cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Aktual
ISSN : 20879695     EISSN : 25801015     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Akuntansi Aktual (p-ISSN: 2087-9695; e-ISSN: 2580-1015) is a peer-reviewed journal published by Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Malang on a regular basis (January and June). Jurnal Akuntansi Aktual encourages academics and (or) researchers to disseminate the results of empirical research and conceptual critical review of contemporary accounting issues of national and international interest. Articles submitted can be drawn from any research paradigm such as positivism, interpretivism, criticism and postmodernism paradigm.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "VOLUME 10, NOMOR 1, FEBRUARI 2023" : 7 Documents clear
A new paradigm of Luca Pacioli’s bookkeeping on blockchain phenomenon Suham Cahyono; Imran Haider; Tjiptohadi Sawarjuwono
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 10, NOMOR 1, FEBRUARI 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um004v10i12023p052

Abstract

AbstractThe objective of this study is to examine the double and triple entry bookkeeping related to blockchain technology bookkeeping. The data we obtained for 30 articles from the database we searched for were provided by major publishers (Elsevier (www.sciencedirect.com), Emerald (www.emeraldinsight.com), Springer (www.springerlink.com), and Wiley (www. wiley.com)) and by service libraries (Complete Business Resources and Web of Science). We show the thoughts of philosopher Foucault regarding the power of knowledge, which will be associated with the phenomenon of the triple-entry and double-entry bookkeeping system paradigms. In addition, we document the blockchain technology has changed the paradigms of both bookkeeping systems. The novelty in this article is the implementation of the philosopher Foucault's thought in the paradigm of the triple-entry and double-entry bookkeeping systems. Our study contributes to expanding the existing literature by providing some arguments and findings regarding the blockchain bookkeeping systems and the future research agenda.AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pembukuan double dan triple-entry yang terkait dengan pembukuan teknologi blockchain. Data yang kami peroleh adalah 30 artikel dari database penerbit besar (Elsevier (www.sciencedirect.com), Emerald (www.emeraldinsight.com), Springer (www.springerlink.com), dan Wiley (www.wiley.com)) dan dari perpustakaan layanan (Sumber Daya Bisnis Lengkap dan Web of Science). Kami tunjukkan pemikiran filsuf Foucault mengenai kekuatan pengetahuan, yang akan dikaitkan dengan fenomena paradigma sistem pembukuan triple-entry dan double-entry. Selain itu, kami mendokumentasikan teknologi blockchain telah mengubah paradigma kedua sistem pembukuan tersebut. Kebaruan dalam artikel ini adalah implementasi pemikiran filsuf Foucault dalam paradigma sistem pembukuan triple-entry dan double-entry. Studi kami berkontribusi untuk memperluas literatur yang ada dengan memberikan beberapa argumen dan temuan mengenai sistem pembukuan blockchain dan agenda penelitian di masa depan.
Fair value and environmental disclosure impact on agricultural company financial performance Muhammad El-barony Haidar Aziz; Ani Wilujeng Suryani; Hazreel Hasmi
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 10, NOMOR 1, FEBRUARI 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um004v10i12023p037

Abstract

AbstractBiological assets are growing assets owned by a company and can provide economic benefits in the future. In Indonesia, biological assets are recorded and recognized based on PSAK 69. The PSAK 69 requires the use of the fair value method to measure biological assets that were previously measured using the historical cost method. This study aims to determine the impact of PSAK 69 implementation on financial performance. This study also investigates the effect of environmental reporting on financial performance. The agricultural listed company on the Indonesia Stock Exchange was chosen as the sample in this quantitative study. The data was obtained from the financial reports from 2015 to 2020. The environmental reporting data was measured by a PROPER rating. The data was then analysed using panel data regression. The findings of this study indicated that the implementation of PSAK 69 did affect the financial performance. The environmental reporting using the PROPER rating however did not affect the financial performance. The result of this study can be used as a basis for decision making for management to improve the company’s financial performance and environmental reporting.AbstrakAset biologis adalah aset bertumbuh yang dimiliki oleh perusahaan dan dapat memberikan manfaat ekonomi di masa mendatang. Di Indonesia, aset biologis dicatat dan diakui berdasarkan PSAK 69 mulai tahun 2018. PSAK 69 meminta aset biologis diukur dengan metode fair value, yang sebelumnya diukur dengan historical cost. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan PSAK 69 tentang aset biologis terhadap kinerja keuangan. Selain itu, penelitian ini juga ingin mengetahui dampak pelaporan lingkungan pada kinerja keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan perusahaan sektor agrikultur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia sebagai sampelnya. Data penelitian bersumber dari laporan keuangan perusahaan tahun 2015-2020. Data tentang pelaporan lingkungan diambil dari peringkat PROPER. Data diolah dengan menggunakan analisis regresi data panel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan pengukuran pada aset biologis berpengaruh pada kinerja keuangan perusahaan. Pelaporan lingkungan menggunakan peringkat PROPER tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan bagi manajemen untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan serta meningkatkan pelaporan lingkungan.
Improving market value of textile and garment company through company growth, company financial performance, and macroeconomics Erlina Dewi Endah Amaliyah; Lilik Rohmawati; Scorina Dwiantari
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 10, NOMOR 1, FEBRUARI 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um004v10i12023p069

Abstract

AbstractThere are so many studies on the company's market value. However, most studies do not verify the macroeconomic effect on certain industries. Research on macroeconomic as moderators in increasing the company's market value is still limited also. Therefore, macroeconomics (interest rates) presented in this study as a moderator to examine the effect of company growth (increased sales) and company financial performance (ROA) to the company’s market value (PBV). It expected to provide additional information to individuals, lecturers, and business actors on how to increase company market value and what factors must be considered to increase it. The population is all go-public companies, and the samples are manufacturing companies-textile and garment sub-sectors during 2015-2020. Multiple linear regression and SPSS are used as the data analysis technique. The results imply that the increase in sales has no influence on PBV. Even though interest rates have been presented, it still can’t strengthen the effect of increased sales on PBV. ROA influences PBV. However, after presenting interest rates, it turns out that interest rates weaken the influence of the ROA level on PBV. This result shows that macroeconomics can moderate the connection of company financial performance to the company’s market value.AbstrakTerdapat banyak penelitian terdahulu tentang nilai pasar perusahaan. Namun, sebagian besar penelitian tidak melihat pengaruh variabel makroekonomi pada industri tertentu. Penelitian tentang faktor makroekonomi sebagai moderator dalam meningkatkan nilai pasar perusahaan juga belum banyak. Oleh karena itu, penelitian ini menghadirkan makroekonomi yang diproxy oleh suku bunga sebagai moderator untuk menguji pengaruh pertumbuhan perusahaan yang diproxy oleh peningkatan penjualan dan kinerja keuangan perusahaan yang diproxy oleh ROA terhadap nilai pasar perusahaan yang diproxy oleh PBV. Sehingga diharapkan dapat memberikan tambahan informasi kepada individu, dosen, maupun pelaku usaha tentang bagaimana meningkatkan company market value serta faktor apa saja yang harus diperhatikan untuk meningkatkannya. Populasi penelitian yaitu semua perusahaan yang sudah go public. Sedangkan samplenya adalah perusahan manufaktur, subsektor textile dan garment tahun 2015-2020. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan SPSS sebagai teknik analisis data. Menurut hasil uji, peningkatan penjualan tidak berpengaruh terhadap PBV. Meskipun telah dihadirkan suku bunga, ternyata suku bunga tetap tidak mampu memperkuat pengaruh peningkatan penjualan terhadap PBV. Selain itu, dapat diketahui pula bahwa ROA berpengaruh terhadap PBV. Setelah dihadirkan suku bunga, ternyata suku bunga memperlemah pengaruh tingkat ROA terhadap PBV. Hal ini menunjukkan bahwa makroekonomi mampu menjadi moderator bagi kinerja keuangan perusahaan terhadap nilai pasar perusahaan.
The effect of organizational capital on tax avoidance with gender diversity and CEO overconfidence as moderator Elia Rossa; Cahyadi Husadha
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 10, NOMOR 1, FEBRUARI 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um004v10i12023p001

Abstract

AbstractThe number of companies that report losses to avoid taxes increases significantly. This becomes a concern of the government. The purpose of this study is to examine the effect of organizational capital on tax avoidance with gender diversity and CEO overconfidence as moderators. The samples used in this study were manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2016-2021 through a purposive sampling method. This data is analyzed by using ordinary least squares (OLS) regression. The results indicate that organizational capital increases tax avoidance, and gender diversity affects organizational capital on tax avoidance, but CEO overconfidence does not affect the relationship between organizational capital on tax avoidance. This study shows that less confident CEOs tend to take less risk because they put companies’ long-term contingent risk at stake.AbstrakJumlah perusahaan yang melaporkan kerugian untuk menghindari pajak meningkat secara signifikan. Hal ini menjadi perhatian pemerintah. Tujuan dari studi ini adalah untuk memeriksa efek modal organisasi pada penghindaran pajak dengan keragaman gender dan kepercayaan diri eksekutif yang berlebihan (CEO overconfidence) sebagai moderator. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) selama 2016-2021 melalui metode sampling khusus. Data ini dianalisis dengan menggunakan regresi persegi terendah biasa (OLS). Hasilnya menunjukkan bahwa modal organisasi meningkatkan penghindaran pajak, dan keanekaragaman gender mempengaruhi modal organisasi terhadap penghindaran pajak, tetapi kepercayaan diri eksekutif yang berlebihan tidak mempengaruhi hubungan antara modal organisasi dengan penghindaran pajak. Studi ini menunjukkan bahwa CEO yang kurang percaya diri cenderung mengambil risiko yang lebih sedikit karena mereka mempertaruhkan risiko kontinjensi jangka panjang perusahaan.
Agency theory: Review of the theory and current research Ranindya Hendrastuti; Ridoni Fardeni Harahap
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 10, NOMOR 1, FEBRUARI 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um004v10i12023p085

Abstract

AbstractThis article intends to review the theoretical aspects and current research on agency theory. It aims to explore the main ideas, problems, and issues related to agency theory through a survey of the current literature. Agency theory is caused by agency relationships and information asymmetry which causes agency problems and agency costs. This article not only categorizes agency problems into six categories representing various concepts and problems but also solutions offered related to agency theory research over the last five years. This literature survey will enlighten practitioners and researchers in understanding, analyzing, mitigating agency problems, and guiding future research on agency theory.AbstrakArtikel ini bermaksud untuk meninjau aspek teoretis dan riset terkini tentang teori keagenan. Hal ini bertujuan untuk mengeksplorasi ide-ide utama, masalah, dan isu-isu yang terkait dengan teori keagenan melalui survei literatur saat ini. Teori keagenan disebabkan oleh hubungan keagenan dan asimetri informasi yang menyebabkan masalah keagenan dan biaya keagenan. Artikel ini tidak hanya mengkategorikan masalah keagenan ke dalam enam kategori yang mewakili berbagai konsep dan masalah tetapi juga menawarkan solusi terkait dengan riset teori keagenan selama lima tahun terakhir. Survei literatur ini akan mencerahkan praktisi dan peneliti dalam memahami, menganalisis, mengurangi masalah keagenan, dan membantu memandu riset selanjutnya tentang teori keagenan. 
Characteristics and disclosure of local government financial statements Haryanto Haryanto; Ofifah Dwi Novika; Warsito Kawedar; Shiddiq Nur Rahardjo
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 10, NOMOR 1, FEBRUARI 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um004v10i12023p010

Abstract

AbstractThis study aims to examine the effect of local government characteristics on district/city Regional Government Financial Statements (LKPD) disclosures. Examination of the Characteristics of the Local Government will provide a better understanding of the disclosure of district/city Regional Government Financial Statements (LKPD). This study's independent variable consists of own-source revenue, level of dependence, total asset, capital expenditures, total population, and employee spending findings. The dependent variable is LGFR disclosure. The samples in this study are local governments with a 5-year observation period from 2016-2020. The examples were selected using the purposive sampling technique and acquired 175 pieces, which the district/city government compiled in Central Java Province and through the BPK examination process. The analytical method in this study is multiple regression analysis. The research results show that the level of dependence, total assets, capital expenditures, total population, and employee spending significantly affect the LGFR disclosure. At the same time, own-source revenue has no significant effect on the LGFR disclosure. The findings on the PAD variable align with the fact that PAD information is optional to be the focus of reporting in LKPD.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh karakteristik pemerintah daerah terhadap pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Pengujian atas karakteristik Pemerintah Daerah akan memberikan pemahaman yang lebih baik atas pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari sumber kekayaan asli daerah (PAD), ketergantungan daerah, total aset, belanja modal, jumlah penduduk, dan belanja pegawai. Untuk variabel dependen yaitu pengungkapan LKPD. Penelitian ini menggunakan sampel pemerintah daerah kabupaten/kota dengan periode pengamatan tahun 2016-2020. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh data sebanyak 175 sampel yang disusun pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah serta sudah melalui proses pemeriksaan BPK. Metode analisis pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total aset berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap pengungkapan LKPD. Ketergantungan daerah, total aset, belanja modal, jumlah penduduk, dan belanja pegawai berpengaruh terhadap pengungkapan LKPD. Sedangkan, sumber kekayaan asli daerah (PAD) tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan LKPD. Hasil temuan atas variabel PAD ini sejalan dengan bahwa informasi PAD tidak menjadi fokus pelaporan dalam LKPD.
Determination in village financial governance during the COVID-19 pandemic Rimky Mandala Putra Simanjuntak; Duma Megaria Elisabeth; Sahala Purba; Santy Sitohang; Novita Tarigan
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 10, NOMOR 1, FEBRUARI 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um004v10i12023p024

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to examine the relationship between accountability, transparency, and understanding of the village officials in village financial governance during the COVID-19 pandemic in villages around Biru-Biru District, Deli Serdang Regency. This quantitative research used primary data collected from a questionnaire survey in 17 villages in Biru-Biru District, Deli Serdang Regency, from January to March 2022. The samples consisted of the village chief, the secretary, and the head of finance. In total, the respondents were 51. The results of this research indicate that accountability and understanding of village officials have a positive and significant effect on the village’s financial management, but transparency has a negative effect on village financial governance. Therefore, a good understanding from the village officials will improve village financial management and fulfill the expectations of the central government to advance the economy of Indonesian rural communities, especially during the COVID-19 pandemic.AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk memeriksa hubungan antara akuntabilitas, transparansi, dan pemahaman pejabat desa dalam pengelolaan keuangan desa selama pandemi COVID-19 di desa-desa di sekitar Distrik Biru-Biru, Deli Serdang Regency. Penelitian kuantitatif ini menggunakan data primer yang dikumpulkan dari survei kuesioner di 17 desa di Distrik Biru-Biru, Deli Serdang Regency, dari Januari hingga Maret 2022. Sampel terdiri dari kepala desa, sekretaris, dan kepala keuangan. Total responden adalah 51. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akuntabilitas dan pemahaman pejabat desa memiliki efek positif dan signifikan pada manajemen keuangan desa, tetapi transparansi memiliki efek negatif pada pemerintahan keuangan desa. Oleh karena itu, pemahaman yang baik dari para pejabat desa akan meningkatkan manajemen keuangan desa dan memenuhi harapan pemerintah pusat untuk memajukan perekonomian masyarakat pedesaan Indonesia, terutama selama pandemi COVID-19.

Page 1 of 1 | Total Record : 7