cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25983946     EISSN : 26142481     DOI : https://doi.org/10.35906/resona
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2019)" : 5 Documents clear
Pelatihan Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Media Sosial Untuk Promosi Sekolah Di Lingkungan Yayasan Al-Qomariyah Kabupaten Garut Deni Hadiansah; Desty Rara Pringgiandi; Fajar Setyaning Dwi Putra
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.262 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v3i1.311

Abstract

Sampai Januari 2019 pengguna media sosial di Indonesia mencapai 150 juta atau sebesar 56% dari total populasi. Angka penetrasi tersebut, menandakan luasnya penggunaan media sosial di tengah masyarakat. Media sosial terbukti ampuh mendukung promosi sekolah, hanya saja beberapa tenaga pendidik belum dapat efektif menggunakan media sosial, khususnya keterampilan penggunaan bahasa. Oleh karena itu, perlu dilaksanakan pelatihan penggunaan bahasa Indonesia untuk media promosi sekolah di lingkungan Yayasan Al-Qomariyah Kabupaten Garut. Kegiatan pelatihan ini menngunakan pendekatan persuasif edukatif melalui metode ceramah, diskusi, dan praktek. Hasil dari pelatihan dapat disimpulkan bahwa secara umum seluruh peserta memberikan respon positif, memiliki kompetensi penguasaan materi yang baik, interaktif, dan terlihat menyenangkan. Kendala yang ditemukan beberapa peserta tidak memiliki gawai yang standar dan ketersediaan jaringan internet yang kuat. Demikian perlu dilaksanakan kegiatan pelatihan secara berkala dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Hasil Peternakan Dan Perikanan sebagai Upaya Dalam Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Di Desa Pombakka Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara Andi Rizkiyah Hasbi; Harmita Sari
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.898 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v3i1.312

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah membantu menyelesaikan permasalahan yang ada pada mitra yaitu masayarakat serta Ibu Ibu PKK Desa Pombakka Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara, dalam kaitannya dengan beberapa keterampilan usaha serta kemampuan mengolah hasil-hasil perikanan dan peternakan dengan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Pombakka Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara. Permasalahan yang dialami oleh masayarakat serta ibu-ibu PKK adalah rendahnya pengetahuan dan minimnya kegiatan Pelatihan dan pengembangan usaha di Desa Pombakka Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara, serta masih rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah memberikan kegiatan pelatihan yang berfokus pada pemanfaatan potensi local menjadi produk yang bernilai lebih (ekonomis) seperti pelatihan pembuatan nugget aikan, nugget ayam, bakso ikan, bakso ayam serta pelatiahan pengemasan dan labeling untuk produk produk yang telah dibuat sebagai kegiatan tambahan bagi kelompok masyarakat khsususnya ibu-ibu PKK Desa Pombakka Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara.. Kegiatan ini disambut dan diterima dengan baik oleh masyarakat secara umum terutama Ibu-Ibu PKK dengan bukti dukungan dan partisipasi dari segenap masyarakat Desa Pombakka Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara.
Pelatihan Usaha Puding Gembira Kelompok Pkk Di Desa Polejiwa Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara Samsinar Samsinar; Puspa Sari
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.243 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v3i1.314

Abstract

Pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) merupakan unit yang bergerak dalam bidang kesejahteraan keluarga. Program pelatihan masyarakat ini bertujuan untuk memberdayaan kelompok PKK guna meningkatkan ekonomi keluarga dengan pelatihan pembuatan Puding Gembira. Pelatiahn ini diikutisecara aktif oleh anhhota kelompok PKK di limgkungan Dea Polejiwa, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara. Progam ini menghasilkan produk dan juga cara pemasaran produk yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi keluarga.
Lembaga Pemerhati, Pemberdayaan Masyarakat (Lppm) Fayadh Menjawab Tantangan Dunia Usaha Dan Industri (Dudi) Di Kota Palopo Seriyanti Seriyanti
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.81 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v3i1.315

Abstract

Maraknya usaha-uasaha yang dilakukan sebagaian masyarakat kota palopo dibidang fashion melalui sosial media perlahan menggerus usaha-usaha  mandiri masyarakat pada umumnya di kota palopo khususnya, bagaimana tidak sebagian besar masyarakat kota palopo telah melirik usaha bisnis secara On-Line alhasil Dunia Usaha dan Industri kekurangan tenaga-tenaga ahli yang memiliki keterampilan khusus seperti menjahit. Karena masyarakat lebih memilih berbisnis secara On-Line yang menjanjikan. Dengan demikian masyarakat yang berkualifikasi pendidikan rendah dan tidak memiliki skill lambat laun akan menambah jumlah pengangguran dikota Palopo. Oleh karena itu DU-DI memberikan peluang bagi Lembaga Kursus dan Pelatihan untuk dapat menyerap sebanyak-banyaknya tenaga-tenaga kerja yang terampil yang siap diserap oleh Du-DI. Menanggapi permasalahan ini LPKS-LPPM Fayadh hadir mejawab tantangan DU-DI sekaligus membantu pemerintah dalam mengatasi jumlah pengangguran di Kota Palopo. Hasil dari pelatihan dapat disimpulkan bahwa secara umum seluruh peserta memberikan respon positif, memiliki kompetensi melalui skill yang didapatkan serta siap menjadi wirausaha mandiri. Kendala yang ditemukan beberapa peserta tidak dapat mengikuti program secara penuh dikarenakan waktu dan kesempatan yang diberikan tidak dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya sehingga merugikan dirinya sendiri. Demikian perlu dilaksanakan kegiatan pelatihan secara berkala dan berkelanjutan.
PKM Kelompok Home Industri “Bagea” di Kelurahan Dangerakko Kecamatan Wara Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan Yuli Setiawati; Suhandra Makkasau
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.054 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v3i1.317

Abstract

Masalah kemiskinan di Indonesia ditandai oleh rendahnya mutu kehidupan masyarakat yang ditunjukan oleh masih rendahnya indeks pembangunan masyarakat. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi semakin meningkatnya masyarakat miskin maka, salah satu upaya pemerintah melalui penerapan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah membuka peluang seluas-luasnya membantu masyarakat dengan bekerjasama dengan perguruan tinggi yang memiliki sumber daya manusia yang cukup handal.Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Kelompok Home Industri bageadilaksanakan sebagai bentuk keresahan akademisi akan pemanfaatan sagu sebagai sumber makanan yang sangat kaya gizi, yang hanya sebatas untuk dikonsumsi saja. Maka dari itu dengan adanya program kemitraan masyarakat ini kiranya dapat memberdayakan masyarakat melalui rekruitmen warga masyarakat yang didominasi oleh ibu rumah tangga sebagai tenaga kerja. Olehnya itu, dibutuhkan strategi pemberdayaan Industri kecil meliputi strategi manajemen inovasi dan teknologi, pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga, dan anak remaja yang putus sekolah.Adapun target luaran darikegiatan ini adalah agar semua masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih baik melalui pengembangan sistem kelompok home industri, sehingga secara otomatis dapat menaikkan pendapatan masyarakat. Untuk merealisasikan rencana hibah ini maka metode yang dilakukan adalah mengunjungi kelompok/masyarakat yang akan dibina, membentuk binaan berupa kelompok Home Industri Bagea, melakukan pelatihan memperbaiki mutu produk, pembuatan kemasan/Brand, stimulus modal, Pelatihan Analisis Usaha dan pengembangan usaha..

Page 1 of 1 | Total Record : 5