cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2020): September" : 13 Documents clear
Kebijakan Peningkatan Mutu Pendidikan Raudhatul Athfal dalam Telaah Renstra Kemenag 2015-2019 Ibnu Salman; Agus Widodo
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 7 No 2 (2020): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v7i2.664

Abstract

Artikel ini menyajikan tentang Kebijakan Raudhatul Athfal (RA) yang merupakan satuan pendidikan anak usia dini setara dengan Taman Kanak-kanak (TK) yang memiliki ciri khusus keislaman yang dikembangkan oleh Kementerian Agama yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal bagi anak berusia 4 (empat) tahun sampai dengan 6 (enam) tahun. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus terhadap telaahan Renstra Kemenag 2015-2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Regulasi kebijakan Pra sekolah (Raudhatul Athfal/RA) kurang mendapatkan perhatian yang maksimal, diantaranya ketiadaan RA berstatus negeri. Ketiadaan status negeri pada lembaga RA satu sisi merupakan kebijakan yang tidak adil dan tidak merata bagi pendidikan pra sekolah. Turunan implementasi Renstra Kemenag 2015-2019 adalah PMA No. 14 tahun 2014 tentang Penegerian Madrasah. Tetapi dalam prakteknya belum ada satupun RA yang berstatus negeri. Idealnya dengan penegerian lembaga Raudhatul Athfal maka upaya peningkatan mutu pendidikan RA justru menjaditidak memiliki benchmark yang baik terhadap lembaga yang sejenisnya yaitu Taman Kanak-kana (TK).
Mengajarkan Keterampilan Abad 21 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, Creativity and Innovation) di Sekolah Dasar Slamet Widodo; Rizky Kusuma Wardani
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 7 No 2 (2020): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v7i2.665

Abstract

Nowadays, teaching primary students grades in the 21st-century era is more challenging than ever for teachers. One of the challenges is the necessity of developing teaching 21st-centuries’ skills such as Communication, Collaboration, Critical Thinking, and Problem Solving, Creativity, and Innovation (henceforth, 4C). Those skills must be taught at all educational levels, especially at the primary school with considering some of aspects such as the students’ needs and students’ development, due to the students face the very fast-changing era periodically. Indirectly, the primary students are being part of 21st-century society. Based on the fact as mentioned, it was led the researchers to conduct this study. Therefore, the aim of this study is to describe 21st-century learning by integrating it for every grade student at the primary school level. Moreover, a literature review was chosen to be a research method of this study through 5 stages process, namely: 1) Determining the research theme; 2) Collecting the relevant articles; 3) Classifying the articles; d) Synthesizing articles and highlighting the important points; and 5) Writing research articles based on the synthesizing result. As a result, two conclusions were found, namely: 1) Teaching 21st-century skills can be done by teachers at all educational levels, and 2) Learning Process at 21st-century can be innovated by teachers with considering the appropriate materials, the students 'needs, and the students' learning conditions.
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Kemampuan Metakognitif Siswa Fathurrohman Fathurrohman
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 7 No 2 (2020): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v6i2.719

Abstract

artikel ini menjelaskan tentang implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis masalah dalam meningkatkan kemampuan metakognitif siswa. Mata pelajaran pendidikan agama Islam memiliki karakteristik yang kompleks, sehingga kemampuan metakognitif tidak dapat ditemukan dan dikembangkan, melalui model pembelajaran berbasis masalah, kemampuan metakognitif siswa dapat ditemukan dan dipetakan dengan benar. Kemampuan metakognitif siswa perlu ditemukan dan dikembangkan karena sesuai dengan kurikulum yang diterapkan di Indonesia bahwa siswa dapat berpikir kritis, kreatif dan inovatif, semua ini dapat dicapai jika metakognitif siswa kemampuan dapat diasah dengan baik saat mengikuti proses pembelajaran. Apalagi dengan konsep baru dalam pendidikan di Indonesia yang membuat siswa mampu berpikir di level yang lebih tinggi (kemampuan berpikir tingkat tinggi). Ini dilakukan dengan harapan bahwa siswa akan dapat bersaing secara global dengan pemikiran yang kuat dan bertanggung jawab. Model pembelajaran berbasis masalah dapat menjadi salah satu solusi untuk mengembangkan kemampuan metakognitif siswa dalam berbagai mata pelajaran, termasuk mata pelajaran pendidikan agama Islam yang dalam aspek tertentu dapat mengeksplorasi kemampuan metakognitif siswa. Kemampuan metakognitif siswa bukanlah segalanya, tetapi dengan ditemukannya kemampuan metakognitif, pendidik akan difasilitasi dalam mengatur pembelajaran yang akan dilakukan dengan siswa di kelas.

Page 2 of 2 | Total Record : 13