cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 4 (2020)" : 8 Documents clear
Hubungan Kebutuhan Belajar dengan Kemampuan Aksara dan Dampaknya terhadap Pemberdayaan Perempuan Majida, Inas; Muljono, Pudji
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.491-502

Abstract

Pemberantasan buta aksara melalui Program keaksaraan dasar adalah salah satu bentuk pemberdayaan perempuan yang akan mempengaruhi pembangunan nasional. Upaya pemberdayaan perempuan bersifat strategis, karena perempuan yang telah melek aksara akan mempunyai kemandirian dan kepercayaan diri dalam mengatur perekonomian keluarga yang secara tidak langsung akan mengurangi kemiskinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kebutuhan belajar dengan kemampuan aksara warga belajar dan menganalisis dampaknya terhadap pemberdayaan perempuan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah Analisis tabulasi silang dan uji statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebutuhan belajar internal nonfisik dengan kemampuan membaca dan menulis. Hubungan yang signifikan juga terdapat pada kemampuan membaca dan menulis dengan pemberdayaan meliputi aspek pendidikan, aksesibilitas dan tindakan.Kata kunci: program keaksaraan dasar, kemampuan aksara, pemberdayaan perempuan, kebutuhan belajar=====ABSTRACTEradication of illiteracy through Basic Literacy Programmes is a form of empowerment of women what will affect national development. Women’s empowerment efforts are strategic because women who have literacy will have confidence in the independence and set up a family economy indirectly will reduce the level of poverty. The purpose of this paper is to analyze the relationship of learning needs with the success of the Basic Literacy Program and to analyze the impact on the women empowerment. This research using a quantitative approach that is supported by qualitative data. The analysis of the data used Cross Tabulation Analysis and use Rank Spearman statistic test. The result of the research showed that there is a significant correlation between reading and writing ability. There is a significant correlation between reading and writing ability and empowerment which included aspects of education, accessibility, and action.Keywords: basic literacy program, the effectiveness of the program, the level of women empowerment, the level of fulfilment      
Tingkat Penggunaan E-Commerce pada Remaja di Kota dan Kabupaten Bogor Artheswara, Lana Ciarna; Sulistiawati, Asri
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.437-448

Abstract

Pesatnya perkembangan E-Commerce di beberapa tahun belakang, menjadikan E-Commerce sebagai prospek bisnis besar dalam dunia perdagangan. Tren penggunaan E-Commerce ini melanda dunia remaja, dibuktikan dengan adanya survey OTX dan The Intelligence Group yang dilakukan terhadap remaja berusia 13-17 tahun, hampir 6 dari setiap 10 remaja pernah membeli produk dan jasa lewat internet. Hasil survey ini menunjukkan bahwa perilaku remaja dalam berbelanja di E-Commerce telah berkembang dan menjadi gaya hidup remaja perkotaan. Namun, akses internet di Indonesia saat ini dapat dijangkau hingga ke daerah pedesaan, maka dari itu saat ini E-Commerce dapat diakses oleh semua orang tanpa adanya batasan geografis. Penelitian ini dilakukan di dua lokasi yang berbeda yaitu di Kota dan Kabupaten Bogor. Hal ini untuk membandingkan hasil data dari kedua lokasi tersebut. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat penggunaan E-Commerce yang dilihat dari frekuensi penggunaan aplikasi, durasi akses aplikasi, dan banyaknya aplikasi E-Commerce pada gawai yang dimiliki oleh remaja Kota dan Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan didukung dengan data kualitatif. Data kuantitatif didapat melalui kuesioner dan data kualitatif didapatkan dari wawancara mendalam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam hal penggunaan E-Commerce oleh remaja yang tinggal di daerah pedesaan dan di Kota Bogor. Perbedaan nampak dalam hal durasi akses dan tingkat kepemilikan aplikasi E-Commerce.Kata Kunci : E-Commerce, ICT, Internet, Remaja=====ABSTRACTThe development of Electronic-Commerce (E-Commerce) in the past few years has made E-Commerce as a big business prospect in the world of commerce. The trend of E-Commerce is coming to adolescent’s world, there’s evidenced by the OTX survey and The Intelligence Group conducted on adolescents aged 13-17 years, the survey said that 6 out of every 10 teenagers have bought products and services online. The results of this survey indicate that adolescent behaviour in shopping in E-Commerce has developed and become a lifestyle of urban youth. While internet access in Indonesia can be reached up to rural areas, it means E-Commerce can be accessed by everyone without geographical restrictions. This research was conducted in two different locations, on Urban and Rural Area in Bogor to compare the results of data from the two locations. This paper aims to determine differences in the level of E-Commerce usage, and the indicator to measure it is the frequency of application usage, the duration of application access, and the number of E-Commerce applications on devices. This research uses a quantitative approach and is supported by qualitative data. Quantitative data obtained through questionnaires and for qualitative data obtained from in-depth interviews. The results of this study is the duration of access and the amount of E-Commerce has significant differences between the adolescent who lived in Urban and Rural Area of Bogor.Keywords : E-Commerce, ICT, Internet, Teenagers
Keefektifan Diseminasi Informasi Cyber Extension melalui Telepon Genggam Robbiansyah, Fathan; Sumardjo, Sumardjo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.503-516

Abstract

Cyber extension merupakan sebuah upaya untuk menggunakan jaringan internet, akses dunia maya dan multimedia interaktif digital, untuk memfasilitasi penyebarluasan berbagai informasi yang dapat membantu menyelesaikan masalah serta mengembangkan pertanian. Perlu diketahui faktor apa yang berperan penting dalam keefektifan penyebaran informasi dan bagaimana hubungannya dengan peningkatan kapasitas petani. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menganalisis hubungan setiap indikator karakteristik individu petani dengan keefektifan diseminasi informasi yang dirasakan oleh petani; (2) Menganalisis hubungan antara aksesibilitas informasi petani dengan keefektifan diseminasi informasi yang dirasakan oleh petani; dan (3) Menganalisis hubungan intensitas mengakses informasi dan melakukan komunikasi dalam bidang pertanian dengan keefektifan diseminasi informasi yang dirasakan oleh petani. Pengambilan data dilakukan dengan metode sensus, sebagai data primer dengan panduan kuesioner dan data kualitatif digunakan peneliti dengan melakukan wawancara mendalam kepada responden dan informan menggunakan panduan pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Karakteristik individu yang menunjukkan hubungan yang sangat kuat dengan keefektifan diseminasi informasi yang dirasakan oleh petani adalah tingkat kekosmopolitan; (2) Aksesibilitas informasi berhubungan sangat kuat dengan keefektifan diseminasi informasi yang dirasakan oleh petani; dan (3) Indikator intensitas komunikasi interaktif dalam bidang pertanian menunjukkan hubungan kuat dengan keefektifan diseminasi informasi yang dirasakan oleh petani.Kata Kunci : aksesibilitas informasi, keefektifan diseminasi informasi, manfaat cyber extension=====ABSTRACT Cyber extension is an effort to use the internet networks, cyberspace access and digital interactive multimedia, to facilitate the dissemination of various information that can help solve the agricultural problem and develop the farming. It is necessary to know what factors play an important role in the effective dissemination of information and how it relates to increasing the capacity of farmers. The objectives of this study are (1) To analyze the relationship between the indicator of farmer individual characteristics and the effectiveness of information dissemination that felt by farmers; (2) Analyzing the relationship between information accessibility and the effectiveness of information dissemination that felt by farmers; and (3) Analyzing the relationship of accessing information and communication intensity in agriculture field with the effectiveness of information dissemination that felt by farmers. Data was collected by the census method as primary data with questionnaire guidance and qualitative data used by researchers by conducting in-depth interviews with informants using question guides. The results showed that (1) Individual characteristics that showed a very strong association with the effectiveness of information dissemination that felt by farmers were the level of cosmopolitanism; (2) Information accessibility has a very strong association with the effectiveness of information dissemination that felt by farmers; and (3) The intensity of interactive communication in agriculture showed a very strong association with the effectiveness of information dissemination that felt by farmers.Keywords: benefits of cyber extensions, the effectiveness of information dissemination, information accessibility
Peran Komunikasi Pemasaran Terpadu dalam Peningkatan Pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Rahmadani, Suci Awalia; Hapsari, Dwi Retno
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.449-462

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Usaha Mikro Kecil dan Menengah digunakan untuk mengurangi pengangguran dan menyerap tenaga kerja. Pemasaran menjadi salah satu masalah utama yang dihadapi oleh UMKM. Komunikasi pemasaran terpadu dapat digunakan untuk memperkenalkan produk kepada pelanggan dengan menggunakan komponen-komponen yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi pemasaran terpadu pada peningkatan pendapatan UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif dengan responden sebanyak 33 orang. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara karakteristik UMKM dengan komunikasi pemasaran terpadu, tidak terdapat hubungan signifikan antara karakteristik pelaku UMKM dengan komunikasi pemasaran terpadu, terdapat hubungan yang signifikan antara komponen komunikasi pemasaran terpadu dengan peningkatan pendapatan UMKM, dan terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi pemasaran terpadu dengan peningkatan pendapatan UMKM.Kata kunci: komunikasi pemasaran terpadu, peningkatan pendapatan, usaha mikro kecil dan menengah==========ABSTRACTThe growth and development of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) has a positive impact on the Indonesian economy. MSMEs are used to reduce unemployment and absorb labor. Marketing is one of the main problems faced by MSMEs. Integrated marketing communication can be used to introduce products to customers by using existing components. This study aims to analyze the role of integrated marketing communication in increasing MSME income. This study uses a quantitative approach that is supported by qualitative data with 33 respondents. The results obtained showed that there was no significant relationship between the characteristics of MSMEs with integrated marketing communication, there was no significant relationship between the characteristics of MSMEs actors with integrated marketing communications, there was a significant relationship between the components of integrated marketing communication with an increase in MSME income, and there was a significant relationship between integrated marketing communication with an increase in MSME income. Keywords: income rise, intergrated marketing communication, Micro, Small and Medium Enterprises
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Penyuluh Pertanian di Kabupaten Ciamis Jawa Barat Kurniawati, Nur Puti; Sadono, Dwi; Wahyuni, Endang Sri
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.545-560

Abstract

Agricultural extension agent was the main spearhead in carrying out counseling. A good agricultural extension agent can be reflected in their performance. The purpose of this study were: (1) describe the characteristics of agricultural extension agent, (2) describe the level of competence, level of work motivation, and describe level of performance of agricultural extension agent, (3) analyze the relationship between characteristics of agricultural extention agent and the level of performance of agricultural extension agent, (4) analyze the relationship between the level of competency of agricultural extension agent and the level of performance of agricultural extension agent, (5) analyze the relationship between the level of motivation of agricultural extension agent and the level of performance of agricultural extension agent. Responden in this study were 48 field extension agent who are civil servant in Ciamis Regency West Java and selected by census. Data were analyzed using Rank Spearman correlation test. The results showed that agricultural extension agent in Ciamis Regency were dominated by extension agent who were old, undergraduate educated, had little training, and had a long working period. Agricultural extension agent in Ciamis Regency generally have sufficient competency which tends to be high and generally dominated by the need for achievement motivation. The results also show that there is a relationship between managerial competence and performance, social competence with performance, technical competence with performance, level of competency with performance, and the need for achievement with performance.Keywords: Agricultural Extension Agent,Competence, Motivation, Performance.
Hubungan Iklim Komunikasi Organisasi dengan Kepuasan Kerja untuk Meningkatkan Kinerja Aparatur Pemerintahan Desa Oktavianita, Bella; Sarwoprasodjo, Sarwititi
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.517-526

Abstract

Iklim komunikasi organisasi merupakan persepsi pegawai mengenai peristiwa yang terjadi di lingkungannya. Kantor Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor merupakan salah satu kantor desa yang memiliki berbagai prestasi. Prestasi yang sudah diraih tentu saja tidak lepas dari peran kinerja aparatur pemerintahan desa dan masyarakat yang terlibat dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan kepuasaan kerja yang dirasakan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan iklim komunikasi organisasi dengan kepuasan kerja dan hubungan kepuasan kerja dengan kinerja aparatur pemerintahan desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan kuesioner yang didukung oleh data kualitatif melalui teknik wawancara mendalam dan studi literatur dengan responden sebanyak 36 orang. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan nyata antara iklim komunikasi organisasi dengan kepuasan kerja dan hubungan sangat nyata antara kepuasan kerja dengan kinerja aparatur pemerintahan desa.Kata Kunci: iklim komunikasi, kepuasan kerja, kinerja, komunikasi organisasi=====ABSTRACTOrganizational communication climate was the employee's perception of events that occurred in their environment. The Cibalung Village Office, Cijeruk Subdistrict, Bogor District was one of the village offices that had various achievements. The achievements that have been achieved certainly could not be separated from the role of the performance of the village government apparatus and the community involved in creating a productive work environment and perceived job satisfaction. Therefore, this study aimed to analyze the relationship of organizational communication climate with job satisfaction and the relationship of job satisfaction with the performance of village government officials. This study used a quantitative approach through a survey method with a questionnaire supported by qualitative data through in-depth interview techniques and literature studies with 36 respondents. The results obtained indicated that there was a real relationship between organizational communication with job satisfaction and the very obvious relationship between job satisfaction by the performance of the village government apparatus.Keywords: communication climate, job satisfaction, performance, organizational communication
Efektivitas Instagram sebagai Media Promosi Produk Pangan Olahan Perikanan “CLIPSS CHIPS” Putri, Rizqa Leony; Purnaningsih, Ninuk
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.463-476

Abstract

Produk pangan yang dihasilkan dari agroindustri berkembang pesat setiap tahunnya. Besarnya permintaan akan makanan dan minuman tersebut membuat pelaku usaha memasarkan produk pangan olahan yang saat ini banyak digemari masyarakat. Industri produk pangan olahan baik dalam skala kecil maupun besar bersaing dalam menciptakan promosi yang dapat meningkatkan minat masyarakat. Seiring dengan perkembangan teknologi, pelaku usaha mulai mengembangkan penjualannya ke seluruh wilayah Indonesia bahkan mancanegara dengan melakukan pemasaran melalui media sosial, khususnya instagram. Media sosial instagram dapat memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk berkomunikasi kepada calon konsumen potensial secara langsung karena kegiatan promosi dilakukan tanpa batasan ruang dan waktu. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini merupakan uji korelasi dengan pemilihan responden melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara karakteristik pengguna instagram dengan keterdedahan media sosial. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa keterdedahan media sosial memiliki hubungan dengan efektivitas media promosi.Kata Kunci : Komunikasi pemasaran, promosi, produk pangan olahan======ABSTRACTFood products produced from agro-industries develop rapidly each year. The large demand for food and beverages has made businesses market processed food products that are currently much loved by the public. The processed food product industry both in small and large scale competes in creating promotions that can increase public interest. Along with technological developments, businesses have begun to expand their sales to all regions of Indonesia and even abroad by marketing through social media, especially Instagram. Instagram social media can provide opportunities for business people to communicate with potential customers directly because promotional activities are carried out without space and time restrictions. The data analysis technique used in this study is a correlation test with the selection of respondents through the accidental sampling technique. The results showed that there was no relationship between the characteristics of Instagram users and social media exposure. The results also showed that social media expertise has a relationship with the effectiveness of promotional media.Keywords: marketing communication, promotion, processed food product
Hubungan Karakteristik Pengguna dan Perilaku Penggunaan Portal Data BMKG dengan Tingkat Kepuasan Perolehan Data Iklim Raja, Melita Emas Lumban; Hadiyanto, Hadiyanto
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.527-544

Abstract

Masyarakat dapat mengakses informasi data iklim seperti data Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara, dan Geofisika dari berbagai media yang digunakan. Lembaga pemerintah non kementerian di Indonesia yang berwenang terhadap data ini adalah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG menyediakan portal layanan data online yang berisikan data iklim, Portal ini secara khusus digunakan oleh mahasiswa Departemen Geofisika dan Meteorologi FMIPA IPB Angkatan 2015, 2016, dan 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna portal data terhadap perolehan data iklim yang disediakan oleh BMKG. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei menggunakan instrumen kuesioner dan didukung dengan data kualitatif dengan metode wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Departemen Geofisika dan Meteorologi FMIPA IPB Angkatan 2015, 2016, dan 2017 tidak puas atas perolehan data iklim yang disediakan oleh BMKG. Hal ini ditinjau berdasarkan hubungan karakteristik pengguna dan perilaku penggunaan dengan tingkat kepuasan perolehan data iklim dari portal layanan data online BMKG.Kata Kunci: gratification, tingkat kepuasan, perilaku penggunaan media=====ABSTRACTPublic can access information such as Meteorology, Climatology, Air Quality and Geophysics data from various media used. The non-ministerial government institutions in Indonesia that are authorized for this data are the Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG provides an online data service portal containing climate data. This portal is specifically used by students of the batch 2015, 2016 and 2017 from Department of Geophysics and Meteorology FMIPA IPB. The aim of this research is analyzing the satisfaction of data portal users on climate data acquisition provided by BMKG. The approach used is a quantitative approach with a survey method using a questionnaire instrument and supported by qualitative data with interview methods. The results of this study indicate that the students of the batch 2015, 2016, and 2017 from Department of Geophysics and Meteorology FMIPA IPB were not satisfied with the acquisition of climate data provided by BMKG. This was reviewed based on the relationship between user characteristics and usage behavior with satisfaction of climate data acquisition from BMKG's online data service portal.Keywords: gratification, satisfaction level, media use behavior

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2020 2020