cover
Contact Name
Tanendri Arrizqiyani
Contact Email
p3m@stikes-bth.ac.id
Phone
+6281321180268
Journal Mail Official
jkbth@stikes-bth.ac.id
Editorial Address
Jl.Cilolohan No 36 Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : https://dx.doi.org/10.36465
Core Subject : Health,
This is the an open access journal specialized in Nursing Sciences, Health Analyst, Pharmacy and other relevant fields JKBTH was registered e-ISSN: 2621-4660 with SK no. 0005.26214660/JI.3.1./SK.ISSN/2018 and p-ISSN : 1979-004X with SK no. 0005.07/Jl.3.02/SK.ISSN/2008. JKBTH which was established in 2019 and published 2 (two) times a year in February and August, has been accredited by Directorate General of Higher Education (DGHE) Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 1 (2019): ." : 17 Documents clear
PERAN POSYANDU DALAM PEMBERIAN PROMOSI KESEHATAN DENGAN KECUKUPAN GIZI PADA BALITA DI KECAMATAN TOBELO HALMAHERA UTARA Sujana, Treesia
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 1 (2019): .
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.302 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v19i1.453

Abstract

Status gizi merupakan keadaan keseimbangan antara asupan dan kebutuhan zat gizi yang diperlukan tubuh untuk tumbuh kembang terutama untuk balita. Prevalensi gizi buruk di Provinsi Maluku Utara pada tahun 2009 masih tinggi yaitu 22,8 % untuk itu dibutuhkan peran Posyandu untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan di Desa. Salah satu program Posyandu yang perlu dilaksanakan adalah promosi kesehatan guna mencegah terjadinya gizi buruk dan meningkatkan derajat kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran posyandu dalam pemberian promosi kesehatan terkait kecukupan nutrisi pada balita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan tipe survei korelasional. Responden  dalam penelitian ini adalah ibu/orang tua yang ditentukan menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan observasi dan pengisian kuesioner. Metode pengolahan data yang digunakan adalah editing, coding dan entry data. Analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat untuk karakteristik responden dan analisis bivariat dengan uji korelasional. Hasil penelitian didapatkan tiga tema yaitu (1) promosi kesehatan, (2) status kecukupan gizi balita dan (3) hubungan promosi kesehatan dengan kecukupan gizi pada balita. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara promosi kesehatan dengan kecukupan gizi pada balita berdasarkan hasil uji chi square sebesar 0,002. Promosi kesehatan yang berupa pemberdayaan dengan presentasi 71%, bina suasana 72%, advokasi 83%, dan komunikasi 82% semua ini menunjukkan bahwa ibu berespon baik terhadap promosi yang dilakukan oleh tenaga kesehatan sehingga terdapat hubungan dengan sikap ibu dalam perbaikan status gizi pada balita yang memiliki persentasi sebesar 80%. Kata Kunci : Balita, Kecukupan Gizi, Peran Posyandu
ANALISIS PENGARUH VARIASI JUMLAH ECENG GONDOK DAN VARIASI JUMLAH VOLUME AIR LIMBAH TERHADAP KUALITAS LIMBAH CAIR INDUSTRI BATIK CIGEUREUNG KECAMATAN CIPEDES KOTA TASIKMALAYA Surahman, Endang
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 1 (2019): .
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.324 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v19i1.445

Abstract

Indonesia terkenal dengan batiknya, jenis batik yang dimiliki Indonesia sangat banyak, Tasikmalaya sebagai salah satu daerah yang memiliki batik dengan ciri khasnya sendiri yang berbeda dengan daerah lainnya, di samping menjadi komoditas dengan adanya perusahaan batik terdapat pula dampak negatifnya karena proses pembuatan batik tidak akan terlepas dan terhindar dari proses pewarnaan, sehingga mengakibatkan banyaknya bahan pencemar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh variasi jumlah eceng gondok (gr) yang ditanam pada limbah cair batik yang volumenya sama terhadap kualitas limbah cair industri batik; dan 2) pengaruh jumlah eceng gondok (gr) yang sama yang ditanam pada variasi jumlah volume limbah cair batik terhadap kualitas limbah cair industri batik. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, penelitian dilakukan di Laboratorium Botani Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Unsil selama empat bulan. Sampel  yang digunakan dalam penelitian ini adalah limbah cair batik dari wilayah Cigeureung Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, dengan instrument yang digunakan adalah pedoman observasi, yang dianalisis di PT Sucofindo (Persero) yang beralamat di Jln. Soekarno Hatta No. 217 Bandung 40233.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa semua parameter yang diamati yaitu total suspended solid, BOD, COD, amonium, dan minyak dan lemak yang terkandung dalam limbah cair batik di Cigeureung kecamatan Cipedes kota Tasikmalaya setelah diberi perlakuan 1) variasi jumlah eceng gondok (gr) yang ditanam pada limbah cair batik yang volumenya sama; 2) jumlah eceng gondok yang sama yang ditanam pada variasi jumlah volume limbah cair batik, secara keseluruhan mengalami penurunan walaupun secara khusus ada yang meningkat.Kata kunci: eceng gondok, limbah cair batik, total suspended solid, BOD, COD, ammonium, dan minyak dan lemak
HUBUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS HAURPANGGUNG Sukmawati, Sukmawati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 1 (2019): .
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.904 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v19i1.458

Abstract

Angka kematian Ibu di Indonesia tahun 2016 masih Tinggi yaitu 305/100.000 kelahiran hidup, di Jawa Barat tahun 2017 sebanyak 695 kasus dan Garut menduduki urutan ke 3 dengan 51 kasus. Penyebab utama kematian ibu adalah perdarahan, hipertensi saat hamil dan infeksi. Anemi dan kekurangan energi kronis pada ibu hamil menjadi penyebab utama terjadinya perdarahan dan infeksi yang merupakan faktor utama kematian ibu. Faktor faktor yang berkontribusi untuk terjadinya anemia pada ibu hamil diantaranya paritas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Haurpanggung. Metode dalam penelitian ini korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Puskesmas Haurpanggung pada bulan Juli sampai September 2018 yang berjumlah 251 orang dengan sampel berjumlah 70 orang. Analisa  data yang digunakan univariat dengan distribusi frekuensi, bivariat dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Dari 70 ibu hamil hampir sebagian (42,9%) mengalami anemia dan sebagian besar (61.43%) mempunyai paritas rendah. Dari hasil uji statistik di peroleh  p-value 0,012 (< 0,05) yang berarti ada hubungan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Ibu yang melahirkan lebih dari tiga kali beresiko mengalami komplikasi perdarahan yang dapat dipengaruhi oleh keadaan anemia selama kehamilan dan resiko perdarahan berulang pada kehamilan berikutnya akibat kadar haemoglobin yang menurun. Diharapkan petugas kesehatan dan kader kesehatan dapat lebih proaktif untuk memberikan penyuluhan pada ibu hamil tentang upaya pencegahan dan penanganan anemia pada ibu hamil. Kata kunci : anemia, ibu hamil, Paritas
EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM PERSIAPAN MENGHADAPI PERSALINAN DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI NURUSSYIFA KECAMATAN BUNISEURI CIAMIS Setiati, Nova Winda
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 1 (2019): .
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.123 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v19i1.449

Abstract

Berdasarkan informasi dari pihak Bidan Praktek Mandiri Nurussyifa Kecamatan Buniseuri Ciamis, diketahui bahwa dari 10 orang ibu hamil trimester III dalam persiapan menghadapi persalinan sebanyak 8 orang merasakan kecemasan dalam persiapan menghadapi persalinan. Hal ini menandakan bahwa masih banyaknya ibu hamil trimester III dalam persiapan menghadapi persalinan yang mengalami kecemasan. Salah satu cara yang dianggap efektif dalam menurunkan kecemasan adalah dengan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian aromaterapi untuk menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III dalam persiapan menghadapi persalinan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Rancangan penelitian eksperimen menggunakan model quasi experiment dengan bentuk two-group pretest-posttest design.Subjek pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester IIIdi Bidan Praktek Mandiri Nurussyifa Kecamatan Buniseuri Ciamis yang memenuhi kriteria inklusi dan bersedia ikut serta dalam penelitian dengan menandatangani lembar persetujuan. Pemilihan subjek penelitian dilakukan dengan cara purposive random sampling yaitu dengan mengambil setiap subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sesuai kedatangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi dapat menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III dalam persiapan menghadapi persalinan terbukti bahwa hasil uji diperoleh nilai sebesar3,494dengan signifikansi sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa nilai ρ­< 0,05 yang berarti pemberian aromaterapi dapat menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III dalam persiapan menghadapi persalinan. Hasil uji statistik diperoleh nilai efektivitas sebesar 1,52. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi lavender lebih efektif daripada yang tidak diberikan aromaterapi dalam menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III dalam persiapan menghadapi persalinan. Kata Kunci  : Efektifitas, Aromaterapi, Kecemasan, Ibu Hamil TM III, Persiapan Persalinan
RHEUMATOID FACTOR (RF) PADA LANJUT USIA Meri, Meri
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 1 (2019): .
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.689 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v19i1.454

Abstract

Lanjut usia merupakan suatu kelanjutan dari usia dewasa dengan kemunduran fisik, mental sosial sedikit demi sedikit sampai tidak memiliki kemampuan lagi melakukan tugasnya sehari-hari. Semakin tua maka kemungkinan mengalami autoimun semakin besar dibandingkan dengan usia yang lebih muda. Penyakit autoimun salah satunya yaitu Rhematoid Arthritis (RA). Rheumatoid Factor  (RF) merupakan parameter yang dapat mendeteksi sebagain besar adanya RA. RF adalah antibodi terhadap regio Fc di immunoglobulin IgG. Metode penelitian bersifat deksriptif untuk melihat gambaran hasil pemeriksaan RF pada lansia. Pemeriksaan  RF menggunakan metode Slide  Test, yaitu mengamati ada tidaknya aglutinasi. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling sebanyak 21 orang, dengan kriteria lansia yang berumur 60 sampai 74 tahun dan lokasi pengambilan sampel di Limus Agung Ciamis. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 4 sampel (19,05%) dengan RF reaktif dan 17 sampel (80,95%) dengan RF non reaktif dari total 21 sampel. Kesimpulannya adalah sebagian besar  hasil pemeriksaan RF pada lansia adalah non reaktif. Kata kunci : Usia Lanjut, Rheumatoid Factor (RF), Rheumatoid Arthritis (RA).
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA LEMAK YANG TERDAPAT PADA AYAM GORENG CEPAT SAJI YANG BEREDAR DI KOTA TASIKMALAYA Hernawan, Edi
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 1 (2019): .
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.501 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v19i1.444

Abstract

Makanan merupakan kebutuhan pokok manusia agar dapat melangsungkan hidup. Perubahan jaman mendorong manusia bersikap lebih praktis tidak terkecuali urusan makanan sehingga saat ini menjamur fastfood di seluruh penjuru negeri. Fastfood umumnya merupakan produk impor yang berasal dari negara lain sehingga kehalalan produknya masih harus diuji. Oleh karena itu, tidak jarang isu kehalalan suatu produk muncul di negara Indonesia sebagai negara yang mayoritas penduduknya muslim. Salah satu masalah yang krusial adalah pada produk makanan terutama fastfood yang banyak digemari. Isu yang muncul adalah adanya kandungan lemak babi pada fastfood ayam goreng yang beredar di Indonesia tidak terkecuali di Tasikmalaya. Oleh karena itu, perlu dilakukan sebuah analasis untuk menguji kebenarannya sehingga masyarakat tidak ragu lagi untuk mengonsumsi fastfood yang banyak dijual. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis kandungan lemak babi pada makanan adalah metode Gas Chromatography Mass Spectrometry (GC-MS). Metode ini merupakan gabungan metode gas kromatografi dengan metode massa spektrometri dimana hasil akhir dari analisis ini berupa spectrum massa dari masing-masing sampel yang diteliti akan dibandingkan dengan library WILLEY147 & NIST47 yang terdapat pada software GCMS postrun analysis (Janusz, Czarniecki., 1998). Hasil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan karektiristik fisikokimia lemak yang terkandung pada ayam goreng cepat saji yang beredar di Kota Tasikmalaya dengan lemak babi sehingga dapat diaktakan bahwa ayam goreng fastfood yang beredar di Kota Tasikmalaya tidak mengandung lemak babi. Kata Kunci : Ayam Goreng Fastfood, GC-MS, Lemak Babi
PERLINDUNGAN HUKUM PESERTA BPJS KESEHATAN TERHADAP AKSES INFORMASI LAYANAN DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN Nurhuda, Dede Yuda Wahyu
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 1 (2019): .
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.197 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v19i1.459

Abstract

Negara Indonesia adalah negara hukum, dimana negara berupaya untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakatnya. Pelayanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional  merupakan salah satu upaya negara dalam menghadirkan kesejahteraan yang digulirkan dan dimaksimalkan peranannya sampai saat ini. Badan Penyelenggara     Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Akses informasi program layanan bagi peserta merupakan salah satu faktor penting dalam kesuksesan program ini, sehingga perlu ada suatu kepastian hukum terkait perlindungannya.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, dimana metode ini mencari sebuah dasar hukum, dengan menelaan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan perlindungan hak peserta BPJS Kesehatan dalam mendapatkan akses informasi layanan.Masyarakat yang sudah terdaftar sebagai peneriman manfaat dari program Jaminan Kesehatan Nasional adalah konsumen dari BPJS Kesehatan, sebagai konsumen peserta BPJS Kesehatan berhak terhadap akses informasi terkait dengan layanan yang diberikan. melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen hak peserta terhadap akses informasi dilindungi, secara ekplisit tertuang dalam Pasal 4 huruf c dan dipertegas dengan Pasal 4 huruf f dan g yang secara subtansi mempertegas akan penekanan akses informasi yang harus diperoleh oleh konsumen.  Kata Kunci : Perlindungan Konsumen, BPJS Kesehatan, hukum normatif.

Page 2 of 2 | Total Record : 17