cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017" : 10 Documents clear
PENGARUH PENDAMPINGAN INSPEKSI PERAWATAN PENCEGAHAN (PREVENTIF MAINTENANCE ) ALAT ELEKTROKARDIOGRAFI DI PUSKESMAS SUKASARI TANGERANG BANTEN Atika Hendryani
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.226 KB) | DOI: 10.33846/sf.v8i1.94

Abstract

Latar Belakang. Peralatan medis dan kesehatan dewasa ini menjadi sangat kompleks dan canggih sehingga membutuhkan lingkungan dan pemeliharaan yang semakin khusus agar dapat digunakan secara optimal. Alat kesehatan dapat berfungsi dan berjalan sesuai fungsinya jika penggunaan dan pemeliharaan alat tersebut sesuai dengan petunjuk penggunaan dan pemeliharaan alat yang baik. Pemeliharaan yang baik pada sebuah alat kesehatan akan mencegah potensi bahaya yang ada pada peralatan tersebut sehingga tidak mencederai manusia dan lingkungannya. Disamping itu juga dapat mengurangi biaya pemeliharaan, meningkatkan utility, serta selalu dalam keadaan siap untuk digunakan. Peralatan kesehatan di puskesmas merupakan salah satu faktor penunjang yang sangat penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Puskesmas harus memastikan bahwa peralatan medis penting mereka aman, akurat, handal dan beroperasi pada tingkat kinerja yang optimal. Dalam kenyataan sehari-hari sering dijumpai masalah adanya alat rusak atau tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya sehingga pelayanan kesehtan menjadi terganggu atau tidak berjalan sama sekali. . Banyak hal yang dapat menyebabkan sebuah alat atau mesin rusak atau tidak berfungsi, salah satu diantaranya adalah karena pemakaian alat yang tidak sesuai dengan prosedur. Kesalahan dalam pengoperasian suatu peralatan kesehatan dapat mengakibatkan kerusakan peralatan, hasil pemeriksaan tidak seperti yang diharapkan bahkan terkadang dikarenakan kesalahan pengoperasian, harus dilakukan pemeriksaan ulang yang berakibat adanya inefisiensi dan ketidakpuasan pasien. Agar terhidar dari permasalahan tersebut, maka pemahaman tentang Inspeksi pemeliharaan pencegahan (Inspection and Preventive Maintenance) peralatan kesehatan yang benar harus dipahami dan dipelajari, sehingga alat dapat digunakan secara benar dan mengurangi keluhan kerusakan alat. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Sukasari Tangerang Banten. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pada tingkat pengetahuan petugas terhadap prosedur pemeliharaan pencegahan (prentive maintenance) alat elektrokardiografi setelah dilakukan pendampingan di Puskesmas Sukasari Tangerang Banten. Metode : Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dengan menggunakan metode kualitatif berupa wawancara dan observasi langsung terhadap petugas di Puskesmas Sukasari Tangerang Banten untuk mengetahui pemahaman petugas mengenai prosedur pemeliharaan pencegahan (prentive maintenance) alat elektrokardiografi. Tahap kedua pembuktian dengan metode statistik menggunakan metode uji tanda (sign test) . Hasil : Dengan uji tanda (sign est) terhadap tindakan petugas dalam pemeliharaan pencegahan sebelum dan sesudah dilakukan pendampingan menunjukkan tingkat α = 0,016 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya adanya pengaruh pengetahuan petugas terhadap prosedur pemeliharaan pencegahan (prentive maintenance) alat elektrokardiografi setelah dilakukan pendampingan pada Puskesmas Sukasari Tangerang Banten. Kesimpulan : Inspeksi dan pemeliharaan pencegahan (prentive maintenance) alat elektrokardiografi di Puskesmas Sukasari Tangerang Banten sebelum dilakukan pendampingan belum dilaksanakan tetapi setelah dilakukan pendampingan kepada petugas terlihat adanya perubahan tindakan petugas dalam melakukan upaya pemeliharaan pencegahan terhadap alat elektrokardiografi. Dari hasil pendampingan di Puskesmas Sukasari Tangerang Banten dihasilkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pemeliharaan alat elektrokardiografi sebagai acuan melaksanakan prosedur pemeliharaan pencegahan (prentive maintenance). Keyword : Preventive Maintenance, Elektrokardiografi, Pemeliharaan Pencegahan, Puskesmas
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA IBU PRIMIGRAVIDA SALAH SATU FASE AKTIF PERSALINAN Safri Inah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.093 KB) | DOI: 10.33846/%x

Abstract

Pengaruh Birthing Ball dan Musik Terhadap Intensitas Nyeri Kala I Fase Aktif Persalinan Normal Ibu Primipara Di BPM Kota Pematangsiantar Tahun 2016. Nyeri persalinan dapat menimbulkan stress yang menyebabkan pelepasan hormon yang berlebihan seperti katekolamin dan steroid. Nyeri persalinan juga dapat menyebabkan timbulnya hiperventilasi sehingga kebutuhan oksigen meningkat, kenaikan tekanan darah, dan berkurangnya motilitas usus serta vesika urinaria. Terapi Birthing Ball dan Musik merupakan metode nonfarmakologi yang diduga efektif untuk menurunkan rasa nyeri persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Birthing Ball dan Musik Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Kala I Fase Aktif Persalinan Normal Ibu Primipara Di BPM Kota Pematangsiantar tahun 2016, Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah ibu bersalin primipara pada kala I fase aktif yang mengalami persalinan normal di Bidan Praktek Mandiri Kota Pematang Siantar, sebanyak 45 orang. Sampel penelitian sebanyak 40 orang dan dibagi dalam dua kelompok masing-masing 20 responden diambil dengan Rumus Slovin, dengan uji t_test berpasangan.Hasil penelitian Ada pengaruh Birthing Ball terhadap penurunan tingkat nyeri kala I fase aktif persalinan normal ibu primipara dengan nilai sig= 0.428. Ada pengaruh Birthing Ball dan Musik terhadap penurunan tingkat nyeri kala I fase aktif persalinan normal ibu primipara dengan nilai sig= 0.000.Perlu dilakukan sosialisasi kepada Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kota Pematangsiantar untuk menerapkan Birthing Ball dan Musik dalam menurunkan nyeri Kala I fase aktif persalinan normal ibu primipara Kata Kunci : Birthing Ball, Intensitas Nyeri Kala I, Fase Aktif Persalinan Normal, Ibu Primipara
Kepuasan Intrinsik, Ekstrinsik, dan Umum Karyawan RS X Surabaya Dessya Putri
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.12 KB) | DOI: 10.33846/sf.v8i1.51

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh tingginya perputaran karyawan RS X Surabaya pada tahun 2013-2014, kemudian didukung dengan hasil survey ketidakpuasan karyawan sebesar 24,6%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kepuasan kerja karyawan RS X Surabaya yang meliputi kepuasan intrinsik, kepuasan ekstrinsik, dan kepuasan umum. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dan cross sectional study. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2015 di RS X Surabaya. Besar sampel sebanyak 50 orang karyawan. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Instrumen pengukuran yang digunakan Minnesota Satisfication Quesionare (MSQ). Metode analisis menggunakan deskriptif statistik untuk melihat distribusi penilaian kepuasan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 78% karyawan memiliki kepuasan instrinsik yang rendah, sebesar 88% karyawan memiliki kepuasan ekstrinsik yang rendah, dan sebesar 90% karyawan memiliki kepuasan umum yang rendah. Keyword : Kepuasan Intrinsik, Kepuasan Ekstrinsik, Kepuasan Umum
PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM UPAYA PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK PADA KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN YOSOREJO, KECAMATAN PEKALONGAN SELATAN KOTA PEKALONGAN TAHUN 2016 Aries Prasetyo; Muammar Faiz Naufal Wibawa; Tuhu Pinardi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.11 KB) | DOI: 10.33846/sf.v8i1.130

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) telah dikenal di Indonesia sebagai penyakit yang dapat menyebabkan kematian serta menimbulkan kegelisahan pada masyarakat. Kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Yosorejo pada tahun 2013 berjumlah dua jiwa, pada tahun 2014 berjumlah dua jiwa, dan pada tahun 2015 berjumlah empat jiwa, solusi untuk memutuskan faktor kejadian DBD maka perlu dilakukan perlu di lakukan penelitian mengenai peran serta individu, peran serta individu terhadap sosial, peran serta masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menilai peran serta individu, peran serta individu terhadap lingkungan sosial maupun peran serta masyarakat dalam upaya PSN pada kejadian DBD di Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, kuesioner dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1379 KK dan jumlah sampel sebanyak 90 KK. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan program Epinfo. Hasil penelitian untuk kategori peran serta individu yaitu pada kategori baik sebanyak 42 responden (46,7%) , kurang sebanyak 48 responden (53,3%). Peran serta induvidu terhadap lingkungan sosial yaitu pada kategori baik sebanyak 13 responden (14,4%), kurang sebanyak 77 responden (85,6%) sedangkan untuk peran serta masyarakat kategori baik sebanyak 37 responden (41,1%), kurang sebanyak 53 responden (58,9%). Simpulan bahwa peran serta individu, peran individu terhadap lingkungan sosial, peran serta masyarakat mempunyai pengaruh kejadian DBD. Sebaiknya meningkatkan pencegahan dan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 4M, menguras bak mandi dan tempat penampungan air satu minggu sekali, tidak menggantung pakaian.
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEGAGALAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF eka maya saputri
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.308 KB) | DOI: 10.33846/%x

Abstract

abstrak
PRAKTEK SEHAT YANG BERPENGARUH TERHADAP KESEHATAN SOSIAL PADA LANJUT USIA Elfian Zulkarnain
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.605 KB) | DOI: 10.33846/%x

Abstract

Secara individu pengaruh proses menua menimbulkan berbagai masalah baik secara fisik biologis, mental, maupun sosial dan ekonomi. Sampai saat ini telah ditetapkan 50 indikator untuk Indonesia Sehat 2015, lengkap dengan target yang ingin dicapai pada tahun 2010. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor praktek sehat dalam mempengaruhi kesehatan soaial pada lanjut usia dan mengkaji faktor mana yang berkontribusi tebesar sampai terkecil terhadap kesehatan mental pada lanjut usia di Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakann penelitian analitik dengan pendekatan kuantitatif. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik multistage random sampling, dilakukan di daerah urban, sub urban dan rural dengan jumlah sampel 378 responden. Kabupaten Lumajang dengan membagi menjadi 3 daerah, yaitu urban (wilayah Puskesmas Labruk Kecamatan Lumajang,) sub urban (wilayah Puskesmas Tekung Kecamatan Tekung), dan rural (wilayah Puskesmas Padang Kecamatan Padang). Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara terstruktur, dan analisis data menggunakan confirmatory factor analysis. Praktek sehat secara sosial antara lain mengikuti kegiatan sosial di lingkungan sekitar, menjalin hubungan baik dengan keluarga serta tetangga dalam kategori baik, sedangkan dengan teman sesama lansia dalam kategori kurang. Variabel praktek sehat aspek sosial semua signifikan, kecuali variabel praktek menjalin hubungan baik dengan keluarga. Variabel praktek sehat mengikuti kegiatan sosial di lingkungan sekitar memberikan kontribusi tertinggi dalama menentukan sehat secara sosial bagi lansia. Dalam upaya promosi kesehatan, maka dengan adanya praktek (perilaku) sehat pada lansia ini, maka diharapkan ada intervensi pada golongan pra lansia agar tetap menjaga dan mempertahankan kesehatanya, sehingga lansia Indonesia dapat betul-betul tercapai derajat kesehatan yang setinggi-tinginya. Kata Kunci: praktek sehat, kesehatan sosial, lanjut usia
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Anak Usia 1-3 tahun eny pemilu kusparlina
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.079 KB) | DOI: 10.33846/%x

Abstract

Latar Belakang : Orang tua adalah pembinaan pribadi yang pertama dalam hidup anak. Kepribadian orang tua, sikap dan cara hidup mereka, merupakan unsur-unsur pendidikan yang tidak langsung, yang dengan sendirinya akan masuk ke dalam pribadi anak yang sedang tumbuh. Terkadang orang tua lupa akan kewajibannya dalam mengawasi perkembangan anak hanya karena sibuk dengan pekerjaannya sendiri. Materi sering menjadi alasan betapa seringnya orang tua bekerja dan meninggalkan anaknya di rumah. Tujuan : Menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua terhadap perkembangan anak usia 1 – 3 tahun. Metode : Penelitian Cross sectional ini dilakukan di Desa Manisrejo Kecamatan Taman Kota Madiun dengan mengambil sampel sebanyak 60 orang tua yang mempunyai anak usia 1 – 3 tahun. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Data tentang pola asuh orang tua dan perkembangan anak usia 1 – 3 tahun diambil dengan menggunakan kuesioner, pola asuh diuji validitas dan reliabilitasnya terlebih dahulu sebelum digunakan. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji regresi linier ganda. Hasil : Uji Chi-Square antara pola asuh dengan perkembangan anak usia 1 – 3 tahun menunjukkan bahwa Chi-Square Hitung sebesar 451,494 > Chi-Square tabel dengan p
HUBUNGAN FAKTOR PENYEBAB DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI PUSKESMAS MELUR Widya Juliarti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.889 KB) | DOI: 10.33846/sf.v8i1.81

Abstract

Anemia adalah kondisi dimana berkurangnya sel darah merah dalam sirkulasi darah sehingga tidak mampu memenuhi fungsinya sebagai pembawa oksigen keseluruh jaringan. Ibu hamil dianggap anemia, jika kadar hemoglobin kurang dari 11 g/dl. Menurut data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru tahun 2015, kejadian anemia di Puskesmas Melur mencapai 39,7%. Dari survei awal terhadap 10 ibu hamil di Puskesmas Melur didapatkan hasil 7 orang responden mengatakan tidak tahu tentang anemia dan mengatakan tidak pernah melakukan pemeriksaan hemoglobin dan dilihat dari umur 6 ibu hamil berisiko mengalami anemia, dari 7 orang ibu hamil TM III yang melakukan anc 4x hanya 2 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor penyebab dengan kejadian anemia di Puskesmas Melur Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah Analitik dengan Design Cross Sectional. Sampel sebanyak 49 orang ibu hamil dengan teknik Sampling Jenuh. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner. Teknik analisis data analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik yaitu Chai Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan kunjungan ANC (Pemeriksaan Kehamilan) berhubungan dengan kejadian anemia di Puskesmas Melur Tahun 2015. Dengan p value masing-masing yaitu 0,001 dan 0,001. Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil dan kunjungan ANC dengan dengan kejadian anemia di Puskesmas Melur tahun 2015. Dengan demikian diharapkan pada pihak Puskesmas Melur untuk terus meningkatkan pememberian informasi kepada ibu hamil tentang anemia selama kehamilan dengan melakukan penyuluhan ataupun pembagian brosur tentang anemia dalam kehamilan. Kata Kunci : Kejadian Anemia, Faktor Penyebab, Puskesmas Melur
Analisis Supply Maksimum Pelayanan Kesehatan di UPTD Puskesmas Ngadiluwih andi susilo
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.865 KB) | DOI: 10.33846/sf.v8i1.76

Abstract

Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain. Permintaan dan penawaran adalah berasal dari dua pihak yang berbeda. Permintaan berasal dari konsumen sedangkan penawaran berasal dari produsen. Puskesmas sebagai salah satu produsen yang menawarkan jasa berupa pelayanan kesehatan juga berlaku hukum penawaran. UPTD Puskesmas Ngadiluwih sebagai penyedia jasa pelayanan kesehatan perlu untuk dilakukan pengukuran kemampuan maksimum dalam penyediaan pelayanan kesehatan sehingga dapat dapat diambil kebijakan stratejik untuk meningkatkan dan memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karena itu jurnal ini akan membahas lebih lanjut tentang supply maksimum di UPTD Puskesmas Ngadiluwih. Dengan tujuan untuk menghitung rata-rata waktu pelayanan per pasien di Poli Gigi, Unit Rawat Inap, dan Unit Laboratorium UPTD Puskesmas Ngadiluwih selama 1 bulan, menghitung supply maksimum pada Poli Gigi UPTD Puskesmas Ngadiluwih, menghitung supply maksimum pada Unit Rawat Inap UPTD Puskesmas Ngadiluwih, menghitung Supply maksimum pada Unit Laboratorium UPTD Puskesmas Ngadiluwih. Hasil penghitungan supply maksimum di Poli Gigi sebesar 324 pasien per bulan, jika dibandingkan dengan history angka kunjungan Poli Gigi UPTD Puskesmas Ngadiluwih masih sebesar 67%. Hasil penghitungan supply maksimum di Unit Rawat Inap sebesar 124 pasien per bulan, jika dibandingkan dengan history angka kunjungan Unit Rawat Inap UPTD Puskesmas Ngadiluwih masih sebesar 65 %. Hasil penghitungan supply maksimum di Unit Laboratorium sebesar 667 objek per bulan, jika dibandingkan dengan history jumlah objek yang diamati di Unit Laboratorium UPTD Puskesmas Ngadiluwih masih sebesar 84 %.
IMPLEMENTATION BIRTH PLANNING AND COMPLICATIONS PREVENTIONS PROGRAM (P4K) ON COASTAL COMMUNITIES IN MAMUJU Ashriady Ashriady; Satriani G. Satriani G.; Nurdiana Nurdiana
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.83 KB) | DOI: 10.33846/sf.v8i1.131

Abstract

The results of the 97 countries, there is a significant correlation between aid delivery with maternal mortality (Depkes, 2011). Proportion of birth in Indonesia showed 76.1% in Healthcare Facilities and 23.7% in home and another (Kemenkes RI, 2014). In the coastal community primary choices deliveries take place at home, assisted by shamans because mothers feel safe from evil spirits, and convenient for the family attended (Yunarti, 2013). Scope of delivery assistance by health workers in 2006 - 2011 in West Sulawesi has not reached the target of minimum service standards in 2015 by 90%, obstetric complications handled in 2011 in Mamuju 35.1%. The aim of research to analyze the implementation of Birth Planning and Complications Preventions Program (P4K) based on the knowledge and attitude of Mother on Coastal Communities in Mamuju. This type of research is survey with cross sectional study design. In the study period in August-October 2016. The population is all Mother toddler who visited IHC 330, 149 of the samples obtained by using the formula, taken by accidental sampling method. The results showed 68 (81.9%) of respondents have sufficient knowledge of the implementation of the less well P4K, 113 (79.6%) positive attitude to the implementation mother P4K less good, there is no statistical relationship between knowledge and attitude of mothers with implementation P4K. Midwives need intensive assistance in filling and installation sticker P4K at home mom.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 2 (2026): February 2026 Vol 17, No 1 (2026): January 2026 2026 Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue