cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal IPA Terpadu
ISSN : 25978977     EISSN : 25978985     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2018)" : 10 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 1 DUAMPANUA (Studi Pada Materi Pencemaran Lingkungan) S, Hariyani; Sudarto, Sudarto; Mun'im, Abdul
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.79 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar IPA peserta didik. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2017 di SMP Negeri 1 Duampanua. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuasi-Eksperimen. Sampel diambil dua kelas, menggunkan random sampling dan dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes pilihan ganda dengan skor 0-1 sebanyak 25 soal dan 4 pilihan jawaban. Hasil penelitian ini diuji dengan melalui statistik uji “t”. Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai t hitung sebesar 2,70 ternyata lebih besar dari t tabel sebesar 1,67 pada taraf signifikan α= 0,05. Sehingga Hipotesis Alternatif (Ha) yang menyatakan hasil belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Duampanua yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek lebih tinggi daripada hasil belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Duampanua dibelajarkan dengan model pembelajaran  konvensional diterima. Dengan kata lain model pembelajaran berbasis proyek berpengaruh terhadap hasil Belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Duampanua.
PEMBUATAN BERBAGAI PRODUK OLAHAN IKAN BAGI KELOMPOK TANI NELAYAN DI KECAMATAN SANROBONE KABUPATEN TAKALAR Ramlawati, Ramlawati; Ramli, Anwar
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.374 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9684

Abstract

Kondisi perekonomian masyarakat di Kecamatan Sanrobone masih berada pada taraf ekonomi menengah ke bawah. Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di Kecamatan Sanrobone adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh masyarakat petani nelayan tentang teknologi untuk mengolah hasil perikanan menjadi produk olahan ikan siap saji yang bernilai gizi yang tinggi serta bernilai jual yang tinggi. Tujuan yang akan dicapai pada kegiatan Pengabdian Ipteks bagi Masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat kelompok tani nelayan di Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar tentang teknologi pengolahan hasil perikanan menjadi produk yang siap saji yang bernilai gizi tinggi serta dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Metode yang digunakan untuk mencapai target kegiatan pengabdian adalah memberikan penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi tentang teknologi pengolahan produk olahan ikan: nughet ikan, bakso ikan, otak-otak, dan empek-empek yang memiliki cita rasa tinggi dan diminati oleh masyarakat. Sasaran khusus kegiatan pengabdian Ipteks bagi Masyarakat ini adalah dua mitra kelompok masyarakat, yaitu kelompok budidaya udang windu/ikan “Harapan Kita” dan Kelompok Tani/Nelayan Usaha Pengolahan Ikan “Semoga Sukses”. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh tim pengabdi, semua peserta (100%) menyatakan bahwa kegiatan ini bermanfaat untuk mengembangkan wirausaha yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Masyarakat sekitar mendapat manfaat dari adanya kegiatan ini, yaitu terdapat 76% masyarakat tani nelayan menyatakan mendapat tambahan wawasan dan keterampilan dalam mengolah berbagai produk olahan ikan, yaitu penerapan sistem produksi makanan berbasis penerapan teknologi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 1 LILIRIAJA (Studi Pada Materi Pencemaran Lingkungan) Nonci, Nur Ningsih; Mamin, Ratnawati; Mun'im, Abdul
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.807 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui tingkat aktivitas belajar peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing di kelas VII SMPN 1 Liliriaja (studi pada materi Pencemaran Lingkungan); (2) Mengetahui tingkat aktivitas belajar peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VII SMPN 1 Liliriaja (studi pada materi Pencemaran Lingkungan); (3) Mengetahui tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing di kelas VII SMPN 1 Liliriaja (studi pada materi Pencemaran Lingkungan); (4) Mengetahui tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik yang dibelajarkan  menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VII SMPN 1 Liliriaja (studi pada materi Pencemaran Lingkungan); (5) Mengetahui aktivitas belajar peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih tinggi dari pada aktivitas belajar peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VII SMPN 1 Liliriaja (studi pada materi Pencemaran Lingkungan); dan (6) Mengetahui keterampilan berpikir kritis peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih tinggi dari pada keterampilan berpikir kritis peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VII SMPN 1 Liliriaja (studi pada materi Pencemaran Lingkungan). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi-Eksperiment) dengan menggunakan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 1 Liliriaja. Pengambilan sampel melalui teknik double random sampling sehingga diperoleh kelas VIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIB sebagai kelas kontrol. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan menggunakan lembar observasi aktivitas belajar peserta didik dan tes keterampilan berpikir kritis. Hasil analisis data dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa Ha diterima pada α= 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa (1) aktivitas belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berada pada kategori sangat tinggi; (2) aktivitas belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kategori tinggi; (3) keterampilan berpikir kritis peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran konvensional di kelas VII SMPN 1 Liliriaja studi pada materi Pencemaran Lingkungan berada pada kategori sedang; (4) model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap aktivitas belajar peserta didik kelas VII SMPN 1 Liliriaja (studi pada materi Pencemaran Lingkungan); dan (5) model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik di kelas VII SMPN 1 Liliriaja (studi pada materi Pencemaran Lingkungan).
HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI DAN STATUS GIZI DENGAN HASIL BELAJAR IPA SISWA PESANTREN MTs DI KABUPATEN BURU Azis, A. Asmawati; Pagarra, Halifah; Asriani, Asriani
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.525 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9680

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian korelasi bertujuan untuk mengetahui asupan zat gizi dan status gizi siswa dan hubungannya dengan hasil belajar IPA. Pengambilan sampel adalah sampling jenuh yakni 55 responden. Instrumen yang digunakan adalah microtoice, timbangan berat badan, timbangan makanan, kuesioner, kamera dan dokumen. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan analisis korelasi Spearman dan regresi linear berganda.  Hasil penelitian menunjukkan asupan zat gizi siswa Pesantren MTs di Kabupaten Buru berdasarkan angka kecukupan gizi termasuk dalam kategori defisit dan status gizi siswa termasuk dalam kategori kurus (gizi kurang). Sebanyak 2 siswa (3,64 %) memiliki hasil belajar IPA termasuk dalam klasifikasi sangat kurang, 7 siswa (12,73 %) dalam klasifikasi kurang, 18 siswa (32,73 %)  termasuk dalam klasifikasi cukup, 25 siswa (45,45 %) yang termasuk dalam klasifikasi baik dan 3 siswa (5,45 %) yang termasuk dalam klasifikasi baik sekali. Berdasarkan hasil analisis statistika inferensial diperoleh nilai Sig. 0,000 berarti < kriteria signifikansi (0,05), dengan demikian bahwa ada hubungan asupan zat gizi dan status gizi dengan hasil belajar IPA siswa pesantren MTs di Kabupaten Buru.Kata Kunci: Asupan Zat Gizi, Status gizi, Hasil Belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 34 MAKASSAR (Studi Pada Materi Pokok Sistem Ekskresi Manusia) Panne, Rut Yustriani; Sudarto, Sudarto; Mun'im, Abdul
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.345 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9662

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian eksperimental-Semu (Quasi-Experimental Research) bertujuan untuk mengetahui: (1) hasil belajar IPA peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI), (2) hasil belajar IPA peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran konvensional, (3) model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 34 Makassar. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 34 Makassar yang terdiri dari 9 kelas. Sampel penelitian ada 2 yaitu kelas VIII.E sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.F sebagai kelas kontrol, yang dipilih dengan teknik Double Random Sampling. Data hasil belajar peserta didik diperoleh dari tes hasil belajar tentang materi pokok sistem ekskresi manusia yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Analisis inferensial untuk menguji hipotesis penelitian menunjukkan bahwa thitung = 3,04 dan ttabel = 1,67 dengan taraf signifikan (α = 0,05) dan dk = 52. Dalam hal ini berlaku ketentuan bahwa, bila thitung lebih besar atau sama dengan ttabel, maka H0 ditolak. Ternyata thitung lebih besar dari ttabel dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 34 Makassar.
PENGARUH MEDIA VIDEO DENGAN PENDEKATAN KONTEKTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS VII MTS NEGERI GANTARANG KAB. BANTAENG (Pada Materi Pokok Pencemaran Lingkungan) Saenab, Sitti; Ramlawati, Ramlawati; Suryani, Irma
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.514 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video dengan pendekatan kontekstual  terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII MTs Negeri Gantarang  Kab. Bantaeng (Studi Pada Materi pokok Pencemaran Lingkungan). Penelitian ini adalah penelitian quasi experimental dengan menggunakan desain penelitian Pretest-Posttest Nonequivalent Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII MTs Negeri Gantarang semester genap tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari empat kelas. Adapun Sampel penelitian ini sebanyak dua kelas yaitu kelas VIII.B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.A sebagai kelas kontrol yang dipilih secara acak dengan asumsi bahwa seluruh kelas adalah homogen. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial yang terdiri dari uji normalitas menggunkan persamaan Chi-Kuadrat. Hasil analisis data dengan menggunakan uji Chi-Kuadrat pada kelas eksperimen diperoleh skor x^2hitung = 3.892446216 sedangkan untuk kelas kontrol diperoleh skor x^2hitung = 2.07582501. Untuk skor x^2tabel  pada taraf signifikan 0,05 = dengan dk = 5 adalah 11,070, hal ini menunjukan bahwa x^2hitung < x^2tabel. Uji homogenitas dengan menggunakan uji Fisher, hasil analisis data dengan menggunakan uji fisher menunjukan bahwa Fhitung = 1,25 < Ftabel = 2,17 .Uji hipotesis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis data dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa Ha diterima pada α= 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan media video dengan pendekatan kontekstual lebih tinggi daripada hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan pendekatan kontekstual tanpa menggunakan media video dengan hasil  thitung = 3,7267 >  ttabel(0,95) = 1,6866 pada taraf signifikan = 0,05, berdasarkan kriteria pengujiannya maka Ho ditolak dan Ha diterima, maka dapat simpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media video dengan pendekatan  kontekstual terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII MTs Negeri Gantarang pada materi pokok pencemaran lingkungan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS (Think Pair Share) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 7 CENRANA MAROS (Studi Pada Materi Pokok Getaran dan Gelombang) Sudarto, Sudarto; Yunus, Sitti Rahma; Karlinayanti, Karlinayanti
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.735 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) tingkat hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Cenrana Maros yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) pada materi pokok getaran dan gelombang 2) tingkat hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Cenrana Maros yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada materi pokok getaran dan gelombang 3) rata-rata hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) lebih tinggi dari model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Cenrana Maros pada materi pokok getaran dan gelombang. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik double random sampling. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar. Untuk mengetahui rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dapat dilihat dari hasil analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial untuk kedua kelas. Berdasarkan hasil analisis deskriptif data untuk kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata 85 termasuk dalam kategori sangat tinggi dan untuk kelas kontrol memperoleh nilai hasil belajar dengan rata-rata 78,5 kategori tinggi. Dan untuk analisis statistik inferensial kedua kelas menunjukkan data normalitas dan homogenitas sehingga uji hipotesis diterima dan dapat dinyatakan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) lebih tinggi dari model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Cenrana Maros pada materi pokok getaran dan gelombang.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 4 KAHU (MATERI POKOK EKOSISTEM) Yunus, Sitti Rahma; Sudarto, Sudarto; Takdir, A.
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.45 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; (1) Hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Kahu Studi Pada Materi Pokok Ekosistem dengan menggunakan model Pembelajaran Kooperati Tipe Make A Match. (2) Hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Kahu Studi Pada Materi Pokok Ekosistem dengan menggunakan model konvensional. (3) Ada tidaknya pengaruh positif model pembelajaran Kooperati Tipe Make A Match terhadap hasil belajar peserta didik SMP Negeri 4 Kahu Studi Pada Materi Pokok Ekosistem. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy-exsperiment dengan menggunakan Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Kahu semester genap tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari tiga kelas. Adapun Sampel penelitian ini sebanyak dua kelas yaitu kelas VII.Bsebagai kelas eksperimen dan kelas VII.Asebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini berupa soal pilihan ganda yang berjumlah 25 item yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah data mengenai hasil belajar yang diambil dari posttest kedua kelas. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Kooperati Tipe Make A Match yang diteliti dapat dilihat dari hasil analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial untuk kedua kelas. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh untuk kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 78,6 yang berada pada kategori tinggi dan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata sebesar 74,5 yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh positif model pembelajaran Kooperati Tipe Make A Match terhadap hasil belajar peserta didik SMP Negeri 4 Kahu Studi Pada Materi Pokok Ekosistem.
EFEKTIVITAS PENERAPAN STRUCTURE EXERCISE METHOD (SEM) DALAM PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK KELAS VII SMPN 1 BUA PONRANG Mamin, Ratnawati; Yunus, Sitti Rahma; Ariska, Indry
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.11 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui seberapa besar tingkat kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang diajarkan dengan Model Problem Based Learning (PBL), (2)  mengetahui seberapa besar tingkat kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang diajarkan dengan Structure Exercise Method (SEM) dan Model Problem Based Learning (PBL) dan  (3) mengetahui tingkat efektivitas penerapan Structure Exercise Method (SEM) dalam Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta didik kelas VII SMPN 1 Bua Ponrang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Structure Exercise Method (SEM) dalam Model Problem Based Learning (PBL) dan variabel terikatnya adalah kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi pokok kalor dan perpindahannya.  Populasi penelitian ini adalah Peserta didik kelas VII SMPN 1 Bua Ponrang yang terdiri atas 10 kelas dengan peserta didik sebanyak 284 peserta didik Teknik pengambilan sampel yaitu cluster double random sampling. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VII1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah peserta didik 29 orang dan kelas VII2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah peserta didik 27 orang.  Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes kemampuan pemecahan masalah pada materi pokok kalor dan perpindahannya diberikan pada posttest kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis statistika inferensial diperoleh thitung=2,12>t(0,05;54)=1,6749. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Structure Exercise Method (SEM) dalam model Problem Based Learning (PBL) lebih baik daripada model Problem Based Learning (PBL) tanpa Structure Exercise Method (SEM) terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas VII SMPN 1 Bua Ponrang pada materi pokok kalor dan perpindahannya.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF BERBASIS KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS (STUDI PADA MATERI POKOK INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN) Mun'im, Abdul; Sudarto, Sudarto; Mahfud, Muhammad
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.06 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9683

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperiment. Desain penelitian menggunakan posttest only with Non-equivalent kontrol group design yang bertujuan untuk menjelaskan pengaruh model pembelajaran kooperatif berbasis kontekstual terhadap hasil belajar peserta didik studi pada materi pokok interaksi makhluk hidup dengan lingkungan. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif model pembelajaran  kooperatif berbasis kontekstual terhadap hasil belajar IPA peserta didik studi pada materi pokok interaksi makhluk hidup dengan lingkungan. Sampel penelitian adalah siswa siswi dari SMP N 1 Kalukku kelas VII yang telah dipilih secara acak.  Kelas VII.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.3 sebagai kelas kontrol yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017. Untuk menjelaskan ada tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif berbasis kontekstual yang diteliti dapat dilihat dari hasil analisis statistik inferensial dengan uji-t untuk kedua kelompok. Teknik pengumpulan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah data mengenai hasil belajar diambil dari tes evaluasi dan observasi langsung kedua kelompok. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh untuk kelompok eksperimen nilai rata-rata adalah 75,43; skor tertinggi adalah 90,00; skor terendah adalah 45,00; Standar deviasi adalah 12,246 dan kelompok kontrol nilai rata-rata adalah 64,30; skor tertinggi adalah 85,00; skor terendah adalah 40,00; Standar deviasi adalah 13,639. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yang artinya ada pengaruh positif model pembelajaran kooperatif berbasis kontekstual terhadap hasil belajar peserta didik Studi pada Materi Pokok Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10