cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Chimica et Natura Acta
ISSN : 23550864     EISSN : 25412574     DOI : -
Chimica et Natura Acta diterbitkan oleh Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Padjadjaran tiga kali setiap tahun pada bulan April, Agustus dan Desember. Artikel yang dimuat mencakup Kimia Analisis dan Pemisahan, Kimia Material, Kimia Energi dan Lingkungan, Kimia Organik Bahan Alam dan Sintesis, Biomolekular Pangan dan Kesehatan serta topik-topik lain yang berhubungan dengan ilmu Kimia.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2020)" : 6 Documents clear
Implikasi Biogeografi dari Variasi DNA Mitokondria pada Suku Sunda Iman P. Maksum; Wanda Destiarani; Riezki Amalia; Salsabila Shofia; Rizky Rafi Rahmawan
Chimica et Natura Acta Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v8.n2.29562

Abstract

Abstrak Suku Sunda menjadi salah satu suku mayoritas di Indonesia. Tetapi, karena tidak mempunyai ciri fisik yang khas seperti suku - suku yang lain, maka sulit untuk menentukan identitas suku Sunda dari segi fisiknya. Akibatnya, penelusuran sejarah dan perjalanan migrasi suku Sunda masih belum jelas. Oleh karena itu dibutuhkan pendekatan lain berupa data genetik yang dapat menggambarkan hubungan kekerabatan dan evolusinya. Analisis filogenetik urutan DNA mitokondria telah terbukti menjadi alat yang efektif untuk identifikasi seseorang dan juga dapat menunjukkan asal populasi yang berbeda. Urutan DNA mitokondria yang digunakan berada pada daerah hipervariabel I (HVI) karena tingkat variasinya yang tinggi. Pada penelitian ini, urutan DNA mitokondria yang berasal dari Kampung Baduy, Ciptagelar, Dukuh serta Kuta diisolasi, diamplifikasi untuk analisis delesi 9pb dan dikarakterisasi dengan enzim restriksi AluI danDdeI. Selain itu juga dilakukansequencingterhadap sampel Kampung Baduy dan Kuta untuk mengetahui pola migrasinya.Hasil analisis delesi 9pb dan adanya fragmen DNA hasil restriksi menunjukkan bahwa suku Sunda membawa marker Asia. Berdasarkan analisis varian dan haplogrup migrasi suku Sunda berawal dari barat ke timur,yang ditunjukkan oleh Kampung Baduy dengan haplogrup N9a6a yang lebihtua dibandingkan dengan haplogrup pada Kampung Kuta yaitu B5a
Perbedaan Kadar Flavonoid Total dari Black Garlic Tunggal dan Majemuk dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Dewa Ayu Ika Pramitha; Ni Nyoman Ayu Kartika Yani
Chimica et Natura Acta Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v8.n2.27274

Abstract

Black garlic atau bawang hitam merupakan hasil fermentasi dari bawang putih segar (Allium sativum L.) yang difermentasi pada suhu tinggi selama beberapa waktu sehingga menghasilkan kandungan dan formulasi kimiawi baru. Black garlic sebagai salah satu bahan herbal yang dibutuhkan sebagai suplemen untuk menjaga stamina, dan vitalitas tubuh.  Black garlic mengandung senyawa bioaktif, seperti, fenol, flavonoid, piruvat, tiosulfat, S-allycysteine (SAC), dan S-allymercaptocysteine (SAMC). Dalam penelitian ini, perbedaan kadar flavonoid total black garlic tunggal dan majemuk telah ditentukan. Kadar flavonoid total pada black garlic tunggal dan majemuk diuji dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Kadar flavonoid total black garlic tunggal memiliki kadar lebih tinggi sebesar (2,851 ± 0,346) µg QE/100 g dan kadar flavonoid total black garlic majemuk sebesar (1,976 ± 0,188) µg QE/100 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara kadar flavonoid total black garlic tunggal dan majemuk dengan nilai p <0,05.
Karakterisasi Komposisi Mineral Mud Vulcano Desa Napan Kawasan Perbatasan Republik Indonesia – Republic Democratic Timor Leste dan Potensi Pemanfaatannya Gebhardus Djugian Gelyaman; Eduardus Edi
Chimica et Natura Acta Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v8.n2.29514

Abstract

Penelitian karakterisasi kimia terhadap lumpur volcano (mud volcano) desa Napan yang merupakan kawasan perbatasan negara Indonesia dan Timor Leste telah dilakukan. Karakterisasi dilakukan menggunakan instrumentasi XRD, FTIR, XRF. Karakterisasi bertujuan untuk mengetahui komposisi mineral-mineral dalam lumpur sehingga dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan lumpur tersebut didasarkan pada studi literatur riset-riset sejenis yang telah dilakukan. Hasil karakterisasi memperlihatkan penyusun lumpur adalah Cr2O3, Re2O7, ZnO, V2O5, Rb2O, CuO, ZrO2, BaO, SrO, MnO, TiO2, CaO, K2O, Al2O3, Fe2O3, SiO2 yang menyusun mineral-mineral besar yaitu kaolinit, gibsit, kuarsa, kristobalit, ilit, hematit, alumina (corundum). Terdapat tiga mineral yang mendominasi kandungan lumpur yaitu SiO2 (52%) dikuti Fe2O3 (±20,55%) dan Al2O3 (± 15,5%).  Lumpur tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti subtituen semen, adsorben, katalis, sumber silika, zeolite, briket, silika gel dan aerogel.
Sintesis Tetrapeptida Antioksidan TKPS dengan Metode Fasa Padat Nety Kurniaty; Predi Mubarok
Chimica et Natura Acta Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v8.n2.30345

Abstract

Senyawa tetrapeptida antioksidan threonin-lysin-prolin-serin (TKPS) merupakan salah satu derivat hasil isolasi dari jamur Tolypocladium inflatum dan telah berhasil disintesis menggunakan metode solid-phase peptide synthesis (SPPS). Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis senyawa tetrapeptida TKPS dengan metode SPPS dan mengetahui aktivitas antioksidan senyawa tetrapeptida hasil sintesis dengan uji DPPH. Tetrapeptida TKPS disintesis menggunakan strategi SPPS pada resin 2-klorotritilklorida sebagai padatan penyangga, strategi gugus pelindung Fmoc, dan penggunaan reagen kopling HBTU/HOBt. Padatan TKPS berhasil dimurnikan menghasilkan TKPS sebanyak 111,4 mg. Setelah dimurnikan, TKPS dikarakterisasi dengan HR-TOF-MS yang memberikan nilai m/z [M+H]+ 431,2588 yang sesuai untuk TKPS. Uji aktivitas antioksidan dilakukan pada TKPS dengan nilai IC50 sebesar 4,039 mg/mL.
7-hidroksi-6-metoksi Kumarin (Skopoletin) dari Ekstrak Metanol Kulit Batang Chisocheton cumingianus (Meliaceae) Nurlelasari Nurlelasari; Tiara Prima Amalya; Euis Julaeha; Desi Harneti P. Huspa; Rani Maharani; Darwati Darwati; Unang Supratman
Chimica et Natura Acta Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v8.n2.29563

Abstract

Keanekaragaman hayati hutan tropis Indonesia merupakan sumber senyawa organik bahan alam seperti limonoid, triterpenoid, seskuiterpenoid, steroid, serta senyawa-senyawa fenolik yang struktur molekulnya beragam dan menunjukkan bioaktivitas yang menarik. Salah satu senyawa yang menarik diteliti adalah senyawa fenolik karena memiliki keberagaman baik fungsi maupun strukturnya. Senyawa fenolik pada tumbuhan dapat dijumpai pada famili Meliaceae. Genus Chisocheton merupakan salah satu tumbuhan dari famili Meliaceae yang memiliki sekitar 53 spesies, diantaranya adalah Chisocheton cumingianus. Chisocheton yang telah banyak diteliti memiliki aktivitas antikanker, antimalaria, antivirus, anti-oksidan, anti-inflamasi, anti-insektisida dan antimikroba. Senyawa-senyawa yang telah banyak diisolasi meliputi limonoid, triterpenoid, dan steroid. Pada paper ini akan disampaikan elusidasi struktur senyawa skopoletin dari kulit batang C. cumingianus. Senyawa skopoletin ini diperoleh dari serbuk kulit batang C. cumingianus yang diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan n-heksana, etil asetat, dan metanol yang selanjutnya dipekatkan hingga diperoleh ekstrak pekat. Ekstrak metanol dipisahkan serta dimurnikan dengan berbagai teknik kromatografi hingga diperoleh senyawa skopoletin yang berwarna kuning pucat  (9,1mg). Struktur molekul senyawa hasil isolasi ditentukan dengan metode spektroskopi IR, 1H-NMR, 13C-NMR, dan DEPT serta dibandingkan dengan literatur, maka disimpulkan bahwa isolat F4 merupakan senyawa 7-hidroksi-6-metoksi kumarin (skopoletin).
Senyawa Santon Terisoprenilasi dari Kulit Batang Cratoxylum arborescens dan Aktivitas Sitotoksiknya Terhadap Sel HeLa Jemima Syahrotul Iffah; Mulyadi Tanjung; Tjitjik Srie Tjahtjandarie; Ratih Dewi Saputri; Muhammad Fajar Aldin
Chimica et Natura Acta Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v8.n2.28439

Abstract

Cratoxylum arborescens merupakan salah satu tumbuhan endemik Indonesia dari kelompok famili Hypericaceae. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan menentukan struktur senyawa santon terisoprenilasi yang terdapat pada kulit batang C. arborescens, serta menentukan aktivitas antikanker senyawa santon terisoprenilasi terhadap sel kanker rahim (HeLa). Ekstraksi dan isolasi senyawa santon terisoprenilasi dari kulit batang C. arborescens menggunakan metanol dengan metode maserasi pada suhu kamar. Pemisahan dan pemurnian dilakukan menggunakan kromatografi kolom gravitasi dan kromatografi radial menghasilkan senyawa 2,8-diisoprenil-1,3-dihidroksi-6,7-dimetoksisanton (1) dan fuskasanton C (2). Struktur senyawa santon terisoprenilasi ditetapkan berdasarkan analisis spektroskopi, meliputi UV, IR, 1D dan 2D NMR. Uji aktivitas sitotoksik senyawa 1-2 terhadap sel HeLa memperlihatkan nilai IC50 sebesar 116 dan 12 µg/mL.

Page 1 of 1 | Total Record : 6