cover
Contact Name
Gde Putu Arya Oka
Contact Email
imedtechjournal@gmail.com
Phone
+6281236518677
Journal Mail Official
imedtechjournal@gmail.com
Editorial Address
P2M STKIP Citra Bakti Jl. Trans Flores, Malanuza, Golewa
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
ejurnal imedtech
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 25806033     DOI : http://dx.doi.org/10.38048/imedtech.v4i2.227
Core Subject : Science, Education,
ejurnal Imedtech fokus pada Instructional Media, Design dan Instructional Technology. Body of Knowledge instructional technology atau teknologi pembelajaran menjadi ruang lingkup dari jurnal ini. Adapun ruang lingkupnya adalah sebagai berikut: Artikel terkait dengan desain sistem pembelajaran, strategi pembelajaran dan obyek kajian tentang pebelajar beserta karakteristiknya; Artikel terkait dengan kawasan pengembangan, seperti: pengembangan bebasis teknologi cetak seperti bahan ajar, media pembelajaran, terknologi audiovisual, teknologi berbasis komputer dan teknologi terpadu; Artikel terkait dengan kawasan pemanfaatan, seperti: pemanfaatan media, difusi inovasi dan implementasi kelembagaan serta kebijakan dan regulasi; Artikel terkait dengan kawasan pengelolaan, seperti pengelolaan pusat dan sumber belajar, sistem penyampaian (online learning) dan pengelolaan informasi pembelajaran; Artikel terkait dengan kawasan penilaian, seperti evaluasi formative maupun sumatif terkait.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018): JUNI 2018" : 5 Documents clear
AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII G SMP NEGERI 2 SIDEMEN DENGAN MODEL SIKLUS BELAJAR TRI PRAMANA Nyoman Sri Darmayanti
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 2, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.761 KB) | DOI: 10.38048/imedtech.v2i1.155

Abstract

Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa dengan menerapkan Model Siklus Belajar Tri Pramana pada pembelajaran IPA. Subjek penelitian yaitu siswa di kelas VIII G pada semester I tahun pelajaran 2017/2018 di SMP Negeri 2 Sidemen. Sedangkan objeknya aktivitas dan prestasi belajar siswa. Data yang diperoleh adalah data kuantitatif  berupa prestasi belajar yang dikumpulkan melalui instrumen tes dan data aktivitas siswa yang dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi. Hasil yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Dari pelaksanaan penelitian rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 71,90% dengan kategori baik meningkat menjadi 77,36% di siklus II juga dengan kategori baik. Prestasi belajar  mengalami peningkatan dari data awal dengan rata-rata 63, pada siklus I menjadi 72,30 dan  pada siklus II  menjadi 76,46. Ketuntasan belajar awal 58% menjadi 73,07% pada siklus I, dan meningkat menjadi 88,46% pada siklus II.  Kesimpulan yang didapat bahwa pembelajaran dengan Model Siklus Belajar Tri Pramana mampu meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa di kelas VIII G SMP Negeri 2 Sidemen semester I tahun pelajaran 2017/2018 pada pembelajaran IPA.This research is classified as a classroom action research that aims to increase student activity and achievement by applying Tri Pramana Learning Cycle Model to science learning. Research subjects are students in class VIII G in the first semester of the academic year 2017/2018 in SMP Negeri 2 Sidemen. While the object activity and student achievement. The data obtained are quantitative data in the form of learning achievement collected through test instrument and student activity data collected with instrument observation sheet. The results obtained were analyzed descriptively. From the average research activity of student activity in cycle I was 71,90% with good category increased to 77,36% in cycle II also with good category. Achievement learn to increase from initial data with average 63, in cycle I become 72,30 and in cycle II become 76,46. 58% initial learning completeness to 73.07% in cycle I, and increased to 88.46% in cycle II. The conclusion is that learning with Tri Pramana Learning Cycle Model able to increase student's activity and achievement in class VIII G SMP Negeri 2 Sidemen semester I of academic year 2017/2018 on science lesson
PERAN MANAJER KEPALA SEKOLAH DALAM MENGELOLA EKSTRA-KURIKULER KURIKULUM 2013 Abdul Majir; Fransiskus Nendi
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 2, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.658 KB) | DOI: 10.38048/imedtech.v2i1.156

Abstract

Latar belakang penelitian adanya kewajiban setiap sekolah/madrasah melaksanakan kegiatan ekatrakurikuler wajib kepramukan dalam kurikulum 2013.Tujuanan dilaksanakan penelitian ini,  untuk mengetahui tentang peran manajer  kepala sekolah  MAN 2 Manggarai dalam mengelola ekstrakurikuler kurikulum 2013 terhadap peningkatan mutu sekolah.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  kualitatif dengan desain penelitian studi kasus yang  difokuskan pada satu fenomena saja yang dipilih untuk dipahami secara mendalam, dengan mengabaikan fenomena-fenomena lainnya. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara terstruktur, observasi partisipasi dan studi dokumentasi.Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah peneliti sendiri dan didukung instrumen lain yaitu lembaran pedoman wawancara dan lembaran pedoman observasi serta kamera.Untuk mengetahui  keabsahan data, penelitimenggunakan teknik perpanjangan keikutsertaan, ketekunan dalam  pengamatan dantrianggulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatifinteraktif.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat rumuskan lima kesimpulan  yaitu: 1) Peranmanajer Kepala Sekolah MAN 2 Manggarai mulai dari proses perencanaan, proses pengorganisasian,  proses pelaksanaan, dan proses evaluasi sangat baik, 2) mutu sekolah terwujud,perlunya komitmen tinggi terhadap perubahan zaman, 3) Selalu mengembangkan kemampuan mengajar dan memilki komitmen tinggi terhadap tugas, 4) Tanggungjawab terhadap kerja,  mengembangkan diri,  peningkatan kinerja, 5) Membangun kerjasama internal (sekolah) dan eksternal (pemerintahdan masyarakat atau komite sekolah).The upbringing of this study is the obligation of every school/madrasah to carry out the extracurricular scouting activities of the 2013 curriculum. The goalmouth of this study is to know the role of the headmaster of MAN 2 Manggarai in supervision the extracurricular activity of 2013 curriculum to improve the school quality. This research is a qualitative descriptive research with the case study investigation project is focus on a chosen phenomenon to be fathomed deeply, nonetheless other phenomena.Data collection of this research is using edifice interview technique, accomplice observation and documentation study. The used instrument in this research is the researcher himself and is supported by other instruments such as interview guide sheets and observation charts and camera.To determine the validity of the data, researcher used extension techniques of participation, persistence in observation and triangulation. Data analysis technique used is interactive qualitative analysis.Based on the research results and data analysis, five conclusions can be formulated as: 1) The role of manager,the Principal of MAN 2 Manggarai from the planning process, organizing process, implementation process, and evaluation process werevery good, 2) the quality of school is achieved needasahigh commitment towardstransformation (4) Responsibility for working, self-development, performance improvement, 5) buildingan internal (school) and external cooperation (government and community or school committee)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPE TGTDAN MOTIVASI BERPRESTASITERHADAP HASIL BELAJAR PENJAS SISWA KELAS XISMA NEGERI 2 ELAR KAB. MANGGARAI TIMUR Ferdinandus Samri
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 2, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.21 KB) | DOI: 10.38048/imedtech.v2i1.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGTditinjau dari motivasi berprestasi terhadap hasil belajar Penjas. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XISMA Negeri 2Elardengan menggunakan rancangan Post Test Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 108  orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Random Sampling. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur melalui uji F dan dilanjutkan dengan uji Tukey.            Hasil penelitiannya adalah : (1) secara keseluruhan, hasil belajar Penjas siswa yang belajar dengan model pembelajaran  kooperatif tipe TGT lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional , (2) untuk siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi, hasil belajar siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGTlebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional , (3) untuk siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah, hasil belajar penjas yang belajar dengan model pembelajaran konvensional lebih rendah daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGTdan (4) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar siswa.Dari hasil temuan penelitian, disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGTdan motivasi berprestasi  berpengaruh terhadap hasil belajar Penjaspada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Elar.            Penelitian ini memberikan implikasi antara lain : 1) model pembelajaran kooperatif tipe TGTmerupakan model pembelajaran yang perlu dipertimbangkan untuk dilaksanakan dalam proses pembelajaran, dan 2) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGThendaknya mempertimbangkan tingkat motivasi berprestasi siswa.This study aimed at finding out and analyzing the effect ofTGTTyped Cooperative Learning Model And Prestige Motivation on the increase of Sport Science learning chievement in Sport Scienceteaching and learning. This study was conducted at SMA Negeri 2 Elar with Post Test Only Control Group Design. The sample of this study consisted of 108 students  that were selected by using Random Sampling. The data obtained were analyzed by ANAVA two path (Analysis of Varians) with F test, which was followed by Tukey test. The result of the study show the followings : (1) on the whole, the  achievement of Sport Scienceof the students who studied by TGTTyped Cooperative Learning Model was higher than those who studied by conventional , (2) the student who had high prestige motivation and studied by TGTTyped Cooperative Learning Model had higher on sportlearning achievement  than those who had high prestige motivation and studied by conventional,  (3) the student who had low prestige motivation and studied by conventional had higher on sportlearning achievement  than those who had low prestige motivation and studied TGTTyped Cooperative Learning Model and (4) there  was an interaction effect between the use of teaching learning model and prestige motivation From the result of the study, it can be concluded that the TGTTyped Cooperative Learning Model And Prestige Motivation effected the increase of learning achievement in sportteaching and learning at class XISMA Negeri 2 Elar             Some implications of this study were : 1) the TGTTyped Cooperative Learning Model is one of the teaching learning model must be used in learning sportand 2) in applying TGTTyped Cooperative Learning Model, one should consider the prestige motivation.
PENGARUH LATIHAN LARI KIJANG DAN LARI GAWANG TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH DITINJAU DARI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 GOLEWA Josep Marsianus Rewo
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 2, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.489 KB) | DOI: 10.38048/imedtech.v2i1.158

Abstract

Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen yang menggunakan non-equivalent control group design. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah tes unjuk kerja lompat jauh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh latihan lari kijang dan lari gawang untuk meningkatkan kemampuan lompat jauh siswa  di tinjau dari daya ledak otot tungkai. Sampel penelitian berjumlah 84 orang siswa kelas VIII yang dipilih dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan tes, kemudian dianalisis dengan analisis varian (Anava dua jalur). Hasil penelitian menemukan sebagai berikut. (1) terdapat perbedaan kemampuan lompat jauh antara siswa yang mengikuti model latihan lari kijang dengan siswa yang mengikuti model latihan lari gawang (Fhitung= 4,06>Ftabel(a=5%)) = 4,00, signifikan). (2) Terdapat pengaruh interaksi antara model latihan dengan daya ledak otot tungkai terhadap lompat jauh (Fhitung= 23,39>Ftabel(a=5%) = 4,00, signifikan). (3) Tidak terdapat perbedaan lompat jauh antara siswa yang mengikuti latihan lari kijang dan lari gawang untuk siswa yang memiliki daya ledak otot tungkai tinggi (Qhitung= 16,43>Qtabel = 4,00 signifikan). (4) Terdapat perbedaan lompat jauh antara siswa yang mengikuti model latihan lari kijang dan lari gawang untuk siswa yang memiliki daya ledak otot tungkai rendah (Qhitung = 5,919 >Qtabel= 4,00 signifikan).This study was quasi experiment used non-equivalent control design. The data collected in this study was the student performance test of long jump. This study aims to determine and analyze the influence of the practice of lari kijang and lari gawang to improve students' long jump ability in review of the explosive muscle limb power. The sample of the study was 84 students of grade VIII chosen by random sampling technique. The data was collected by test then analyzed with variant analysis (ANAVA) two ways) and t-test. The result of the study showed that: (1) There is a difference in long jump ability between students who follow the model of lari kijang training with students who follow the model of lari gawang (Fhitung= 4,06 >Ftabel(a=5%)) = 4,00, significant) (2) There is an interaction effect between the exercise model and the explosive muscle limb power against the long jump (Fhitung= 23,39 >Ftabel(a=5%) = 4,00, significant). (3) There is no difference in long jump between students who follow lari kijang and lari gawang for students who have high limb muscle explosive power (Qhitung= 16,43>Qtabel = 4,00 significant) (4) There is a long jump difference between students who follow the model of lari kijang and lari gawang for students who have low limb muscle explosiveness (Qhitung = 5,919 >>Qtabel = 4,00 significant).
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES DITINJAU DARI STANDAR PROSES PEMBELAJARAN DI SMP KECAMATAN GOLEWA Nikodemus Bate
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 2, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.158 KB) | DOI: 10.38048/imedtech.v2i1.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian penerapan Kurikulum 2013 (K-13) berdasarkan standar proses pembelajaran dalam pembelajaran penjasorkes di SMP Kecamatan Golewa. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian survei dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru penjasorkes sebanyak  3 (tiga) orang guru. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi standar proses pembelajaran pada kegiatan inti: aspek mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan dalam pembelajaran penjasorkes di SMPN 4 Golewa, dan SMPN 5 Golewa belum semua aspek sesuai dengan standar proses pembelajaran pada Kurikulum 2013. Simpulan dalam penelitian ini yakni implementasi standar proses pembelajaran dalam pembelajaran penjasorkes yang dilakukan oleh guru penjasorkes di sekolah sasaran dinyatakan bahwa belum semua sekolah mengimplementasikannya sesuai dengan standar proses pembelajaran pada Kurikulum 2013.This study aims to analyze the suitability of the application of 2013 curriculum based on the standard of the learning process in physical education learning in junior high schools in Golewa District. This studywas included in the type of survey research with a qualitative approach. Data collection used wereobservation, interview and documentation. Subjects in this study were 3 (three) teachers of physical education. Data analysis technique used was descriptive analysis. The results of the study shows that the implementation of the learning process standard in the core activity: on the aspects of observing, asking, exploring, associating, and communicating in physical education learning at Golewa 4 State Junior High School, and Golewa 5 State Junior High School not all aspects in accordance with the learning process standard in 2013 curriculum.. The conclusionof this study is the implementation of the standard learning process in physical education learning conducted by physical education teachers in target schools stated that not all schools implemented it in accordance with the learning process standard in the 2013 curriculum.

Page 1 of 1 | Total Record : 5