cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)
ISSN : -     EISSN : 26138972     DOI : -
Core Subject : Education,
Early Childhood Education Indonesian Journal (ECEIO adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi PG-PAUD Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palu.Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (Original article research paper) dengan focus dan scope bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3: September 2019" : 6 Documents clear
PENERAPAN METODE KARTU KATA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF PADA ANAK Widayati Widayati; Abdul Salam
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 2 No. 3: September 2019
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v2i3.996

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah apakah penerapan metode kartu bergambar dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada siswa kelompok B Tk aisyiyah pengawu dapat ditingkatkan. Subyek penelitian adalah anak kelompok B dengan jumlah anak 15 anak, yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 6 anak perempuan yang terdaftar pada tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II, dengan tahapan masing-masing yaitu, perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif.Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan guru kelas kelompok B yang bertindak sebagai observer/ pengamat. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa dari pra tindakan anak pada kategori berkembang sangat baik mencapai rata-rata 26,6% pada siklus I terjadi peningkatan mencapai rata-rata 33% pada kategori berkembang sangat baik, sedangkan pada siklus II mencapai rata-rata 80% pada kategori berkembang sangat baik dapat disimpulkan bahwa penerapan metode kartu kata bergambar dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok B TK Aisyiyah Pengawu.Kata kunci : Kemampuan Mengenal Huruf, Kartu Kata Bergambar
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF MELALUI METODE PERMAINAN KARTU HURUF DI TK Nova Djangkali
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 2 No. 3: September 2019
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v2i3.997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf di kelompok A TK Aisyiyah Busthanul Athfal IV. Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh anak di kelompok A yang berjumlah 13 anak, terdiri dari 6 anak perempuan, dan 7 anak laki-laki. Rancangan penelitian dimulai dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi, yang dilakukan selama 3 minggu dengan 6 kali tindakan dalam II siklus. Data di kumpulkan dengan cara observasi dan dokumentasi, serta di analisis secara presentase untuk mengambil kesimpulan dari penelitian ini, peningkatan yang terlihat signifikan  pada aspek kemampuan mengenal pola huruf dalam kategori sangat baik dan baik terjadi peningkatan yaitu 32.07%, selanjutnya pada aspek kemampuan mengurutkan huruf sesuai warna terjadi peningkatan 23.07%, selanjutnya pada aspek melacak huruf dari pra tindakan hingga siklus I terjadi peningkatan yaitu 15.41%. Selanjutnya peningkatan dari siklus I ke siklus II juga terjadi peningkatan yang sangat signifikan pada aspek kemampuan mengenal pola huruf terjadi peningkatan 23.08% untuk kategori sangat baik dan baik, sedangkan untuk aspek kemampuan mengurutkan huruf sesuai warna yaitu 15.39%, sedangkan untuk kemampuan melacak huruf terjadi peningkatan sebagai berikut 15.36%. Sedangkan jika di analaisis dari pra tindakan ke siklus II maka terjadi peningkatan rata-rata 76.93% dari kemampuan yang di teliti dari ketiga aspek yaitu kemampuan mengenal pola huruf,  kemampuan mengurutkan huruf sesuai warna, dan kemampuan melacak huruf. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode permainan kartu huruf dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf di kelompok A TK Aisyiyah Busthanul Athfal IV Palu.Kata kunci: Metode Permainan Kartu Huruf dan Kemampuan Mengenal huruf
MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL ANAK MELALUI METODE KERJA KELOMPOK Linar Destiana Tahir
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 2 No. 3: September 2019
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v2i3.998

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan Interaksi Sosial Anak Melalui Metode Kerja Kelompok di Kelompok B TK Negeri Pembina Dolo. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Februari 2019 di TK Negeri Pembina Dolo dengan melibatkan seluruh anak di Kelompok B yang berjumlah 21 orang yang terdiri dari 5 orang anak laki-laki dan 16 orang anak perempuan penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap yaitu Pra Tindakan, Siklus I dan Siklus II untuk melihat sejauhmana perubahan yang ditunjukan oleh anak tentang peningkatan Interaksi Sosial anak sebelum dan setelah dilaksanakan penelitian tindakan kelas. Untuk mengukur peningkatan interaksi sosial anak melalui penggunaan metode kerja kelompok, dilakukan dengan cara penelitian terhadap aspek saling menghargai, bekerjasama dan saling menghormati. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat peningkatan terhadap kemampuan interaksi sosial anak dengan menggunakan metode kerja kelompok didalam kelas oleh guru kepada anak didik dikelompok B TK Negeri Pembina Dolo. Secara umum terjadi peningkatan penilaian akhir dari kegiatan penelitian ini, yaitu kategori berkembang sangat baik pada penilaian saling menghormati ada 28,58%, bekerja sama terdapat 38,10%, dan saling menghargai terdapat anak, 33,33%. Melihat perolehan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan metode kerja kelompok di dalam proses pembelajaran di kelompok B TK Pembina Dolo dapat membantu meningkatkan interaksi sosial anak.Kata Kunci : Interaksi Sosial, Metode Kerja Kelompok
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI MEDIA MAZE (MENCARI JEJAK) Rugaiyyah Anggraini Putri
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 2 No. 3: September 2019
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v2i3.999

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media maze (mencari jejak) di TK Ummahat Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Palu. Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas, subyek dalam penelitian ini adalah 8 anak yang berusia 5-6 tahun terdiri dari 4 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam peneltian ini adalah teknik observasi, pemberian tugas, dokumentasi dan diskusi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. kriteria keberhasilan dalam penelitian ini yaitu apabila kemampuan kognitif (BSH s.d BSB) anak didik di kelompok B TK Ummahat Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Palu mencapai 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kognitif anak dapat ditingkatkan melalui media maze (mencari jejak) di kelompok B TK Ummahat Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Palu. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh pada hasil  rata-rata kemampuan kognitif anak pada pra tindakan yaitu kategori belum berkembang (BB) 56,25%, kategori mulai berkembang (MB) 43,75%. Pada siklus I hasil rata-rata kemampuan kognitif anak yaitu kategori belum berkembang (BB) 10,42%, kategori mulai berkembang (MB) 43,75%, kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Sedangkan pada siklus II hasil rata-rata kemampuan  kognitif anak yaitu kategori mulai berkembang (MB) 8,33%, kategori berkembang sesuai harapan (BSH) 62,5% dan kategori berkembang sangat baik (BSB) 29,17%. Maka dapat disimpulkan bahwa media maze (mencari jejak) dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak di kelompok B TK Ummahat Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Palu.Kata Kunci : Kemampuan Kognitif Anak, Media Maze (Mencari Jejak)
MENINGKATKAN DISIPLIN ANAK MELALUI PEMBERIAN TUGAS Samsidar Samsidar
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 2 No. 3: September 2019
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v2i3.1000

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah apakah kemampuan disiplin anak dapat ditingkatkan melalui pemberian tugas di Kelompok B TK PGRI Pandere. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan bahwa pemberian tugas dapat meningkatkan disiplin  anak. Subyek penelitian adalah anak di Kelompok B TK PGRI  Pandere yang berjumlah 17 anak. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan Siklus II, dengan masing-masing tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi yang berupa lembar pengamatan, dokumentasi, hasil karya. Metode analisis data yang digunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan secara kolaboratif dengan teman sejawat, peneliti di sini bertindak sebagai observer. Deskripsi hasil penelitian ketuntasan belajar, jumlah anak yang sudah berkembang sesuai harapan belajar meningkat pada siklus I dalam kriteria penilaian berkembang sangat baik (BSB) sudah berkisar 23,6%, dan pada siklus II telah mengalami peningkatan yang baik yaitu berkisar 49,01%. Kemudian kriteria berkembang sesuai harapan (BSH) dari 35,3% menjadi 35,29%, mulai berkembang (MB) yang tadinya 27,4% tinggal 15,68% pada siklus II dan kriteria belum berkembang (BB) pada siklus I sebanyak 13,7% menjadi tidak ada lagi pada siklus II. Peneliti menyarankan kepada orang tua siswa untuk lebih memperhatikan anak dengan kasih sayingKata Kunci : disiplin, tugas 
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI LOMPAT TALI PADA KELOMPOK B DI TK Siswati Siswati
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 2 No. 3: September 2019
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v2i3.1001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar siswa melalui kegiatan Lompat Tali Kelompok B di Tk Jannatul Ma’wa Kelurahan Petobo pada tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas dengan metode kolaboratif. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelompok B. Objek dalam penelitian ini adalah siswa usia 4-5 tahun dengan unsur yang menunjang kemampuan motorik kasar siswa khususnya kekuatan dan keseimbangan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi (Checklist). Instrumen penelitian adalah lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Langkah-langkah melakukan kegiatan lompat tali yaitu dengan anak melakukan pemanasan terlebih dahulu, setelah itu anak dibagi menjadi dua kelompok, langkah selanjutnya anak melakukan lompat tali dengan ketinggian 20 cm. Anak yang sudah melakukan lompat tali diberikan Reward berupa stiker bintang untuk setiap anak. Unsur motorik kasar yang diamati dalam kegiatan lompat tali pada Siklus I dan Siklus II yaitu kekuatan dan keseimbangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen motorik kasar dapat ditingkatkan menggunakan kegiatan lompat tali. Peningkatan komponen motorik kasar dapat dilihat pada saat sebelum tindakan diperoleh 35% atau 7 anak dari 20 anak pada kriteria BSH, pada Siklus I diperoleh 55% atau 11 anak dari 20 anak pada kriteria BSH, dan Siklus II diperoleh 85% atau 17 anak dari 20 anak pada kriteria BSB. Anak dapat melakukan gerakan melompat dengan tolakan kuat sehingga mendarat dengan baik.Kata Kunci: Kemampuan motorik kasar, Kegiatan lompat tali, Anak

Page 1 of 1 | Total Record : 6