Moneter : Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Jurnal Moneter yang telah terindex oleh Google Scholar dengan p-ISSN: 2355-2700, e-ISSN: 2550-0139, dterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika. Artikel telah melalui proses review oleh reviewer yang mempunyai kompetensi dibidangnya masing-masing. Redaksi menerima naskah berupa artikel, hasil penelitian atau karya ilmiah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya pada media-media lainnya melalui laman http://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/moneter. Jurnal Moneter kali ini dapat memenuhi khasanah ilmu pengetahuan di bidang akuntansi dan manajemen pajak bagi civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas BSI serta masyarakat pada umumnya.
Articles
255 Documents
Proporsi Kebijakan Dividen Sektor Non-Keuangan
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 9, No 2 (2022): Periode Oktober 2022
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/moneter.v9i2.13828
Penelitian ini dilakukan guna menganalisa pengaruh Pertumbuhan Perusahaan, Profitabilitas, Likuiditas, dan Kepemilikan Institusional terhadap Kebijakan dividen. Variabel independen yang digunakan terdiri dari variabel Pertumbuhan Perusahaan diukur menggunakan Asset Growth (AG), variabel Profitabilitas diukur menggunakan Return On Equity (ROE), variabel Likuiditas yang diukur menggunakan Curren Ratio (CR), dan Kepemilikan Institusional diukur menggunakan Institutional (INST), serta satu variabel dependen yaitu Kebijakan Dividen diukur menggunakan Dividend Payout Ratio (DPR). Terdapat 61 perusahaan yang memenuhi kriteria dari total observasi sebanyak 104 perusahaan dengan objek penelitian paida perusahaan sektor industri non-keuangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2019-2020 dan menggunakan teknik purposive sampling. Pengujian data yang digunakan terdiri dari analisis regiresi berganda dengan menggunakan aplikasi Statistical Program for Social Science (SPSS). Uji hipotesis menggunakan uji statistik F (simultan), uji statistik T (parsial), dan uji regresi linier bergandal. Penelitian ini menunjukan hasil berupa variabel Pertumbuhan perusahaan berpengaruh negatif terhadap Kebijakan dividen, Variabel Profitabilitas berpengaruh positif terhadap Kebijakan dividen, Variabel Likuiditas berpengaruh positif terhadap Kebijakan Dividen, dan Variabel Kepemilikan Institusional berpengaruh positif terhadap Kebijakan dividen
Pengaruh Likuiditas, Solvabilitas, Perputaran Aktiva dan Hutang terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Sektor Consumer Non Cyclicals
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 9, No 2 (2022): Periode Oktober 2022
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/moneter.v9i2.13233
Kinerja suatu manajemen sebuah perusahaan dapat diukur dengan acuan pada profitabilitas yang diraihnya. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengungkapkan faktor - faktor apa saja yang dapat mempengaruhi profitabilitas. Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji pengaruh likuiditas, solvabilitas, perputaran aktiva yaitu perputaran kas, perputaran piutang, perputaran persediaan, perputaran modal kerja dan perputaran hutang terhadap profitabilitas pada perusahaan sektor consumer non cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016 - 2020. Sampel penelitian terseleksi dengan menggunakan purposive sampling dan jumlah sampel yang sesuai kriteria sebanyak 9 dari 57 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan ialah analisis regresi berganda dengan menggunakan perhitungan dari SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan profitabilitas dipengaruhi oleh seluruh variabel independen sedangkan secara parsial profitabilitas tidak dipengaruhi oleh seluruh variabel independen. Jika dilihat dari koefisien determinasi masih terdapat sebesar 72,4% variabel independen lain yang mempengaruhi variasi variabel profitabilitas yang belum tergali dalam penelitian ini
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Manajemen Laba Perusahaan Pertambangan di Indonesia
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 9, No 2 (2022): Periode Oktober 2022
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/moneter.v9i2.13086
Terdapat sejumlah kasus manajemen laba yang melibatkan sejumlah perusahaan pertambangan di Indonesia, dan masih terdapat kesenjangan antara berbagai hasil penelitian mengenai faktor yang berpengaruh terhadap manajemen laba perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan faktor-faktor apa yang berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan pertambangan di Indonesia. Populasi penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia dari tahun 2016 sampai 2020. Data sekunder diambil dengan menggunakan systematic random sampling dengan periode tahunan. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah earning management. Variabel independent dalam penelitian ini adalah profitabilitas, risiko keuangan, pertumbuhan perusahaan, dan perubahan tarif pajak perusahaan. Persamaan regresi multivariat dengan tingkat signifikansi 1% digunakan untuk menguji pengaruh variabel bebas dan terikat. Hasil yang diperoleh adalah manajemen laba dipengaruhi oleh pertumbuhan perusahaan, risiko keuangan, dan perubahan tarif pajak dengan profitabilitas sebagai variabel mediasi. Novelty dari penelitian ini adalah penempatan perubahan tarif pajak sebagai variabel yang moderasi dan penempatan variabel profitabilitas sebagai variabel mediasi. Novelty kedua adalah ditemukannya kerangka penelitian dan model penelitian yang baru yang dapat menjelaskan korelasi dari faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen laba.
Tax Aggressiveness: Peran Moderasi CSR pada Perusahaan Manufaktur
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 9, No 2 (2022): Periode Oktober 2022
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/moneter.v9i2.13746
Studi ini menjawab pertanyaan tentang pajak, sumber pendapatan terbesar di Indonesia. Penelitian ini menguji pengaruh leverage dan profitabilitas terhadap agresivitas pajak yang dimoderasi oleh tanggung jawab sosial perusahaan. Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui apakah ada perusahaan yang melakukan penghindaran pajak. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Populasinya mencakup seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI antara tahun 2018 hingga 2020. Analisis data dilakukan berdasarkan SmartPLS, dan ditemukan sebanyak 147 sampel penelitian. Implikasi teoritis dari penelitian ini gagal membuktikan teori stakeholder, legitimacy, dan agency dalam menjelaskan agresivitas pajak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa leverage dan tanggung jawab sosial perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap agresivitas pajak. Tanggung jawab sosial perusahaan kemudian tidak mampu memperkuat leverage dan profitabilitas pada agresivitas pajak.
Apakah Laba Akuntansi, Total Arus Kas dan Earning Per Share Mempengaruhi Harga Saham?
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 9, No 2 (2022): Periode Oktober 2022
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/moneter.v9i2.13825
Penelitian ini bermaksud menganalisa pengaruh Laba Akuntansi, Total Arus Kas dan Earning Per Share pada Harga Saham sebagai variable independenya, dengan variable dependen Harga Saham. Pada penelitian ini memuat data 108 perusahaan sektor manufaktur terdaftar BEI periode 2018 – 2020 dengan analisis memakai Statistical Package For Social Science (SPSS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan, Laba Akuntansi, Total Arus Kas dan Earning Per Share mempengaruhi Harga Saham. Variabel Laba Akuntansi secara positif mempengaruhi Harga Saham, variabel Total Arus Kas secara positif mempengaruhi Harga Saham, dan juga. Variabel EPS secara positif mempengaruhi Harga Saham. Penelitian ini dapat pula dijadikan bahan pertimbangan bagi para calon investor dan pemegang saham agar lebih cermat dalam menerima informasi laporan keuangan yang diberikan oleh perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi yang cepat. dan untuk perusahaan agar dapat menjaga kinerjanya dengan meningkatkan pendapatan sehingga perusahaan bisa memaksimalkan kinerjanya serta menghasilkan peningkatan pada total arus kas. Perusahaan juga tetap harus mempertahankan dalam peningkatan laba akuntansi dan EPS supaya jumlah investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya meningkat.
Analisis Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Metode EVA dan MVA Pada PT. Electronic City Indonesia Tbk
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 9, No 2 (2022): Periode Oktober 2022
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/moneter.v9i2.13054
Abstrak - Pengukuran kinerja keuangan perusahaan diperlukan untuk menentukan keberhasilan dalam mencapai tujuan. Kinerja suatu perusahaan dapat dilihat dari berbagai aspek, salah satunya adalah dari aspek keuangan. Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) merupakan suatu metode pendekatan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan sebagai indikator adanya penciptaan nilai tambah ekonomi dari suatu investasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif Hasil penelitian menujukkan berdasarkan metode Economic ValueAdded (EVA) pada tahun 2018, 2019 dan 2020 terbilang sangat baik. Ini terlihat dari nilai EVA yang positf dimana (EVA > 0), yang artinya PT. Electronic City Indonesia Tbk berhasil mendapatkan nilai tambah ekonomis selama tiga periode. Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode MVA (Market Value Added), Data MVA pada tahun 2018 yang dihasilkan adalah negatif dimana nilai MVA < 0. Untuk tahun 2019-2020, meskipun nilai MVA yang dicapai perusahaan menurun sebesar 32%, hasil tersebut masih menujukkan nilai yang positif dimana MVA > 0. Untuk menjaga MVA bernilai positif perusahaan perlu melakukan strategi dan inovasi untuk mempertahankan keunggulan bisnis yang meningkatkan nilai perusahaannya sehingga kemakmuran pemegang saham dapat dimaksimumkan
Analisis Penilaian Materialitas pada Laporan Keberlanjutan Industri Dasar dan Kimia Tahun 2020
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 9, No 2 (2022): Periode Oktober 2022
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/moneter.v9i2.12676
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan informasi yang bersifat materialitas dalam pelaporan di Indonesia, khususnya informasi materialitas pada industri dasar dan kimia di Indonesia. Pengungkapan informasi yang materialitas sangat membantu pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan. Keterlibatan pemangku kepentingan yang sistematis, akan memperoleh pembelajaran untuk organisasi dan akuntabilitas yang tinggi, sehingga memperkuat kepercayaan antara organisasi dan para pemangku kepentingan. Hal tersebut akan meyakinkan laporan. Metode penelitian menggunakan pendekatan pendekatan dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan pendefinisian materialitas pada laporan yang dihasilkan oleh 14 perusahaan, terdapat 3 perusahaan yang tidak mengungkapkan definisi materialitas dalam laporannya. Pemangku kepentingan yang berbeda terlibat dalam proses penilaian materialitas. Dari berbagai proses tidak semua perusahaan melibatkan keterlibatan para pemangku kepentingannya pada hal-hal materialitas. Tahap pelibatan pemangku kepentingan yang paling banyak diterapkan yaitu mengetahui materi topik dan proses kedatangan topik/prioritas topik. Perusahaan telah menyajikan berbagai masalah sebagai topik materi dalam analisis materialitas. sebagian besar perusahaan telah mengelompokkan isu-isu yang diidentifikasi di bawah tema yang berbeda seperti sosial, lingkungan, ekonomi. Terdapat 6 dari 14 perusahaan yang menyampaikan materi yang utama dengan membagi pada tingkat materialitas yaitu “Tinggi”, “Sedang”, “Rendah”.
Analisis Kinerja Keuangan PT Waskita Karya (Persero) Tbk Setelah Delapan Tahun IPO
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 9, No 2 (2022): Periode Oktober 2022
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/moneter.v9i2.12970
Banyak perusahaan memutuskan melepas sahamnya ke publik karena berharap bisa meningkatkan kinerjanya dengan lebih baik lagi. PT Waskita Karya (Persero) pun mengambil langkah tersebut demi mendapatkan tambahan modal dan mengejar kinerja keuangan yang lebih baik. Namun, tak semua perusahaan bisa sukses menggapai tujuannya setelah melepas sebagian sahamnya ke publik. Penelitian ini berusaha untuk membuktikan sukses tidaknya perusahaan setelah melakukan penawaran saham perdana (IPO) tersebut. Penelitian bertujuan untuk menguji rasio keuangan perusahaan sebelum dan setelah IPO. Penelitian menggunakan metode riset deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan data sekunder perusahaan sebagai bahan analisis. Analisis fokus pada rasio lancar, rasio cepat, rasio utang terhadap aset, rasio utang terhadap ekuitas, pengembalian aset, serta pengembalian ekuitas. Hasil penelitian menunjukkan, mayoritas indikator kinerja keuangan perusahaan tak berbeda secara nyata sebelum dan sesudah IPO. Hanya rasio utang terhadap ekuitas setelah empat tahun pertama IPO yang menunjukkan hasil perbedaan nyata.
Pembelian Saham Kembali : Apakah Strategi yang Baik?
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 9, No 2 (2022): Periode Oktober 2022
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/moneter.v9i2.13512
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kinerja keuangan perusahaan dan kinerja pasar sebelum, saat, dan setelah melakukan aksi korporasi pembelian kembali saham. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 50 perusahaan publik berdasarkan metode purposive sampling dengan beberapa kriteria selama tahun 2008-2021. Metode pengujian hipotesis menggunakan analisis varians multivariat (manova) dan analisis varians (anova) dengan tiga kelompok periode, yaitu sebelum, pada saat dan setelah perusahaan melakukan aksi korporasi pembelian kembali saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara current ratio, asset turnover ratio, debt to equity ratio, return on equity ratio, dan earning per share sebelum, pada, dan setelah dilakukan aksi korporasi buyback saham. Hasil uji kinerja pasar menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara abnormal return perusahaan sebelum, saat, dan setelah melakukan aksi korporasi pembelian kembali saham
Pengaruh Likuiditas, Leverage, Pertumbuhan Penjualan, dan Perputaran Modal Kerja Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus Pada Industri Consumer Goods Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020)
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 9, No 2 (2022): Periode Oktober 2022
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/moneter.v9i2.12666
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh besarnya likuiditas, leverage, pertumbuhan penjualan, dan perputaran modal kerja terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur sektor consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020. Variabel independent yang digunakan dalam penelitian ini adalah Liabilitas, Leverage, Pertumbuhan Penjualan dan Perputaran Modal Kerja. Lalu dengan variabel dependen Profitabilitas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel dan menggunakan aplikasi Eviews 9. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data tahunan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dan situs resmi perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan mendapatkan 190 data selama periode 2016-2020 pada 38 perusahaan manufaktur sektor consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil pengujian menunjukan bahwa variabel pertumbuhan penjualan secara parsial memiliki pengaruh terhadap profitabilitas, sebaliknya variabel liabilitas, leverage dan perputaran modal kerja secara parsial tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Secara simultan liabilitas, leverage, pertumbuhan penjualan dan perputaran modal kerja memiliki pengaruh sebesar 88.28% terdahap profitabilitas perusahaan manufaktur sektor consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian dan sisanya 11.72% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian.