cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan
ISSN : 14125889     EISSN : 26140578     DOI : https://doi.org/10.30651/didaktis.v24i1
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2 (2019)" : 8 Documents clear
Pemanfaatan Media Kartu Huruf Dalam Meningkatkan Ketrampilan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I SDN Ajung 02 Kecamatan Ajung Kabupaten Jember Jamilah Jamilah
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.207 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v19i2.2638

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  peningkatan keterampilan  membaca permulaan  melalui pemanfaatan  media kartu huruf pada siswa kelas I SDN Ajung 02 Kecamatan Ajung Kabupaten Jember. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di SDN Ajung 02 Kecamatan Ajung Kabupaten Jember. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas I yang berjumlah 18 siswa terdiri dari 7 anak laki-laki dan 11 anak perempuan tahun pelajaran 2017/2018. Data dalam penelitian adalah data hasil pengamatan aktivitas siswa, hasil pengamatan aktivitas ketrampilan  membaca, dan data pengamatan aktivitas guru. Analisis data dilakukan dengan mengolah skor yang diperoleh siswa dalam bentuk persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa melalui penggunaan media kartu huruf  memiliki berdampak positif dalam peningkatan kemampuan  keterampilan membaca teks bacaan dan aktivitas belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin aktifnya siswa dalam mengikuti proses belajar yang meliputi ketrampilan membaca siswadan penggunaan media kartu huruf dalam proses pembelajaran. Ketrampilan membaca siswa mengalami peningkatan dapat dilihat dari hasil pra siklus persentase yang diperoleh sebesar 44 % dalam kategori belum tuntas,  pada siklus 1persentase yang dicapai sebesar 72,2% dalam kategori tuntas, perolehan skor ini dapat dilihat pada lembar penilaian teks membaca siswa. Pada siklus II terjadi peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 83,3% dalam kategori tuntas. Perolehan skor ini dapat dilihat pada lembar penilaian teks membaca siswa.
Pengembangan Profesi Berkelanjutan Guru SMA Negeri Kota Kendari Rahmawati Rahmawati; Nurzaima Nurzaima; Nasir Nasir
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.55 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v19i2.2894

Abstract

Technological developments convey a change to all lines of people; human behavior, ways of life, transportation, habits to the way of learning is also influenced by these developments. In previous phases, education was a one-way process, where the teacher became the only source of information or knowledge for students. More than that, students first know information that occurs in other hemispheres compared to the teacher. This can happen if the teachers are unable to adapt to technological developments. The concept of sustainable professional development is a system that will create a new culture so that teachers can be aware of the changes that occur. This research explores the implementation of sustainable professional development in high schools throughout Kendari City. To obtain the data in question, the researcher used the snowball approach through interviewing, observation, and analysis data. Furthermore, the collected data is analyzed using an interactive model which includes: data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The results of this study are: 1) the teachers have an awareness to adapt to the situation, especially knowing and applying up-to-date teaching methods, of course through the development of continuous professionalism; 2) In order to achieve the quality of education, it must be supported by the development of teacher competencies such as PKB, because it will improve teacher competencies to achieve the competency standards set out in applicable laws and regulations, update teacher competencies to meet teacher needs in the development of science, technology and art to facilitate the learning process of students, increase the commitment of teachers in carrying out their main tasks and functions as professionals, foster a sense of love and pride as persons with teacher professions, enhance the image, dignity and dignity of the teaching profession in the community.
Gaya Kepemimpinan dan Pelaksanaan Supervisi Kepala Sekolah Untuk Meningkatkan Kinerja Guru santi santi
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.209 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v19i2.2825

Abstract

This study describes the leadership style of principals, describes the teaching supervision program, describes the implementation of teaching supervision, describes the techniques in carrying out supervision of teaching, describes the follow-up by the principal, describes the inhibiting factors of teaching supervision. Descriptive methods with qualitative approaches, carried out in Al-Muhajirin Purwakarta Middle School, observed by the principal, vice-principal and colleagues. The results of the research style of principals' leadership in improving teacher discipline is to use authoritarian and democratic leadership styles. Teaching Supervision techniques used by principals are: Techniques for supervising individuals by doing and group techniques with activities. Follow-up of the results of supervision by the Principal: guidance based on the results of class visits, teacher training programs, opportunities to actively participate in MGMP activities, training both by the local government and the central government or other agencies. Obstacles to supervision: low competence of some appointed supervisors, activities outside the supervision schedule, and difficult to change old habits.
Mengembangkan Nilai Karakter dan Kemampuan 4C Anak Melalui Pendidikan Seni Tari di Masa Revolusi Industri 4.0 Aris Setiawan
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.302 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v19i2.2958

Abstract

Pada prinsipnya pendidikan merupakan landasan dasar dalam merubah perilaku  menuju kebaikan. Oleh karena itu diperlukan usaha untuk menanamkan pendidikan sejak dini bagi anak. Maka hal yang perlu dilakukan sebagai dasar dalam membekali anak yaitu melalui pendidikan karakter. Dengan pendidikan karakter akan memberikan pembelajaran bagi  anak dalam mempersiapkan kehidupannya di masa mendatang. Untuk memberikan pembelajaran tentang  karaker dapat melalui pendidikan seni tari. Melalui Pendidikan seni tari, anak bisa belajar tentang nilai karakter yang terdapat di dalamnya. Selain itu juga, dengan pendidikan seni tari dapat mengembangkan kemampuan 4C dalam menghadapi tantangan di masa revolusi industri 4.0 ini.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Media Buta (Gabus Pita) Intan Mustika Yulias Tobing; Chusnal Ainy; Endang Suprapti
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.932 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v19i2.2888

Abstract

Kriteria ketuntasan minimum (KKM) SMP Muhammadiyah 5 Surabaya kelas VII adalah 80 dan siswa yang tuntas belajar sebanyak ≥80%. Permasalahan yang terjadi di kelas VII-I SMP Muhammadiyah 5 Surabaya adalah nilai rata-rata siswa ≤ KKM. Ini terlihat dari 20 siswa, hanya 2 siswa yang tuntas atau 10%, sementara 18 siswa tidak tuntas belajar atau sebesar 90%, skor rata-rata adalah 55,55.Penelitian ini menggunakan pembelajaran menggunakan media BUTA (Cork Ribbon). Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII-I SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pelaksanaan 2 siklus.Dari hasil penelitian pada siklus I dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas VII-I mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari kelengkapan siswa sebelum tindakan 10% atau 2 siswa meningkat menjadi 55% atau sebanyak 11 siswa yang tuntas. Sedangkan siklus kedua 85% atau 17 siswa tuntas dengan rata-rata 87,55.
Pengembangan Majalah Matematika Islam dengan Pendekatan Al-Qur’an Sebagai Alternatif Bahan Ajar dalam Menumbuhkan Nilai Islami Erni Mei Yuhroh
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.62 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v19i2.2887

Abstract

Pengembangan Majalah Matematika Islam dengan Pendekatan Al-Qur'an dirancang dengan mengintegrasikan matematika dan nilai-nilai Islam, dan menumbuhkan kemampuan siswa dalam melek huruf. Rumusan masalah penelitian ini terkait dengan persiapan dan implementasi majalah dan sikap Islami kepada siswa dalam belajar matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan langkah-langkah persiapan dan penerapan bahan ajar. Nilai-nilai Islam yang muncul dari siswa saat belajar matematika dengan menggunakan Majalah.Penelitian pengembangan menggunakan model prosedural yang dalam penelitian ini akan dijelaskan untuk menggambarkan alur yang dikembangkan untuk menghasilkan produk. Model pengembangan ini terdiri dari 4 tahap Define, Design, Develop.Hasil langkah penelitian penyiapan bahan ajar majalah dengan menganalisis kurikulum, guru, siswa dan konsep dengan observasi, wawancara, dan angket respons. Respons kuesioner siswa terkait dengan bahan ajar adalah 80% kriteria kuat. Sedangkan untuk mengetahui dampak nilai-nilai Islam siswa dengan melakukan kegiatan observasi siswa.
Pengaruh Bimbingan Sosial Terhadap Etika dalam Berkomunikasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Plus Miftahul Falah Kabupaten Lombok Barat Tahun Pelajaran 2017/2018 Ni Made Sulastri; Desi Opi Susanti
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v19i2.2892

Abstract

Masalah penelitian ini adalah etika dalam berkomunikasi siswa yang rendah, agar etika komunikasi siswa dapat ditingkatkan, maka siswa perlu diberikan arahan melalui bimbingan sosial. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Bimbingan Sosial Terhadap Etika dalam Berkomunikasi Pada Siswa Kelas VIII. Penelitian ini menggunakan desain pre-test and post-test group. Populasi dalam penelitian sebanyak 47 orang siswa dan sampel sebanyak 20 orang siswa yang memiliki etika dalam komunikasi yang rendah. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi dan metode angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik statistik t-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh bimbingan sosial terhadap etika dalam berkomunikasi pada siswa, dimana nilai thitung lebih besar dari pada nilai ttabel sebesar 9,453 dan nilai ttabel pada taraf signifikan 5% dengan 1,729, jadi thitung lebih besar dari pada ttabel  yaitu 9,453 > 1,729. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya: Ada Pengaruh Bimbingan Sosial Terhadap Etika dalam Berkomunikasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Plus Miftahul Falah Kabupaten Lombok Barat Tahun Pelajaran 2017/2018, maka hasil penelitian ini dinyatakan signifikan.
Bergerak dari Otoritarianisme Orde Baru ke Reformasi:Kuasa Negara atas Pendidikan di Indonesia dalam Perspektif Ideological State Apparatus (Isa) Louis Althusser Radius Setiyawan; Agus Budiman
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v19i2.7561

Abstract

Orde baru selama 32 tahun telah menciptakan keseragaman dalam banyak aspek. Kekuasaan yang sentralistik dan pembangunan yang hanya berpusat di Jawa memunculkan problematika yang terus menerus berlangsung hingga masa saat ini : dikotomi pusat (core) dan pinggiran (periphery). Dunia pendidikan adalah salah satu aspek yang dijadikan sebagai alat kuasa negara atas rakyatnya. Ketika orde baru jatuh, ada upaya untuk keluar dari dominasi pendidikan yang sentralistik dan jawa-sentris. Melalui tulisan ini, penulis berfokus pada 2 (dua) hal. (1) Menjelaskan proses kuasa negara atas pendidikan melalui instrument ideologinya pada orde baru, dan (2) Gambaran pasca orde baru dan usaha keluar dari kuasanya. Kajian dalam tulisan ini berusaha menghimpun beberapa kajian yang terkait dengan peran negara dalam pendidikan dan menghubungkannya dengan perspektif Ideological State Apparatus (ISA) Louis Althusser. Dengan menggunakan metode kajian kepustakaan, kajian ini menjelaskan bagaimana dominasi orde baru yang yang cenderung jawa-sentris, bias gender dan sentralistik dipengaruhi dan dikontrol oleh oleh negara. Selain itu juga, temuannya lainnya adalah adanya upaya keluar dari dominasi orde baru, akan tetapi secara substansial belum banyak beranjak darinya 

Page 1 of 1 | Total Record : 8