cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 23033800     EISSN : 2527049     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran is a peer-reviewed, open access journal that provides publication of articles in all areas of educational research. It aims to promote excellence through the dissemination of high-quality research findings and provide a platform for scientists and academicians all over the world to promote, share, and discuss various new issues and developments in different areas of educational research.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2018): Januari" : 7 Documents clear
PROBLEM BASED LEARNING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA Uki Suhendar; Arta Ekayanti
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.667 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i1.815

Abstract

Pemahaman konsep penting untuk dimiliki mahasiswa, khususnya mahasiswa LPTK, mereka harus memiliki pemahaman konsep yang lebih dari siswa SMA. Pemahaman konsep merupakan kemampuan seseorang dalam memaknai suatu konsep. Pemahaman konsep dapat dipengaruhi atau ditingkatkan dengan membiasakan mahasiswa untuk menemukan, mengembangkan, dan menerapkan konsep yang mereka pelajari. Oleh karenanya, pembelajaran yang melatih mahasiswa untuk mampu menyelesaikan suatu masalah adalah langkah tepat dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa. Diantara model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah Problem Based Learning. Dengan menerapkan Problem Based Learning maka diharapkan mahasiswa akan memperoleh pemahaman konsep dengan cara memecahkan masalah dalam dunia nyata secara ilmiah. Berdasarkan karakteristik Problem Based Learning, sangat dimungkinkan akan dapat meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa. Dikarenakan Problem Based Learning melatih mahasiswa untuk menemukan, mengembangkan, maupun mengaplikasikan konsep yang dimiliki secara aktif dari berbagai sumber pengetahuan dengan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Langkah-langkah Problem Based Learning juga akan dapat meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa. Dikarenakan Problem Based Learning membiasakan mahasiswa untuk melalui proses-proses pemecahan/penyelesaian masalah agar dapat memahami konsep yang dipelajari.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERBASIS MULTIKULTURAL MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MAHASISWA PRODI PPKn UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO Prihma Sinta Utami; Hadi Cahyono
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.895 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i1.817

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil dari implementasi pendidikan berbasis multikultural melalui model pembelajaran Problem Based Learning pada mata kuliah pendidikan ilmu sosial. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian studi kasus kualitatif dengan subjek penelitian secara purposive. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pada indikator pengamatan kasus/ masalah,  kerjasama mahasiswa semakin meningkat dalam hal melakukan pengamatan suatu kasus serta tidak ada tendensi pada kelompok tertentu; (2) Pada indikator mandiri mencari literasi penyelesaian kasus ,mahasiswa secara mandiri telah melakukan kegiatan pencarian literasi dalam penyelesaian masalah, dosen hanya sebagai fasilitator; (3) Pada indikator sikap demokratis, secara demokratis mahasiswa menyampaikan solusi masalah dan memberikan kesempatan yang sama mahasiswa lainnya tanpa melihat budaya yang dominan di kelas; (4) Pada indikator berinteraksi dengan berbagai kelompok dalam menciptakan suasana akademik menunjukkan bahwa interaksi mahasiswa dengan antar kelompok masih kurang, keaktifan mahasiswa masih dominan pada kelompok kecil saja.
Efektivitas Metode Team Games Tournament ( TGT ) Dalam Pembelajaran Menulis Narasi Di Kelas X SMK Insan Mulia Bekasi Nia Damayanti; Nana Suyana
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.631 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i1.842

Abstract

Abstrak.Metode Pembelajaran akan terus berkembang seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Guru sebagai pembimbing di dalam dan luar kelas,mempunyai peran yang penting dalam kemajuan bangsa ini. Guru dapat beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sangat pesat. Pemakaian metode pembelajaran yang tepat ikut menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Metode eksperimen digunakan untuk memperoleh data pembelajaran menulis metode TGT. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa SMK Insan Mulia.Sampel yag digunnakan ebanyak satu kelas,sebanyak 30 siswa,kelas X. Teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Instrumen yang digunakan berupa,tes uraian. Uji prasyarat yag digunakan ,berupa uji Normalitas dan Homogenitas,serta uji –t . Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas X SMK Insan Mulia tahun pelajaran 2017/2018 sebelum pembelajaran dengan metode TGT nilai rerata,sedangkan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas X SMK Insan Mulia sesudah pembelajaran dengan metode TGT nilai siswa mengalami kenaikan sebesar` Kata Kunci : Pembelajaran TGT, Menulis, Narasi. Abstract The Learning Method will continue to evolve with the development of science and technology. Teachers as mentors inside and outside the classroom, have an important role in the progress of this nation. Teachers can adapt to the rapidly evolving development of science and technology. Use of appropriate learning methods also determine the success of teaching and learning process. The method used in this research is experiment. The experimental method is used to obtain learning data writing TGT method. The population in the study were all students of SMK Insan Mulia.Sampel yag used ebanyak one class, as many as 30 students, class X. Sampling technique with random sampling. The instrument used is a description test. The prerequisite test used, in the form of Normality and Homogeneity test, and the -t test. The result of the research shows that the ability to write narration of class X students of SMK Insan Mulia in the academic year 2017/2018 before the learning with TGT method of mean value, while the ability to write narration of class X students of SMK Insan Mulia after learning by TGT method the students score increased by ` Keywords: TGT Learning, Writing, Naration 
PENERJEMAHAN FRASA VERBA BAHASA INGGRIS DALAM BUKU SOCIOLINGUISTICS: GOALS, APPROACHES AND PROBLEMS KARYA ROGER T. BELL KE DALAM BAHASA INDONESIA PADA BUKU SOSIOLINGUISTIK: SAJIAN, TUJUAN, PENDEKATAN DAN PROBLEM OLEH ABDUL SYUKUR IBRAHIM Djoko Susilo
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.168 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i1.708

Abstract

The research objectives are: firstly to describe verb phrase types used in ‘Sociolinguistics: Goals, Approaches and Problems’ of Roger T. Bell. Secondly, to describe the equivalent forms of English verb phrase in ‘Sociolinguistics: Goals, Approaches and Problems’ of Roger T. Bell and its translation in ‘Sosiolinguistik: Sajian, Tujuan, Pendekatan dan Problem’ by Abdul Syukur Ibrahim. Thirdly, it also describes the appropriateness of meaning of English verb phrase and its Indonesian equivalent forms in the two books mentioned before. This study used the qualitative descriptive method with purposive sampling. The categorization of data was taken from English verb phrase of Randolph Quirk’s et.al. The criterion of data selection was based on the research objections; proportion; and percentage of the total of English verb phrase of each type. The data consists of 52 English verb phrases in 52 sentences. This study used grammar approach in terms of its textual and contextual of verb phrase in the sentence both in English and in Indonesian. The study results showed that the use of English verb phrases have some variation as below: 25 % is perfective type; 5.77 % is progressive type; 38.46 %  is  passive; 9.61% is perfective progressive; 17.31 % is perfective passive; 3.85 % is progressive passive. The equivalent form of English verb phrase consists of two groups. There is not rank shift on the equivalent form of English verb phrase on one hand and there is rank shift on the other hand. In the former, 36.54 % of English verb phrase is translated into Indonesian verb phrase too. In the later, there are some rank shift variations. 1.92 % is English verb phrase level rank shift in Indonesian noun phrase; 48.08 % is English verb phrase shunt down into Indonesian verb; 9.61 %  is English verb phrase shunt up into Indonesian embedded clause; and 3.45 %  is ellipsis of English verb phrase into Indonesian equivalent. There are three groups of the meaning appropriateness in this study. For the first, 38.46 % of English verb phrase is appropriately translated into Indonesian equivalent. Secondly, 46.15 % English verb phrase is half appropriately translated into Indonesian equivalent. Thirdly, 15.39 % of English verb phrase is translated into Indonesian inappropriately cause of misinterpretation. From the two of the ellipsis of English verb phrase in Indonesian equivalent, 1.92 % is translated appropriately and 1.92 % is translated inappropriately due to misinterpretation. A translator should study the phenomena of non-passive of English verb phrase into Indonesian verb accurately so that the appropriateness of its meaning can be reached. In addition the translator has to study the meaning of verb + preposition structure accurately in Indonesia. This structure must be attended by students seriously because it is standard form in English but it is not in Indonesia. Thirdly, 1.72 % of English verb phrase is translated into Indonesian inappropriately cause of deviation and 15.39 % of English verb phrase is translated into Indonesian inappropriately cause of misinterpretation. Key Words: Translation, English Verb Phrase, Indonesian Verb Phrase
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI TK RUTOSORO KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA FLORES NUSA TENGGARA TIMUR Efrida Ita
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.228 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i1.889

Abstract

This study aims to describe the learning management of early childhood education in Rutosoro kindergarten, namely 1) planning of learning, 2) implementation of learning, 3) assessment of learning. This study was qualitative study. This study was done in Rutosoro kindergarten. The study design was educational ethnography. The subjects of this study were the headmaster, teachers and students of Rutosoro kindergarten. The methods of data collection in this study were interview, observation and documentation. The data analysis in this study using the analysis of interactive model developed by Miles and Huberman namely data collection, data reduction, data display and conclusion. The result of study shows that 1) the planning of learning is made in the form of syllabus, the semester planning, weekly activities planning, daily activities planning. In making the learning planning the kindergarten teachers need to consider the level of children development, the children development aspects, the children’s needs, the children’s interest, and the children’s characteristics, 2) the implementation of learning in Rutosoro kindergarten begins with the welcoming of the children by the teachers, introduction (moving together, praying, presenting, questioning on themes and subthemes), core activities, eating and resting, closing. Implementation of learning using the methods adapted to the theme with the principle of playing while learning, and 3) the assessment of learning is done every time since the children come to the school till the children go back to home through the assignment, conversation, observation, performance, work, and portofolio.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM LIRIK NYANYIAN MAMBUE ANAK SUKU BATAK ANGKOLA DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN PROVINSI SUMATERA UTARA Husniah Ramadhani Pulungan; Ismail Rahmad Daulay; Ahmad Yamin Hasibuan
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.609 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i1.709

Abstract

AbstrakPenelitian yang telah dikemukakan, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam syair  nyanyian mambue anak pada  suku  Batak Angkola di Kabupaten Tapanuli Selatan. Tujuan penelitian adalah (1) Mendeskripsikan jenis-jenis nyanyian mambue anak pada  suku  BatakAngkola di Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara dan (2) Mendeskripsikan  nilai-nilai pendidikan dalam  lirik  nyanyian mambue anak pada suku  Batak Angkola di Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara. Data yang terkumpul melalui teknik-teknik yang telah dikemukakan di atas kemudian diolah atau diproses sebagai berikut (1) Mengumpulkan data tentang Kata Majemuk Bahasa Batak Angkola yang diperoleh dari masyarakat. (2) Data yang diperoleh berupa ujaran-ujaran informan, ditranskripsikan ke dalam bentuk tulisan. (3) Mengklasifikasikan data yang diperoleh berdasarkan permasalahan yang diteliti. (3) Data yang telah diperoleh diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan menyusun laporan hasil analisis data. Dan (3) Menarik simpulan. Berdasarkan temuan penelitian mengenai nilai-nilai edukatif dalam lirik Nyanyian Mambue anak pada acara pernikahan Suku Batak Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara dapat disimpulkan (1) Nilai-nilai edukatif religious, (2) Nilai-nilai edukatif ketangguhan, (3) Nilai-nilai edukatif  kepedulian, dan (4) Nilai-nilai Kejujuran. Kata Kunci: Nilai-Nilai Pendidikan, Kearifan Lokal, Nyanyian Mambue Anak, dan Suku Batak Angkola.
MEMPERTAHANKAN IDEALISME MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH DASAR DI PONOROGO Niken Reti Indriastuti
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.529 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i1.783

Abstract

Banyak sekolah dasar di kabupaten Ponorogo yang masih mempertahankan keberadaan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran walaupun bahasa Inggris tidak ada dalam kurikulum nasional sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeathui idealisme apa yang dimiliki sekolah-sekolah tersebut sehingga masih mempertahankan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran dan sejauh mana usaha mereka dalam mempertahankan idealisme tersebut. Seting penelitian ini adalah SD Muhammadiyah Ponorogo dan SD Muhammadiyah Terpadu Ponorogo yang merupakan sekolah swasta cukup favorit di Ponorogo, subyek penelitian adalah mata pelajaran bahasa Inggris. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah interview dan observasi. Sedangkan teknik analisa data memakai model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil pengolahan data maka diperoleh gambaran bahwa kedua sekolah tersebut memiliki alasan sebagai berikut: (1) mempersiapkan siswa untuk menghadapai pelajaran Bahasa Inggris di SMP dan (2) membekali siswa dalam menghadapi globalisasi dan kemajuan teknologi informasi (ICT). Namun upaya untuk mencapai idealisme tersebut bisa dikatakan kurang idealis yang disebabkan berbagai factor baik berasal dari  pihak otoritas sekolah: kepala sekolah dan guru bahasa Inggris maupun dari siswa dan orang tua.

Page 1 of 1 | Total Record : 7