cover
Contact Name
Alam Budiman Thamsi
Contact Email
alambudiman.thamsi@umi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
geomine@umi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Geomine
ISSN : 24432083     EISSN : 25412116     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Geomine (JG) merupakan jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah yang mengkaji ilmu-ilmu dan pengembangan dalam bidang pertambangan, geologi dan geofisika. Jurnal Geomine (JG) memiliki No.ISSN : 2443-2083 (Cetak) dan No.ISSN : 2541-2116 (Online). Jurnal Geomine diterbitkan oleh Prodi Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia. Terbit 3 (tiga) kali dalam setahun pada Bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2016): Edisi Desember" : 9 Documents clear
KAJIAN TEKNIS PENIRISAN TAMBANG NIKEL LATERIT MENGUNAKAN METODE MINE DEWATERING Marwan Marwan
Jurnal Geomine Vol 4, No 3 (2016): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.206 KB) | DOI: 10.33536/jg.v4i3.73

Abstract

Air akan menjadi sumber masalah dalam area penambangan, sehingga perlu dilakukan penanganan yang baik agar tidak mengakibatkan kerugian bagi perusahaan dan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jumlah pompa yang dibutuhkan dan waktu kerja pompa pada area penambangan nikel laterit di morowali Sulawesi tengah. Metode yang dipakai yaitu mine dewatering system. Pengamatan di lapangan terlihat adanya catchment area yang luas dan berada di sekitar pit penambangan dengan luasan 37,6Ha. Curah hujan rata-rata maksimum pada lokasi penelitian yaitu 23,82 mm/hari. Curah hujan rencana diambil periode ulang dua tahun sebesar 22,74 mm/hari dan intensitas hujan terbesar 7,88 mm/jam. Besarnya curah hujan maksimal bulanan pertahun yaitu 1.286,00 mm sehingga diketahui besarnya air limpasan yang akan masuk ke sump 483,56 m3/bulan atau 17,26 m3/hari dengan ketentuan 1 bulan sama dengan 28 hari. Kemampuan pompa berdasarkan head total pompa 48,67 m, dan kemampuan hasil koreksi pompa yaitu 0,15 m3/detik. Dibutuhkan empat pompa dengan jenis yang sama dengan waktu kerja efektif 8,5 jam/hari. Debit air yang akan masuk ke dalam parit 0,47 m3/detik dan parit yang akan dibuat harus mampu mengalirkan air, maka parit dibuat berbentuk trapesium. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa dibutuhkan 4 unit pompa yang bekerja selama 8,5 jam perhari, dan dibuatkan kolam pengendapan untuk penetralan air.
PEMODELAN ENDAPAN BATUBARA KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA Mohammad Nur Alim
Jurnal Geomine Vol 4, No 3 (2016): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.083 KB) | DOI: 10.33536/jg.v4i3.69

Abstract

Pemodelan endapan batubara adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengidentifikasi lapisan dan tebal  batubara agar memberikan efisiensi dan akurasi di lokasi penambangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemenerusan seam batubara yang terdapat di lokasi penambangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasi dengan menggunakan data log bor (seam, thickness, depth ). Hasil cross section   A-A’ dari arah selatan ke utara dengan ketebalan rata-rata 15,32m. Cross section   B-B’ dari arah selatan ke utara dengan ketebalan rata-rata 8,08m. Cross section   C-C’ dari arah selatan ke utara dengan ketebalan rata-rata 8m. Cross section   D-D’ dari arah selatan ke utara dengan ketebalan rata-rata 19,09m. Cross section   E-E’ dari arah selatan ke utara dengan ketebalan rata-rata 11,95m. Cross section   F-F’ dari arah selatan ke utara dengan ketebalan rata-rata 13,25m. Dari hasil korelasi 6 cross section, disimpulkan bahwa kemenerusan seam batubara relatif lebih tebal dari arah selatan menuju  arah utara.
ANALISIS KESERASIAN ALAT MEKANIS (MATCH FACTOR) UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS Aqsal Ramadhan Shaddad
Jurnal Geomine Vol 4, No 3 (2016): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.632 KB) | DOI: 10.33536/jg.v4i3.74

Abstract

Peralatan produksi pada operasi penambangan merupakan sarana produksi yang penting untuk mencapai sasaran produksi yang telah di tentukan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan produksi kerja alat muat dan alat angkut pada front penambangan di Desa Wumbubangka Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian langsung dengan ikut terlibat dalam kegiatan produksi . Data yang dibutuhkan pada penelitian ini berupa data cycle time alat muat dan alat angkut, fill factor dan data efisiensi kerja alat muat dan alat angkut,data swell factor, spesifikasi alat muat dan alat angkut. Dari hasil penelitian dapat di ketahui kemampuan produksi yang di tentukan dengan perhitungan adalah 116 ton/jam atau 928 ton/hari selama 7 jam kerja yang tersedia dengan nilai match factor 0,30. Target produksi tidak tercapai hanya menghasilkan 928 ton/hari dimana target produksi yang di targetkan 1500 ton/hari. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas adalah kondisi jalan yang berdebu, keserasian alat muat dan alat angkut yang kurang ideal dan jumlah pengisian bucket. Berdasarkan hasil penelitian maka kesimpulannya yaitu peningkatan produksi dapat dilakukan dengan cara perbaikan jalan angkut dengan perlunya penyiraman pada jalan yang berdebu, keserasian alat muat dan alat angkut dapat meningkat dengan penambahan jumlah pengisian bucket.
ANALISIS KESTABILAN LERENG DENGAN METODE BISHOP PADA PENABANGAN NIKEL Zainul Syafar
Jurnal Geomine Vol 4, No 3 (2016): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.906 KB) | DOI: 10.33536/jg.v4i3.70

Abstract

Dalam sistem penambangan terbuka pengambilan ore nikel  erat kaitannya dengan kestabilan lereng atau bench pada area penambangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai faktor keamanan dan memberikan rekomendasi desain bagi lereng yang tidak stabil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode bishop dengan dengan standar nilai keamanannya adalah ≥1,3.  Data  yang diperlukan  dalam penelitian ini  adalah data geometri lereng , kohesi,  berat jenis, dan fraction angle. Dari 7 lereng yang analisis yang dilakukan terdapat lereng A, C, D dan F digolongkan stabil dengan nilai faktor keamanan 2,19; 2,51; 2,11 dan 2,45  dan tiga lereng yang  tidak stabil dalam kondisi jenuh yaitu lereng B, E dan G dengan nilai faktor keamanan 0,845; 1,20 dan 1,11. Untuk ketiga lereng tersebut dilakukan desain ulang dengan menambah jarak datar maka diperoleh nilai faktor keamanannya menjadi 1,317; 1,317 dan 1,302. Dari penelitian yang dilakukan semua lereng digolongkan stabil dengan nilai faktor keamanan 1,44-1,89 kecuali lereng B, E dan G tidak stabil  dengan nilai faktor keamanannya 0,804-1,20 dan harus dilakukan perancangan ulang lereng dengan metode cut back yaitu menambah jarak datarnya sehingga nilai faktor keamanannya menjadi 1,309-1,379.
ANALISIS PROKSIMAT TERHADAP KUALITAS BATUBARA DI KECAMATAN TANAH GROGOT KABUPATEN PASER PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Abd Razak Kadir
Jurnal Geomine Vol 4, No 3 (2016): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.725 KB) | DOI: 10.33536/jg.v4i3.75

Abstract

Salah satu dampak merugikan pada pemakaian batubara dalam industri adalah tingginya kandungan pengotor yang terdapat dalam batubara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase hasil analisis proksimatpada batubaradan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap nilai kaloripada batubara. Dilakukan dengan cara mengambil sampel batubara yang akan dianalisis, dari sampel yang ada kemudian dipreparasi untuk menghasilkan sampel siap uji. Dari hasil uji analisis proksimat yang dilakukan dari lima sampel persentase yang didapatkan pada sampel pertama adalah kandungan air15,82%, abu2,90%, zat terbang 42,85%, karbon padat 38,6%dengan nilai kalori 5683 Kcal/kg, sampel kedua kandungan air 18,65%, abu 3,65%, zat terbang 41,76, karbon padat 36,1% dengan nilai kalori 5380 Kcal/kg, sampel ketiga kandungan air 16,89%, abu 2,90%, zat terbang 42,06, karbon padat 38,1% dengan nilai kalori 5635 Kcal/kg, sampel keempat kandungan air 18,48%,abu 3,65%, zat terbang 41,40, karbon padat 36,4% dengan nilai kalori 5380 Kcal/kg dan sampel kelima dengan kandungan air 15,82%, abu 3,09% zat terbang 42,91%, karbon padat 38,1% dengan nilai kalori 5643 Kcal/kg. Dari hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa semakin tinggi kandungan airdan abumaka nilai kalori pada batubara akan semakin turun, dan pengaruh zat terbang menunjukan bahwa kadungan zat terbang yang rendah memiliki nilai kalori yang rendah. Sedangkan pengaruh karbon menunjukan bahwa semakin rendah kandungan karbon maka nilai kalori batubara semakin turun.
ANALISIS GAYA APUNG (BUOYANCY) PADA SISTEM PERPIPAAN GAS DI AREA FLOWLINE DAN TRUNKLINE Putri Lissa Sugiri
Jurnal Geomine Vol 4, No 3 (2016): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.449 KB) | DOI: 10.33536/jg.v4i3.71

Abstract

Dalam pemasangan sistem perpipaan pada gas banyak hal yang diperhitungkan salah satunya adalah gaya apung pada pipa, akan ditentukan pipa dengan ukuran tertentu yang akan memiliki potensi gaya apung agar dapat diantisipasi dan tidak membahayakan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pipa pada area flowline atau area trunkline yang membutuhkan kontrol anti gaya apung dan cara mengatasi gaya apung pada pipa. Metode yang dilakukan untuk menentukan pipa yang membutuhkan kontrol anti gaya apung ini adalah dengan cara menghitung berdasarkan ukuran pipa pada area flowline dan trunkline. Hasil perhitungan gaya apung didapatkan, bahwa pipa pada area flowline dengan ukuran 8 inchi dengan nilai gaya apung sebesar 226,29 lb, 12 inchi dengan nilai gaya apung sebesar 979,37 lb dan pada area trunkline dengan ukuran pipa 4 inchi dengan nilai gaya apung sebesar -51,16 lb. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pipa yang membutuhkan kontrol anti gaya apung adalah pipa pada area flowline dan kontrol anti gaya apung ini dapat dibuat beton yang dibuat berbentuk seperti pelana kuda dan harus mempunyai berat yang lebih berat dari nilai gaya apung pipa 8 inchi dan 12 inchi.
KARAKTERISTIK SPENT ORE PROSES HEAP LEACH SINGLE STACKING BERDASARKAN UJI XRD, XRF DAN MIKROSKOP BIJIH TERHADAP POTENSI PEMBENTUKAN AIR ASAM TAMBANG Firmanullah Yusuf
Jurnal Geomine Vol 4, No 3 (2016): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.375 KB) | DOI: 10.33536/jg.v4i3.76

Abstract

Teknologi pengolahan emas dengan sianidasi metode heap leach single stacking merupakan pengolahan dengan cara menyiramkan larutan sianida keatas tumpukan bijih yang dapat melarutkan logam berharga tanpa melarutkan pengotornya. Batuan sisa pengolahan emas (spent ore) mengandung mineral sulfida dapat berpotensi dalam pembentukan air asam tambang sehingga perlu diketahui pengaruh mineralogi spent ore emas terhadap pembentukan air asam tambang. Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui karakteristik mineralogi batuan spent ore berdasarkan uji geokimia dan petrologi batuan, (2) mengetahui pengaruh mineralogi terhadap terbentuknya air asam tambang proses heap leach single-stacking. Penanganan air asam tambang langkah awal yang harus dilakukan yaitu dengan karakterisasi mineralogi batuan spent ore. Metode yang digunakan untuk mengetahui mineralogy batuan yaitu dengan pengujian mineralogi dengan analisis XRD (X-ray Diffractions), analisis XRF (X-Ray Fluoresence), dan pengamatan mikroskop bijih. Hasil analisis menunjukkan bahwa mineralogi spent ore emas proses head leach berpengaruh terhadap pembentukan air asam tambang.
ANALISIS FAKTOR KEAMANAN GEOMETRI LERENG DISPOSAL DAN MENGETAHUI JUMLAH VOLUME DISPOSAL OPTIMAL Arif Nurwaskito
Jurnal Geomine Vol 4, No 3 (2016): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1004.913 KB) | DOI: 10.33536/jg.v4i3.72

Abstract

Kestabilan lereng berkaitan dengan kelongsoran yang merupakan proses perpindahan massa tanah secara alami dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah, kestabilan lereng dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu jarak muka air tanah, sudut kemiringan lereng, nilai kuat geser tanah dan jenis tanah lapisan penyusunnya yang memiliki nilai kohesi dan sudut geser dalam yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui stabil atau tidaknya suatu lereng yang ditampilkan dalam bentuk nilai faktor keamanan untuk menentukan batas dumping limit dan mengetahui batas volume disposalyang optimal. Tahapan dari proses analisis kestabilan lereng ini dilakukan dengan menggunakan metode Fellenius, yang dalam proses analisisnya menggunakan software Geoslope/W. Parameter yang digunakan yaitu sudut geser dalam, kohesi, dan berat jenis tanah. Untuk menghitung jumlah volume disposal digunakan metode penampang. Berdasarkan hasil analisis dari kedua section A dan B menggunakan metode Fellenius diperoleh nilai faktor keamanan yang termasuk kedalam lereng stabil yaitu lereng section A-A' dari jarak 10 meter sampai 50 meter diperoleh nilai Fk = 1,298, 1,291, 1,285, 1,264, 1,241. Lereng section B-B' dari jarak 10 meter sampai 50 meter diperoleh nilai Fk = 1,294, 1,292, 1,263, 1,250, 1,248. Luas yang diperoleh dari penampang A dan B = 897 m2, penampang C dan D = 3.055 m2, dan penampang E dan F = 4.584 m2 dari luas penampang tersebut akan diperoleh jumlah volume disposal yang dapat ditampung disposal. Batas dumping limit yang direkomendasikan dari perhitungan faktor keamanan yang telah dihitung adalah maksimal 15 m dari setiap crest desain lereng disposal dan jumlah volume overburden optimal yang dapat ditampung disposal yaitu 222.834 m3.
ESTIMASI CADANGAN TERUKUR ENDAPAN NIKEL LATERIT COG 2,0% MENGGUNAKAN METODE INVERSE DISTANCE PADA PT. TEKNIK ALUM SERVICE, BLOK X Alam Budiman Thamsi
Jurnal Geomine Vol 4, No 3 (2016): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.169 KB) | DOI: 10.33536/jg.v4i3.77

Abstract

PT. Teknik Alum Service adalah perusahaan penambangan nikel laterit, berlokasi di desa Buleleng, kecamatan Bungku Selatan, kabupaten Morowali, provinsi Sulawesi Tengah. Tujuannya adalah untuk mengetahui jumlah cadangan terukur menggunakan metode inverse distance dengan COG Ni 2,0%. Langkah-langkah kerja adalah melakukan deskripsi terhadap conto pengeboran kemudian dianalisis di laboratorium kemudian melakukan perhitungan cadangan dengan metode inverse distance. Jumlah cadangan terukur menggunakan metode Inverse Distance adalah 83.775 ton.

Page 1 of 1 | Total Record : 9