cover
Contact Name
Yusuf Adam Hilman, S.I.P, M.Si
Contact Email
aristo@umpo.ac.id
Phone
+6281296125801
Journal Mail Official
aristo@umpo.ac.id
Editorial Address
Jalan Budi Utomo NO 10 Siman Ponorogo, Lt 02 Gedung Perkuliahan, FISIP UMPO
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
ARISTO
ISSN : 23385162     EISSN : 25278444     DOI : 10.24269
Core Subject : Education, Social,
ARISTO is a Journal that is published biannually or twice a year, which is in January and July. It is published by Social and Political Science Faculty, Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Journal ARISTO aims to share the scientific studies that are conducted by scientists from Universitas Muhammadiyah Ponorogo and other institutions. Journal ARISTO receives manuscripts that depict the findings of the field study based research or literature review within the scope of social, politic and humanities.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2014): July" : 6 Documents clear
MEDIA, POLITIK dan KEKUASAAN (Analisis Framing Model Robert N. Entman tentang pemberitaan hasil pemilihan Presiden, 9 Juli 2014 di TV One dan Metro TV ) Ayub Dwi Anggoro
ARISTO Vol 2, No 2 (2014): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.768 KB) | DOI: 10.24269/ars.v2i2.16

Abstract

Media pada era globalisasi dan kemajuan teknologi sekarang ini memiliki peranan penting dalam kesuksesan dan keberhasilan suatu tujuan politik yang ditetapkan. Sebagai saluran penyampai pesan, media khususnya televisi menjadi alat yang paling ampuh untuk mempengaruhi, meyakinkan bahkan membentuk suatu opini di publik terkait isi-isi berita yang disajikan secara audio dan visual. Kondisi pertarungan pilpres 2014 hari ini antara telah membelah kekuatan korporasi/ perusahaan media. Pertarungan Politik media yang paling mencolok adalah pertarungan antara Tv One berhadapan dengan Metro Tv. Dengan menggunakan pendekatan Analisis Framing Robert N. Entman, identifikasi tentang penggunaan media televisi untuk kepentingan politik demi mencapai kekuasaan di klasifikasikan dengan melakukan analisis bingkai sebuah peristiwa yang diberitakan yakni berita soal Pilpres 2014 di kedua korporasi media tersebut melalui pembahasan Define problems (Pendefinisian masalah) berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv , Diagnose causes (memperkirakan masalah atau sumber masalah) berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv, Make moral judgement (Membuat keputusan moral) tentang berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv , Treatment recommendation (Menekankan penyelesaian) berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv. Dari analisis tersebut ditemukan keberpihakan media pada pasangan calon presiden dalam konten pemberitaan yang disiarkan. TV One membingkai program pemberitaan yang mencitrakan Prabowo dan Hatta Rajasa sebagai pemenang Pemilu 2014-2019 sedangkan Metro Tv Pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai pemenang pemilu 2014-2019.
ISLAM DAN PERUBAHAN SOSIAL Sulton .
ARISTO Vol 2, No 2 (2014): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.699 KB) | DOI: 10.24269/ars.v2i2.18

Abstract

Perubahan pada dasarnya menyangkut berbagai hal, mulai dari aspek fisik sampai perubahan kehidupan manusia. Perubahan kehidupan manusia atau terkait dengan lingkungan kehidupannya itulah yang kemudian disebut sebagai perubahan sosial. Sejumlah pertanyaan tersebut menggambarkan realitas sosial dengan berbagai dinamikanya sejalan dengan pilihan jawaban yang ditetapkan. Menjawab pertanyaan tersebut Charles F. Andrain mengemukakan klasifikasi pola perubahan sosial sebagai berikut :Pertama, Golongan revolusioner, mengambil pilihan perubahan sosial secara fundamental dan cepat dengan kekerasan secara meluas untuk menggugah massa yang pasif dan membalas tekanan elit yang menentang perubahan.Islam sebagai sistem keyakinan atau tata nilai memuat generalisasi atau konseptualisasi yang memberikan kerangka bagaimana seharusnya manusia berpikir dan berperilaku dalam hidup dan kehidupan bersama. Fanatisme kelompok atau golongan di internal umat Islam itu sendiri dengan klaim-klaim kebenarannya yang final telah mereduksi universalitas ajaran Islam itu sendiri, termasuk peluangnya untuk mengambil peran potensial dalam mendorong perubahan sosial
STUDI SEMIOTIK SIKAP HUMANIS-RELIGIUS DALAM TRAILER FILM SANG MURABBI Eli Purwati
ARISTO Vol 2, No 2 (2014): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.691 KB) | DOI: 10.24269/ars.v2i2.21

Abstract

Film Indonesia sekarang ini adalah kelanjutan dari tradisi tontonan rakyat sejak masa tradisional, dan masa penjajahan sampai masa kemerdekaan. Untuk meningkatkan apresiasi penonton film Indonesia adalah dengan menyempurnakan permainan trik- trik serealistis dan sehalus mungkin, seni akting yang lebih nyata, pembenahan struktur cerita, pembenahan setting budaya yang lebih dapat dipertanggung jawabkan, penyuguhan gambar yang lebih estetis dan sebagainya. Dalam perkembangannya film tidak hanya dijadikan sebagai media hiburan semata tetapi juga digunakan sebagai alat propaganda, terutama menyangkut tujuan sosial atau nasional. Dari pemaparan di atasa maka peneliti mengambl judul :Bagaimanakah peran sikap humanis-religius ustadz direpresentasikan dalam trailer film Sang Murabbi? Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis semiotika. Semiotika melihat teks media sebagai sebuah struktur secara keseluruhan. Objek dalam penelitian ini adalah trailer film Sang Murabbi yang dirilis pada tahun 2008, dan disutradarai oleh Zul Ardhia. Film ini menceritakan kehidupan Almarhum KH Rahmat Abdullah (1953-2005), seorang ustadz yang berasal dari Betawi atau Jakarta. Sedangkan pemeran dalam film ini antara lain: Sutan Reinaldy, Astri Ivo, Aty Cancer, Neno Warisman, Jerrio Jeffry, Benny Riswandi, dan David Chalik. Dapat disimpulkan bahwa Representasi sikap humanis-religius ustadz dalam film ini tampak dari kesederhanaan serta keseharian dari Ustadz Rahmat. Misalnya ketika beliau kesulitan uang, atau ketika beliau tetap melakukan kegiatan domestic seperti menyapu halaman rumahnya. Dan Sikap kemanusiaan dari Ustadz Rahmat tertera dalam adegan kepedulian membantu umat serta memikirkan umat, baik dengan materi, rohani, maupun pendidikan.
PERSEPSI MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO TERHADAP PROGRAM KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA. Pinaryo .
ARISTO Vol 2, No 2 (2014): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.447 KB) | DOI: 10.24269/ars.v2i2.22

Abstract

Tujuan dari program kewirausahaan mahasiswa adalah untuk menumbuhkan motivasi mahasiswa dalam berwirausaha di kalangan mahasiswadan membangun sikap mental wirausaha yakni percaya diri, sadar akan jati dirinya, bermotivasi untuk meraih suatu cita- cita, pantang menyerah, mampu bekerja keras, meningkatkan kecakapan dan ketrampilan para mahasiswa khususnya sense of business. Penelitian ini diarahkan untuk memperoleh masukan dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo terhadap program sertifikasikewirausahaan mahasiswa sekaligus dalam mendukung program pendirian Pusat Pengembangan Bisnis di Universitas Muhammadiyah Ponorogo.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo tentang program kewirausahaan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Penelitian ini dilakukan di Universitas Muhammadiyah Ponorogo, informan ditentukan secara random dengan metode purposive random sampling, sejumlah 8 mahasiswa peserta program sertifikasikewirausahaan mahasiswa (KWU) angkatan I, II dan III dari 5 fakultas (FISIP, F.EKONOMI. FAI, F.TEKNIK dan F.KIP). Pendataan dilakukan dengan tehnik wawancara, dan dokumentasi/literature,unsur variabel yang diteliti meliputi program KWU, mentor KWU, kurikulum dan praktek lapangan/bazaar. Secara umum persepsi mahasiswa program wirausaha mahasiswa (KWU) menyatakan bahwa program KWU baik sekali, khususnya dalam rangka menyiapkan mahasiswa menjadi wirausaha, tentang hal yang paling menarik adalah adanya kegiatan bazaar dan kehadiran tokoh bisnis nasional.
GAYA KOMUNIKASI CALON KEPALA DESA DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA TAHUN 2013 ( Penelitian Pada Pemilihan Kepala Desa di Desa Nglumpamg Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo ) Niken Lestarini
ARISTO Vol 2, No 2 (2014): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.899 KB) | DOI: 10.24269/ars.v2i2.14

Abstract

Seorang Kepala Desa sebagai pemimpin harus bisa mempengaruhi masyarakat atau pengikutnya maka gaya komunikasi yang digunakan haruslah tepat karena masyarakat mempunyai tipe dan karakter yang berbeda-beda. Seorang Calon Kepala Desa tentunya juga harus mampu menggunakan gaya-gaya komunikasi yang tepat agar masyarakat benarbenar mendukung dan memilihnya. Penelitian ini menggunakan teknik indept interview atau wawancara mendalam. Interview digunakan untuk menggali data dari para informan yang telah ditunjuk dan dan dalam wawancara mendalam ini pertanyaan yang diajukan tidak terstruktur, pertanyaan bersifat terbuka dan mengarah pada kedalaman serta dilakukan secara non formal.Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian sebagaimana dipaparkan pada bab sebelumnya, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut. Pertama, Sebagai calon pemimpin yaitu sebagai calon Kepala Desa di Desa Nglumpang Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo Bapak Sucipto yang memperoleh kemenangan mutlak dengan perolehan suara signifikan dan mampu membawa suasana politik yang aman, damai dan tenang mempunyai kemampuan memilih gaya komunikasi yang sangat efektif sehinga mampu menarik simpati dari mayoritas pemilih yang mempunyai karakter yang berbeda-beda. Kedua Gaya Komunikasi politik yang digunakan oleh calon kepala Desa Nglumpang dikategorikan sebagai gaya komunikasi politik konteks rendah atau Low Context yaitu gaya komunikasi yang dalam menyampaikan suatu pesan cenderung tidak basa basi terlebih dahulu menyebutkan pesan secara lugas dan langsung pada pokok yang diinginkannya atau to the point. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan di atas maka saran yang perlu disampaikan agar para calon pemimpin baik di tingakat desa maupun tingkat yang lebih tinggi di pemerintahan Indosesia hendaknya mampu menggunakan komunikasi yang efektif dan mampu memilih. Gaya Komunakasi yang tepat karena masyarakat kita di Indonesia ini dalam memilih ternyata tidak semata-mata dengan diiming-imingi imbalan materi atau uang tetapi lebih pada kemampuan atau kredibilitas dan akseptibilatas para calon pemimpin dalam memilih gaya komunikasi yang tepat sehingga money politik dan korupsi bisa diantisipasi oleh masyarakat secara dini
SOLIDARITAS KAUM LAKI-LAKI SEBAGAI PEDAGANG SAYUR KELILING ATAU BAKUL ETHEK DI PASAR SONGGO LANGIT PONOROGO Ekapti Wahjuni
ARISTO Vol 2, No 2 (2014): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.479 KB) | DOI: 10.24269/ars.v2i2.15

Abstract

Kota Ponorogo merupakan kota yang penduduknya sangat heterogen, hal ini menimbulkan keragaman dalam pekerjaan. Salah satu pekerjaan yang begitu marak yaitu pedagang sayur keliling yang lokasi penjualan pedagang sayur keliling menyebar, hampir di seluruh kota Ponorogo sampai ke pedesaan. Masyarakat Ponorogo dalam menyebutkan pedagang sayur keliling dengan istilah Bakul ethek. Dapat disimpulkan bahwa masalah solidaritas Mekanik dalam hal Moral yang berhubungan dengan peraturan transaksi perdagangan jual beli itu ada ,tetapi tidak tertulis,namun tetap ditaati dan dilaksanakan, ini menimbulkan rasa kepercayaan pada setiap individu untuk selalu bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan dari apa yang sudah menjadi kesepatan bersama. Kebersamaan terjalin baik ini dapat menciptakan rasa manusiawi bersikap peduli terhadap persoalan sesama teman, yang akhirnya terwujudnya rasa kesetikawanan yang kuat diantara kaum laki-laki sebagai pedagang sayur keliling dan terciptanya visi dan misi, tujuan yang sama, sehingga dapat menghindari rasa kecurigaan dan konflik aantar pedagang sayur keliling. Adapun solidaritas Organik bahwa adanya saling ketergantungan dalam ikatan kerja yang diatur dengan perbedaan kemampuan individu dari kaum laki-laki pedagang sayur keliling untuk menentukan tingkat nkepentingan kegiatannya dalam berdagang, hal ini terjadi karena heterogenitas jenis barang dagangan yang dijual oleh pedagang sayur keliling , sehingga bisa bersifat otonom.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2026): July : Forthcoming Vol 14 No 2 (2026): July : Forthcoming Vol 14 No 1 (2026): January : (Fortchoming ) Vol 14, No 1 (2026): January : (Fortchoming ) Vol 13 No 2 (2025): July Vol 13, No 2 (2025): July Vol 13, No 1 (2025): January: Forthcoming Issue Vol 13 No 1 (2025): January Vol 12, No 3 (2024): Election and Regional Election in Indonesian Vol 12 No 3 (2024): Election and Regional Election in Indonesian Vol 12, No 2 (2024): July : in press Vol 12 No 2 (2024): July Vol 12, No 2 (2024): July Vol 12 No 1 (2024): Januari Vol 12, No 1 (2024): Januari Vol 11, No 2 (2023): July Vol 11 No 2 (2023): July Vol 11, No 1 (2023): January Vol 11 No 1 (2023): January Vol 10 No 3 (2022): December / Special Issue : Local Governance Vol 10, No 3 (2022): December / Special Issue : Local Governance Vol 10 No 2 (2022): July Vol 10, No 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): January Vol 10 No 1 (2022): January Vol 9, No 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): January Vol 8, No 2 (2020): July Vol 8, No 1 (2020): Januari Vol 7, No 2 (2019): July Vol 7 No 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): Januari Vol 7 No 1 (2019): Januari Vol 6, No 2 (2018): July Vol 6 No 2 (2018): July Vol 6 No 1 (2018): Januari Vol 6, No 1 (2018): Januari Vol 5, No 2 (2017): July Vol 5 No 2 (2017): July Vol 5, No 1 (2017): January Vol 5 No 1 (2017): January Vol 4 No 2 (2016): Aristo Vol. 7 2016 Vol 4 No 1 (2016): ARISTO Vol. 6 Tahun 2016 Vol 4, No 2 (2016): July Vol 4, No 1 (2016): January Vol 3 No 2 (2015): Juli Vol 3, No 2 (2015): July Vol 3 No 1 (2015): Januari Vol 3, No 1 (2015): January Vol 2, No 2 (2014): July Vol 2 No 2 (2014): Agustus Vol 1 No 2 (2013): Juli Vol 1, No 2 (2013): July Vol 1 No 1 (2013): January Vol 1, No 1 (2013): January More Issue