cover
Contact Name
Ahmad Nimatullah Al-Baarri, PhD
Contact Email
redaksi@ift.or.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi@ift.or.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2012): Februari 2012" : 5 Documents clear
PARAMETER KEASAMAN SUSU PASTEURISASI DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN AILERU (WRIGHTIA CALIGRIA) Centhya Victorin Maitimu; A M Legowo; Sri Mulyani
Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Vol 1, No 1 (2012): Februari 2012
Publisher : Indonesian Food Technologists

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.025 KB)

Abstract

Pemanfaatan bahan alami, seperti daun Aileru sebagai bahan pengawet menjadi salah satu alternatif dalam mempertahan mutu susu pasteurisasi. Daun  Aileru adalah sejenis daun yang diduga mengandung senyawa antibakteri yang dapat mencegah pertumbuhan mikroba sehingga dapat memberikan efek awet terhadap susu pasteurisasi. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan ekstrak daun Aileruuntuk mengetahui pengaruhnya terhadap parameter keasaman susu pasteurisasi. Penelitian ini meliputi ekstraksi daun Aileru yang dilakukan dengan metode ekstraksi dengan menggunakan aquades sebagai bahan pengekstrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi perlakuan konsentrasi (0, 5, 10, 15, 20, 25, 30%) daun Aileru yang diberikan terhadap susu pasteurisasi, hal ini menunjukkan bahwa peningkatanparameter keasaman susu pasteurisasi karena adanya pengaruh dari konsentrasi daun Aileru yang asam (pH 5.30). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semakin lama susu pasteurisasi disimpan (0 sampai 24 jam) dikombinasikan dengan perlakuan konsentrasi daun Aileru maka nilai akselerasi atau percepatan terhadap parameter keasaman semakin menurun. Selama penyimpanan, keasaman susu pasteurisasi meningkat karena sebagian laktosa akan diubah oleh mikroba asam laktat dan asam organik karena besarnya nilai keasaman berbanding terbalik dengan pH, apabila keasaman susu meningkat maka nilai pH akan menurun selama penyimpanan. Dengan melihat nilai akselerasi atau percepatan parameter keasaman efek daun Aileru terhadap susu pasteurisasi yang menurun selama penyimpanan, maka kesimpulannya penelitian ini yaitu bahwa konsentrasi daun Aileru dapat diperkecil (7,5%, 10% dan 12,%) dengan lama penyimpanan 15 jam, dengan penggunaan buffer phosphat sebagai penganti aquades yang berfungsi sebagai larutan penyangga untuk menahan perubahan pH.
LACTOSE AND REDUCTION SUGAR CONCENTRATIONS, PH AND THE SOURNESS OF DATE FLAVORED YOGURT DRINK AS PROBIOTIC BEVERAGE Ade Irma Hartati
Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Vol 1, No 1 (2012): Februari 2012
Publisher : Indonesian Food Technologists

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.652 KB)

Abstract

Yogurt drink contains of Lactic Acid Bacteria which have lot of functions for health. The growth of Lactic Acid Bacteria depends on heat treatment, how long fermentation takes place, and kinds of sugar in the milk. Adding some sugar to Yogurt drink can optimize the growth of Lactic Acid Bacteria. Date palm was used to add the sugar contain of yogurt drink with different percentage range from 0% (T0), 2% (T1), 4% (T2) and 6% (T3) with 5 times replicated.  To aim the information of the sugar utilities in fermenting milk, so in this study used four parameters, there were lactose concentration, total reduction sugar, pH and level of sourness. Completely Randomized Design was used, data result were analyzed with ANOVA, then were continued with Duncan Multiple Range Test. Finally result showed that adding date palm during fermentation decreasec the lactose concentration from T1 to T3 then increased in T4 with range from 3.19%-3.32%, Reduction Sugar increased persistently from T0 to T3 range from 2.15%-2.99%, and pH value decreased range from 3.83-3.76. However, adding date palm into yogurt drink had no effect in sourness. This study informs that the natural sugar of date palm was used by Lactic Acid Bacteria during fermentation process, so that it affected Lactose and reduced Sugar concentration and pH value.
KADAR LAKTOSA, KEASAMAN DAN TOTAL BAHAN PADAT WHEY FERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN JUS KACANG HIJAU Dwi Novrina Nawangsari; A M Legowo; Sri Mulyani
Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Vol 1, No 1 (2012): Februari 2012
Publisher : Indonesian Food Technologists

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.713 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan jus kacang hijau serta pemanfaatan whey (diversifikasi produk) yang difermentasi oleh bakteri asam laktat (BAL) Lactobacillus acidophillus, Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Bahan yang digunakan berupa kacang hijau dan whey yang berasal dari tahu susu. Kacang hijau yang akan digunakan sebelumnya direndam selama 8 jam. Rasio antara jus kacang hijau dengan air  sebesar 1:1. Kepadatan stater yang digunakan 1,8x108sel/ml. Penelitian ini menggunakan Racangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan kemudian dianalisis dengan Sidik Ragam. Variabel yang diuji adalah kadar laktosa, keasaman dan total bahan padat. Hasil penelitian menunjukkan penambahan jus kacang hijau berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar laktosa, keasaman dan total bahan padat. Kadar laktosa 2,166%-2,378%, keasaman 0,408%-0,831%, dan total bahan padat 11,969%-14,031%. Penambahan jus kacang hijau yang terbaik dalam minuman probiotik sebanyak 30% pada proses karena efektif menurunkan kadar laktosa, meningkatkan keasaman dan menaikkan total bahan padat.
HETEROSIS KANDUNGAN NUTRISI DAN UJI ORGANOLEPIK PRODUK DARI TIKTOK Barep Sutiyono; Soedarsono Soedarsono; S Johari; Y S Ondo
Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Vol 1, No 1 (2012): Februari 2012
Publisher : Indonesian Food Technologists

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.242 KB)

Abstract

Persilangan antar spesies itik (Anas platyrhychos)dengan entok (Cairina muscovy).  yang menghasilkan jenis itik baru yang sering disebut mule duck yang berarti mesin tenun halus, dan mule duck. Persilangan antara itik dengan entok untuk mendapatkan tiktok yang mempunyai heterosis efek dari kapasitas ingestion dan steatosis dari gen. Penelitian bertujuan untuk mengetahui heterosis efek kandungan protein dan kandungan lemaknya dari daging dan telur serta uji organoleptik daging tiktok. Daging yang dianalisis masing-masing 10 g daging dada dari itik, entok dan tiktok, 5 ekor jantan dan 5 ekor betina. Sedang telur itik, entok dan tiktok masing-masing 10 butir. Dalam uji organoleptik daging dada itik, entok dan tiktok masing masing 300 g yang dimasak dengan bumbu dan lama waktu memasak sama, dengan jumlah panelis 24 orang.  Analisis menggunakan statistik diskriptif dan uji rata-rata menggunakan General Linier Model (GLM) dengan bantuan progam SAS System. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadungan protein dan lemak dari daging, kuning dan putih telur dari itik, entok dan tiktok semuanya tidak berbeda nyata. Heterosis efek kandungan protein daging, kuning dan putih telur semuanya negatif berkisar  -3,45 sampai -13,64% dan lemak daging -31,31 kuning dan pulith telur 1,61. Hasil uji organoleptik rata-rata pada itik, entok dan tiktok masing-masing 74,54; 79,41 dan 73,59. Kesimpulan  heterosis efek protein daging dan telur negatif, lemak daging negatif dan telur positif. Pemanpilan daging goreng entok  terbaik kemudian itik, dan tiktok yang nilainya tidak jauh berbeda.
LACTOPEROXIDASE IMMOBILIZED ONTO VARIOUS BEADS FOR PRODUCING NATURAL PRESERVATIVES SOLUTION Ahmad Ni&#039;matullah Al-Baarri; M Ogawa; T Visalsok; S Hayakawa
Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Vol 1, No 1 (2012): Februari 2012
Publisher : Indonesian Food Technologists

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.857 KB) | DOI: 10.17728/jatp.52

Abstract

The natural preservative agent of hypothiocyanite (OSCN–) has been succeded to determine using immobilized LPO onto various types of beads or matrixes: SP Sepharose Fast Flow (SP-FF), SP Sepharose Big Beads (SP-BB), CNBr activated SP Sepharose (SP-CNBR). Lactoperoxidase (LPO) was obtained from bovine milk. The immobilization method was performed using ion exhange method and adsorption. Immobilized LPO onto matrixes has been stored for 7 days at 4˚C and 10˚C. Data of the production of OSCN– were collected before and after immobilized LPO storage. Data shows no remarkable effect of the production of OSCN– using immobilized LPO stored at 4˚C, however, the remarkable reduction has been detected in the production of OSCN– using immobilized LPO that was stored at 10˚C. As a conclusion, the 7 days storage does not change the capability of immobilized LPO for producing OSCN if the immobilized LPO was stored at 4˚C. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5