cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
p3m@stiem.ac.id
Editorial Address
Ruang P3M STIE Muhammadiyah Palopo, Jl. Jendral Sudirman Km3 Binturu
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Akuntansi STIE Muhammadiyah Palopo
ISSN : 23391502     EISSN : 27231070     DOI : https://doi.org/10.35906/jurakun
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi merupakan jurnal ilmiah enam bulanan yang memuat hasil-hasil penelitian bidang ilmu ekonomi akuntansi serta disiplin ilmu lainnya yang relevan dengan bidang ilmu eknomi dalam arti luas.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2026)" : 12 Documents clear
DETERMINAN KEPUTUSAN BERUTANG MELALUI FINTECH LENDING Agustina, Vittya Nirmala Tri; Suryaningrum, Diah Hari
Jurnal Akuntansi Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v12i1.2536

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang diperkirakan memengaruhi keputusan individu dalam berutang melalui fintech lending, dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) serta teori prospek. Variabel yang dianalisis mencakup persepsi manfaat, persepsi risiko, kesehatan finansial, dan persepsi terhadap kemudahan penggunaan. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden terpilih. Populasi penelitian mencakup pengguna layanan fintech lending dari generasi milenial, yakni individu yang lahir antara tahun 1981 hingga 1996, dengan total sebanyak 41.044.778 orang. Dari populasi tersebut, sebanyak 152 responden dipilih sebagai sampel menggunakan metode stratified random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode SEM-PLS melalui bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat, kesehatan finansial, dan persepsi kemudahan penggunaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berutang melalui fintech lending. Sementara itu, persepsi risiko menunjukkan pengaruh negatif yang juga signifikan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi penyedia layanan fintech lending dalam memahami perilaku pengguna, serta kontribusi akademik berupa pemodelan teoritis yang menggabungkan TAM dan teori prospek dalam konteks keuangan digital. Kata Kunci: fintech, technology acceptance model, lendingABSTRACTThis study aims to examine the factors that influence individuals' borrowing decisions through fintech lending platforms by integrating the Technology Acceptance Model (TAM) and Prospect Theory. The variables tested include perceived usefulness, perceived risk, financial health, and perceived ease of use. A quantitative approach was applied, utilizing primary data collected through questionnaires distributed to selected respondents. The target population comprised millennial users of fintech lending services—individuals born between 1981 and 1996—totaling approximately 41,044,778 people. From this population, 152 respondents were selected using stratified random sampling. Data were analyzed using the SEM-PLS method with the assistance of SmartPLS version 4.0 software. The results indicate that perceived usefulness, financial health, and perceived ease of use have a positive and significant impact on borrowing decisions via fintech lending. Conversely, perceived risk has a negative and significant influence. This study contributes practically by offering insights for fintech providers to better understand user behavior, and academically by expanding the application of TAM and Prospect Theory within the context of digital financial decision-making. Keywords: fintech, technology acceptance model, lending
PENGARUH KUALITAS SDM, PEMANFAATAN TI, DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP PENGELOLAAN DANA DESA DENGAN MODERASI KECERDASAN SPIRITUAL Timoriawan, Shanella Oktabilla; Munari, Munari
Jurnal Akuntansi Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v12i1.2430

Abstract

ABSTRAKDi Indonesia, korupsi kemungkinan besar memengaruhi sektor pemerintahan desa, yang menunjukkan bahwasannya ada masalah signifikan dengan cara pengelolaan pendapatan desa. Ketidakmampuan dan kurangnya kesiapan otoritas desa untuk menangani jumlah uang yang relatif besar ialah satu diantara faktor utama. Sampel 102 pejabat dari 14 desa di Kabupaten Pandaan dipakai pada penyelidikan kuantitatif ini. Kuesioner menggunakan skala diferensial semantik 1–7 dipakai untuk mengumpulkan data. Dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4.0, metode analisis yang dipakai ialah Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Temuan penelitian menunjukkan bahwasannya tidak setiap variabel independen secara langsung memengaruhi manajemen keuangan. Tidak ada dampak yang terlihat dari kualitas sumber daya manusia. Sebaliknya, sistem pengendalian internal serta pemanfaatan teknologi informasi sama-sama menyajikan kontribusi yang bermanfaat, dengan sistem pengendalian internal sebagai komponen yang paling penting. Telah dibuktikan bahwasannya kecerdasan spiritual memperkuat pengaruh manajemen keuangan dengan memoderasi hubungan antara manajemen keuangan dan kualitas sumber daya manusia. Namun, pada kenyataannya, variabel ini mengurangi dampak pengendalian internal dan teknologi informasi. Berlandaskan hasil ini, elemen teknis dan struktural mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap kinerja manajerial daripada nilai-nilai individual.Kata kunci: Kecerdasan Spiritual, Kualitas SDM, Pemanfaatan TI, Pengelolaan Dana Desa, Sistem Pengendalian InternalABSTRACTThe village government sector represents the most corruption-prone area in Indonesia, reflecting persistent and serious challenges in the management of village funds. A primary contributing factor is the limited capacity and lack of preparedness among village officials in administering relatively large financial resources. This study adopts a quantitative approach, involving a sample of 102 village officials across 14 villages within the Pandaan District. Questionnaires with a semantic differential scale from 1 to 7 were used to gather data. With the aid of SmartPLS version 4.0 software, the analysis was carried out using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results show that not every independent variable directly affects financial management. The impact of human resource quality is not statistically significant. On the other hand, the use of internal control systems and information technology both show beneficial effects, with internal control being the most important component. Furthermore, spiritual intelligence is found to moderate the relationship between human resource quality and financial management by strengthening its effect. However, it attenuates the influence of information technology utilization and internal control systems. These results suggest that the effectiveness of financial management is more reliant on technical and structural aspects rather than solely on personal value-based dimensions.Keywords: Human Resource Quality, Internal Control System, Spiritual Intelligence, Utilization of Information Technology, Village Fund Management.

Page 2 of 2 | Total Record : 12