cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi
Published by Universitas Paramadina
ISSN : 19797273     EISSN : 25409255     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ilmiah Psikologi Inquiry ISSN 1979-7273 (Print); ISSN 2540-9255 (Online) diterbitkan oleh program studi psikologi Universitas Paramadina yang mengakomodir publikasi karya ilmiah baik yang bersifat penelitian lapangan, review buku, tinjauan teoretik atau inovasi teoretik dalam bidang psikologi atau perilaku manusia. Karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah psikologi Inquiry secara khusus juga mengarahkan pada pengembangan Psikologi Indonesia dengan mendasarkan pada tema-tema keragaman sebagai dasar ke-Indonesiaan dan mengusung kearifan lokal yang berkembang dalam bidang Industri dan Organisasi, Sosial, Pendidikan, Klinis, Perkembangan, Konseling, Kesehatan dan lain-lain. Jurnal Ilmiah Psikologi Inquiry diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu bulan Juli dan Desember. Saat ini Inquiry telah terindeks pada Google Scholar dan Onesearch.id.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2016)" : 5 Documents clear
KESELAMATAN DALAM BERKENDARA: KAJIAN TERKAIT DENGAN USIA DAN JENIS KELAMIN PADA PENGENDARA Handrix Chris Haryanto
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.322 KB)

Abstract

Abstrak: Jumlah kendaraan bermotor setiap tahunnya mengalami peningkatan. Peningkatan jumlah kendaraan ini ternyata juga didapati jumlah kecelakaan yang cukup tinggi di jalan raya. Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab kecelakaan di jalan diantaranya adalah perilaku berkendara yang tidak memperhatikan keselamatan. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menelaah bagaimana factor usia dan jenis kelamin dapat mempengaruhi perilaku keselamatan dalam berkendara. Pembahasan dalam artikel ini akan diawali dengan gambaran keselamatan berkendara yang erat kaitannya dengan munculnya kecelakaan di jalanan serta gambaran bagaimana faktor usia dan jenis kelamin terkait dengan keselamatan dalam berkendara.Kata kunci: Keselamatan berkendara, kecelakaan dalam berkendara, usia, jenis kelamin
KAJIAN RESISTANCE TO CHANGE DAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT (Studi Empiris Pada Karyawan Perusahaan Swasta di Bandung) Ayu Dwi Nindyati
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.597 KB)

Abstract

Abstrak: Topik penelitian ini adalah resitance to change yang telah diketahui sebagai salah satu konsekuensi adanya perubahan yang terjadi di organisasi dalam bentuk yang negatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pengaruh perceived organizaational support terhadap resistance to change yang dialami karyawan. Kerangka berpikir peneliti adalah karyawan yang mendapatkan dukungan perusahaan dengan cukup maka memiliki resistance to change yang rendah. Penelitian ini dilakukan pada 70 karyawan perusahaan swasta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan yang merasakan perceived organizaational support lebih akan memiliki resistance to change yang lebih rendah. Hal ini berarti perceived organizational support sebagai aspek eksternal juga berperan pada resistance to change yang dimiliki karyawan.Kata kunci: Resistance to change, Perceived organizational support, private company
DINAMIKA RASA MALU PADA REMAJA PUBERTAS Desak Made Sumartani
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.435 KB)

Abstract

Abstrak: Perubahan fisik, kognitif dan psikososial remaja merupakan tanda masa pubertas. Secara psikologi, perubahan terjadi untuk membentuk identitas dengan menyelesaikan persoalan seperti pemilihan nilai moral dalam hidup. Rasa malu merupakan salah satu nilai moral yang dapat berperan dalam pembentukan identitas remaja. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dinamika rasa malu remaja pubertas terkait kapan merasa malu dan tidak. Responden penelitian ini berjumlah 7 orang, terdiri dari 2 remaja laki-laki yang sudah mengalami mimpi basah dan 5 remaja perempuan yang sudah mengalami menstruasi berasal dari Mengwi dan Denpasar yang bersedia berpartisipasi dalam wawancara kelompok dan mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan remaja malu ketika ditertawakan, darah menstruasinya merembes hingga terlihat pada rok sekolahnya saat menstruasi, melakukan kesalahan, menyebutkan nama idola dan dihukum serta kurang percaya diri ketika bertemu dengan orang baru. Semua kondisi tersebut membuat remaja merasa malu apabila melibatkan kehadiran orang lain. Tanpa kehadiran orang lain, kondisi seperti kegagalan yang dialami tidak memunculkan rasa malu. Kehadiran orang lain merupakan penyebab perbedaan maupun perasaan berbeda dari orang lain sehingga individu merasa malu. Selain itu, responden tidak merasa malu ketika bersama dengan teman-teman dekat, mampu beradaptasi dengan orang baru, berprestasi dan dipuji serta memiliki kegiatan positif seperti ekstrakulikuler. Individu memunculkan beberapa respon ketika merasa malu yaitu cuek, menghindari situasi yang menyebabkan malu dan bangkit, serta melawan orang yang menyebabkan malu. Ada yang diam sementara sebelum kembali berinteraksi dengan teman, mencari dukungan, tetap percaya diri, dan tertawa. Namun, ada juga yang gugup, grogi, muka merah, salah tingkah, ngambek, menunjukkan kekecewaan dan terpaksa jujur kepada teman, serta sedikit menangis.Kata Kunci: malu, pubertas, situasi
MENGAPA REMAJA BUGIS MAKASSAR BERSYUKUR?: PENDEKATAN INDIGENOUS PSYCHOLOGY Nurul Fitroh
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.552 KB)

Abstract

Abstrak: Remaja memiliki masalah psikologis tersendiri yang begitu berbeda dengan tahapan perkembangan lainnya. Masa remaja cenderung berada dalam ketidakstabilan serta dipenuhi berbagai masalah, namun kemampuan bersyukur dapat menjadi hal pendukung bagi remaja untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui frekuensi syukur remaja Bugis Makassar, 2) untuk mengetahui hal yang membuat remaja Bugis Makassar bersyukur, 3) untuk mengetahui ekspresi syukur remaja Bugis-Makassar. Jumlah partisipan dalam penelitian ini berjumlah 312 siswa (laki-laki=100, perempuan= 212), seluruhnya adalah siswa Sekolah Menengah Atas di Sulawesi Selatan dengan melengkapi sebuah kuisioner pertanyaan terbuka. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan pendekatan psikologi indigenous, menganalisis open-ended response, melalui kategorisasi open-coded, axial-coded, dan selanjutnya cross-tabulated. Hasil penelitian pun menunjukkan beberapa hal. Pertama, pada frekuensi bersyukur yang dialami remaja terdapat 46% yang sering bersyukur, 28% selalu bersyukur, kadang-kadang bersyukur 23% dan pernah bersyukur sebanyak 3%. Kedua, Para remaja bersyukur pada hal-hal yang berhubungan dengan pencapaian individu dibandingkan kelompok. Remaja akan sangat bersyukur dalam hal memiliki keluarga yang lengkap dan bahagia. Ketiga, Bentuk ekspresi bersyukur pada remaja cenderung hanya dalam bentuk mengucapkan secara lisan kalimat syukur kepada Tuhan.Kata kunci: syukur, remaja, psikologi indigenous, Bugis, Makassar
GAMBARAN KARAKTER DAN ASPIRASI TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR (UNM) Eva Meizara Puspita Dewi
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.799 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakter mahasiswa psikologi dan mengekplorasi aspirasi mahasiswa dalam pengembangan pendidikan karakter di lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 118 Mahasiswa Psikologi. Metode pengumpulan data menggunakan angket terbuka dan diperdalam dengan Focus Group Discussion (FGD) pada beberapa mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran karakter mahasiswa psikologi: Secara kuantitatif, mahasiswa mampu menyebutkan karakter positif (76) lebih banyak dibandingkan dengan karakter negative (66). Karakter yang khas pada Mahasiswa fakultas psikologi adalah sikap kekeluargaan yang cukup kuat. Beberapa mahasiswa merasa bahwa proses perkuliahan mahasiswa dapat menumbuh kepercayaan diri, melatih komunikasi dan berpikir analisis dan kritis. Disamping itu, kegiatan kemahasiswaan juga mampu memberikan kontribusi dalam pembelajaran berorganisasi, interaksi sosial dan kepemimpinan. Aspirasi mahasiswa tentang pendidikan karakter kurang berkembang secara optimal karena merasa bahwa pengembangan karakter yang dilakukan di kampus juga sangat minim.Kata Kunci: Aspirasi,Pendidikan karakter

Page 1 of 1 | Total Record : 5