cover
Contact Name
Tanendri Arrizqiyani
Contact Email
p3m@stikes-bth.ac.id
Phone
+6281321180268
Journal Mail Official
jkbth@stikes-bth.ac.id
Editorial Address
Jl.Cilolohan No 36 Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : https://dx.doi.org/10.36465
Core Subject : Health,
This is the an open access journal specialized in Nursing Sciences, Health Analyst, Pharmacy and other relevant fields JKBTH was registered e-ISSN: 2621-4660 with SK no. 0005.26214660/JI.3.1./SK.ISSN/2018 and p-ISSN : 1979-004X with SK no. 0005.07/Jl.3.02/SK.ISSN/2008. JKBTH which was established in 2019 and published 2 (two) times a year in February and August, has been accredited by Directorate General of Higher Education (DGHE) Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia.
Articles 41 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 2 (2017)" : 41 Documents clear
PENURUNAN MOTILITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN AKIBAT PEMBERIAN INFUSA BUAH ADAS (Foeniculum vulgare Mill) Laili, Nur
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.425 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.282

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui penurunan motilitas spermatozoa tikus putih jantan akibat paparan infusa buah adas (Foeniculum vulgare Mill.). Dua puluh ekor tikus putih jantan galur Sprague Dawley diadaptasikan selama 7 hari, kemudian dibagi dalam 4 kelompok, yaitu kontrol negatif diberi aquadest ; 3 dosis uji yaitu dosis 1( infusa buah adas 1,01%) ; dosis 2 (2,02%) ; dosis 3 (4,05%). Pemberian sediaan uji dilakukan secara peroral selama 48 hari. Parameter yang diamati adalah motilitas spermatozoa.. Data motilitas spermatozoa (%) dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya penurunan motilitas spermatozoa akibat pemberian infusa buah adas (Foeniculum vulgare Mill.) dengan dosis yang paling baik yaitu dosis 3 (4,05%).
PENGEMBANGAN FORMULASI SEDIAAN GEL RAMBUT ANTIKETOMBE EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb.) DENGAN MENGGUNAKAN VISCOLAM SEBAGAI GELLING AGENT DAN UJI AKTIVITASNYA TERHADAP JAMUR Pityrosporum ovale Nurdianti, Lusi
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.866 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.273

Abstract

Masalah pada rambut mengakibatkan terganggunya berbagai aktivitas dan penampilan. Salah satu masalah pada rambut adalah ketombe dan kerontokan daun Pandanus amarylliflius Roxb. mengandung zat antimikroba dan dapat digunakan sebagai obat tradisinal untuk kesehatan rambut yaitu sebagai antiketombe, rambut rontok, dan penghitam rambut. Penelitian ni bertujuan untuk membuat sediaan gel rambut ekstrak daun pandan wangi yang stabil pada pH, homogenitas, daya sebar, viskositas dan organoleptik yang baik yang berkhasiat sebagai anti ketombe. Penelitian ini termasuk eksperimen dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Dilakukan ekstraksi maserasi pada daun pandan wangi. Ekstrak kental daun panddan wangi berfungsi sebagai zat anti mikroba. Dibuat empat formula dengan meenggunakan viscolam sebagai gelling agent dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda. Dilakukan evaluasi sediaan geel meliputi organletik, pH, homogenitas, uji daya sebar, viskositas, uji hedonik dan uji aktivitasnya terhadap jamur Pityrosporum ovale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat formula dapat stabil dari semua parameter uji. Hasil uji aktivitas antijamur meenuunjukkan bahwa formula tiga adalah formula terbaik dengan diameter daya hambat sebesar 17,80 mm.
ANALISIS Pb PADA SEDIAAN EYESHADOW DARI PASAR KIARACONDONG DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM FATMAWATI, FENTI
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.168 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.226

Abstract

Dalam penelitian ini telah dilakukan analisis timbal (Pb) pada sediaan kosmetik eyeshadow yangberasal dari Pasar Kiaracondong Kota Bandung dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom.Sampel diambil secara acak dari eyeshadow yang teregisterasi BPOM dan yang tidak teregistersiBPOM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kadar dari logam Timbal (Pb) padasediaan kosmetik eyeshadow yang didapatkan dari pasar Kiaracondong Bandung serta untukmenentukan keamanan pada sediaan tersebut yang beredar dengan mengacu pada ketetapan BPOM.Hasil pengujian didapatkan bahwa kadar sampel eyeshadow yang tidak teregisterasi yaitu 127.356 ;16.194 dan 6.864 bpj. Dari ketiga sampel tersebut terdapat 1 sampel yang tidak aman untuk digunakanyaitu sampel ESTR1. Kadar sampel eyeshadow yang teregisterasi yaitu 3.801; 7.605 dan 2.331 bpj danketiganya dinyatakan aman digunakan.
PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH PADA WANITA PENGGUNA KONTRASEPSI ORAL DAN PADA WANITA HAMIL TRIMESTER III Nurpalah, Rianti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.549 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.264

Abstract

Konsumsi makanan yang berlemak dan tinggi karbohidrat serta makanan cepat saji (fast food) dan juga kebiasaan hidup kurang berolahraga merupakan faktor yang dapat menimbulkan berbagai penyakit degeneratif, salah satunya adalah diabetes. Namun selain factor tersebut terdapat juga factor lain yang bisa mempengaruhi kadar glukosa di dalam darah, yaitu hormone. Pada wanita pengguna kontrasepsi dan juga wanita hamil terdapat ketidakseimbangan atau perubahan hormone dari kondisi normalnya, yang salah satu pengaruhnya bisa menyebakan kerja insulin terhambat, maka pada penelitian ini dilakukan pemeriksaan glukosa darah pada kedua kelompok wanita tersebut dengan tujuan untuk mengetahui gambaran kadar glukosa pada wanita yang kondisi hormonnya tidak normal. Penelitian ini dilakukan terhadap dua kelompok yang masing-masing kelompok sebanyak 20 orang, diperiksa kadar glukosa darahnya dengan metoda GOD PAP menggunakan alat fotometer, hasil penelitian tersebut menunjukan pada kelompok wanita hamil sebanyak 95% mempunyai kadar gula darah yang nomal dan 5% mempunyai kadar yang abnormal, sedangkan pada wanita pengguna kotrasepsi oral sebanyak 80% mempunyai kadar glukosa yang normal dan sebanyak 20% mempunyai kadar glukosa yang meningkat.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PERKEMBANGAN ANAK USIA 9-12 BULAN DENGAN KEMAMPUAN PEMBERIAN STIMULASI PADA ANAK USIA 9-12 BULAN DI PUSKESMAS CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA 2016 Setiawati, Mia
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.496 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.255

Abstract

Tumbuh kembang anak berlangsung secara teratur, saling berkaitan dan berkesinambungan. Upaya untuk mengoprimalkan pertumbuhan anak adalah dengan cara memberikan stimulasi. Pemahaman mengenai stimulasi masih rendah sehingga menimbulkan sikap yang negatif terhadap pemberian stimulasi tersebut. Oleh karena itu orang tua perlu memahami perkembangan dan pertumbuhan dan mempengaruhi motivasi untuk memajukan tumbuh kembang anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan bayi usia 9-12 bulan dengan sikap pemberian stimulasi pada bayi usia 9-12 bulan. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan metode analitik. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 9-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya yang berjumlah 80 orang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan menggunakan format kuesioner kemudian dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh pengetahuan ibu tentang pertumbuhan balita di Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmlaya sebagian besar termasuk kurang (48.8%), sikap responden terhadap stimulasi perkembangan bayi usia 9-12 bulan sebagian besar termasuk positif (53.8%). Hasil uji statistik diperoleh terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu dan sikap stimulasi pertumbuhan bayi 9-12 bulan dengan p value 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu dan sikap stimulasi pertumbuhan bayi 9-12 bulan. Oleh karena itu masyarakat khususnya ibu yang mempunyai bayi usia 9-12 bulan dapat meningkatkan pengetahuan dengan secara proaktif sehingga dapat memberikan stimulasi pada anak guna mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.
PENGARUH APLIKASI KONTRAKSI NYAMAN TERHADAP PERUBAHAN INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2017 Mulyani, Astried
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.779 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.223

Abstract

Nyeri dalam persalinan merupakan hal yang fisiologis, rasa nyeri ini disebabkan karenaadanya kontraksi dan peregangan segmen bawah rahim dan serviks. Dari studi pendahuluan di WilayahKerja Puskesmas Cibeureum dilakukan wawancara kepada 20 orang ibu yang pernah melahirkan,didapatkan 98% ibu mengalami nyeri pada saat melahirkan. Tujuan penelitian adalah untukmengetahui pengaruh aplikasi kontraksi nyaman terhadap perubahan intensitas nyeri pada persalinanKala 1 Fase Aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya Tahun 2017. Metodepenelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan jenis penelitian pra eksperimen dengan metodeOne Group Pretest-Posstest. Populasi penelitian ini adalah ibu bersalin yang berada di wilayahPuskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 23 orang,teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling yaitu sebanyak 17 orang. Hasilpenelitian mengatakan bahwa bahwa intensitas nyeri sebelum diberikan aplikasi kontraksi nyamanpada persalinan kala 1 fase aktif ada pada kategori 7 (nyeri berat terkontrol) sebanyak 9 orang(52,9%). Intensitas nyeri setelah diberikan aplikasi kontraksi nyeri pada persalinan kala 1 fase aktif adapada kategori 1 (nyeri ringan) sebanyak 12 orang (70,6%). Berdasarkan uji wilcoxon didapatkan nilaip-value sebesar 0,000 dan karena p-value 0,000 < α (0,05), maka H0 ditolak, yang berarti bahwaterdapat pengaruh intensitas nyeri persalinan kala 1 fase aktif sebelum dan sesudah diberikan aplikasikontraksi nyaman pada ibu bersalin. Kesimpulan bahwa aplikasi kontraksi berpengaruh dalammenurunkan intensitas nyeri persalinan kala 1 persalinan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA MAHASISWA PRODI DIII ANALIS KESEHATAN STIKes BTH TASIKMALAYA Liswanti, Yane
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.027 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.278

Abstract

Tenaga Kesehatan membutuhkan Alat Pelindung Diri (APD) Ketika praktik untuk mengurangi risiko tertular penyakit. Kegiatan laboratorium kesehatan mempunyai risiko berasal dari faktor fisik, kimia, ergonomik dan psikososial.Variasi, ukuran, tipe dan kelengkapan laboratorium menentukan kesehatan dan keselamatan kerja. Petugas laboratorium merupakan orang pertama yang terpajan terhadap bahan kimia yang merupakan bahan toksik korosif, mudah meledak dan terbakar serta bahan biologi. Pengunaan APD pada analis merupakan salah satu bagian dari usaha menyediakan lingkungan yang bebas dari infeksi sekaligus sebagai upaya perlindungan dari sampel pasien terhadap penularan penyakit, karena Penggunaan APD saat penanganan spesimen pun kadang-kadang terabaikan.Penelitian ini bersifat deskriftif korelasi dengan tujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap perilaku penggunaan APD. Penelitian melibatkan 181 mahasiswa prodi DIII Analis Kesehatan sebagai responden dengan menggunakan teknik quota sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang berisi tentang pengetahuan, sikap dan perilaku penggunaan APD.Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan APD (p=0,289, α=0,05). Terdapat hubungan signifikan antara sikap dengan perilaku penggunaan APD (p=0,004, α=0,05).Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan tentang APD tidak mempengaruhi perilaku penggunaan APD namun sikap dapat mempengaruhi perilaku penggunaan APD pada mahasiswa.
PENETAPAN KADAR FORMALIN PADA BUAH IMPOR DI KOTA TASIKMALAYA Aprilia, Ade
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.196 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.269

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki iklim tropis, sehingga membuat Indonesia menjadi salah satu negara penghasil buah – buahan. Namun karena populasi masyarakat Indonesia yang begitu besar mengakibatkan buah – buahan yang dihasilkan oleh para petani Indonesia tidak mencukupi, sehingga pemeritah melakukan impor buah – buahan. Untuk memperpanjang waktu simpan buah impor, biasanya produsen buah impor menggunakan pengawet, tetapi pengawet yang digunakan adalah formalin karena senyawa ini mudah larut dalam air dan bersifat antimikroba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisisadaatautidakadapenggunaanformalindalambuah impor danberapakadarnya. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kualitatif menggunakan metode Schiff dan analisis kuantitatif menggunakan metodemDinitrophenilhidrazin (DNPH). Sampel ditambahkan H3PO4 85% dan didestilasi, destilat yang diperoleh kemudian dianalisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 14 jenis sampel buah impor, 7 sampel buah impor teridentifikasi mengandung formalin yaitu sampel buah anggur, Jeruk dan Apel. Sedangkan hasil analisis kuantitatif dari 7 sampel buah impor menggunakan metode Dinitriphenilhdrazin memperoleh persamaan kurva kalibrasi y = 0,0009x + 0,0512 dan r = 0,9968, dengan kadar formalin pada sampel buah impor antara 784,22 – 68,67 ppm. Kadar tertinggi terdapat pada sampel buah impor anggur merah yaitu 784,22 ppm sedangkan kadar terrendah terdapat pada sampel buah impor jeruk 68,67 ppm. Penggunaan formalin dalam makanan melanggar Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia No.033 Tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan, karena dalam peraturan tersebut secara jelas mengatakan bahwa formalin sebagai bahan kimia yang dilarang digunakan dalam bahan tambahan pangan sebagai pengawet makanan.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL DAN KADMIUM PADA PENGOLAHAN IKAN ASIN DI KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Yuyun, Yonelian
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : STIKes BTH Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.947 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kandungan logam berat timbal (Pb) dan kadmium (Cd) pada ikan asin yang berasal dari Kabupaten Banggai Kepulauan. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, yang diambil dari Kecamatan Tinangkung, Kecamatan Liang dan Kecamata Totikum Selatan. Logam berat Pb dan Cd dianalisis menggunakan metode Spektrofotometer Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukkan kadar timbal ikan asin layang di Kecamatan Tinangkung yaitu 0,0976 ± 0,0660 mg/kg dan kadar kadmium yaitu 0,0064 mg/kg. Kadar timbal dan kadmium ikan asin lencam di Kecamatan Liang yaitu 0,2459 ± 0,0206 mg/kg dan 0,0255 mg/kg, kadar timbal dan kadmium ikan asin cakalang di Kecamatan Totikum Selatan yaitu 0,2100 ± 0,0148 mg/kg dan 0,0254 mg/kg. Kadar timbal dan kadmium garam di Kecamatan Liang yaitu 0,3250 ± 0,0071 mg/kg dan 0,1075 ± 0,0071 mg/kg. Kadar timbal dan kadmium di Kecamatan Totikum Selatan yaitu 0,2250 ± 0,0071 mg/kg dan 0,1025 ± 0,0035 mg/kg. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa ikan asin dan garam yang diambil dari tiga tempat berbeda pada Kabupaten Banggai Kepulauan masih dalam batas aman untuk dikonsumsi berdasarkan ketetapan dari Badan Standarisasi Nasional Indonesia (BSNI) yaitu 0,3 mg/kg untuk timbal dan 0,1 mg/kg untuk kadmium.
KAJIAN PENGGUNAAN MISOPROSTOL DAN OKSITOSIN SEBAGAI PENGINDUKSI PERSALINAN DI RSUD KOTA BANDUNG SMH, Ni Nyoman
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.47 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.251

Abstract

nduksi persalinan terjadi antara 10%-20% dari seluruh persalinan dengan berbagai indikasi baikuntuk keselamatan ibu maupun keselamatan janin. Beberapa penelitian menyebutkan bahwamisoprostolefektif untuk induksi persalinan karena dapat mematangkan serviks dan memacu kontraksimiometrium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, dan karakteristik obatpenginduksi meliputi lamanya persalinan, indikasi induksi dan statuskehamilan dari penggunaanoksitosin, misoprostol atau kombinasinya di RSUD Kota Bandung. Cara pengambilan data denganmenggunakan sumber berupa rekam medis pada periode Oktober sampai Desember 2016. Subjekpenelitian adalah ibu yang melahirkan sebanyak 135. Data yang diperoleh dilakukan uji statistik.Terdapat 77 subjek untuk oksitosin, 36 subjek untuk misoprostol dan 22 subjek untuk keduanya. Hasilpenelitian menunjukan bahwa lama persalinan terbanyak pada penggunaan oksitosin yaitu dengandurasi waktu 2 jam (18,20%), pada penggunaan misoprostol yaitu dengan durasi waktu 6 jam (27,80%) dan penggunaan keduanya yaitu dengan durasi waktu 7 jam (22,70%). Hasil penelitian indikasiinduksi terbanyak pada oksitosin yaitu kala 1 fase laten sebesar 66,20%, pada misoprostol yaituketuban pecah dini (25,00%) dan pada keduanya yaitu preeklamsi (22,70 %). Hasil penelitian statuskehamilan terbanyak pada oksitosin yaitu dengan kehamilan anak ke 1 (33,80%), pada penggunaanmisoprostol dengan kehamilan anak ke 1 (36,10%) dan pada penggunaan keduanya yaitu dengankehamilan anak ke 1 dan 3 dengan masing-masing sebesar 31,80%.Â