cover
Contact Name
Agus Junaidi
Contact Email
agus.asj@bsi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kartika.kkj@bsi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Moneter : Jurnal Akuntansi dan Keuangan
ISSN : 23552700     EISSN : 25500139     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Moneter yang telah terindex oleh Google Scholar dengan p-ISSN: 2355-2700, e-ISSN: 2550-0139, dterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika. Artikel telah melalui proses review oleh reviewer yang mempunyai kompetensi dibidangnya masing-masing. Redaksi menerima naskah berupa artikel, hasil penelitian atau karya ilmiah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya pada media-media lainnya melalui laman http://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/moneter. Jurnal Moneter kali ini dapat memenuhi khasanah ilmu pengetahuan di bidang akuntansi dan manajemen pajak bagi civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas BSI serta masyarakat pada umumnya.
Arjuna Subject : -
Articles 255 Documents
Pengaruh Net Profit Margin, Current Ratio, Debt To Equity Ratio, Free Cash Flow dan Firm Size Terhadap Kebijakan Dividen Heliani Heliani; Risma Yulianti; Irwan Hermawan
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 9, No 2 (2022): Periode Oktober 2022
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/moneter.v9i2.13415

Abstract

Tidak tercapainya kesejahteraan pemegang saham akan mengakibatkan investor untuk menarik kembali investasinya yang dapat berdampak pada kerugian perusahaaan. Masalah tersebut dapat diatasi dengan membuat kebijakan dividen. Kebijakan dividen tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor yang diantara adalah Net Profit Margin, Current Ratio, Debt To Equity Ratio, Free Cash Flow dan Firm Size.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh dari Net Profit Margin, Current Ratio, Debt To Equity Ratio, Free Cash Flow dan Firm Size terhadap Kebijakan Dividen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang diterbitkan pada 2016-2020. Populasi yang digunakan yaitu Perusahaan Sektor Pertambangan yang listing di BEI berjumlah 47 perusahaan. Sampel dipilih dengan  purposive sampling dan didapat 12 perusahaan yang memenuhi kriteria untuk menjadi sampel penelitian. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan melakukan statistik deskriptif, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel net profit margin, current ratio, debt to equity ratio, free cash flow dan firm size berpengaruh terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2016-2020. Sedangkan secara parsial hanya net profit margin, free cash flow dan firm size yang berpengaruh terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2016-2020 sedangkan current ratio dan debt to equity ratio tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2016-2020. 
Cashless Society Sebagai Pemoderasi Pengaruh Fintech Payment Gateway Terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Kota Denpasar Ketut Tanti Kustina; Wahyu Santoso Aji
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 10, No 1 (2023): Periode April 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/moneter.v10i1.15272

Abstract

The MSME sector impotant a strategic role in supporting the national economy by absorbing labor and sharing development outcomes. In the development of the MSME sector,  the Covid-19 pandemic has affected the resilience and sustainability of SMEs. Entrepreneurs are driven to the ability to innovate using the sophistication of technology in their business.The purpose of this research is to identify the influence of variables fintech payment gateway on the financial performance of MSMEs in Denpasar City and identify variables cashless society moderate the influence between fintech payment gateway on the financial performance of MSMEs in Denpasar City. The population using MSMEs in the culinary field in Denpasar City is 9.679 business units. Determining the sample using purposive sampling and determining the number of samples using the solvin formula yields 99 respondents. Research material was collected by distributing questionnaires through google forms. The data analysis technique of this study uses simple regression analysis and MRA using SPSS. The research results show that 1) the variable payment gateway has a positive and significant effect on the financial performance of small and medium enterprises in the city of Denpasar. 2) variables cashless society that can moderated strengthen the effect of payment gateway on the financial performance of SMEs in Denpasar city. Keywords: Fintech Payment Gateway, Financial Performance of MSME, Cashless Society 
Pengaruh Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Ukuran Perusahaan dan Return On Assets Sebagai Variabel Kontrol Ayu Suci Annisa; Ika Wulandari; Endang Sri Utami; Hasim As’ari
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 10, No 1 (2023): Periode April 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/moneter.v10i1.14951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh good corporate governance terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan dan Return on Assets sebagai variabel kontrol pada Badan Usaha Milik Negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2021. Penelitian ini menggunakan teori stakeholder.  Secara umum, good corporate governance adalah sebuah sistem, struktur, dan mekanisme yang dibentuk untuk mencapai keberhasilan suatu perusahaan dan nilai perusahaan adalah gambaran dari kepercayaan masyarakat terhadap keberhasilan perusahaan yang biasanya dikaitkan dengan harga saham perusahaan. Nilai perusahaan sebagai variabel dependen diukur menggunakan Tobin’s Q. Variabel independen yang digunakan dalam  penelitian adalah keberadaan komisaris wanita, komisaris independen, dan  kepemilikan institusional. Variabel kontrol dalam penelitian ini, ukuran perusahaan dan Return on Assets. Sampel yang digunakan dalam penelitian diambil dengan menggunakan metode purposive sampling dengan 16 perusahaan yang merupakan Badan Usaha Milik Negara. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komisaris independen dan kepemilikan institusional berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, namun keberadaan komisaris wanita tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Variabel kontrol ukuran perusahaan dan Return on Assets tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Pengaruh Kinerja Keuangan Perusahaan dan Faktor Makroekonomi terhadap Stock Return Perusahaan Consumer Goods Chaterine Suyanto; Benny Budiawan Tjandrasa
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 10, No 1 (2023): Periode April 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/moneter.v10i1.14471

Abstract

Abstrak  - Jumlah penduduk semakin bertambah dan terus mengalami peningkatan akan mendorong peningkatan kebutuhan barang konsumsi. PT Unilever Indonesia Tbk adalah perusahaan yang cukup mendominasi di Indonesia, tetapi harga saham perusahaan tersebut pada periode 2017-2021 terus mengalami penurunan. Perusahaan-perusahaan yang sejenis dengan PT Unilever Indonesia Tbk justru memiliki harga saham yang relatif stabil. Dari fenomena tersebut dan perbedaan hasil peneliti sebelumnya, maka dilakukan penelitian mengenai pengaruh kinerja keuangan perusahaan juga faktor makroekonomi terhadap stock return perusahaan consumer goods di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data panel yang diperoleh dari kombinasi data sekunder saham-saham perusahaan pada periode tahun 2017-2021. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan fenomena yang terjadi, sehingga jenis penelitian bersifat deskriptif dan eksplanatif. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan alat uji regresi multivariabel yang digunakan untuk memproses data panel, dengan terlebih dahulu menguji berbagai model yang sesuai dari sejumlah alternatif. Penelitian ini membuktikan secara simultan kinerja keuangan perusahaan dan faktor makroekonomi yaitu tingkat inflasi berpengaruh terhadap perubahan return saham yang tergabung dalam industri consumer goods. Adapun faktor exchange rate tidak berpengaruh terhadap return saham karena mayoritas produk food and beverage di Indonesia menggunakan bahan baku dari dalam negeri
Strategi Investasi pada Aset Cryptocurrency Nurul Huda; Yeremias Lake; Detson Ray Halomoan Sitorus
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 10, No 1 (2023): Periode April 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/moneter.v10i1.14365

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja strategi yang dapat diterapkan oleh para investor aset cryptocurrency agar mendapatkan tingkat return yang optimal. Pendekatan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif library research. Sumber data yang dijadikan acuan dalam penelitian ini adalah data yang berasal dari artikel, buku, dan surat kabar dari media elektronik dengan kata kunci pencarian: cara berinvestasi crypto, teknik berinvestasi crypto dan strategi berinvestasi crypto. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan software NVivo 10 Plus. Dari hasil penelitian ini didapatkan beberapa strategi berinvestasi pada aset cryptocurrency yaitu: menentukan tipe dan tujuan investasi, mempelajari aset cryptocurrency yang diminati, memilih aset cryptocurrency yang terpercaya, memilih exchange dan wallet yang aman, memperhatikan biaya layanan dan spread, jangan fears of missing out (FOMO), membeli pada saat harga rendah (support) dan jual ketika harga tinggi (resistance), melakukan diversifikasi dan migitasi risiko, berinvestasi di berbagai platform, tidak mudah panik dan berorientasi pada hold on for dear life (HODL), senantiasa mengikuti informasi perkembangan cryptocurrency, mengikuti dan bergabung pada komunitas cryptocurrency, dan rutin melakukan dollar-cost averaging (DCA).
Dampak Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Terhadap Penerimaan Pajak Daerah Pada Masa Pandemi Covid 19 Eka Dyah Setyaningsih; Amin Setio Lestiningsih; RM Tedy Aliudin; Almadita - Nurtriani
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 10, No 1 (2023): Periode April 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/moneter.v10i1.15484

Abstract

Pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan bersifat substantif, yang berarti bahwa jumlah pajak yang terutang ditentukan oleh keadaan harta, yaitu tanah dan bangunan. Pandemi Covid-19 yang terjadi tahun 2019 telah menyebabkan permasalahan di semua sektor di Indonesia, salah satunya sektor perpajakan. Saat pandemi juga menurunkan minat masyarakat untuk membayar pajak dikarenakan mereka lebih mementingkan memenuhi kebutuhan dasar daripada membayar pajak sehingga target penerimaan pajak yang ditetapkan pemerintah tidak tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar dampak penerimaan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan terhadap penerimaan pajak daerah pada masa pandemi covid-19. Metode analisis berupa analisis kuantitatif yaitu metode analisis data berdasarkan perhitungan statistik pada Product and Service Solutions (SPSS) versi 21. Berdasarkan hasil uji koefesien determinasi sebesar 63,9% penerimaan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan mempengaruhi penerimaan pajak daerah pada masa pandemi covid-19 sedangkan 36,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang penulis tidak meneliti faktor tersebut. Berdasarkan hasil uji t dapat dinyatakan bahwa ada dampak yang signifikan antara penerimaan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan terhadap penerimaan pajak daerah.
Analisis Kesehatan Bank Umum Syariah Berdasarkan Metode RGEC terhadap Profitabilitas di Indonesia Muhammad Nasir; Safaruddin Safaruddin; Nanang Prihatin; Filza Humaira; Hasyimi Abdullah
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 10, No 1 (2023): Periode April 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/moneter.v10i1.13424

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh jawaban tentang kondisi kesehatan Bank Umum Syariah (BUS) menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital) di Indonesia serta pengaruhnya terhadap profitabilitas. Ukuran profil risiko menggunakan NPF, earnings dengan BOPO, dan modal dengan CAR sedangkan profitabilitas dengan ROA. Pengamatan dilakukam selama 20 triwulan mulai Maret 2016 hingga Desember 2020. Data terutama diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan berupa data sekunder. Populasi berjumlah 13 BUS, dan penarikan sampel menggunakan kriteria tertentu sehingga didapatkan 5 BUS sebagai sampel. Model analisa yang dipakai ialah regresi linear berganda data panel. Penentuan model terbaik didapatkan dari Uji Chow, Hausman, serta Langrange Multiplier. Hasil uji merekomendasikan Fixed Effect Model sebagai model terbaik. Hasil statistik deskriptif menyimpulkan secara umum kesehatan bank berada pada kriteria sehat. Uji simultan menghasilkan NPF, GCG, BOPO dan CAR signifikan berpengaruh terhadap profitabilitas BUS di Indonesia. Uji parsial merekomendasikan  BOPO dan CAR signifikan,  sedangkan  NPF serta GCG tidak signifikan pengaruhnya
BI-FAST Sebagai Sistem Pembayaran Dalam Mendukung Akselerasi Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Nasional Ratnawaty Marginingsih
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 10, No 1 (2023): Periode April 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/moneter.v10i1.15356

Abstract

Abstrak  Tren digitalisasi telah mengubah perilaku transaksi masyarakat ke arah tuntutan yang lebih besar pada mobilitas, kecepatan, fleksibilitas (open dan omni platform), namun tetap aman. Bank Indonesia sebagai otoritas kebijakan sistem pembayaran di Indonesia dituntut harus mampu beradaptasi terhadap situasi tersebut dengan mengoptimalkan perkembangan ekonomi digital sekaligus meminimalisir risiko dan ekses negatif. Guna menjawab tantangan di era digital saat ini BI−FAST dikembangkan sebagai infrastruktur SP ritel nasional yang mengakomodir ketersediaan layanan pembayaran secara real−time, seamless, tersedia setiap saat (24/7) dengan tingkat keamanan dan efisiensi yang tinggi secara end−to−end dengan memanfaatkan teknologi terkini..  Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menujukkan BI−FAST sebagai infrastruktur SP ritel nasional memiliki dampak positif dalam mendukung akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional. Implementasi BI−FAST diharapkan akan mendukung inklusi keuangan melalui kemudahan bertransaksi, harga terjangkau, dan interoperabilitas kanal pembayaran, terutama mobile. Kehadiran BI−FAST diharapkan mampu mendorong inovasi dan kompetisi di antara pelaku industri sistem pembayaran untuk mendukung pengembangan Ekonomi Keuangan Digital (EKD). Kata Kunci: BI-FAST, Sistem Pembayaran. Ekonomi Keuangan Digital Abstract - The trend of digitization has changed people's transaction behavior towards greater demands on mobility, speed, and flexibility (open and omni platforms), but still secure. Bank Indonesia as the payment system policy authority in Indonesia is required to be able to adapt to this situation by optimizing the development of the digital economy while minimizing negative risks and excesses. to answer the challenges in the current digital era, BI-FAST was developed as a national retail SP infrastructure that accommodates the availability of payment services in real-time, seamlessly, available at any time (24/7) with a high level of security and efficiency end-to-end by utilizing the latest technology. The research method used in this paper is a qualitative descriptive analysis technique. The research results show that BI−FAST as a national retail SP infrastructure has a positive impact in supporting the acceleration of national economic and financial digitization. The implementation of BI-FAST is expected to support financial inclusion through ease of transactions, affordable prices, and interoperability of payment channels, especially mobile. The presence of BI-FAST is expected to encourage innovation and competition among payment system industry players to support the development of the Digital Financial Economy (EKD). Keywords: BI-FAST, Payment System. Digital Financial Economy
Pengaruh Debt To Equity Ratio Terhadap Return On Equity Pada PT Mustika Ratu Tbk Indria Widyastuti; Diah Wijayanti; Eko Haryadi; Arsy Anugrah Manevi
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 10, No 1 (2023): Periode April 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/moneter.v10i1.15538

Abstract

PT. Mustika Ratu Tbk adalah perusahaan yang entitas bisnis usahanya bergerak di bidang peralatan kecantikan dan minuman tradisonal modern yang didirikan pada 14 Maret 1978. Salah satu tujuan dari dilakukannya uji analisa dalam penelitian ini adalah  untuk melihat  hubungan yang terjadi antara Debt to Equity Ratio terhadap Return On Equity pada PT. Mustika Ratu Tbk. Uji analisa data merupakan salah satu  metode yang diterapkan dalam  analisa di penelitian ini diantaranya adalah analisa deskriptif kuantitatif dimana metode pengumpulan data merupakan salah satu  metode studi pengarsipan  dan juga literatur.Dalam hal ini  penelitian mengambil elemen data penelitian dari website resmi yang berupa data sekunder , yang diambil  dari Laporan Posisi Harta atau Neraca dan Laporan Laba Rugi atau Income Statement yang terdapat pada PT. Mustika Ratu Tbk periode tahun 2017-2021. Berdasarkan teknik analisis yang diujikan diantaranya   teknik koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji persamaan regresi yang diolah dengan memanfaatkan program statistic yaitu SPSS versi 22. Hasil dari uji analisa dalam penelitian ini adalah adanya  pengaruh atau hubungan signifikan antara Debt to Equity Ratio terhadap Return On Equity yang mana  nilai koefisien korelasi didapat nilai sebesar 0,0461 dengan nilai sig 0,047 atau < 0,05 artinya memiliki pengaruh terhadap Return On Equity. Hasil dari analisa koefisien determinasi didapat hasil nilai R Square sebesar 0,213 atau 21,3% artinya pengaruh DER terhadap ROE yaitu sebesar 21,3%, sedangkan 78,7% dipengaruhi fluktuasinya oleh variabel lainnya. Dilihat dari hasil penelitian maka disarankan agar perusahaan sebaiknya  mampu menaikkan nilai Return On Equity dengan cara menaikkan nilai penjualan agar laba bersih juga dapat meningkat, jika Return On Equity menunjukkan hasil turun maka terhadap nilai saham juga akan terjadi penurunan yang dalam hal ini akan sangat berpengaeruh terhadap  kepercayaan investor dalam berinvestasi.
Analisis Komparatif Perhitungan Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Full Costing dan Variable Costing (Studi Kasus Pada UMKM Mawflorist Karawang) Yulis Sulastri; Wirman Wirman
MONETER - JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 10, No 1 (2023): Periode April 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/moneter.v10i1.15107

Abstract

Harga pokok produksi merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan, terutama di tengah persaingan UMKM dalam menghasilkan produk yang berkualitas dengan harga jual yang terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode perhitungan harga pokok produksi yang akurat sehingga menghasilkan harga jual yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan menggunakan pendekatan komparatif untuk membandingkan antara metode full costing dan metode variable costing. Berdasarkan hasil penelitian ini, untuk membuat 100 buket pada metode full costing diperoleh harga pokok produksi sebesar Rp. 9.595.550 sedangkan metode variable costing diperoleh sebesar Rp. 9.314.300 dan terdapat selisih sebesar Rp. 281.250. Artinya, metode full costing menghasilkan harga pokok produksi yang lebih tinggi dibandingkan metode variable costing. Hal ini dikarenakan perbedaan perlakuan pada biaya overhead pabrik. Pada metode full costing memasukkan seluruh unsur biaya baik yang bersifat variabel maupun tetap, sedangkan metode variable costing hanya memasukkan biaya yang bersifat variabel saja. Perusahaan diharapkan dapat mempertimbangkan metode apa yang sesuai dengan perusahaan baik itu metode full costing maupun metode variable costing, selalu mencari dan mengetahui perkembangan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan penentuan harga pokok produksi agar selalu sesuai dengan peraturan yang berlaku.