cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
ISSN : 20887485     EISSN : 26849313     DOI : https://doi.org/10.35906/equili
Core Subject : Economy,
Jurnal Equlibrium merupakan jurnal ilmiah terbit enam bulan sekali yang memuat hasil-hasil penelitian baik teoritis maupun terapan dari bidang ilmu ekonomi, manajemen dan akuntansi serta disiplin ilmu lainnya yang relevan dengan bidang ilmu ekonomi.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2025): September" : 17 Documents clear
ANALISIS DETERMINAN FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN SEKTOR MANUFAKTUR YANG TELAH TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Ismadayanti, Jumita; Hamzani, Umiaty; Desyana, Gita
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2544

Abstract

ABSTRAKMasalah keuangan menjadi masalah serius yang dihadapi oleh banyak perusahaan manufaktur di Indonesia, terutama di masa pascapandemi yang penuh dengan ancaman dan tantangan ekonomi. Kondisi ini mengancam kelangsungan bisnis serta stabilitas keuangan perusahaan, sehingga penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memicu terjadinya kesulitan keuangan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Determinan Financial Distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode pascapandemi 2022–2024. Kesulitan keuangan merupakan kondisi kritis yang mengancam keberlanjutan perusahaan, sehingga deteksi dini faktor pendorongnya penting bagi manajemen dan pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan purposive sampling untuk memilih 20 perusahaan manufaktur sebagai sampel, sehingga menghasilkan total 60 data observasi selama periode tiga tahun. Analisis regresi logistik digunakan untuk menguji pengaruh lima variabel: Debt to Total Asset, Komite Audit, Return on Asset (ROA), Current Ratio, dan Ukuran Perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak satu pun dari variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap kesulitan keuangan dalam sampel. Temuan ini menunjukkan bahwa rasio keuangan tradisional dan indikator tata kelola mungkin tidak cukup menjelaskan kesulitan keuangan di sektor manufaktur selama periode yang diamati, mungkin karena dinamika bisnis pascapandemi yang unik atau faktor eksternal yang tidak tertangkap dalam model.ABSTRACTFinancial distress is a serious issue facing many manufacturing companies in Indonesia, especially in the post-pandemic era, which is fraught with economic threats and challenges. This situation threatens business continuity and financial stability, making it crucial to identify the factors that trigger financial distress early. This study aims to analyze the determinants of financial distress in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the post-pandemic period of 2022–2024. Financial distress is a critical condition that threatens company sustainability, so early detection of its drivers is crucial for management and stakeholders. This study employed a quantitative approach, using purposive sampling to select 20 manufacturing companies as samples, resulting in a total of 60 observations over a three-year period. Logistic regression analysis was used to test the influence of five variables: Debt to Total Assets, Audit Committee, Return on Assets (ROA), Current Ratio, and Company Size. The results showed that none of these variables had a significant effect on financial distress in the sample. These findings suggest that traditional financial ratios and governance indicators may not adequately explain financial distress in the manufacturing sector during the observed period, perhaps due to unique post-pandemic business dynamics or external factors not captured in the model
KOMPETENSI DIGITAL, PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI, KOMUNIKASI INTERNAL SEBAGAI ANTESEDEN PERILAKU KERJA INOVATIF TENAGA ADMINISTRASI PERGURUAN TINGGI X Sriulina, Francisca Rehmenda; Anatan, Lina
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2519

Abstract

ABSTRAKPerkembangan pesat era digital menuntut organisasi, termasuk perguruan tinggi, untuk memiliki perilaku kerja inovatif guna mempertahankan daya saing. Perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan lulusan unggul dan mendorong transformasi sumber daya manusia internal agar adaptif terhadap kemajuan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi digital, persepsi dukungan organisasi, dan komunikasi internal terhadap perilaku kerja inovatif tenaga administrasi pada Perguruan Tinggi X. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 138 tenaga administrasi dari Perguruan Tinggi X yang dipilih melalui metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner daring dan dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4.1.1.2. Analisis dilaksanakan dalam dua tahap evaluasi utama, yaitu uji model pengukuran (outer model) dan uji model struktural (inner model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital dan komunikasi internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif. Namun, persepsi dukungan organisasi tidak terbukti berpengaruh signifikan. ABSTRACTThe rapid development of the digital era requiresorganizations, including universities, to have innovative work behaviors to maintain competitiveness. Universities are expected to be able to produce superior graduates and encourage the transformation of internal human resources to be adaptive to technological advances. This study aims to analyze the influence of digital competence, perceptions of organizational support, and internal communication on the innovative work behavior of administrative staff at X University. This quantitative research involved 138 administrative staff from College X who were selected through a simple random sampling method. Data were collected using an online questionnaire and analyzed with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) through SmartPLS 4.1.1.2 software. The analysis was carried out in two main evaluation stages, namely the measurement model test (outer model) and the structural model test (inner model). The results showed that digital competence and internal communication have a positive and significant effect on innovative work behavior. However, perceived organizational support was not shown to have a significant effect.
PERANCANGAN KONSEP MODEL SISTEM INFORMASI PENJUALAN TERINTEGRASI MARKETPLACE BAGI UMKM DI KAWASAN PEDESAAN Tuerah, Raykes Hinrich; Nugraha, Joseph; Ginting, Wenny; Rumambi, Hedy D; Pangemanan, Shane
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2538

Abstract

ABSTRAKUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun masih menghadapi kendala serius dalam pencatatan penjualan, pengelolaan laporan keuangan, serta keterbatasan promosi dan pemasaran. Pencatatan yang tidak sesuai berdampak pada kesulitan pemilik usaha dalam memahami kondisi keuangan, kesalahan dalam pengambilan keputusan, kendala memperoleh akses permodalan, hingga potensi kesalahan perhitungan pajak. Hal ini dapat menurunkan kepercayaan mitra bisnis dan membuat usaha lebih rentan terhadap kerugian bahkan kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi penjualan yang terintegrasi dengan marketplace sebagai solusi digitalisasi bagi UMKM, khususnya di wilayah pedesaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan model pengembangan perangkat lunak Waterfall. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis untuk merancang model sistem menggunakan DFD, ERD, dan use case diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu membantu UMKM dalam melakukan transaksi penjualan online, menghasilkan laporan keuangan secara otomatis, serta memperluas jangkauan pasar. Dengan rancangan sistem yang sederhana dan mudah digunakan, penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, akurasi pencatatan keuangan, dan daya saing UMKM di era digital.ABSTRACTMicro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in the national economy, yet they continue to face serious challenges in sales recording, financial reporting, as well as promotion and marketing. Inaccurate or improper financial records lead to difficulties in understanding the actual financial condition, errors in decision-making, obstacles in obtaining access to capital, and potential mistakes in tax calculation. These issues reduce business credibility, weaken trust from partners, and make MSMEs more vulnerable to losses and even bankruptcy. This study aims to design a sales information system integrated with a marketplace as a digital solution for MSMEs, particularly in rural areas. The research employs a descriptive qualitative approach with the Waterfall software development model. Data were collected through interviews, observations, and literature studies, then analyzed to design the system model using DFD, ERD, and use case diagrams. The results show that the proposed system can help MSMEs conduct online sales transactions, automatically generate financial reports, and expand their market reach. With a simple and user-friendly design, this system is expected to improve operational efficiency, enhance the accuracy of financial recording, and strengthen MSMEs’ competitiveness in the digital era.
PENGARUH ONLINE REVIEWS, DESTINATION IMAGE, PERCEIVED VALUE, SATISFACTION TERHADAP BEHAVIORAL INTENTION PADA WISATAWAN DOMESTIK DI INDONESIA Alfarizi, Muhammad Musa; Kurniawati, Kurniawati
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2353

Abstract

ABSTRAKIndonesia memiliki potensi pertumbuhan pariwisata yang besar. Namun pasca pandemi Covid-19 para wisatawan mengubah niat mereka untuk kembali berpergian dan mengunjungi destinasi pariwisata domestik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor apa saja yang dapat meningkatkan behavioral intention wisatawan yang berkunjung kesalahan satu destinasi pariwisata domestik.  Metode bersifat kuantitatif dengan beberapa tahapan uji seperti uji validitas, reliabilitas, uji goodness of fit dan uji hipotesis melalui structural equation model. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan langsung oleh peneliti melalui kuesioner yang disebarkan secara online melalui google formulir dan ditemukan sebanyak 207 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa online reviews, destination image dan satisfaction berpengaruh terhadap behavioral intention sedangkan perceived value berpengaruh terhadap satisfaction. ABSTRACTIndonesia has great potential for tourism growth. However, after the Covid-19 pandemic, tourists changed their intention to return to travel and visit domestic tourism destinations. This study aims to explore what factors can increase the behavioral intention of tourists who visit one domestic tourism destination.  The method is quantitative with several test stages such as validity, reliability, goodness of fit test and hypothesis testing through structural equation modeling. This study uses primary data collected directly by researchers through questionnaires distributed online via google forms and found as many as 207 respondents. The results showed that online reviews, destination image and satisfaction affect behavioral intention while perceived value affects satisfaction.
PENGARUH CSR TERHADAP REPUTASI PERUSAHAAN: PERAN MEMODERASI KINERJA KEUANGAN DAN GREEN TECHNOLOGY INNOVATION Putri, Nanda Oetari Triana; Hayat, Atma
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2546

Abstract

ABSTRAKIndustri batubara Indonesia berada di bawah tekanan yang semakin besar dari publik, investor, dan regulator untuk meningkatkan praktik keberlanjutan karena kontribusinya terhadap degradasi lingkungan dan emisi karbon. Corporate Social Responsibility (CSR) diposisikan sebagai strategi bisnis yang krusial dalam menjaga legitimasi dan reputasi perusahaan sesuai dengan tuntutan environmental, social, and governance (ESG). Efektivitas CSR dalam membangun reputasi perusahaan masih menimbulkan perdebatan, khususnya pada kondisi ketika kinerja keuangan mengalami ketidakstabilan dan penerapan Green Technology Innovation (GTI) belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh CSR terhadap reputasi perusahaan, dengan mempertimbangkan peran moderasi kinerja keuangan dan Green Technology Innovation (GTI). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Populasi penelitian mencakup 74 perusahaan sektor energi, dengan sampel sebanyak 14 perusahaan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022 2023 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel CSR diukur berdasarkan indikator Global Reporting Initiative (GRI), reputasi perusahaan berdasarkan indeks media dan persepsi publik, kinerja keuangan melalui Return on Assets (ROA), dan GTI diukur dari proporsi pengungkapan teknologi hijau dalam laporan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR berpengaruh positif dan signifikan terhadap reputasi perusahaan. Kinerja keuangan memperkuat hubungan tersebut secara signifikan, sedangkan GTI berperan sebagai pemoderasi negatif.ABSTRACTThe Indonesian coal industry faces increasing pressure from the public, investors, and regulators to enhance sustainability practices due to its contribution to environmental degradation and carbon emissions. Corporate Social Responsibility (CSR) is positioned as a crucial business strategy to maintain corporate legitimacy and reputation in line with environmental, social, and governance (ESG) demands. The effectiveness of CSR in building corporate reputation remains debated, particularly when financial performance is unstable and the implementation of Green Technology Innovation (GTI) is not yet optimal. This study aims to analyze the effect of CSR on corporate reputation by considering the moderating roles of financial performance and GTI. A quantitative approach with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) was employed. The research population consisted of 74 energy companies, with a sample of 14 coal companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2022–2023 period, selected through purposive sampling. CSR was measured using the Global Reporting Initiative (GRI) indicators, corporate reputation was assessed through media indexes and public perception, financial performance was proxied by Return on Assets (ROA), and GTI was measured by the proportion of green technology disclosures in company reports. The findings indicate that CSR has a positive and significant effect on corporate reputation. Financial performance significantly strengthens this relationship, while GTI acts as a negative moderator
PENGARUH PENGALAMAN BISNIS DAN SOSIAL TERHADAP PERILAKU FINTECH DIMEDIASI OLEH LITERASI KEUANGAN PADA UMKM KULINER DI JAKARTA BARAT Novianti, Nabila Putri; Dirdia, Ringke; Leon, Farah Margaretha
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2527

Abstract

ABSTRAKUMKM merupakan topik mencarik pasca COVID-19 karena memiliki dampak luar biasa. Tingkat UMKM meningkat sebesar 1,52% pada tahun 2023. Hal ini menarik untuk di teliti dengan selanjutnya adanya penambahan variabel baru yaitu pengaruh sosial sebagai variabel independen merupakan bagian kebaruan dari penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adopsi perilaku keuangan digital memiliki peran dalam mempengaruhi adopsi perilaku keuangan digital dengan literasi keuangan digital sebagai mediasi pada UMKM kuliner di Jakarta Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kuantitatif dengan pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh sampel sebesar 223 responden. Penelitian ini menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan dari program Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian ini menemukan bahwa pengalaman bisnis, perilaku sosial, literasi keuangan digital, perilaku keuangan digital berpengaruh positif terhadap adopsi perilaku keuangan digital. Namun pengetahuan keuangan digital, sikap keuangan digital tidak berpengaruh dalam memediasi hubungan niat berperilaku adopsi perilaku fintech. Implikasi untuk UMKM adalah untuk dapat meningkatkan adopsi perilaku keuangan digital maka perlu adanya dukungan teknis dalam pembayaran dan diperlukan inovasi baru agar UMKM tidak merasa kesulitan dalam menggunakan keuangan digital. Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan pelatihan dalam penggunaan keuangan digital dan pengaruh sosial yang dapat mempengaruhi orang sekitar dalam menggunakan keuangan digital.ABSTRACTMSMEs have been a popular topic in the post-COVID-19 search due to their significant impact. The MSME sector increased by 1.52% in 2023. This is interesting to further examine with the addition of a new variable, social influence, as an independent variable, which represents a novelty in this study. This study aims to assess the role of digital financial behavior in influencing the adoption of digital financial behavior, with digital financial literacy as a mediator in culinary MSMEs in West Jakarta. This study employed a quantitative method with a purposive sampling technique, obtaining a sample of 223 respondents. The data was analyzed using multiple linear regression with the assistance of the Ordinary Least Square (OLS) program. The findings of this research indicate that business experience, social influence, digital financial literacy, and digital financial behavior have a positive effect on the adoption of digital financial behavior. However, digital financial knowledge and digital financial attitude were not found to mediate the relationship between the intention to adopt fintech behavior. The implication for SMEs is that to increase the adoption of digital financial behavior, technical support for payments and new innovations are needed so that SMEs do not find it difficult to use digital finance. The government is expected to enhance training in the use of digital finance and leverage social influence to encourage its adoption among the community.
ANALISIS FAKTOR INTERNAL TERHADAP SUSTAINABILITY PADA UMKM: PERAN MEDIASI FINANCIAL PERFORMANCE Sugiarto, Sabrina Aliyarima Putri; Inayati, Nur Isna; Pratama, Bima Cinintya; Santoso, Selamet Eko Budi
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2539

Abstract

A B S T R A KMasalah utama UMKM adalah digitalisasi dan keberlanjutan usaha. Kementerian Koperasi dan UKM mencatat bahwa dari sekitar 64 juta UMKM di Indonesia, hanya 15–30% yang telah terdigitalisasi. Kondisi ini berdampak langsung pada pencatatan keuangan, efisiensi operasional, dan adaptasi pasar yang semuanya merupakan elemen penting dalam menjaga keberlanjutan UMKM. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh entrepreneurship, mental accounting, dan digital business strategy terhadap sustainability of MSMEs di Kabupaten Banyumas, dengan financial performance sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS, dan melibatkan 114 UMKM melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa entrepreneurship tidak berpengaruh terhadap financial performance maupun sustainability of MSMEs. Mental accounting dan digital business strategy berpengaruh positif terhadap financial performance, namun tidak langsung terhadap keberlanjutan. Financial performance terbukti berpengaruh positif terhadap sustainability of MSMEs dan memediasi pengaruh financial performance terhadap sustainability of MSMEs, tetapi tidak memediasi pengaruh entrepreneurship maupun digital business strategy.  A B S T R A C TThe main issues facing MSMEs are digitization and business sustainability. The Ministry of Cooperatives and SMEs notes that of the approximately 64 million MSMEs in Indonesia, only 15–30% have been digitized. This situation has a direct impact on financial recording, operational efficiency, and market adaptation, all of which are important elements in maintaining the sustainability of MSMEs. This study aims to analyze the influence of entrepreneurship, mental accounting, and digital business strategy on the sustainability of MSMEs in Banyumas Regency, with financial performance as a mediating variable. The method used was a quantitative approach with Structural Equation Modeling (SEM) based on SmartPLS, and involved 114 MSMEs through purposive sampling technique. The results showed that entrepreneurship has no effect on financial performance or business sustainability. Mental accounting and digital business strategy have a positive effect on financial performance, but not directly on sustainability. Financial performance proved to have a positive effect on business sustainability and mediated the effect of mental accounting on business sustainability, but did not mediate the effect of entrepreneurship or digital strategy.

Page 2 of 2 | Total Record : 17