cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture
ISSN : 26139456     EISSN : 25992570     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture publishes original articles, review articles, case studies and short communications on the fundamentals, applications and management of Sustainable Agriculture areas in collaboration with Indonesian Agrotechnology / Agroecotechnology Association (PAGI), Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network), and Indonesian Agricultural Higher Education Communication Forum (FKPTPI). This journal has two issues in a year and it will be published in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 1 (2002): March" : 5 Documents clear
Kajian Macam dan Tebal Musa Organik terhadap Iklim Mikro pada Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L. Merr.) di Tanah Alfisol Noorhadi Noorhadi
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 17, No 1 (2002): March
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3332.697 KB) | DOI: 10.20961/carakatani.v17i1.20102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam mulsa organik dan tebal mulsa terhadap iklim mikro pada tanah alfisol dengan indikator tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L. Merr.), dilaksanakan di Jumantono Karanganyar, dengan tinggi tempat 180 m di atas permukaan laut, pada bulan Februari-April 2002. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan rancangan dasar kelompok lengkap (RAKL) yang terdiri atas 2 faktor dan 4 ulangan. Faktor I adalah perlakuan macam mulsa organik (M), terdiri dari 2 taraf yaitu pemberian mulsa organik: (M1) Jerami padi, (M2) Jerami kacang tanah. Faktor II adalah perlakuan tebal mulsa organik (T), terdiri dari 3 taraf yaitu pemberian tebal mulsa organik: (T1) 4-4,5 cm atau 4 ton/ha (0,4 kg/petak), (T2) 5 cm atau 6 ton/ha (0,6 kg/petak), 5,5-6 cm atau 8 ton/ha (0,8 kg/petak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan macam mulsa organik berpengaruh terhadap penurunan suhu tanah tetapi tidak berpengaruh pada penurunan suhu udara, serta tidak berpengaruh terhadap peningkatan kelembaban tanah, kelembaban udara, tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun. Perlakuan pemberian tebal mulsa tidak berpengaruh terhadap penurunan suhu tanah dan suhu udara serta tidak berpengaruh terhadap penurunan suhu tanah dan suhu udara serta tidak berpengaruh terhadap peningkatan kelembaban tanah, kelembaban udara, tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun. Interaksi perlakuan macam mulsa organik dan pemberian tebal mulsa tidak berpengaruh terhadap penurunan suhu tanah dan suhu udara, serta tidak berpengaruh terhadap peningkatan kelembaban tanah, kelembaban udara, tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun.
Studi Sistem Pemangkasan dan Aplikasi GA3 terhadap Hasil Buah Anggur Kultivar Belgi Triharyanto, Eddy
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 17, No 1 (2002): March
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2736.56 KB) | DOI: 10.20961/carakatani.v17i1.20104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pemangkasan dan aplikasi GA3 terhadap hasil buah anggur kultivar belgi. Penelitian ini dilakukan, di desa Glonggong, Gondang, Sragen, Jawa Tengah. Pada ketinggian tempat 78 m dpl. Dengan suhu rata-rata harian berkisar antara 25-30 derajat celcius. Jenis tanah regosol. Pelaksanaan penelitian dimuai pada bulan Agustus hingga Desember 2001. Penelitian ini disusun secara factorial dengan rancangan dasar rancangan acak lengkap dengan tiga kali ulangan. Adapun faktor perlakuannya adalah pemangkasan dan konsentrasi GA3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: sistem pemangkasan tidak memberikan pengaruh terhadap hasil buah anggur baik dari segi kuantitas maupun kualitasanya. Sedangkan pemberian GA3 konsentrasi 100 ppm dapat meningkatkan panjang malai bunga yang sangat berarti (meningkat hampir 2 kali dibanding panjang malai perlakuan kontrol); menurunkan jumlah biji per 100 g buah (menurunkan jumlah biji 43,58%); cenderung meningkatkan berat buah per tandan sebesar 33,37% dan jumlah buah per tandan sebesar 24,34%.
Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Petani dengan Tingkat Difusi Inovasi Tumpangsari Jeruk dan Padi Sawah di Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo Widiyanti, Emi; Sugihardjo, Sugihardjo
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 17, No 1 (2002): March
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2875.573 KB) | DOI: 10.20961/carakatani.v17i1.20106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara faktor sosial ekonomi petani (umur, pendidikan formal, kosmopolitas, penguasaan lahan dan pendapatan rumah tangga), dengan tingkat difusi inovasi tumpangsari jeruk dan padi sawah di Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan teknik suvei. Pengambilan sampel dilakukan dengan stratified random sampling sebanyak 45 sampel yang terbagi dalam 3 strata kelompok tani lanjut, madya dan utama. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara faktor sosial ekonomi petani dengan tingkat difusi inovasi tumpangsari jeruk dan padi sawah adalah uji koefisien korelasi rank spearman (rs). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang nyata antara pendidikan formal dan kosmopolitas petani dengan tingkat difusi inovasi tumpangsari jeruk dan padi sawah. Sedangkan untuk variabel umur, penguasaan lahan dan tingkat pendapatan rumah tangga petani tidak berhubungan nyata dengan tingkat difusi inovasi tumpangsari jeruk dan padi sawah.
Pengaruh Cekaman Luas Lantai dan Suplementasi Vitamibn C terhadap Kadar Kholesterol Daging Ayam Broiler Sudiyono Sudiyono
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 17, No 1 (2002): March
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4305.337 KB) | DOI: 10.20961/carakatani.v17i1.20108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar kholesterol daging ayam broiler yang dipelihara dengan cekaman luas lantai dan suplementasi vitamin C di dalam air minum. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial 3x3, dengan faktor pertama perlakuan luas lantai (A) yaitu tida tingkatan luas lantai (A1=0,10 m2/ekor, A2=0,80 m2/ekor, A3=0,60 km2/ekor) dan faktor kedua level vitamin C di dalam air minum (B) yaitu tiga level dosis vitamin C (B1=0 ppm, B2=600 ppm dan B3=1200 ppm). Sehingga terdapat sembilan kombinasi perlakuan setiap perlakuan menggunakan tiga ulangan. Seratus tiga puluh lima ekor ayam digunakan dalam penelitian ini dibagi ke dalam sembilan kombinasi perlakuan, dengan tiga ulangan masing-masing berisi lima ekor ayam broiler jantan strain Hubbard berumur dua minggu. Pemeliharaan ayam dilaksanakan sesuai dengan perlakuan, setelah ayam berumur enam minggu dilakukan pengambilan sampel secara acak, dari setiap ulangan dipotong dua ekor ayam broiler. Peubah yang diukur adalah persentase bobot karkas terhadap bobot hidup, kadar protein, kadar lemak dan kadar kholesterol daging dada. Data yang diperoleh dianalisis variansi sesuai dengan rancangan yang digunakan, apaabila terdapat pengaruh yang nyata dilanjutkan dengan uji jaraak berganda Duncan (Duncan Multiple Range Test).Hasil anaisis data penelitian menujukkan bahwa perlakuan tiga tingkat luas lantai tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap persentase bobot karkas, kadar protein, kadar lemak dan kadar kholesterol daging ayam broiler. Sedangkan pemberian vitamin C pada air minum tidak memberikan peningkatan dari semua peubah yang diukutr. Interaksi dari kedua perlakuan tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap semua peubah yang diukur. Pemeliharaan ayam broiler dapat dilakukan dengan menggunakan luas lantai 0,06 m2 per ekor dengan suplementasi vitamin C dalam air minum tanpa menurunkan persentase bobot karkas dan kadar protein dagingnya. Kadar lemak dan kadar kholesterol daging ada kecenderungan menurun dengan cekaman luas lantai yang relatif sempit tersebut.
Sistem Analisis Pengembangan Usaha Kecil Menengah Agroindustri Jamu di Surakarta Kusnandar Kusnandar
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 17, No 1 (2002): March
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3516.732 KB) | DOI: 10.20961/carakatani.v17i1.20110

Abstract

Indonesia sebagai negara yang mempunyai tingkat keanekaragaman hayati tinggi merupakan aset yang mempunyai nilai keunggulan komparatif dalam pengembangan agroindustri jamu. Pengembangan agroindustri jamu merupakan permasalahan yang kompleks yang melibatkan berbagai elemen, bersifat dinamis dan probabilistic, sehingga pendekatan system diperlukan dalam mencapai tujuan tersebut.Pada tulisan ini akan membahas pengembangan agroindustri jamu dengan pendekatan system dengan kajian meliputi; analisis kebutuhan, formulasi permasalahan dan identifikasi system berupa diagram sebab akibat dan diagram input output. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa peningkatan pendapatan petani, kelayakan usaha, peningkatan pendapatan asli daerah, peningkatan kesempatan kerja, kelancaran kredit merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2002 2002


Filter By Issues
All Issue Vol 40, No 2 (2025): In press April Vol 40, No 1 (2025): January Vol 39, No 2 (2024): October Vol 39, No 1 (2024): April Vol 38, No 2 (2023): October Vol 38, No 1 (2023): April Vol 37, No 2 (2022): October Vol 37, No 1 (2022): April Vol 36, No 2 (2021): October Vol 36, No 1 (2021): April Vol 35, No 2 (2020): October Vol 35, No 1 (2020): April Vol 34, No 2 (2019): October Vol 34, No 1 (2019): April Vol 33, No 2 (2018): October Vol 33, No 1 (2018): April Vol 33, No 1 (2018): April Vol 32, No 2 (2017): October Vol 32, No 2 (2017): October Vol 32, No 1 (2017): March Vol 32, No 1 (2017): March Vol 31, No 2 (2016): October Vol 31, No 2 (2016): October Vol 31, No 1 (2016): March Vol 31, No 1 (2016): March Vol 30, No 2 (2015): October Vol 30, No 1 (2015): March Vol 30, No 1 (2015): March Vol 29, No 2 (2014): October Vol 29, No 2 (2014): October Vol 29, No 1 (2014): March Vol 29, No 1 (2014): March Vol 27, No 2 (2012): October Vol 27, No 2 (2012): October Vol 27, No 1 (2012): March Vol 27, No 1 (2012): March Vol 26, No 1 (2011): March Vol 26, No 1 (2011): March Vol 25, No 2 (2010): October Vol 25, No 2 (2010): October Vol 25, No 1 (2010): March Vol 25, No 1 (2010): March Vol 24, No 2 (2009): October Vol 24, No 2 (2009): October Vol 24, No 1 (2009): March Vol 24, No 1 (2009): March Vol 23, No 2 (2008): October Vol 23, No 2 (2008): October Vol 23, No 1 (2008): March Vol 23, No 1 (2008): March Vol 22, No 2 (2007): October Vol 22, No 1 (2007): March Vol 21, No 1 (2006): March Vol 20, No 2 (2005): October Vol 20, No 1 (2005): March Vol 19, No 2 (2004): October Vol 19, No 1 (2004): March Vol 19, No 1 (2004): March Vol 18, No 2 (2003): October Vol 18, No 2 (2003): October Vol 18, No 1 (2003): March Vol 18, No 1 (2003): March Vol 17, No 2 (2002): October Vol 17, No 2 (2002): October Vol 17, No 1 (2002): March Vol 17, No 1 (2002): March Vol 16, No 1 (2001): March Vol 16, No 1 (2001): March More Issue