cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Desain Interior
ISSN : 25272853     EISSN : 25492985     DOI : -
Jurnal Desain Interior (pISSN 2527-2853 eISSN 2549-2985) menerima artikel penelitian penuh di bidang desain interior dan lingkupnya dari bidang subjek sebagai berikut: Sejarah Desain, Sejarah Interior, Budaya Visual Interior, Metodologi Desain, Proses Desain, Wacana Desain, Desain Interior dan Budaya, Sosiologi Desain, Manajemen Desain, interior dan seni kritik, Antropologi dari desain interior, Artifact desain, desain Industri, desain interior, Kerajinan, Arsitektur, Industri Kreatif, Kebijakan desain, psikologis, Perilaku Meruang, Psikologi Desain, Ergonomi, Sain Interior, pendidikan dan konseptual lainnya di interior Desain.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018)" : 6 Documents clear
Rancang Bangun Otomasi Bangunan Untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional Peralatan di Dalam Bangunannya Mahendra Wardhana
Jurnal Desain Interior Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.504 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v3i2.4599

Abstract

Perkembangan industri saat ini telah memasuki revolusi industri 4.0. Pada perkembangan ini setidaknya terdapat dua bagian penting yang berkembang sangat pesat yakni teknologi peralatan dan perkembangan internet. Dengan memanfaatkan dua perkembangan pesat tersebut, maka perangkat otomasi bangunan dapat optimal dirancang dan digunakan. Manfaat dari penggunaan perangkat otomasi bangunan ini juga sangat banyak dan sangat mendukung kebutuhan pengguna bangunannya.Perangkat otomasi bangunan terdiri dari tiga bagian utama yakni sensor, relay dan unit kontrol sebagai pemberi perintah kepada relay yang diaktifkan atau sebaliknya. Ketiga bagian ini memiliki tugas sendiri-sendiri namun juga terintegrasi dalam sebuah pemrograman pada perangkat arduinonya. Sebagai hasilnya, perangkat ini akan berhasil membaca input dari sensornya apabila pemrograman yang dilakukan dijalankan dengan tepat oleh unit kontrolnya. Penggunaan internet sebagai pemberi perintah secara otomatis penuh ataupun dengan perintah manual menjadikan peralatan ini semakin mudah mendukung kebutuhan penggunanya karena dapat dioperasionalkan dari tempat yang jauh.Kata kunci: otomasi; relay; kontrol; sensor ABSTRACT Today's industrial development has entered the 4.0 industrial revolution. In this development there are at least two important parts that are growing very rapidly, namely equipment technology and the development of the internet. By utilizing these two rapid developments, building automation devices can be optimally designed and used. The benefits of using this building automation device are also very much and very supportive of the needs of building users.Building automation devices consist of three main parts, namely the sensor, relay and control unit as the command to the relay that is activated or vice versa. These three parts have their own assignments but are also integrated in a programming on an audio device. As a result, this device will succeed in reading the input from the sensor if the programming is carried out correctly by the control unit. The use of the internet as a giver of commands is fully automatic or with manual commands makes this equipment more easily support the needs of its users because it can be operated from a distance place.Keywords: automation; relay; control; sensor
Desain, Urinoir, dan Pria Studi Kasus: Toilet Umum Pria Paris Van Java (PVJ) Mall – Bandung Mahendra Nur Hadiansyah
Jurnal Desain Interior Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.126 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v3i2.4595

Abstract

Buang air kecil adalah kegiatan manusia rutin yang dilakukan selama berkegiatan dalam kehidupan. Toilet umum adalah salah satu fasilitas publik yang dimiliki oleh sebagian besar masyarakat perkotaan yang sibuk dengan pekerjaan dan kegiatan di luar rumah. Hal ini yang menyebabkan kemungkinan "aurat" (privasi visual) dilihat oleh orang lain ketika mereka berada di toilet. Area urinoir pada pria dianggap cukup berisiko terhadap penurunan tingkat privasi pengguna dari sisi visual sehingga berdampak pada psikologi pengguna yang menggunakan urinoir secara tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kenyamanan pengguna dan masalah keamanan yang timbul berdasarkan dampak dari desain area urinoir dan penataan interior pada toilet pria. Metode penelitian melalui observasi yang disinergikan dengan data pengguna menggunakan studi kasus, yaitu toilet pria di mal Paris Van Java (PVJ) Bandung. Secara garis besar, hal-hal yang mempengaruhi tingkat kenyamanan dan keamanan pengguna urinal dalam privasi visual muncul dari desain bentuk produk urinoir yang digunakan, penggunaan penyekat antar urinoir, jarak antar urinoir, dan arah hadap urinoir terkait sirkulasi antar pengguna toilet yang mempengaruhi jangkauan visual. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas desain interior toilet umum, terutama area urinoir yang dapat memberikan tingkat kenyamanan dan keamanan maksimal dalam hal privasi visual. Penelitian tidak terhindar dari kekurangan, harapannya selain mampu menjadi referensi untuk para desainer interior, penelitian berikutnya juga mampu menyempurnakan kekurangan yang ada terkait topik dan pembahasan serupa.Kata kunci: desain; urinoir; pria; privasi visual ABSTRACT Urination is a routine human activity that is carried out during activities in life. Toilet are one of the public facilities that are shared by most urban communities who are busy with work and outside activities. This has caused the possibility of “aurat” (visual privacy) being seen by others when they are in a toilet. The urinal area in men's is considered to be quite risky due to a decrease in the level of user privacy from the visual side so that it has an impact on psychology and the user is not using the urinal maximally. This study aims to identify user comfort and security problems that arise based on the impact of a urinal area design and interior arrangement on men's toilets. Research methods through observation which is synergized with data of users using a case study, the namely male toliet at the Paris Van Java (PVJ) mall in Bandung. Broadly speaking, things that affect the level of comfort and safety of urinal users in visual privacy arises from the design of the urinal product form used, the use of barriers between urinals, the distance between urinals, and the direction facing the circulation between users in the toilet that affects visual range. The results of this study are expected to be a reference in improving the quality of interior design of public toilets, especially the urinal area which can provide a maximum level of comfort and security in visual privacy. Research does not avoid the shortcomings that exist, the hope is that in addition to being able to become an interior designer and the reference for the next research, it is also able to add and deliver deficiencies with similar topics and discussions.Keywords: design; urinal; man; visual privacy
Studi Pengaruh Warna Interior Ruang Rawat Inap Terhadap Tingkat Stress Pasien (Studi Kasus RSIA di Surabaya) Caesario Ari Budianto; Syifa Anggraeni; Audra Theo Kusuma; Nafis Sirin Wasiska
Jurnal Desain Interior Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.262 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v3i2.4600

Abstract

Suasana rileks pada rumah sakit penting adanya dihadirkan guna mengurangi rasa tidak nyaman dan stress bagi pasien, terutama bagi pasien ibu hamil dan melahirkan. Riset menyebutkan bahwa perubahan yang terjadi pada wanita hamil bukan hanya dalam segi fisik saja, namun dapat juga secara psikologis. Wanita hamil akan memiliki perasaan berubah-ubah, mulai dari bahagia, cemas, stress, hingga memiliki kondisi emosi yang naik dan turun. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mempertimbangkan aspek desain pada interior rumah sakit. Warna adalah salah satu elemen interior yang berpengaruh terhadap psikologi, sehingga dapat dipertimbangkan dalam menciptakan sebuah suasana ruang untuk mengurangi ketegangan yang dirasakan pasien. Objek studi yaitu Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Putri Surabaya yang merupakan rumah sakit khusus menangani kesehatan ibu dan anak, yang dilengkapi dengan fasilitas bersalin, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak melalui pengawasan dokter.Penelitian ini dilakukan dengan cara studi literatur dan kuesioner. Studi literatur bertujuan untuk mendapatkan kajian tentang tingkat stress dan psikologi warna. Hasil kuesioner digunakan untuk memperoleh data tentang pengaruh warna pada ruang rawat inap terhadap tingkat stress pasien.Hasil yang didapatkan penerapan warna biru pada interior ruangan dapat berdampak meningkatkan stress pada pasien hingga satu tingkat lebih tinggi dibandingkan dengan warna hijau. Sedangkan warna kuning kurang cocok jika menjadi warna dominan dalam sebuah ruang rawat inap, karena dampaknya yang tinggi terhadap tingkat stress pasien.Kata kunci: interior; stress; warna ABSTRACT Relaxing atmosphere in important hospitals is presented to reduce discomfort and stress for patients, especially for pregnant and childbirth patients. Research says that the changes that occur in pregnant women are not only physical, but can also be psychological. Pregnant women will have feelings of change, ranging from happiness, anxiety, stress, to having emotional conditions that rise and fall. This can be done by considering the design aspects of the hospital interior. Color is one of the interior elements that influences psychology, so it can be considered in creating an atmosphere of space to reduce the tension felt by patients. The object of the study is the Mother and Child Hospital of Putri at Surabaya, which is a hospital specifically dealing with maternal and child health, equipped with maternity facilities, pregnancy examinations, maternal and child examinations through medical supervision.This research was conducted by studying literature and questionnaires. The literature study aims to obtain a study of stress levels and color psychology. The results of the questionnaire were used to obtain data about the effect of color on the inpatient room on the patient's stress level.The results obtained by applying the blue color to the interior of the room can have an impact on increasing stress in patients up to one level higher than in green. While the yellow color is less suitable if it becomes the dominant color in an inpatient room, because of its high impact on the patient's stress level.Keywords: interior; stress; color
Interior Pencerita, Kolaborasi Grafis Visual dan Desain Interior pada Perancangan Interior Museum “Rumah Air” PDAM Surya Sembada Surabaya Thomas Ari Kristianto; Okta Putra Setio Ardianto; Caesario Ari Budianto; Silvy Rahayu
Jurnal Desain Interior Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.325 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v3i2.4596

Abstract

Museum dalam perkembangannya memiliki setidaknya tiga fungsi, yaitu sebagai konservasi benda bersejarah, edukasi dan rekreasi bagi pengunjungnya. Sebagai wahana yang terbuka untuk publik, museum berkembang dengan berbagai tema. Museum menjadi salah satu tujuan wisata masyarakat untuk mengetahui hal-hal yang sangat khusus. Atas dasar perkembangan situasi tersebut, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya sebagai perusahaan jasa penyedia dan pengelola air bersih Surabaya yang memiliki sejarah panjang memutuskan untuk membangun Museum “Rumah Air”. Museum ini dibangun bertujuan sebagai sarana konservasi benda-benda bersejarah mengenai perusahaan sekaligus sebagai sarana edukasi tentang air bersih bagi masyarakat.Studi ini menggunakan metode evaluasi desain dengan analisa deskriptif kualitatif yang mengkaji mengenai perancangan dan hasil pelaksanaan interior Museum “Rumah Air” PDAM Surya Sembada Surabaya. Tujuan dari studi adalah menjelaskan peran kolaborasi perancangan interior dan visual grafis dalam konteks mendukung tujuan museum untuk “bercerita” mengenai perusahaan dan air bersih kepada masyarakat.Hasil dari studi menunjukkan bahwa kolaborasi perancangan interior dan visual grafis pada Museum “Rumah Air” PDAM Surya Sembada Surabaya dapat menghadirkan “cerita” dalam 4 bagian, yaitu bagian pentingnya air, air di era kolonial, air di era sekarang dan air di masa depan. Seluruh bagian yang direncanakan dapat memberikan pengetahuan dan kesan yang utuh sehingga tercapai tujuan museum yaitu mengkomunikasikan sejarah perusahaan dan edukasi mengenai air bersih. Kolaborasi tersebut juga mampu menghadirkan citra museum yang memiliki semangat kebaruan walaupun penerapannya dilakukan pada bangunan dari masa kolonial tanpa harus melakukan banyak gubahan.Kata kunci: desain interior; visual grafis; museum; air bersih ABSTRACT Museum in its development has at least three functions, namely as the conservation of historic objects, education and recreation for its visitors. As a learning medium that is free and accessible voluntarily by the visitors, the museum developed a variety of themes. On the basis of the development of the situation, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya as a service provider and clean water company Surabaya has a long history of deciding to build "Rumah Air" Museum. Aims as a means of conservation of the history of the objects as well as a means of education about clean water for the public.This study uses descriptive qualitative methods that examine the design and results of the interior of "Rumah Air" Museum PDAM Surya Sembada Surabaya. The purpose of the study is to explain the role of interior design and graphic design collaboration in the context of supporting the museum's goal of "telling stories" about companies and clean water to the public. The results of the study show that the collaboration of interior design and visual graphics at Surya Sembada Surabaya Water House Museum can present "story" in 4 parts, namely the importance of water, the water in the colonial era, the water in the present era and the water in the future. All parts of the planned can provide the knowledge and the impression intact so that achieved the goal of the museum is to communicate the company's history and education about clean water. That collaboration is also able to present the image of a museum that has a spirit of novelty even implemented in buildings from the colonial period without having to make many compositions.Keyword: interior design; visual graphic; museum; clean water
Kajian Perilaku dan Interior Restoran Cepat Saji di Pusat Perbelanjaan Vippy Dharmawan; Fibria Conytin; Nanik Rachmaniyah
Jurnal Desain Interior Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.921 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v3i2.4597

Abstract

Hubungan antara manusia dan lingkungan di ruang publik cenderung bersifat environmental determinant. Suatu hubungan dimana faktor lingkungan lebih berpengaruh dalam pembentukan perilaku manusia daripada faktor-faktor internal di dalam dirinya. Hubungan seperti itu juga berlaku di ruang publik seperti restoran cepat saji yang sekarang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.  Penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa di ruang publik restoran, perilaku pengunjung cenderung dipengaruhi oleh tata letak meja, view, dan privasi. Namun belum diketahui apakah perilaku serupa juga terlihat pada restoran cepat saji. Kajian ini mendeskripsikan pola-pola perilaku pengunjung dan elemen-elemen interior yang mempengaruhi perilaku tersebut pada sebuah restoran cepat saji McDonald yang terletak di sebuah pusat perbelanjaan di Surabaya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis kualitatif yang berbasiskan pendekatan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek interior yang dominan dalam membentuk perilaku pengunjung adalah pola penataan perabot dan dinding kaca yang hampir meliputi seluruh ruang makan restoran. Adapun aspek lain yang juga mempengaruhi perilaku adalah density atau kepadatan pengunjung.Kata kunci: interior; perilaku; restoran cepat saji ABSTRACT The relationship between humans and environment in public space tends to be environmental determinant. A relation in which environmental factor has more impact on human behaviour than internal factor within the human itself. This kind of relationship is also applied on public spaces such as fast food restaurant which nowadays we encounter daily. Previous research has shown that in public spaces such as restaurants, visitor's behaviour tends to be influenced by table arrangement, view, and privacy. However, it is yet unknown whether such behaviour can also be seen in fast food restaurant. This research describes visitor's behavioral pattern and interior elements that affect such behaviour in McDonald, a fast food restaurant located inside a shopping mall in Surabaya. The method used in this research is descriptive analytical qualitative method which based on behavioral approach. The result shows that interior aspect that is dominant in shaping visitor behaviour are furniture arrangement and glass wall that covered almost all dining area. Another aspect that also determine behaviour is visitor density.Keywords: behaviour; fastfood resraurant; interior
Kualitas Apartemen pada Keberlangsungan Kehidupan Penghuninya dalam Konteks Perilaku Lingkungan Susy Budi Astuti; Prasetyo Wahyudie
Jurnal Desain Interior Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.448 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v3i2.4598

Abstract

Studi perilaku lingkungan terdiri atas komponen setting, user group dan behavioral phenomena. Karakter setting (tempat/lingkungan) berpengaruh pada perilaku penggunanya.  Berdasarkan hal tersebut, maka lingkungan fisik mendasari perilaku penghuni apartemen. Perbedaan karakter lingkungan menimbulkan perbedaan karakter perilaku penghuninya. Penelitian ini bertujuan menemukan keterkaitan karakter lingkungan apartemen yang berdampak pada perilaku penghuni apartemen, guna memperoleh keberlangsungan kehidupan di hunian vertikal khususnya apartemen.Penelitian bersifat naturalistik, dengan pendekatan fenomenologi. Observasi dilakukan dengan cara mengamati perilaku dan jejak fisik. Untuk menggali lebih mendalam tentang penghuni dan lingkungannya serta alasan penyebabnya dilakukan wawancara terstruktur.Karakter lingkungan apartemen secara fisik berpengaruh pada karakter perilaku penghuninya dalam memanfaatkan fasilitas penunjang di apartemen. Sedangkan perilaku penghuni dalam beraktivitas di fasilitas penunjang apartemen berdampak besar pada karakter perilaku yang terjadi di ruang bersamanya. Adanya dampak tersebut, maka karakter perilaku yang terbentuk menjadi keberlangsungan kehidupan penghuni apartemen.Kata kunci: kualitas apartemen; perilaku penghuni ABSTRACT Environmental Behavior Studies consist of components of settings, user groups and behavioral phenomena. Character settings (place / environment) affect the behavior of users. Physical environment determine the behavior of apartment residents. Differences in the character of the environment give rise to different characteristics of the occupants. This study aims to find the relationship of the character of the apartment environment that has an impact on the behavior of apartment occupants, in order to obtain continuity of life in vertical housing, especially apartments.Research is naturalistic, with a phenomenological approach. This research used observation method by observing behavior, physical traces and. structured interviews. The character of the apartment environment physically influences the character of the occupants' behavior in the supporting facilities in the apartment. Character occupant’s behavior in apartment support facilities has a major impact on the character of behavior that occurs in the shared space. The existence of these impacts, the character of the behavior becomes the sustainability living of the apartment occupants.Keyword: apartment quality; occupant behavior

Page 1 of 1 | Total Record : 6