cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 23033800     EISSN : 2527049     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran is a peer-reviewed, open access journal that provides publication of articles in all areas of educational research. It aims to promote excellence through the dissemination of high-quality research findings and provide a platform for scientists and academicians all over the world to promote, share, and discuss various new issues and developments in different areas of educational research.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2022): July 2022" : 12 Documents clear
Penerapan Student T-Test Untuk Menilai Efektivitas Pengembangan Buku Ajar Mata Kuliah Desentralisasi Fiskal di Jurusan Administrasi Publik Unesa Galih Wahyu Pradana; Muhammad Farid Ma'ruf; Deby Febriyan Eprilianto
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 10, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v10i2.5096

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku ajar Desentralisasi Fiskal sebagai alternatif bahan ajar untuk dosen dan mahasiswa Prodi S1 Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya. Pengembangan buku ajar dilakukan dengan menggunakan rancangan pengembangan media pembelajaran Borg dan Gall, akan tetapi desain pengembangan buku teks ini tidak mengambil semua tahapan pada model pengembangan dari Borg dan Gall dikarenakan keterbatasan dan efisiensi waktu bagi penulis. Dalam melakukan design uji coba terdapat tahapan-tahapan pengujian, yaitu draft buku ajar di review oleh ahli bidang studi di luar tim penyusun buku ajar, uji coba satu persatu yang dilakukan oleh penyusun buku ajar dengan satu atau dua mahasiswa secara individual. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan analisis kuantitatif melalui   uji t (independent-sample t test). Secara garis besar, hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar matakuliah Desentralisasi Fiskal sudah memenuhi kelayakan dari segi substansi maupun kebahasaan, hanya perlu dilakukan perbaikan dalam penulisan atau redaksional serta perlu penambahan index dan glosarium. Berdasarkan hasil uji t (independent-sample t test) diketahui bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,034 0,05, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji independent sample t test dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan (nyata) antara rata-rata hasil belajar mahasiswa pada kelas A dengan kelas B yang menandakan bahkan buku ajar memberikan pengaruh yang efektif.AbstractThis study aims to produce Fiscal Decentralization textbooks as alternative teaching materials for lecturers and students of the State Administration Science Study Program, Faculty of Social Sciences and Law, State University of Surabaya. The Borg and Gall learning media creation model was used to create textbooks, although the design did not include all of the steps of the Borg and Gall development model owing to time constraints for the author. In carrying out the trial design there are stages of testing, namely the draft of the textbook is reviewed by experts in the field of study outside the textbook drafting team, one by one trial is carried out by the textbook compiler with one or two students individually. The data in this study were collected using quantitative analysis and t-test (independent-sample t-test). Broadly speaking, the results of the study indicate that the textbook for Fiscal Decentralization courses has met the feasibility in terms of substance and language, it only needs to be improved in writing or editorial and it is necessary to add an index and a glossary. Based on the results of the t test (independent-sample t test) it is known that the value of Sig. (2-tailed) of 0.034 0.05, so as the basis for decision making in the independent sample t test, it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted. Thus, it can be concluded that there is a significant (significant) difference between the average student learning outcomes in class A and class B, which indicates that even textbooks have an effective influence.
Integrasi Kompetensi 4C Melalui Penggunaan Microsoft Teams Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Secara Daring Yessy Purnamasari; Lina Meilinda; Muhammad Yazidus Syukri
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 10, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v10i2.5185

Abstract

Abstrak Microsoft Teams (Ms Teams) adalah salah satu platform yang memungkinkan penggunanya untuk berkolaborasi, berbagi dokumen, maupun mengadakan rapat secara daring. Dalam konteks pendidikan, Ms Teams menjadi salah satu alternatif platform digital yang mendukung terlaksananya penerapan 4C (critical thinking, creativity, collaboration, dan communication) selama pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana integrasi kompetensi 4C melalui penggunaan Ms Teams dalam pengajaran Bahasa Inggris. Melalui metodologi deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan kuisioner, observasi dan studi pustaka terhadap pelaksanaan pengajaran Bahasa Inggris 1 dan 2 di dua prodi selama dua semester berturut-turut di tahun akademik 2020-2021 dan mengkaji bagaimana penerapan 4C tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa (hasil). Dengan demikian, (kesimpulan). Kata Kunci: 4C, Ms Teams, pembelajaran daring, Bahasa Inggris               AbstractMicrosoft Teams (Ms Teams) is one platform that enables the users to collab, share documents, or hold an online meeting. In the educational aspect, Ms Teams is one of the digital platform alternatives which support the 4C (critical thinking, creativity, collaboration, and communication) application during the pandemic. This research aims to acknowledge the integration of 4C competencies using Ms Teams in English class and to know how it is applied. Through the descriptive qualitative methodology, this research employs observation and library studies during the teaching and learning process of Bahasa Inggris 1 and Bahasa Inggris 2 in two study programs in two semesters consecutively. The result shows that ____. It is suggested that _____. Keywords: 4C, Ms Teams, online learning, English language
Analisis Kecemasan pada Proses Keterampilan Berbicara Peserta Didik Tingkat I pada Mata Kuliah Bahasa Inggris Risqi Ekanti Ayuningtyas Palupi; Budi Purwanto; Sutriyono Sutriyono
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 10, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v10i2.5235

Abstract

ABSTRAK Bahasa menghabiskan bidang umum utama untuk komunikasi, oleh karena itu penting bahwa keterampilan komunikasi mengambil bagian dalam belajar bahasa. Berbicara adalah bagian dari pelajaran bahasa Inggris baik di tingkat dasar hingga tingkat perguruan tinggi pada saat ini. Perkembangan dan percepatan teknologi juga menuntut semua orang untuk bisa berkomunikasi dan berbahasa internasional, dalam hal ini Bahasa Inggris dengan baik dan lancar. Namun, untuk membuat peserta didik berbicara dalam bahasa Inggris tidak selalu mudah dan mungkin ada beberapa alasan berbeda mengapa hal ini terjadi. Salah satu alasan yang mungkin adalah kecemasan berbicara dan pengaruhnya terhadap pemerolehan bahasa kedua, dalam hal ini Bahasa Inggris. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kecemasan berbicara peserta didik ketika mereka berada di sesi berbicara pada saat pembelajaran Bahasa Inggris. Studi ini terutama didasarkan pada hasil wawancara dan observasi pada mahasiswa tingkat 1, Program Studi DVI Manajemen Penanggulangan Bencana dan DVI Bisnis Digital, Politeknik Akbara Surakarta. Adapun penelitian ini dilaksanakan pada semester 1 tahun akademik 2021/2022. Dari hasil penelitian ini, dapat dipaparkan bahwa kecemasan berbicara dapat menghambat peserta didik untuk berani berbicara dan pada akhirnya memberikan efek negatif pada keterampilan lisan. Studi ini juga menunjukkan bahwa kecemasan berbicara bukanlah masalah yang diprioritaskan di sekolah, alasannya bisa jadi kecemasan berbicara tidak dilihat sebagai masalah dalam pengajaran bahasa karena dapat dianggap sebagai kesulitan sosial. Untuk mendorong berbicara di kelas, penting untuk mengupayakan suasana yang menyenangkan di mana setiap peserta didik dapat merasa santai dan termotivasi untuk berkomunikasi secara lisan.
Pengembangan Instrumen Tes Literasi Peserta Didik Pada Materi Teks Anekdot Ayyu Subhi Farahiba
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 10, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v10i2.4554

Abstract

AbstrakInstrumen penilaian pada mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan mengukur kemampuan menemukan informasi dan kemampuan bernalar melalui teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen literasi membaca untuk materi teks anekdot. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas: (1) analisis (analyze), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (development), (4) penerapan (implementation), dan (5) evaluasi (evaluation). Instrumen tes literasi membaca diujicobakan kepada siswa kelas X SMA Ma’arif Pamekasan sebanyak 15 orang. Validitas instrumen yang dilakukan adalah validitas item butir soal, yaitu membandingkan nilai r pada tiap butir soal dengan r product moment. Realibilitas yang dilakukan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Hasil penelitian ini menunjukkan instrumen tes literasi membaca yang dikembangkan sudah valid dan reliabel sehingga dapat dimanfaatkan oleh guru untuk mengetahui kemampuan literasi siswa, khususnya pada materi teks anekdot. Pengembangan instrumen literasi ini berdasarkan pada instrumen PISA yang terdiri atas tiga aspek, yaitu menemukan infomasi (retrieve and access), interpretasi dan integrasi (interpret and integrate), dan evaluasi dan refleksi (reflect and evaluate). AbstractThe assessment instrument in Indonesian subjects aims to measure the ability to find information and reasoning skills through texts. This study aims to develop a reading literacy instrument for anecdotal text material. This research is a development research using the ADDIE development model which consists of: (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. (evaluation). The reading literacy test instrument was tested on 15 students of class X SMA Ma'arif Pamekasan. The validity of the instrument that is carried out is the validity of the item items, namely comparing the value of r in each item with the r product moment. The reliability is carried out using the Cronbach Alpha formula. The results of this study, namely the reading literacy test instrument developed was valid and reliable so that it could be used by teachers to determine students' literacy skills, especially in anecdotal text material. The development of this literacy instrument is based on the PISA instrument concerning cognitive processes in reading literacy which consists of three aspects, namely retrieve and access, interpret and integrate, and reflect and evaluate).
Pelaksanaan Evaluasi Bahasa Indonesia : Studi Kasus di SMAN 1 Kalisat Jember Desi Karolina Saragih; Yerry Mijianti
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 10, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v10i2.5105

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan penilaian formatif yang dibuat guru Bahasa Indonesia di  SMAN 1 Kalisat Jember dan mendeskripsikan kendala guru Bahasa Indonesia di SMAN Kalisat Jember dalam pembuatan penilaian formatif. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif  kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen evaluasi pembelajaran berupa penilaian formatif yang dibuat guru Bahasa Indonesia di  SMAN 1 Kalisat Jember : (1) telah memenuhi validitas isi (2) telah memenuhi kriteria tes pilihan ganda yang baik; (3) materi soal menggunakan pilihan jawaban homogen dan logis, mempunyai satu jawaban yang benar, dan pokok soal dirumuskan secara jelas dan logis; (4) dua dari tujuh kriteria tidak dipenuhi pada konstruksi soal; (5) telah menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia; (7) teknik penskoran tanpa menerapkan sistem denda dengan mempertimbangkan bobot skor tiap soal. Kendala guru dalam pembuatan penilaian formatif meliputi (1) kurangnya pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, (2) keterbatasan alokasi waktu evaluasi, (3) keberagaman siswa dan keterbatasan waktu memetakan satu demi satu kebutuhan siwa, (4)  jarang menindaklanjuti hasil evaluasi.Bahasa
Peningkatan Prestasi Belajar Siswa MTs Negeri 3 Sragen Kasih Sulasmi; Istiatin Istiatin; Sudarwati Sudarwati
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 10, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v10i2.5043

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini yakni guna menentukan pengaruh variabel-variabel mencakup: motivasi belajar, peran orang tua, kompetensi guru, serta lingkungan sekolah pada MTs Negeri 3 Sragen baik secara bersamaan. Peneliti memakai metodologi deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini yakni siswa MTs N 3 Sragen mencakup total 100 siswa. Teknik pengambilan sampel memakai teknik proposive sampling mencakup total 100 responden. Peneliti memakai kuesioner guna memperoleh data. Disisi lain metodologi analisis data memakai analisis statistik linier berganda uji regresi, uji F, uji T, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menerangkan bahwasanya motivasi belajar, peran orang tua, kompetensi guru, serta lingkungan sekolah semuanya memiliki pengaruh sebesar 72,4% atas prestasi belajar. Sebagai perbandingan, 27,6% dipengaruhi oleh faktor lainnya, diluar  variabel yang diamati. AbstractThe purpose of this study is to determine the effect of variables including: learning motivation, parental role, teacher competence, and the school environment at MTs Negeri 3 Sragen both simultaneously. The researcher used a quantitative descriptive methodology. The population of this research, namely students of MTs N 3 Sragen, includes a total of 100 students. The sampling technique used is proportional sampling technique which includes a total of 100 respondents. Researchers used a questionnaire to obtain data. On the other hand, the data analysis methodology uses multiple linear statistical analysis, regression test, F test, T test, and the coefficient of determination. The results of the study explain that learning motivation, the role of parents, teacher competence, and the school environment all have an influence of 72.4% on learning achievement. In comparison, 27.6% is influenced by other factors, outside of the observed variables
Pengembangan Tema Budaya Lokal Ponoragan Untuk Membentuk Karakter Cinta Tanah Air Dalam Kurikulum PAUD Tri Ayu Gutiawati; Betty Yulia Wulansari
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 10, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v10i2.4050

Abstract

AbstrakBanyaknya kebudayaan lokal menjadi simbol bagi Indonesia. Tetapi dengan adanya kemajuan teknologi yang pesat, budaya yang ada semakin luntur atau bahkan hilang. Bebasnya budaya asing yang masuk dan tanpa adanya filter, mulai menggusur kebudayaan lokal termasuk dari kebiasaan, gaya hidup, cara berpakaian, makanan, dan pola berfikir. Generasi penerus bangsa lebih tertarik dengan budaya asing karena penyajian lebih modern, menarik, dan bervariasi. Maka dari itu, diperlukan usaha untuk tetap melestarikan budaya lokal Ponoragan melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Lembaga PAUD diberikan kebebasan untuk mengembangkan kurikulumnya. Pengembangan kurikulum dengan menambah Tema Budaya Lokal Ponoragan Untuk Membentuk Karakter Cinta Tanah Air pada seluruh lembaga PAUD agar budaya lokal tidak mengalami krisis kepunahan kebudayaan. Sehingga lembaga dapat meningkatkan kualitas kurikulumnya melalui kearifan lokal budaya didaerah masing-masing. AbstractThe abundance of local culture has become a symbol for Indonesia. But with the rapid advancement of technology, the existing culture is fading or even disappearing. The freedom of foreign culture to enter and without any filter, began to displace local culture, including from habits, lifestyles, ways of dressing, food, patterns of thinking. The next generation of the nation is more interested in foreign cultures because the presentation is more modern, interesting, and varied. Therefore, efforts are needed to continue to preserve the local culture of Ponoragan through Early Childhood Education (PAUD). PAUD institutions are given the freedom to develop their curriculum. Curriculum development by adding the Ponoragan Local Culture Theme To Form Love for the Homeland Character in all PAUD institutions so that local culture does not experience a crisis of cultural extinction. So that institutions can improve the quality of their curriculum through local cultural wisdom in their respective areas.
Mitigasi Bencana Untuk Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan Pada Anak Usia Dini Romadona Desy Suciati; Ardhana Januar Mahardhani; Dian Kristiana
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 10, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v10i2.4811

Abstract

AbstrakIndonesia termasuk salah satu Negara yang memiliki potensi bencana tanah longsor paling sering di beberapa daerahnya yang mengakibatkan banyak kerugian dan korban jiwa, namun hal ini tidak cukup menyadarkan pengetahuan masyarakat di Indonesia tentang pentingnya menjaga lingkungan. Salah satu cara untuk mengurangi resiko bencana ialah dengan melakukan mitigasi bencana. Pelaksanaan program mitigasi bencana dapat dilakukan melalui sebuah pendidikan formal atau informal, salah satunya pada pendidikan anak usia dini dengan melakukan kegiatan menanam agar dapat menumbuhkan karakter peduli ligkungan. Seorang anak yang mempunyai karaker peduli terhadap lingkungan akan berdampak positif bagi kelangsungan hidup pada lingkungan di sekitarnya.  AbstractIndonesia is one of the countries that has the most frequent potential for landslides in several areas which result in a lot of losses and casualties, but this is not enough to raise awareness of the people in Indonesia about the importance of protecting the environment. One way to reduce disaster risk is to carry out disaster mitigation. The implementation of disaster mitigation programs can be carried out through a formal or informal education, one of which is in early childhood education by carrying out planting activities in order to grow the character of caring for the environment. A child who has the character of caring for the environment will have a positive impact on the survival of the surrounding environment. 
Menciptakan Joyfull Learning Melalui Loose Part Play Pada Anak Usia Dini Dian Kristiana; Jumadi Jumadi
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 10, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v10i2.4794

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara menciptakan joyfull learning melalui loose part play pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dimana data sekunder merupakan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti terdahulu.Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah dengan melakukan studi dokumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Menciptakan joyfull learning melalui loose part play pada anak usia dini bisa dilakukan dengan menggunakan benda yang ada disekitar lingkungan.Melalui loose part play anak akan melakukan dengan perasaan senang dan dilakukan dengan bermain yang menyeimbangkan otak kiri dan kanan sehingga joyfull learning dapat diterapkan dengan baik.  AbstractThis study aims to describe how to create joyful learning through loose part play in early childhood. The research method used is literature study. The source of data used in this study is secondary data where secondary data is the result of research that has been carried out by previous researchers. The data collection technique used by researchers is to do a document study. Data analysis in this study used descriptive analysis. Creating joyfull learning through loose part play in early childhood can be done by using objects that are around the environment. Through loose part play, children will do it with pleasure and do it by playing that balances the left and right brain so that joyfull learning can be applied properly 
Pengaruh Dukungan Guru Terhadap Akhlak Siswa di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Islam Siti Aminah binti Ahmad; Aminudin Bin Hehsan
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 10, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v10i2.5398

Abstract

ABSTRAKIsu-isu akhlak dalam kalangan pelajar di sekolah-sekolah Islam semakin membimbangkan masyarakat masa kini. Walaupun pendidikan Islam di sekolah telah menanamkan pengetahuan tentang akhlak dalam diri pelajar, masih terdapat sebilangan besar pelajar yang tidak mengamalkan akhlak yang baik serta tidak menerapkan prinsip-prinsip yang mulia sesuai dengan tuntutan agama Islam dalam kehidupan mereka. Justeru, kajian ini mengkaji kesan sokongan guru terhadap akhlak pelajar dalam kalangan pelajar sekolah menengah Islam di Johor Bharu. Data kajian ini menggunakan persampelan rawak berstrata di kalangan 256 responden. Analisis kuantitatif telah dijalankan menggunakan SMART PLS versi 3.3. Berdasarkan dapatan kajian menunjukkan bahawa sokongan guru memberi kesan kepada akhlak pelajar. Oleh itu, sokongan guru seperti bimbingan, nasihat, penyeliaan, inspirasi dan pendekatan peribadi kepada pelajar memberi kesan kepada akhlak pelajar dan membantu dalam menentukan pencapaian pelajar. Dengan mengambil kira faktor isu sosial yang mempengaruhi moral pelajar, implikasi daripada hasil kajian ini boleh dijadikan panduan kepada pihak berkepentingan untuk mencari penyelesaian. Maklumat yang berkaitan juga boleh membantu institusi dakwah, sekolah dan guru-guru di Malaysia meneruskan usaha mereka untuk menyelesaikan masalah sosial pelajar dengan lebih berkesan. Selain itu, penyelidikan ini juga membantu pengkaji lain memahami hasil kajian dan terus menjalankan penyelidikan yang mendalam dalam bidang berkaitan. Justeru, dapatan kajian menunjukkan kepentingan sokongan guru dan keperluan kajian masa depan terhadap faktor ibu bapa dan rakan yang mempengaruhi akhlak pelajar.

Page 1 of 2 | Total Record : 12