cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2020)" : 7 Documents clear
ANALISIS PEMECAHAN MASALAH TIPE OPEN ENDEED DALAM LEVEL KETERAMPILAN METAKOGNITIF SISWA Cholifatul Chasanah; Lina Listiana
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i1.9322

Abstract

Analisis Pemecahan Masalah Tipe Open Endeed dalam Level Keterampilan Metakognitif Siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan metakognitif siswa dalam memecahkan masalah tipe open ended. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dalam penelitian ini keterampilan metakognitif siswa diukur dengan memberikan siswa soal essay open ended yang nantinya akan dikoreksi dengan menggunakan rubrik yang terdiri atas 7 skala (0-7) yang dikembangkan oleh Corebima (2008), selanjutnya juga melakukan wawancara kepada siswa yang sudah mengerjakan soal esay open endeed. Hasil penelitian menunjukkan level/ tingkat keterampilan metakognitif siswa, sebanyak 70% siswa memiliki keterampilan metakognitif dengan kategori berkembang sangat baik, 20% siswa memiliki keterampilan metakognitif dengan kategori berkembang baik, dan 5% siswa memiliki keterampilan metakognitif dengan kategori mulai berkembang. simpulan penelitian di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya sebanyak 70% siswa memiliki keterampilan metakognitif dengan kategori berkembang sangat baik. Hal ini dapat terlihat dari hasil tes essay open endeed siswa yang menunjukkan bahwa sebanyak 14 dari 20 siswa mendapatkan nilai diatas 81 dan termasuk dalam kategori berkembang sangat baik. hal tersebut dapat disinkronkan dengan hasil wawancara berbasis tes oleh perwakilan siswa.
ANALISIS LITERASI SAINS PEMBELAJARAN ABAD XXI PADA MATAPELAJARAN BIOLOGI SMA DI GRESIK Indah Hikmatul Rohmawati; Yuni Gayatri
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i1.9323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi sains matapelajaran biologi pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan tingkat literasi sains dari aspek konten, konteks, dan proses pembelajaran biologi SMA dari indikator Programme for International Student Assesmen (PISA) yang meliputi: 1) mengenali permasalahan yang dapat diselidiki secara ilmiah; 2) mengidentifikasi kata kunci untuk memperoleh informasi ilmiah; 3) mengenal fitur penyelidikan ilmiah; 4) mengaplikasikan pengetahuan sains dalam situasi yang diberikan; 5) memprediksikan atau menginterpretasikan fenomena secara ilmiah dan memprediksi perubahan; 6) mengidentifikasi deskripsi, eksplanasi, dan prediksi yang tepat; 7) menafsirkan bukti ilmiah dan membuat serta mengomunikasikan kesimpulan; 8) mengidentifikasi bukti dan alasan dibalik kesimpulan; 9) merefleksikan implikasi sosial dan perkembangan teknologi dan sains.  Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi dokumen RPP dan wawancara beberapa guru biologi. Subjek penelitian adalah 8 SMA yang berakreditasi A (Negeri dan Swasta) se-Kabupaten Gresik dengan teknik cluster sampling. Objek Penelitian adalah tingkat literasi sains. Simpulan penelitian ini bahwa literasi sains matapelajaran biologi pada subjek penelitian 69,91% masuk kategori sedang. Sekolah sampel sudah memenuhi literasi sains (biologi) pada aspek konteks 79,16% dan aspek proses 75% masuk kategori tinggi. Sedangkan literasi sains yang ditinjau dari aspek konten masih mencapai 65,62% dengan kategori sedang.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Bahrul Dian Wulaningayu; Wiwi Wikanta
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i1.9319

Abstract

Sejauh ini kemampuan berpikir kreatif belum optimal dikembangkan di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, motivasi belajar siswa, mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, dan mendeskripsikan respon siswa model Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization). Jenis penelitian adalah penelitian kuasi eksperimen, dengan rancangan penelitian menggunakan desain Non Equivalent Kontrol Group Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas X SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes tulis dan angket.  Data dianalisis secara deskriptif kuantitataif dan statistik uji-T. Hasil penelitian menununjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) terhadap kemampuan berpikir kreatif dengan nilai rata-rata 75,55% pada kelas eksperimen, 63,79% pada kelas kontrol, dan terhadap motivasi belajar siswa dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 75,36%.  Keterlaksanaan pembelajaran kooperatif Tipe TAI dengan kategori baik sekali. Respon positif siswa terhadap Model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) rata-rata positif dan siswa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif.
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING MODEL DENGAN STRATEGI OUTDOOR STUDY PADA TOPIK PLANTAE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR Dyah Ayu Kusuma Wardani
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i1.9326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan Ketuntasan Hasil Belajar Siswa, serta mengetahui keterlaksanaan pembelajaran kelas X MIA 1 SMA Miftahul Ulum Ambunten, Sumenep. Penelitian ini merupakan Penelitian Tidakan Kelas (classrom action research) dengan menggunakan design One Shot Case Study. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Keterlaksanaan penerapan pembelajaran dengan Project Based Learnig Model dengan Strategi Outdoor Study pada topik Plantae terlaksana dengan kriteria cukup baik pada siklus I dan mencapai kriteria sangat baik pada siklus II (2) ada peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan tercapainya indikator keberhasilan nilai rata-rata 91,1% pada siklus II (3) ada peningkatan ketuntasan hasil belajar dan tercapainya indikator keberhasilan dengan rata-rata ketuntasan hasil belajar klasikal pada siklus II sebesar 88,9%.
PENGARUH PEMBERIAN SARI BUAH SUKUN (ARTOCARPUS ALTILIS) TERHADAP AKTIVITAS DIURETIK TIKUS PUTIH BETINA (RATTUS NORVEGICUS) SEBAGAI MEDIA EDUKASI MASYARAKAT Ilmin Nasifah
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i1.9327

Abstract

Sukun (Artocarpusaltilis) merupakan salah satu jenis tanaman obat yang memiliki efek diuretik yang disebabkan oleh bahan aktif di dalamnya. Kandungan buah sukun (Artocarpusaltilis) adalah kalsium, kalium, riboflavin, dan niasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang berbeda dari berbagai konsentrasi ekstrak sukun (Artocarpus altilis) terhadap aktivitas diuretik tikus putih betina (Rattus norvegicus) dan Menyiapkan media edukasi yang sesuai berdasarkan hasil penelitian. . Jenis penelitian adalah eksperimen, desain penelitian RAL dengan 3 kelompok tikus yang terdiri dari kelompok kontrol ekstrak sukun 0% (K0), pemberian ekstrak sukun 50% (P1), dan pemberian ekstrak sukun 100% (P2). Pengujian dilakukan dengan melihat volume urin kumulatif. Setiap perlakuan terdiri dari 9 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata volume urin pada perlakuan P0 adalah 11,94, rerata perlakuan P1 adalah 14,63, rerata perlakuan P2 adalah 16,99. Ada pengaruh ekstrak sukun terhadap aktivitas diuretik tikus putih. Sumber media yang dapat digunakan hasil penelitian ini adalah pamflet bergambar untuk diberikan kepada masyarakat.
PENGARUH PEMBERIAN AMPAS KOPI SEBAGAI PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens) Ismy Tsaniyah; Ruspeni Daesusi
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i1.9325

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik jumlah kafe, kedai kopi dan restoran di Indonesia tumbuh pesat sebesar 15 – 20% di tahun 2014 dan akan terus meningkat seiring berjalannya waktu. Diperkirakan produksi tahunan ampas kopi di seluruh dunia adalah sekitar 6 juta ton. Komposisi kimia ampas kopi mengandung 2,28% nitrogen, fosfor 0,06% dan 0,6% kalium yang dapat menyuburkan tanah sehingga berpotensi dijadikan sebagai pupuk organik. Disisi lain, pemakaian pupuk kimia yang berlebihan akan membuat  kualitas tanah menjadi menurun.Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian ampas kopi sebagi pupuk organic terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens) Jenis penelitian ini adalah eksperimen menggunakan post test only control design. Penelitian dilakukan di Kecamatan Ujungpangkah kabupaten gresik provinsi jawa timur. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan yaitu menggunakan media tanam berupa tanah saja (control negative), tanah dan urea (control positif),  P1(tanah 2kg dan ampas kopi 1kg) dan P2(tanah 1,5kg dan ampas kopi 1,5kg). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman dan jumlah helai daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ampas kopi tidak memberikan pengaruh  terhadap tinggi tanamaan cabai rawit namun pemberian tanah 2kg dan ampas kopi 1kg memberikan pengaruh yang baik terhadap jumlah helai daun pada minggu keempat.
PENGARUH PEMBERIAN AIR SEDUHAN DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA) DAN AIR SEDUHAN KAYU SECANG (Caesalpina Sappan) TERHADAP JUMLAH SEL TROMBOSIT DARAH MENCIT (Mus Muscullus) Ana Susanti; Peni Suharti
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i1.9321

Abstract

Daun pepaya (Carica papaya) terbukti mampu meningkatkan jumlah sel trombosit darah mencit karena memiliki kandungan flavonoid, alkaloid dan tanin (Tahir, 2014). Menurut Karlina dkk (2016) Kayu secang (Caesalpinia sappan)  memiliki kandungan yang hampir sama dengan daun pepaya, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air seduhan daun pepaya (Carica papaya) dan air seduhan kayu secang (Caesalpinia sappan) terhadap jumlah sel trombosit darah mencit (Mus muscullus). Jenis penelitian ini adalah pepenilitian eksperimental jdengan rancangan  post test only design. Sampel penelitian yang digunakaian dalam penelitian adalah mencit (Mus muscullus) sebanyak 30 ekor yang didaptakan dari pusvetma surabaya. . Pengujian  jumlah sel trombosit mencit (Mus muscullus) dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya (BBLK). Hasil penelitian berdasarkan hasil uji T pada α = 0,05  menunnjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada jumlah sel tombosit darah mencit (Mus muscullus) yang diberi air dseduhan daun pepaya (Carica papaya) dan air seduhan kayu secang (Caesalpinia sappan). Rata-rata jumlah sel trombosit mencit (Mus muscullus) yang diberi perlakuaan  dengan air seduhan daun pepaya (Carica papaya)  dan kayu seacang (Caesalpinia sappan) secara berturut-turut adalah 244,6 ribu/mm3 dan230 ribu/mm3. Hal ini menunnjukan bahwa kayu secang (Caesalpinia sappan) memiliki efektivitas yang sama dengan daun pepaya (Carica papaya)  dalam meningkatkan jumlah sel trombosit darah

Page 1 of 1 | Total Record : 7