Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2019)"
:
10 Documents
clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 15 MAKASSAR (MATERI POKOK EKOSISTEM)
Kurnaeni, Nur;
Sudarto, Sudarto;
Ramlawati, Ramlawati
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.649 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i1.11138
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran guided discovery pada meteri ekosistem terhadap peningkatan hail belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 15 Makassar. Jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain pretest-postest nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 15 Makassar terdiri dari sepuluh kelas dengan jumlah keseluruhan peserta didik 340 Orang. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik double random sampling yang terdiri dari dua kelas. Kelas pertama adalah kelas eksperimen yang diajar dengan model pembelajaran guided discovery dan kelas kedua adalah kelas kontrol yang diajar dengan model pembelajaran konvensional. Kelas pertama adalah kelas VII1 dengan 33 peserta didik dan kelas kedua adalah VII3 terdiri dari 35 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil belajar IPA Peserta didik sebelum diajar dengan model pembelajaran konvensional pada kelas VII3 berada pada kategori rendah; (2) Hasil belajar IPA Peserta didik sesudah diajar dengan model pembelajaran konvensional pada kelas VII3 berada pada kategori sedang; (3) Hasil belajar IPA Peserta didik sebelum diajar dengan model pembelajaran guided discovery pada kelas VII1 berada pada kategori rendah; (4) Hasil belajar IPA Peserta didik sesudah diajar dengan model pembelajaran guided discovery pada kelas VII1 berada pada kategori tinggi; (5) Terjadi peningkatan yang lebih tinggi pada hasil belajar IPA Peserta didik sesudah diajar dengan model pembelajaran guided discovery pada kelas VII1 dibandingkan hasil belajar IPA Peserta didik sesudah diajar dengan model pembelajaran konvensional pada kelas VII3
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 18 MAKASSAR (Studi Pada Materi Pokok Tata Surya)
Mamin, Ratnawaty;
Sudarto, Sudarto;
Rahmita, Rahmita
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (189.118 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i1.11144
Penelitian ini adalah Penelitian eksperimental-Semu (Quasi-Experimental Research) bertujuan untuk mengetahui: (1) seberapa tinggi tingkat pemahaman konsep peserta didik setelah diajar melalui model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT), (2) seberapa tinggi tingkat pemahaman konsep peserta didik setelah diajar melalui model pembelajaran konvensional, (3) apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap pemahaman konsep peserta didik kelas VII SMP Negeri 18 Makassar (Studi Pada Materi Pokok Tata Surya) tahun ajaran 2016/2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi-eksperiment dengan menggunakan desain penelitian Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 18 Makassar semester genap tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari sepuluh kelas dengan jumlah peserta didik 300 orang. Adapun Sampel penelitian ini sebanyak dua kelas yaitu kelas VII.7 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.9 sebagai kelas kontrol yang dipilih secara acak dengan asumsi bahwa seluruh kelas adalah homogen. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan istrumen penelitian yakni tes pemahaman konsep dan lembar observasi keterlaksanaan model. Tes yang digunakan adalah pretest dan posttest dalam bentuk tes objektif. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial untuk kedua kelas. Berdasarkan hasil analisis data untuk kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 85,83 kategori sangat tinggi dan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata sebesar 77,66 tinggi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Tingkat pemahaman konsep peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berada pada kategori sangat tinggi, (2) Tingkat pemahaman konsep peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kategori tinggi, (3) Terdapat pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap pemahaman konsep peserta didik kelas VII SMP Negeri 18 Makassar (Studi Pada Materi Pokok Tata Surya) tahun ajaran 2016/2017.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA DI SMAN 5 BENGKULU UTARA
Herlina, Meti;
Sulaiman, Endang;
Widiastuti, Risky
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (614.612 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i1.11167
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT)Â dengan media audio terhadap hasil belajar biologi siswa di SMA Negeri 5 Bengkulu Utara. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen. Dengan menggunakan rancangan penelitian Randomized control-group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian ini siswa dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eskperimen dan kelompok kontrol. Adapun teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar biologi siswa pada materi sistem saraf pada manusia antara model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dengan menggunakan media audio visual dan pembelajaran konvensional. Setelah dilakukan hasil uji-t pada hasil belajar biologi siswa diperoileh nilai signifikan 0,001 artinya < dari 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dengan media audio visual terhadap hasil belajar biologi siswa di SMA Negeri 5 Bengkulu Utara.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 24 BULUKUMBA (STUDI PADA MATERI POKOK PENCEMARAN LINGKUNGAN)
Yunus, Sitti Rahma;
Sudarto, Sudarto;
Adrianto, Risman
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (169.947 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i1.11139
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; (1) Hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 24 Bulukumba pada materi pokok pencemaran lingkungan dengan menggunakan metode pembelajaran bermain peran. (2) Hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 24 Bulukumba pada materi pokok pencemaran lingkungan dengan menggunakan metode ceramah. (3) Ada tidaknya pengaruh positif metode pembelajaran bermain peran terhadap hasil belajar peserta didik SMP Negeri 24 Bulukunba pada materi pokok pencemaran lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi-eksperiment dengan menggunakan Non-Equivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 24 Bulukumba semester genap tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari lima kelas, sedangkan sampel penelitian sebanyak dua kelas yaitu kelas VII.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.4 sebagai kelas kontrol, ditentukan dengan cara random sampling. Instrumen untuk mendapatkan data hasil belajar berupa soal pilihan ganda yang berjumlah 20 item yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas, diberikan di akhir penelitian. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh metode pembelajaran bermain peran terhadap hasil belajar, data yang diperoleh dilakukan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial untuk kedua kelas. Hasil analisis data deskriptif diperoleh untuk kelas eksperimen nilai rata-rata sebesar 75,50 dan kelas kontrol rata-rata sebesar 68,16, masuk pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh positif metode pembelajaran bermain peran terhadap hasil belajar peserta didik SMP Negeri 24 Bulukumba pada materi pokok pencemaran lingkungan.
PENINGKATAN MOTIVASI, AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PESERTA DIDIK KELAS VIII 1 DI SMP NEGERI 18 BULUKUMBA
Nurhayati, Nurhayati;
Saenab, Sitti;
Asriani, Asriani
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (171.469 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i1.11145
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 siklus dengan desain perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi, aktivitas dan hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing peserta didik kelas VIII.1 di SMP Negeri 18 Bulukumba. Data penelitian mengenai motivasi belajar peserta didik diperoleh dari angket motivasi belajar peserta didik diisi oleh peserta didik akhir siklus, data penelitian mengenai aktivitas belajar peserta didik diperoleh melalui lembar observer aktivitas yang diisi oleh observer tiap pertemuan dan data mengenai hasil belajar IPA peserta didik diperoleh dari tes evaluasi pada akhir siklus. Hasil menunjukkan motivasi belajar peserta didik pada siklus I sebesar 75% pada siklus II meningkat menjadi 83%. Aktvitas peserta didik meningkat dari siklus I ke siklus II yaitu dari 61% menjadi 83%. Penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi indra penglihatan dan alat optik dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada siklus I dengan rata-rata nilai sebesar 74 % pada siklus II meningkat menjadi 86% dan telah mencapai 85% dari peserta didik yang memperoleh nilai ketuntasan secara klasikal. Dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada peserat didik kelas VIII.1 SMP Negeri 18 Bulukumba pada materi indra penglihatan dan alat optik dapat meningkatkan motivasi, aktivitas dan hasil belajar IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS VIII SMPN 1 MATTIRO BULU (PADA MATERI POKOK USAHA DAN ENERGI)
Saenab, Sitti;
Mamin, Ratnawaty;
Arding, Nur Ismiyanti
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.646 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i1.11140
 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap hasil belajar IPA kelas VIII SMP Negeri 1 Mattiro Bulu pada materi pokok Usaha dan Energi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi-eksperiment dengan menggunakan desain penelitian Pretest-Posttest Nonequivalent Group Design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Mattiro Bulu semester genap tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari sembilan kelas dengan jumlah peserta didik 310 orang. Adapun Sampel penelitian ini sebanyak dua kelas yaitu kelas VIII.9 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.8 sebagai kelas kontrol yang dipilih secara acak dengan asumsi bahwa seluruh kelas adalah homogen. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pemberian tes awal (Pretest) dan tes akhir (Posttest). Berdasarkan kategori N-Gain hasil analisis data untuk kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,50 kategori sedang dan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,41 kategori sedang. Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw yang diteliti maka digunakan uji statistik inferensial pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis data yang digunakan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Mattiro Bulu.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 18 MAKASSAR (Studi pada Materi Pokok Alat Optik)
Sudarto, Sudarto;
Mamin, Ratnawaty;
Nastiti, Erika Nadya
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (186.956 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i1.11146
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 18 Makassar (Studi pada Materi Pokok Alat Optik). Penelitian ini adalah penelitian quasi experiment menggunakan desain penelitian Pretest-Posttest Noneqivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 18 Makassar semester genap tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 10 kelas. Adapun sampel penelitian ini dilakukan dengan cara double random sampling dengan asumsi bahwa seluruh kelas adalah homogen. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis data dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa H1 diterima pada α = 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa 1) Hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berada pada kategori sangat tinggi, dan hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan model pembelajaran direct instruction berada pada kategori sedang. 2) Hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) lebih tinggi daripada hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan model pembelajaran direct instruction dengan hasil thitung = 4,67 > ttabel(0,58) = 1,67. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik.
PENGARUH PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 1 PANGKAJENE (STUDI PADA MATERI POKOK PESAWAT SEDERHANA)
Mun'im, Abdul;
Yunus, Sitti Rahma;
Aksa, Awaluddin
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (161.282 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i1.11142
Penelitian ini adalah eksperimen semu yang tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Untuk mengetahui Pengaruh Pendekatan Sains Teknologi dan Masyarakat (STM) terhadap motivasi belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pangkajene pada materi pesawat sederhana. (2) Untuk mengetahui Pengaruh Pendekatan Sains Teknologi dan Masyarakat (STM) terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pangkajene pada materi pesawat sederhana. Tahun ajaran 2016/2017. Pengambilan sampel menggunakan teknik Porposive Sampling. Sampel penelitian yang digunakan 38 orang pada kelas eksperimen dan 38 orang pada kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan instrument Angket untuk mengukur motivasi belajar dan instrument soal pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa rata-rata nilai motivasi dan hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan pendekatan Sains Teknologi Masyarakat dibandingkan data nilai motivasi dan hasil belajar kelas kontrol denngan menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil analisis inferensial dengan menggunakan uji-t motivasi belajar diperoleh nilai thitung sebesar 2,2 dan nilai ttabel adalah 1,66. Dari hasil perhitungan Uji-t hasil belajar diperoleh t hitung> t tabelyaitu 2,35> 1,66 sehingga H0 ditolakdan H1 diterima, maka dapat disimpulkan bahwa adapengaruh positif pendekatan STM terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Pangkajene. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan STM terhadap motivasi dan hasil belajar hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Pangkajene pada materi pesawat sederhana.
PENGARUH MEDIA PUZZLE PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DIVISI PENCAPAIAN KELOMPOK PESERTA DIDIK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 2 MAPPEDECENG (STUDI PADA MATERI POKOK SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA) KABUPATEN LUWU UTARA
Samudar, Nurhaerani;
Ramlawati, Ramlawati;
Sudarto, Sudarto
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (219.645 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i1.11147
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan media puzzle pada model pembelajaran kooperatif tipe divisi pencapaian kelompok peerta didik terhadap hasil belajar IPA peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain penelitian yang digunakan adalah Pretest-Postest Control Group Design. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan media puzzle pada model pembelajaran kooperatif tipe divisi pencapaian kelompok peserta didik di kelas eksperimen, variabel terikatnya adalah hasil belajar IPA peserta didik pada materi pokok Sistem Peredaran Darah pada Manusia. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Mappedeceng yang terdiri atas 8 kelas dengan jumlah peserta didik 248 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan acak kelas (cluster random sampling). Kelas yang terpilih sebagai sampel yaitu kelas VIII-3 sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 30 peserta didik dan kelas VIII-4 sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 30 peserta didik. Data diperoleh dari tes hasil belajar peserta didik yang terdiri dari 25 butir soal pilihan ganda. Analisis data mengunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh peserta didik yang diajar dengan media puzzle lebih tinggi ( 0,511) daripada peserta didik yang diajar tanpa media puzzle ( 0.32). Sedangkan hasil analisis statistik inferensial yang menggunakan uji pihak kanan dan membuktikan H0 di tolak dan H1 diterima. Pengujian hipotesis yang dilakukan dengan uji-t, menghasilkan thitung (2,55) > ttabel (2,00) pada a = 0,05. Hal ini berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media puzzle pada model pembejaran kooperatif tipe divisi pencapaian kelompok peserta didik terhadap hasil belajar IPA peserta didik studi pada materi pokok Sistem Peredaran Darah Pada Manusia.
PENGARUH STRATEGI EVERYONE IS A TEACHER HERE TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 3 PALLANGGA
Syam, Farha Mutia;
Mun'im, Abdul;
Mamin, Ratnawaty
Jurnal IPA Terpadu Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (160.306 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v3i1.11143
Penelitian ini adalah Penelitian eksperimental-Semu (Quasi-Experimental Research) bertujuan untuk mengetahui: (1) skor hasil belajar peserta didik sebelum diajar menggunakan strategi Everyone is A Teacher Here, (2) skor hasil belajar peserta didik setelah diajar menggunakan strategi Everyone is A Teacher Here, (3) skor hasil belajar peserta didik sebelum diajar menggunakan strategi ekspository, (4) skor hasil belajar peserta didik setelah diajar menggunakan strategi ekspository, (5) perbedaan hasil belajar dari peserta didik yang diajar menggunakan strategi Everyone is A Teacher Here dengan strategi ekspository. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Pallangga yang terdiri dari 7 kelas. Sampel penelitian ada 2 yaitu kelas VII.1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah peserta didik 29 orang dan kelas VII.3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah peserta didik 29 orang, yang dipilih dengan teknik acak kelas. Penelitian ini menggunakan instrument soal pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar peserta didik dan lembar observasi keterlaksanaan strategi. Data hasil belajar peserta didik diperoleh dari tes hasil belajar tentang materi pokok ekosistem yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan strategi Everyone is A Teacher Here lebih baik dibandingkan rata-rata hasil belajar kelas kontrol dengan menggunakan strategi ekspository. Hasil analisis deskriptif dengan hasil analisis inferensial dengan menggunakan uji-t hasil belajar diperoleh t hitung > t tabel yaitu 3,57 > 1,66 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga ada perbedaan strategi Everyone is A Teacher Here terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Pallangga dengan strategi ekspository. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa (1) skor hasil belajar peserta didik sebelum diajar menggunakan strategi Everyone is A Teacher Here adalah 8,63 dengan kategori rendah, (2) skor hasil belajar peserta didik setelah diajar menggunakan strategi Everyone is A Teacher Here adalah 15,46 dengan kategori sedang, (3) skor hasil belajar peserta didik sebelum diajar menggunakan strategi ekspository adalah 9,98 dengan kategori rendah,(4) skor hasil belajar peserta didik setelah diajar menggunakan strategi ekspository adalah 12,67 dengan kategori sedang, (5) strategi Everyone is A Teacher Here berpengaruh terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Pallangga pada materi pokok ekosistem dibandingkan strategi ekspository.