Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2016)"
:
10 Documents
clear
Penerapan Model Inkuiri dalam Meningkatkan Pembelajaran IPS di Kelas IV SDN 013 Tampan Pekanbaru
Musnar Indra Daulay
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v2i1.48
Masalah kualitas pembelajaran IPS di Sekolah Dasar telah lama diperbincangkan. Hal ini menjadi satu syarat bahwa pendidik perlu melakukan inovasi untuk memperbaiki pembelajaran baik yang menyangkut proses maupun hasil. Penelitian dengan judul ”Penerapan Model Inkuiri dalam Meningkatkan Pembelajaran IPS di Kelas IV SDN 013 Tampan Pekanbaru” ini merupakan salah satu realisasi dari upaya tersebut. Penelitian ini menawarkan alternatif model yang berorientasi pada model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Proses penerapan model dalam penelitian ini berfokus pada lima langkah yaitu: (1) membina suasana responsif, (2) mengemukakan permasalahan, (3) pertanyaan- pertanyaan siswa (4) merumuskan hipotesa (5) menguji hipotesa. Berdasarkan fokus tersebut penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Prosedur Penelitian ini mengacu pada Kemmis Targant dalam bentuk siklus. Pada setiap siklus terdiri dari 4 kegiatan pokok yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian tindakan ini mampu mengembangkan suatu model pembelajaran sesuai kurikulum yang berlaku dan sesuai pula dengan kondisi lapangan. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa model inkuiri terbimbing merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat mengembangkan aktivitas belajar siswasehingga proses dan hasil belajar siswa akan lebih baik. Oleh karena itu pembelajaran IPS dengan menggunakan model inkuiri terbimbing cukup efektif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Pada akhirnya penelitian ini merekomendasikan agar dalam proses pembelajaran yang menantang dan menyenangkan siswa, melatih keterampilan siswa dalam pemecahan masalah, rasa ingin tahu dan motivasi belajar siswa lebih merasa tertantang untuk membantu, melayani dan mendorong siswa untuk lebih aktif dalam kegiatan belajar.
Efektifitas Media Pembelajaran Bebrbasis Gambar pada Materi Lingkungan PLSBT terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Prodi PG-PAUD STKIP Pahlawan Tuanku Tambusai
Kasman Ediputra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v2i1.45
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen yang melibatkan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen. Sesuai dengan variabel penelitian yang telah disebutkan diatas, ada lima sumber yang akan dijaring untuk keperluan penelitian ini. Data tersebut antara lain: prestasi belajar ranah kognitif, motivasi belajar yang dijaring melalui angket Media gambar untuk aspek kognitif diperoleh persentase sebesar 85,50%, dan untuk aspek psikomotor diperoleh persentase sebesar 84,00%, sedangkan hasil belajar posttest pada penggunakan model pembelajaran konvensional untuk aspek kognitif diperoleh persentase sebesar 65,00%. pembelajaran berbasis Media gambar untuk aspek kognitif diperoleh persentase sebesar 85,50%, dan untuk aspek psikomotor diperoleh persentase sebesar 84,00%, sedangkan hasil belajar posttest pada penggunakan model pembelajaran konvensional untuk aspek kognitif diperoleh persentase sebesar 65,00%, dan untuk aspek psikomotor diperoleh persentase sebesar 60,50%. Berdasarkan hasil belajar posttest aspek kognitif dan aspek psikomotor setelah penggunaan media pembelajaran berbasis Media gambar dapat diambil keputusan bahwa penggunaan media pembelajaran lebih efektif digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar pada mata pelajaran PLSBT Materi Lingkungan. Hal tersebut ditunjukan dari hasil belajar posttest aspek kognitif diperoleh persentase sebesar 85,50% dan aspek psikomotor diperoleh persentase sebesar 84,00%.
RETRACTED: Komputer Interaktif sebagai Media Pengajaran Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini
Putri Asilestari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v2i1.59
Following a rigorous, carefully concerns and considered review of the article published in Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini to article entitled Komputer Interaktif sebagai Media Pengajaran Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini Vol 2, No 1, pp. 55-62, June 2016, This paper has been found to be in violation of the Jurnal EDIMAS VOL 6 NO 1 TAHUN 2015. Title: KOMPUTER INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PENGAJARAN BAHASA INGGRIS PADA ANAK USIA DINI. Authors: Arso Setyaji, Ahmad Iskak, Rahmawati Sukmaningrum, Faiza Hawa. DOI: https://doi.org/10.26877/e-dimas.v6i1.794 Publication principles and has been retracted. The article contained redundant material, the editor investigated and found that the paper published in Jurnal EDIMAS VOL 6 NO 1 TAHUN 2015 The document and its content has been removed from Jurnal PAUD Tambusai, and reasonable effort should be made to remove all references to this article.
Pembelajaran Fisika dengan Pendekatan Ketrampilan Proses melalui Metode Eksperimen dan Demonstrasi Siswa Kelas XI SMAN 14 Pekanbaru Tahun Ajaran 2015/2016
Mahdalena Mahdalena
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v2i1.46
Pembelajaran yang dilaksanakan di dalam kelas pada umumnya masih berfokus pada guru sehingga siswa cenderung hanya mendengar, mencatat kemudian menghafal materi yang disampaikan oleh guru. Pengajaran Fisika membutuhkan metode yang tepat, sesuai dengan pokok bahasannya, sehingga siswa dapat memahami materi secara maksimal. Untuk itu perlu dikembangkan pendekatan pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 14 Pekanbaru Tahun Ajaran 2015/2016. Kelas yang digunakan untuk penelitian ini adalah kelas XI IPA yang terdiri dari kelas XI IPA4 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA3 sebagai kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain statis dua kelompo. Berdasarkan dari analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan: (1). Ada perbedaan pengaruh antara penggunaan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen dan demonstrasi terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa. Siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen menghasilkan kemampuan kognitif Fisika yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diberi pendekatan ketrampilan proses melalui metode demonstrasi; (2). Ada perbedaan pengaruh antara kreativitas siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa. Siswa yang memiliki kreativitas kategori tinggi memiliki kemampuan kognitif Fisika yang lebih baik daripada siswa yang memiliki kreativitas kategori rendah; (3). Tidak ada interaksi antara pengaruh penggunaan pendekatan ketrampilan proses melalui metode pembelajaran dan kreativitas siswa terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa. Jadi antara penggunaan pendekatan ketrampilan proses dan kreativitas siswa mempunyai pengaruh sendiri sendiri tehadap kemampuan kognitif Fisika siswa.
Peningkatan Kemampuan Kerja Sama melalui Kegiatan Kerja Kelompok Pada Anak Kelompok A TK Kartika Salo Kabupaten Kampar
Mohammad Fauziddin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v2i1.47
Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan kerja sama anak melalui kegiatan kerja kelompok pada anak Kelompok A Taman Kanak-kanak (TK) Kartika Salo Kabupaten Kampar. Kegiatan kerja kelompok dipilih karena kegiatan ini dapat menggerakan anak melakukan kerjasama dengan baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek pada penelitian ini adalah 16 anak Kelompok A TK Kartika Salo Kampar yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Objek penelitian ini yaitu kemampuan kerja sama anak yang meliputi kemampuan berinteraksi, tanggung jawab, dan saling membantu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah apabila perhitungan persentase seluruh aspek menunjukkan nilai 80%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan kerja sama anak meningkat setelah adanya tindakan melalui kegiatan kerja kelompok. Dari data Siklus I persentase kemampuan kerja sama anak 65%. Pada Siklus II kemampuan kerja sama anak mengalami peningkatan menjadi 93%. Dapat dikatakan bahwa penelitian ini berhasil karena persentase sudah melebihi angka yang ditentukan, yakni 80%.
Hubungan Penerapan Bahasa Indonesia dengan Pengembangan Kepribadian Peserta Didik PAUD Kualu Ceria
Nurmalina Nurmalina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v2i1.61
Pendidikan merupakan faktor penting dalam membentuk individu yang berkualitas. Anak-anak indonesia tidak boleh tertinggal dengan bangsa lainnya di dunia. Salah satu kebijakan pemerintah di sektor pendidikan yang mendukung pendidikan sepanjang hayat adalah diakuinya pendidikan anak usia dini (PAUD). Pada pendidikan Anak Usia Dini inilah kepribadian seorang anak dibentuk, oleh karena itu pendidikan yang diberikan kepada Anak Usia Dini sebenarnya harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, baik penyelenggaraannya, pendidiknya, ataupun fasilitas yang mendukung pendidikan tersebut agar tercipta generasi-generasai yang memiliki kepribadian baik. Berbahasa Indonesia yang baik dan benar mempunyai beberapa konsekuensi yang terkait dengan pemakaiannya sesuai dengan situasi dan kondisi. Pada kondisi tertentu, yaitu pada situasi formal penggunaan bahasa Indonesia yang benar menjadi prioritas utama. Metode adalah teknik-teknik yang digeneralisasikan dengan baik agar dapat diterima atau digunakan secara sama dalam satu disiplin, praktek, atau bidang disiplin dan praktek (Hebert Bisno, 1969). Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif, yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan prilaku yang dapat diamati dari subjek itu sendiri. Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan Bahasa Indonesia yang Baik mampu mengembangkan kepribadian peserta didik di PAUD KUALU CERIA Kisaran Barat bisa dikatakan sudah cukup baik. Terbukti dari hasil riset yang menunjukkan hasil positif disetiap pertanyaan maupun pengamatan yang dilakukan penulis. Dari hasil penelitian ini dapat juga disimpulkan bahwa, bahasa Indonesia mampu sebagai pengembang kepribadian seorang peserta didik. Terbukti dari hasil pengamatan patokan khusus peneliti yang menunjukkan rata-rata yang cukup baik. Saya mengharapkan setelah dilakukannya riset mini ini, pembaca dapat mencontoh dan meningkatkan penerapan penggunaan bahasa Indonesia yang baik guna meningkatkan hasil belajar seperti di PAUD Kualu Ceria.
RETRACTED: Upaya Meningkatkan Kemampuan Fisik Motorik Kasar Anak melalui Kegiatan Melambungkan dan Menangkap dengan Berbagai Media Anak Usia Dini di TK Al- Fajar Pekanbaru
Melvi Lesmana Alim
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v2i1.62
Following a rigorous, carefully concerns and considered review of the article published in Jurnal Obsesi to article entitled “Upaya Meningkatkan Kemampuan Fisik Motorik Kasar Anak melalui Kegiatan Melambungkan dan Menangkap dengan Berbagai Media Anak Usia Dini di TK Al- Fajar Pekanbaru” Vol 2, No 2, pp. 79-89, December 2016, This paper has been found to be in violation of the Jurnal PAUD Tambusai Publication principles and has been retracted. The article contained redundant material, the editor investigated and found that the paper published in Jurnal Obsesi, Vol. 1, No. 2, pp. 1-11, december 2015. The document and its content has been removed from Jurnal PAUD Tambusai, and reasonable effort should be made to remove all references to this article.
Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak dalam Kegiatan Berhitung dengan Permainan Dadu TK Mutiara Pekanbaru
Joni Joni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v2i1.44
Kemampuan kognitif anak dalam berhitung masih sangat rendah oleh karenaya perlu dilakukan upaya lain dalam meningkatkan kemampuan anak tersebut dalam hal ini peneliti mencoba dengan kegiatan bermain dadu anak TK Mutiara Pekanbaru dalam menyebutkan urutan bilangan 1 – 10, dengan harapan kemampuan anak akan meningkat. Kognitif yang menjadi fokus penelitian adalah suatu proses berfikir yakni kemampuan individu untuk menghubungkan, menilai dan mempertimbangkan suatu kejadian atau peristiwa, proses kognitif berhubungan dengan tingkat kecerdasan yang mencirikan seseorang dengan berbagai minat terutama sekali ditujukan kepada ideide dan belajar. Penelitian tindakan kelas adalah suatu penelitian yang dilakukan secara sistematis, reflektif terhadap “Aksi” atau tindakan yang dilakukan oleh guru atau pelaku mulai dari perencanaan sampai dengan penilaian terhadap tindakan nyata di dalam kelas yang berupa kegiatan pembelajaran mengajar untuk memperbaiki kondisi pembelajaran yang dilakukan. Subjek penelitian ini adalah anak didik TK Mutiara Pekanbaru yang berjumlah 14 orang. dengan rincian anak 14 laki – laki sejumlah 8 orang dan anak perempuan sejumlah 6 orang. dan rentang usia berkisar antara 5 -6 tahun. Data penelitian di peroleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data. Berdasarkan kegiatan pembelajaran pada anak melalui permaianan dadu pada siklus satu pertemuan ke 5 terjadilah peningkatannya, berikut ini perbandingan hasil observasi peningkatan kemampuan kognitif pada anak melalui permainan dadu kegiatan 1 menghitung mata dadu 1memperoleh hasil BSH 8 oarang anak 40 % dan 4 Hasil penelitian diperoleh rata-rata peningkatan kesiapan berhitung anak dari siklus I meningkat lagi pada siklus II yaiti memperoleh Nilai BSH 10 oarng anak 71%. Artinya bermain dadu dapat meningkatkan kemampuan Kognitif dalam berhitung. Dalam kegiatan bermain dadu ini dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulakan bahwa; Kemampuan berhitung anak didik meningkatkan dari pra siklus ke siklus I kemudian ke siklus II secara signifikan dengan media dadu di TK Mutiara Pekanbaru, media dadu dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam kegiatan berhitung di TK Mutiara Pekanbaru
Peningkatakan Kemampuan Anak Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Kartu Angka di Kelompok B TK Aisyiyah Pulau Payung Kecamatan Rumbio Jaya
Astuti Astuti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v2i1.63
This study by low background backs children's ability to recognize the concept of numbers. The purpose of this study was to determine the increase in the ability of the child to know the concept of numbers through the method of card numbers in group B at TK Aisyiyah Payung Island Rumbio Jaya subdistrict. As the subjects in this study were children and teachers in group B in the academic year 2013/2014 the number of children of 20 people. While the object is the child's ability to know the concept of numbers through the game card numbers. The stages are passed in classroom action research, namely: 1) Planning / Preparation action, 2) Implementation Actions, 3) observation, and. 4) Reflection. The data source of this research are group B, teachers and documents. Collecting data using observation, testing and documentation. Data analysis using descriptive techniques percentage. The results showed that the method scorecards can improve the ability to know the concept of group B TK Aisyiyah number Umbrella Island districts Rumbio Jaya Kampar
Pengembangan Model Pembelajaran Membaca Berbasis Pemerosesan Informasi Anak Usia Dini di TK Pertiwi Kampar
Wida Rianti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v2i1.60
Penelitian ini adalah mengembangkan model pembelajaran membaca berbasis pemrosesan informasi. Pengembangan model pembelajaran membaca berbasis pemrosesan informasi ini dilandasi oleh teori pemrosesan informasi. Secara umum model pemrosesan informasi terdiri dari tiga tahap yaitu pemrosesan, penyimpanan, dan pemanggilan kembali informasi dari otak. Dalam memproses informasi bacaan diperlukan pengetahuan awal yang dimiliki siswa. Sering seseorang siswa mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan, yang salah satu penyebabnya karena pengetahuan baru yang didapatkan dari bacaan tidak terjadi hubungan dengan pengetahuan yang sebelumnya. Dalam hal membaca, pengetahuan awal menjadi sangat penting bagi siswa dalam memahamai isi bacaan. Pada tahap pemrosesan informasi diperlukan tindakan pembelajaran berupa motivasi, perhatian, pamahaman, kemampuan berpikir induktif, dan kemampuan menemukan konsep. Pemrosesan informasi terjadi juga dalam kegiatan membaca yaitu dengan cara mensurvey, mengajukan pertanyaan atas isi bacaan, membaca detail bacaan, dan menemukan pokok-pokok informasi bacaan. Model penelitian ini adalah penelitian R D, Penelitain pengembangan model pembelajaran membaca di sekolah dasar 002 Kabupaten Kampar