cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Berkala Arkeologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
We are a journal on archaeology published by Balai Arkeologi Yogyakarta every May and November each year. This journal seek to promote and shares research results and ideas on archaeology to the public. We covers original research results, ideas, theories, or other scientific works from the discipline of Archaeology mainly in the Indonesian Archipelago and Southeast Asia. Interest from other disciplines (such as history, anthropology, architecture, geology, etc.) must be related to archaeological subject to be covered in this journal. Our first edition was published on March 1980.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 17 No 2 (1997)" : 7 Documents clear
Cover Volume 17 No. 2 November 1997 Berkala Arkeologi
Berkala Arkeologi Vol 17 No 2 (1997)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.425 KB)

Abstract

Frontmatter Volume 17 No. 2 November 1997 Berkala Arkeologi
Berkala Arkeologi Vol 17 No 2 (1997)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.873 KB)

Abstract

Leang Lemdubu: Preliminary Report On Excavation Conducted By The Joint Indonesian-Australian Project, Prehistory Or The Aru Islands Peter Veth; Matthew Spriggs; Susan O'Connor; Mohammad Husni; Widya Nayati
Berkala Arkeologi Vol 17 No 2 (1997)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.154 KB) | DOI: 10.30883/jba.v17i1.757

Abstract

The Aru Islands were connected to Greater Australia until approximately 8.000 years ago, when they were separated by rising sea levels. While now forming part of the Indonesian province of Maluku. for a long time they comprised an elevated land mass on the edge of the Sahul continent. The presence on Aru of numerous marsupials and the cassowary attest to this shared history. Indeed the biogeographical significance of the Aru Islands has long been highlighted by naturalists such as Wallace. While the waters to the east of the Aru Islands are relatively shallow reflecting the previous land bridge with Irian and Northwest Australia the continental shelf to the west slopes steeply with the 100 m isobath located as little as 10 km away. Due to their optimal position, the Aru Islands have the potential to register a multitude of maritime colonising events through time.
Bentuk Pemanfaatan Lahan Gua Macan Suatu Kajian Pemukiman Skala Mikro Indah Asikin Nurani
Berkala Arkeologi Vol 17 No 2 (1997)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1613.924 KB) | DOI: 10.30883/jba.v17i1.758

Abstract

Dalam tulisan ini akan diterapkan kajian pemukiman tingkat skala mikro pada kondisi dan permasalahan pada Gua Macan yaitu salah satu gua pada himpunan gua di daerah Jember. Diharapkan tulisan ini dapat menjelaskan mengenai bagaimana pemukiman skala mikro yang terjadi pada Gua Macan dan tata ruang yang diterapkan dalam lahan gua yang tersedia guna mendukung aktivitas penghuninya.
Artefak Terakota Berbentuk Unik Dari Situs Gunungwingko: Tinjauan Atas Bentuk Dan Fungsi Goenadi Nitihaminoto
Berkala Arkeologi Vol 17 No 2 (1997)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.206 KB) | DOI: 10.30883/jba.v17i1.759

Abstract

Artefak terakota berbentuk unik dari Situs Gunungwingko terdiri atas beberapa bentuk yang tidak dapat dinamakan dengan mudah. Untuk penamaannya digunakan identifikasi terhadap bentuk yang dimiliki dan penamaan lain diambil dari bentuk yang serupa dengan fauna atau bentuk geomerris tenentu. Untuk mengetahui fungsi artefak itu diadakan perbandingan secara kontekstual baik dengan temuan jenis lain dalam satu situs, maupun dengan temuan seienis di situs-situs lain baik di Indonesia maupun di luar Indonesia.
Karimunjawa Dan Sisa Benda Budaya Masyarakat Pulau-Pulau Di Perairan Utara Jawa Lucas Partanda Koestoro
Berkala Arkeologi Vol 17 No 2 (1997)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1350.433 KB) | DOI: 10.30883/jba.v17i1.760

Abstract

Sisa benda budaya di Kepulauan Karimunjawa umumnya berada di sekitar pemukiman, dan sebagian besar daripadanya berupa kuburan yang kebanyakan dianggap sebagai tempat yang dikeramatkan sehingga sering diziarahi. Sejak dahulu di wilayah ini telah terjalin kontak antara penduduk setempat dengan masyarakat lain. Interaksi yang berlangsung tidak sebatas dalam kaitannya dengan pelayaran dan perdagangan saja, melainkan ada pula yang ditimbulkan oleh terjadinya perbenturan politik dan kekuasaan. sebagaimana diutarakan dalam beberapa sumber. Sumber Cina misalnya, menyebutkan bahwa pada tahun 1293 utusan Khubilai Khan, yakni Shihpi dan Kan Shing, selepasnya dari Pulau Belitung bertolak ke Jawa. Di Karimunjawa mereka sandar menunggu kesempatan untuk memasuki Tuban sebelwn memudiki Sungai Kali Mas lewat Sedayu.
Inskripsi Berhuruf Arab Di Kompleks Makam Troloyo (Kajian Terhadap Gaya Penulisan, Arti dan Maksud Inskripsi, serta Kronologinya) Muhammad Chawari
Berkala Arkeologi Vol 17 No 2 (1997)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1045.492 KB) | DOI: 10.30883/jba.v17i1.761

Abstract

Dari Kompleks Makam Troloyo dapat diketahui berbagai aspek kepurbakalaan yang berhubungan dengan gejala perkembangan Islam khususnya di Jawa Timur. Lebih khusus lagi berkaitan erat dengan keberadaan Kerajaan Majapahit. Dari berbagai macam penelitian yang pernah dilakukan. baik oleb peneliti asing maupun peneliti pribumi terhadap data kronologi. data keletakan kompleks makam, data ragam hias, data inskripsi. dapat diketahui tentang nilai sejarah, nilai politik, nilai budaya, dan juga nilai agama yang melatarinya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

1997 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 42 No 2 (2022) Vol 42 No 1 (2022) Vol 41 No 2 (2021) Vol 41 No 1 (2021) Vol 17 No 2 (1997) Vol 40 No 2 (2020) Vol 40 No 1 (2020) Vol 13 No 1 (1993) Vol 39 No 2 (2019) Vol 39 No 1 (2019) Vol 38 No 2 (2018) Vol 38 No 1 (2018) Vol 37 No 2 (2017) Vol 37 No 1 (2017) Vol 36 No 2 (2016) Vol 36 No 1 (2016) Vol 35 No 2 (2015) Vol 35 No 1 (2015) Vol 34 No 2 (2014) Vol 34 No 1 (2014) Vol 33 No 2 (2013) Vol 33 No 1 (2013) Vol 32 No 2 (2012) Vol 32 No 1 (2012) Vol 31 No 2 (2011) Vol 31 No 1 (2011) Vol 30 No 2 (2010) Vol 30 No 1 (2010) Vol 29 No 2 (2009) Vol 29 No 1 (2009) Vol 28 No 2 (2008) Vol 28 No 1 (2008) Vol 27 No 2 (2007) Vol 27 No 1 (2007) Vol 26 No 2 (2006) Vol 26 No 1 (2006) Vol 25 No 1 (2005) Vol 24 No 1 (2004) Vol 23 No 2 (2003) Vol 23 No 1 (2003) Vol 22 No 1 (2002) Vol 21 No 2 (2001) Vol 21 No 1 (2001) Vol 20 No 1 (2000) Vol 19 No 2 (1999) Vol 19 No 1 (1999) Vol 18 No 2 (1998) Vol 18 No 1 (1998): Edisi Khusus Vol 17 No 1 (1997) Vol 16 No 2 (1996) Vol 16 No 1 (1996) Vol 15 No 3 (1995): Edisi Khusus Vol 15 No 2 (1995) Vol 15 No 1 (1995) Vol 14 No 2 (1994): Edisi Khusus Vol 14 No 1 (1994) Vol 13 No 3 (1993): Edisi Khusus Vol 13 No 2 (1993) Vol 12 No 1 (1991) Vol 11 No 1 (1990) Vol 10 No 2 (1989) Vol 10 No 1 (1989) Vol 9 No 2 (1988) Vol 9 No 1 (1988) Vol 8 No 2 (1987) Vol 8 No 1 (1987) Vol 7 No 2 (1986) Vol 7 No 1 (1986) Vol 6 No 2 (1985) Vol 6 No 1 (1985) Vol 5 No 2 (1984) Vol 5 No 1 (1984) Vol 4 No 2 (1983) Vol 4 No 1 (1983) Vol 3 No 1 (1982) Vol 2 No 1 (1981) Vol 1 No 1 (1980) More Issue