cover
Contact Name
Dr. La Ode Ahmad Nur Ramadhan
Contact Email
jpkschem@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpkschem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Progres Kimia Sains
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 22525181     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Progres Kimia Sains ialah sebuah jurnal ilmiah yang komit kepada perkembangan pengetahuan penelitian ilmiah dalam bidang ilmu Kimia. Jurnal ini menerbitkan artikel, ulasan topik terkini, dan catatan penelitian yang menarik minat para kimiawan, serta bersifat orisinal terutama dari segi isi dan pendekatannya.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2013): JPKS Open Acces" : 6 Documents clear
ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK ETANOL PROPOLIS Trigona spp. Wulandari, Diana
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 3, No 2 (2013): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.28 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian isolasi dan uji aktivitas antimikroba ekstrak etanol propolis Trigona spp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba etanol propolis Trigona spp terhadap bakteri Staphilococcus aureus, Escherichia coli, serta jamur Sacharomyces cereviciae, Rhizopus sp dan candida albicans. Propolis diekstrak dari sarang lebah Trigona spp dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% menghasilkan rendemen 18,41%. Ekstrak propolis mengandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, triterpenoid, steroid, saponin dan minyak atsiri. Uji aktivitas antimikroba ekstrak propolis mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphilococcus aureus dan Escherichia coli, serta jamur Rhizopus sp dan Candida albicans, namun tidak mampu menghambat pertumbuhan Sacharomyces cereviciae.  Kata kunci: Propolis, Trigona spp, Antimikroba
UJI SELEKTIVITAS PESTISIDA JENIS SIPERMETRIN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI ULTRA VIOLET-VISIBLE DENGAN VALIDASI KROMATOGRAFI GAS Kamarudin, Laode Izar
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 3, No 2 (2013): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.58 KB)

Abstract

Penelitian uji selektivitas pestisida sipermetrin menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dengan validasi kromatografi gas telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senyawa pengganggu pada uji selektivitas sipermetrin menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan kromatografi gas. Uji parameter yang telah dilakukan menunjukkan nilai koefisien selektivitas berturut-turut pada pengganggu besi(II) sulfat sebesar −0,0763; −0,1615; −0,2325; Nilai selektivitas secara keseluruhan masih memenuhi syarat yang ditentukan yaitu -1 < KA,I < +1.Kata Kunci : selektivitas, sipermetrin, spektrofotometri UV-Vis, kromatografi Gas
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI KITINOLITIK DARI PRODUKSI PANGAN TERASI UDANG LOKAL SULAWESI TENGGARA SERTA UJI AKTIVITAS ENZIMATIK Ijah, Nurkhadijah
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 3, No 2 (2013): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.042 KB)

Abstract

Isolasi dan identifikasi mikroorganisme kitinolitik dari terasi udang  telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bakteri kitinolitik yang terkandung pada produk pangan terasi udang, mengetahui karakteristik isolat bakteri kitinolitik dari terasi udang dan mengetahui aktivitas  ekstrak enzim kasar bakteri kitinolitik dalam mendegradasi kitin. Tahapan pada penelitian ini yaitu preparasi kitin, isolasi bakteri kitinolitik dan karakterisasi fenotip bakteri potensial kitinolitik. Hasil skrining diperoleh empat isolat dan isolat yang mempunyai indeks paling besar terdapat pada terasi asal pasar Sentral yang berwarna merah pudar dengan indeks kitinolitik sebesar 1,32. Hasil karakterisasi bakteri kitinolitik menunjukkan bahwa isolat tersebut merupakan kelompok bakteri Pseudomonas aeruginosa  dengan sifat gram negatif. Uji aktivitas enzimatik yang aktif pada jam ke-14 yaitu sebesar 12,82 U/mL.Kata kunci— angka indeks,  bakteri kitinolitik, aktivitas enzimatik
SINTESIS HEMATIT BERPORI DARI PASIR BESI DENGAN METODE HIDROTERMAL SEBAGAI BAHAN ELEKTRODA BATERAI Li – ION Tini, Sartini
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 3, No 2 (2013): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1150.338 KB)

Abstract

Sintesis hematit berpori dari pasir besi dengan metode hidrotermal sebagai bahan elektroda baterai Li-Ion telah berhasil dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh partikel hematit berpori melalui penambahan H3BO3 dan mengetahui nilai arus dan potensial oksidasi-reduksi terbaik pada elektroda hematit hasil sintesis. Sintesis dilakukan dengan cara mencampurkan pasir besi dengan HCl sebagai pelarut dan NH4OH sebagai pengendap serta H3BO3 sebagai agen pembentuk pori. Proses hidrotermal dilakukan dengan alat microwave kemudian dilakukan kalsinasi pada suhu 500°C. Sampel hasil sintesis dikarakterisasi dengan SEM-EDX diperoleh bahwa sampel hasil sintesis murni mengandung unsur Fe dan O serta terbentuknya pori pada hematit hasil sintesis dengan ukuran partikel 2×103 sampai 3,2×103 nm. Karakterisasi dengan BET diperoleh luas permukaan hematit dengan penambahan H3BO3 0,1 M sebesar 78,351 m²/g dan diameter pori 10,034 nm. Semakin besar penambahan konsentrasi H3BO3 maka luas permukaan hematit akan semakin besar sehingga ukuran partikel akan semakin kecil. Karakterisasi dengan XRD menunjukkan kristal hematit yang dihitung dengan metode Williamson-Hall berukuran antara 2×104 sampai 2,05×104 nm dan karakterisasi dengan VSM menunjukkan hematit hasil sintesis memiliki magnetisasi jenuh sebesar 45,2 emu/g, medan koervisitas sebesar 0,013 Tesla dan nilai remanen sebesar 22 emu/g yang mengidentifikasikan bahwa hematit pada penelitian ini bersifat feromagnetik. Hasil pengujian elektroda hematit dengan metode voltametri siklik diperoleh bahwa elektroda hematit dengan penambahan H3BO3 0,3 M dalam larutan elektrolit H2SO4 0,07 M merupakan hasil pengujian elektroda terbaik dengan nilai potensial oksidasi-reduksi masing-masing berkisar 0,5 V dan 0,4 V. Kata kunci : Pasir besi, hematit (α-Fe2O3), elektroda,  baterai Li-Ion
APLIKASI ELEKTRODA TiO2/Ti SEBAGAI PENGEMBANGAN SENSOR CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) SISTEM ALIR TERHADAP LIMBAH ZAT WARNA METHYLENE BLUE Delvi, Delvi
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 3, No 2 (2013): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.663 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengembangan sensor Chemical Oxygen Demand (COD) sitem alir berbasis fotoelektrokatalisis. Metode ini merupakan salah satu metode baru untuk analisis kebutuhan oksigen dalam air sebagai aplikasi elektroda TiO2/Ti. Elektroda TiO2/Ti dibuat dalam fasa anatase yang diketahui memiliki sifat katalisis bila dipapari sinar UV memberikan aktivitas lebih baik daripada fasa rutile. Sifat katalis ini dapat digunakan untuk degradasi limbah industri salah satunya yaitu Methylene Blue (MB). Sintesa elektroda TiO2/Ti anatase dibuat dengan metode anodizing selama 4 jam menggunakan elektrolit berupa NH4F 0,27 M dan akuades dalam gliserol 98% lalu dikalsinasi pada suhu 500oC selama 1,5 jam. Elektroda TiO2/Ti fasa anatase yang diperoleh dikarakterisasi menggunakan SEM dan XRD. Kemudian diuji aktivitas menggunakan teknik Linear Sweep Voltammetry (LSV). Penentuan nilai COD sistem alir terhadap MB dengan konsentrasi 0,5; 1; 2 dan 3 ppm dilakukan menggunakan teknik Multi Pulse Amperommetry (MPA) untuk diukur respon photocurrent dengan selang waktu selama 60 detik. Pengukuran photocurrent dilakukan sebanyak 3 kali siklus. Nilai muatan yang dihasilkan dari pengukuran photocurrent yang diplot terhadap waktu dikonversi menjadi nilai COD (mg/L O2) = . Hasil pengukuran menunjukkan pertambahan konsentrasi sebanding dengan tingginya nilai COD. Namun semakin banyaknya pengukuran photocurrent yang dilakukan berbanding terbalik dengan nilai COD yang dihasilkan. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, MB dengan konsentrasi 3 ppm memberikan nilai COD paling tinggi yaitu sebesar 2,99 mg/L O2.  Kata kunci : Sensor COD, Sistem Alir, Elektroda kerja TiO2/Ti, Methylene Blue (MB), Fotoelektrokatalisi
ANALISIS GEN MERKURI REDUKTASE (merA) PADA ISOLAT BAKTERI DARI TAMBANG EMAS KABUPATEN BOMBANA SULAWESI TENGGARA R, Rachmawati
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 3, No 2 (2013): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.826 KB)

Abstract

Penelitian mengenai analisis gen merkuri reduktase (merA) pada isolat bakteri dari tambang emas Bombana Sulawesi Tenggara telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kekerabatan bakteri isolat Bombana berdasarkan urutan nukleotida gen merA. Isolasi DNA kromosom divisualisasi menggunakan elektroforesis untuk mengetahui keberadaan gen merA pada isolat Bombana, yang selanjutnya diukur konsentrasinya dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. DNA kromosom hasil isolasi diamplifikasi dengan teknik PCR menggunakan primer A1s-n.F: (TCCGCAAGTNGCVACBGTNGG) dan A5- n.R: (ACCATCGTCAGRTARGGRAAVA). Ligasi amplikon gen merA dilakukan pada vektor pJET1.2/blunt, kemudian ditransformasi ke dalam sel inang E.coli. Isolasi DNA plasmid rekombinan dilakukan dengan metode lisis alkali dan miniprep kit #K0502. DNA plasmid disekuensing dan dilakukan analisis terhadap gen merA isolat Bombana. Konsentrasi DNA kromosom isolat Bombana 1 adalah 9,2380 µg/mL dengan rasio A260/A280 adalah 1,8. Sedangkan isolat Bombana 2 memiliki konsentrasi DNA sebesar 1,9416 µg/mL dengan rasio A260/A280  adalah 0,3. Hasil sekuensing gen merA, diperoleh urutan nukleotida dengan    ukuran206 bp untuk isolat Bombana 1 dan 214 bp untuk isolat Bombana 2. Berdasarkan  rekonstruksi filogeni merA menunjukkan jarak (D) kekerabatan pada isolat Bombana 1 terhadap Staphylococcus aureus sebesar 2,2790. Isolat Bombana 2 sebesar 1,9604 terhadap Streptomyces coelicolor A3.Kata kunci:  DNA, merA, Sekuensing.

Page 1 of 1 | Total Record : 6