barang dan jasa yang meliputi perencanaan kebutuhan dan penganggaran, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan dan pemeliharaan, penilaian, pemindahtanganan, pemusnahan, penghapusan, penatausahaan, dan pembinaan, pengawasan dan pengendalian secara umum telah dilaksanakan sesuai ketentuan di Kabupaten Ciamis. Namun derajat kesesuaiannya belum mencapai sebagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014. Kendala-kendala yang dihadapi yaitu Kualitas Sumber Daya Manusia aparatur barang masih perlu ditingkatkan, Keterbatasan sarana dan prasarana; Sistem informasi manajemen aset tetap masih perlu ditingkatkan. Upaya-upaya yang dilakukan yaitu Meningkatkan Kompetensi SDM melalui bimbingan teknis pengelolaan barang milik daerah secara konsisten dan berkesinambungan, pemenuhan sarana dan prasarana kerja bagi para pengelola barang daerah yaitu melalui pemberian komputer beserta printer bagi 7 Kelurahan dan 26 Kecamatan se-Kabupaten Ciamis. Pengembangan aplikasi sistem manajemen informasi barang daerah melalui peningkatan kapasitas sehingga mampu memenuhi data yang dibutuhkan, contohnya akumulasi penyusutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5