cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue " Vol 8, No 1: APRIL 2016" : 14 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHAN GALIAN INDUSTRI PADA SISWA DI KELAS XI SMK NEGERI 1 SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN Hasibuan, Habibullah
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 8, No 1: APRIL 2016
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian tentang penerapan model pembelajaran kooperatif model Team Games Tournament (TGT) pada materi mengidentifikasi bahan galian industri di SMK Negeri 1 Samadua Aceh Selatan pada kelas XI yang berjumlah 15 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi mengidentifikasi bahan galian industri. Dari hasil pengamatan dan penilaian hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, yaitu dari 13,33% pada pra siklus menjadi 60% pada siklus I dan meningkat menjadi 93,33 % pada siklus II. Dengan demikian, upaya peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pemebelajaran kooperatif model Team Games Tournament (TGT) di kelas XIGEOPER SMK Negeri 1 Samadua Aceh Selatan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi mengidentifikasi bahan galian industri.Kata Kunci: model pembelajaran kooperatif, teknik team Games Tournament, hasil belajar, siswa, sekolah menengah kejuruan.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH, PENGALAMAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KOMITMEN AFEKTIF GURU DI SMK NEGERI KOTA BINJAI Nasution, Pitriani; Darwin, Darwin; Siman, Siman
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 8, No 1: APRIL 2016
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh persepsi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru; (2) pengaruh pengalaman kerja terhadap motivasi kerja guru; (3) pengaruh persepsi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap komitmen afektif guru; (4) pengaruh pengalaman kerja guru terhadap komitmen afektif guru; dan (5) pengaruh motivasi kerja terhadap komitmen afektif guru. Subjek penelitian adalah guru di SMK Negeri Kota Binjai. Dengan jumlah sampel sebanyak 110 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan Proporsional random sampling. Metode penelitian bersifat analisis jalur yang bertujuan untuk menguji teori dan memperoleh informasi tentang penelitian. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan: (1) terdapat pengaruh langsung persepsi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru dinyatakan dengan thitung ρ31> ttabel α=5% (2,72>1,64); (2) terdapat pengaruh langsung pengalaman kerja terhadap motivasi kerja guru dinyatakan dengan thitung ρ32> ttabel α=5% (3,72 >1,64); (3) terdapat pengaruh langsung persepsi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap komitmen afektif guru dinyatakan dengan thitung ρ41> ttabel α=5% (2,32 >1,64); (4) terdapat pengaruh langsung persepsi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah guru terhadap komitmen afektif guru dinyatakan dengan thitung ρ42 > ttabel α=5% (2,72 > 1,64);dan (5) terdapat pengaruh langsung motivasi kerja terhadap komitmen afektif guru dinyatakan dengan thitung ρ43 > ttabel α=5% (1,93>1,64). Hasil penelitian memberikan gambaran persepsi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah, pengalaman kerja dan motivasi kerja terhadap komitmen afektif sebesar 33,1 % dan sisanya ditentukan keadaan lain.Kata kunci: Gaya Kepemimpinan Transformasional, Pengalaman Kerja, MotivasiKerja, Komitmen Afektif Guru
PENERAPAN MULTIPLE INTELLIGENCES DALAM PENDIDIKAN VOKASIONAL Mahameru, Muhadis
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 8, No 1: APRIL 2016
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tiap siswa unik, mempunyai ciri-ciri tersendiri, lain dari pada yang lain. Walaupun setiap siswa berbeda dengan siswa yang lain, banyak pula persamaan antara mereka. Pendidikan seyogyanya mencangkup perkembangan kognitif, afektif dan psikomotor, oleh karena itu agar pendidikan dan keunikan siswa dapat berjalan seirama maka kurikulum hendaknya memperhitungkan keunikan siswa agar ia sedapat mungkin dapat berkembang sesuai dengan bakatnya. Dan bakat atau potensi dari siswa tersebut akan dapat lebih optimal dikembangkan melalui wadah formal berupa pendidikan vokasional. Kata kunci: multiple intelligences, pendidikan vokasional
IMPLEMENTASI SUPERVISI KLINIS OLEH PENGAWAS SEKOLAH DI KOTA TAKENGON Awalyatu, Rafiqah; Wau, Yasaratodo; Rangkuti, Irsan
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 8, No 1: APRIL 2016
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi supervisi klinis oleh pengawas sekolah pada guru mata pelajaran matematika SMA Negeri di Kota Takengen dalam mengungkapkan (1) langkah-langkah pertemuan awal yang dilakukan pengawas sekolah, (2) langkah-langkah observasi yang dilakukan pengawas sekolah, dan (3) langkah-langkah pertemuan balikan yang dilakukan pengawas sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya adalah fenomenologis yang menekankan pada fokus pengalaman subjektif manusia. Data implementasi supervisi klinis ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah 4 orang pengawas sekolah rumpun mata pelajaran MIPA dan 5 guru mata pelajaran Matematika di Kota Takengen. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa langkah pertemuan awal yang dilakukan pengawas sekolah terhadap guru binaannya belum terlaksana dengan baik, karena dalam menganalisis pencapaian target keterampilan dan perhatian utama guru belum fokus berdasarkan permasalahan guru yang muncul. Pada langkah observasi, pengawas sekolah juga masih menggunakan cara konvensional, hanya memantau dan menceklis instrumen supervisi. Langkah terakhir yakni pertemuan balikan sama halnya pada langkah pertemuan awal masih menganalisis pencapaian target keterampilan dan perhatian utama guru secara menyeluruh. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada pengawas sekolah dan guru bahwa dalam mengimplementasikan supervisi klinis hendaknya fokus pada permasalahan yang dibutuhkan guru.Kata Kunci: Implementasi, Supervisi Klinis, Pertemuan Awal, Observasi,Pertemuan Balikan

Page 2 of 2 | Total Record : 14