cover
Contact Name
Ahsan Yunus
Contact Email
ahsan.yunus@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
hasanuddinlawreview@unhas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Hasanuddin Law Review
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 24429880     EISSN : 24429899     DOI : -
Core Subject : Social,
Hasanuddin Law Review (Hasanuddin Law Rev. - HALREV) is a peer-reviewed journal published by Faculty of Law, Hasanuddin University. HALREV published three times a year in April, August, and December. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deals with a broad range of topics in the fields of Criminal Law, Civil Law, International Law, Constitutional Law, Administrative Law, Islamic Law, Economic Law, Medical Law, Adat Law, Environmental Law and another section related contemporary issues in l
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue " VOLUME 1 ISSUE 3, DECEMBER 2015" : 2 Documents clear
The Development of New Clinical Legal Education Courses at the Faculty of Law, Hasanuddin University, Makassar- Indonesia: Challenges and Prospects Maskun, Maskun
Hasanuddin Law Review VOLUME 1 ISSUE 3, DECEMBER 2015
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.377 KB) | DOI: 10.20956/halrev.v1i3.117

Abstract

Clinical subjects are a new model in Faculty of Law Hasanuddin University’s curriculum. It currently is implementing four legal clinics: (1) a civil law clinic; (2) a criminal law clinic; (3) an anti-corruption law clinic; and (4) an environmental law clinic. All of these clinics have been adopted in FH-UNHAS’s curriculum. This paper will focus on those subjects as new clinics and the students as new clinicians. It also discusses many challenges we face in managing the clinics and ensuring that all clinic students are able to engage in quality programming while working with our partners (local civil society organizations [CSOs] and formal justice institutions, such as District Courts and Provincial Prosecutor Offices).
Antinomi dalam Peraturan Perundang-undangan di Indonesia Mochtar, Zainal Arifin
Hasanuddin Law Review VOLUME 1 ISSUE 3, DECEMBER 2015
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.623 KB) | DOI: 10.20956/halrev.v1i3.112

Abstract

Realita banyaknya undang-undang produksi DPR dan Presiden yang dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi, terjadi sebagai akibat materi muatan undang-undang tersebut yang jamak mencermikan ketidakadilan dan ketidakpastian hukum. Tingginya angka judicial review menjadi sinyal kurang terakomodasinya kepentingan dan hak-hak warga negara dalam sebuah produk perundang-undangan. Tidak adanya keharmonisan pengaturan yang dilakukan DPR itulah yang memberi dampak pada jamaknya undang-undang yang digugat. Tulisan ini mencoba mendeskripsikan beberapa perdebatan antinomi yang mewarnai eksistensi perundang-undangan di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan, antinomi— pertentangan—norma dalam peraturan perundang-undangan adalah satu hal yang sulit terhindarkan, apalagi mengingat buruknya proses legislasi di DPR saat ini. Dalam setiap pembentukan peraturan perundang-undangan, sinkronisasi dan harmonisasi norma bukanlah satu titik tekan yang utama, melainkan terkalahkan oleh politik transaksional antarfraksi di DPR yang justru tampak lebih dominan. Namun bilamana pertentangan norma tersebut justru membentuk satu aturan hukum yang simultan, dinamis, dan memenuhi cita hukum, tentu tidak menjadi persoalan. Selama tidak menimbulkan kerugian bagi pemenuhan hakhak konstitusional (constitutional rights) warga negara.

Page 1 of 1 | Total Record : 2