Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2017): JURNAL PRESTASI"
:
8 Documents
clear
PERBEDAAN KARAKTER OLAHRAGA KOMPETITIF (STUDI KOMPARATIF OLAHRAGA INDIVIDU DAN OLAHRAGA TIM)
Nono Hardinoto;
Syahbuddin Syah;
Indra Darma Sitepu
JURNAL PRESTASI Vol 1, No 2 (2017): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jp.v1i2.8058
Isu penting dalam penelitian ini adalah apakah olahraga kompetitf mampu memupuk karakter yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan perbedaan karakter olahraga kompetitif yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ex post facto atau penelitian setelah kejadian (PSK). Instrumen yang digunakan adalah angket yang dikonstruksi dan dikembangkan peneliti kemudian melakukan uji coba untuk mencari validitas dan reliabilitas. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah PPLP Sumatera Utara yang membina cabang olahraga individu yaitu atletik, gulat, karate, panahan, pencak silat, dan olahraga beregu sepak takraw dan sepak bola. Hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam pembinaan sumberdaya manusia sejak dini.Kata kunci : Olahraga Kompetitif, Karakter
HUBUNGAN KELENTUKAN SENDI PANGGUL DENGAN KEMAMPUAN TENDANGAN MAWASHI GERI DALAM OLAHRAGA BELADIRI KARATE DI SMA FITRA ABDI PALEMBANG
Jujur Gunawan Manullang
JURNAL PRESTASI Vol 1, No 2 (2017): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jp.v1i2.8066
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelentukan sendi panggul dengan kemampuan tendangan mawashi geri dalam ekstrakurikuler olahraga beladiri karate di SMA Fitra Abdi Palembang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi sederhana. Subjek penelitian adalah seluruh karateka yang mengikuti ekstrakurikuler karate di SMA Fitra Abdi Palembang sebanyak 30 orang. Sedangkan instrument tes yang digunakan untuk mengukur kelentukan sendi panggul dan kemampuan tendangan mawashi geri yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sit and Reach Test dan tes keterampilan menendang sasaran selama 30 detik. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Ada hubungan yang signifikan antara kelentukan sendi panggul dengan kemampuan tendangan mawashi geri dalam ekstrakurikuler olahraga beladiri karate di SMA Fitra Abdi Palembang. Kemudian diuji kebenaran koefisien korelasi tersebut. Berdasarkan dari hasil penelitian, diperoleh thitung sebesar 1,860 dan ttabel sebesar 9,564 pada taraf kepercayaan = 0,05. Dengan demikian, thitung > ttabel maka kriteria hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak. Selanjutnya koefesien determinan daya ledak otot tungkai terhadap kecepatan tendangan mawashi geri pada karateka di peroleh data 0,875, hal ini berarti bahwa daya ledak otot tungkai menyumbang/ berperan dalam hasil tendangan mawashi geri sebesar 76,5 % dan sisanya 23,5 % ditentukan oleh variabel lain diluar penelitian ini. Kata Kunci : Kelentukan Sendi Panggul, kemampuan Tendangan mawashi geri.
PERENCANAAN LATIHAN
Nurkadri Nurkadri
JURNAL PRESTASI Vol 1, No 2 (2017): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jp.v1i2.8059
Pekerjaan melatih tidak boleh dipakai sekedar hanya mengisi kesenangan belaka. Seorang pelatih tidak boleh tidak, disamping harus memiliki latar belakang akademik pelatih, pengalaman, juga harus mampu menerapkan ilmu-ilmu kepelatihan olahraga seperti fisiologi olahraga, psikologi olahraga, biomekanika olahraga, dan juga ilmu-ilmu pendukung lainnya yang dapat membantu dalam mencapai kesuksesan dalam melakukan tugasnya sebagai seorang pelatih. Untuk itu begitu pentingnya sebuah perencanaan pelatihan bagi seorang pelatih. Proses perencanaan latihan menunjukan suatu yang diorganisasi dengan baik, secara metodologis dan menurut prosedur ilmiah sehingga dapat membantu para atlet untuk mencapai hasil yang lebih baik berdasarkan latihan dan prestasinya. Rencana pelatihan terdiri dari beberapa komponen kunci. Pemanasan sering diabaikan tetapi merupakan komponen yang sangat penting. Pada segmen ini sangat penting untuk menyiapkan atlet melakukan sesi latihan dan tidak bisa di tawar atau berubah dari rencana pelatihan semula. Pemanasan harus berisikan aktivitas dinamik umum dan menambah kontraksi dinamik otot yang sesuai dengan aktivitas olahraga yang dilatih. Atlet harus menghindari melakukan stretching statis ketika melakukan sesi latihan pemanasan, karena sesuai dengan sumber ilmiah stretching statis yang dilakukan saat pemanasan dapat mengurangi penampilan. Porsi sesi latihan ini memungkinkan tubuh kembali ke homeostasis dan memulai recovery. Saat ini adalah waktu yang tepat untuk memasukkan stretching statis dan meningkatkan fleksibilitas. Jika diterapkan dengan benar maka pendinginan merupakan bagian yang sangat efektif dalam sesi latihan.Kata Kunci : Rencana, Latihan dan Pelatih
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH PENJAS ADAPTIF MELALUI PEMBELAJARAN STUDENT CENTER LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ROLE PLAY AND SIMULATION
Iman Rubiana
JURNAL PRESTASI Vol 1, No 2 (2017): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jp.v1i2.8072
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar mahasiswa PJKR angkatan 2010 Tahun Ajaran 2013/2014 dalam matakuliah Penjas Adaptif dengan menerapkan pembelajaran student center learning dengan mengunakan model role play and simulation. Penelitian ini menggunakan metode clasroom action research Dengan populasi mahasiswa kelas J berjumlah 31 orang. Setelah menerapkan pembelajaran Student Center Learning dengan model role play and simulation diperoleh data dari hasil evaluasi. Dapat disimpulkan bahwa awalnya dinyatakan belum mencapai KKM karena 12 mahasiswa hanya mencapai nilai di bawah 70. Sedangkan data hasil setelah menggunakan pembelajaran student center learning dengan menggunakan model role play and simulation menunjukan adanya peningkatan pada hasil post test, dengan hasil 31 mahasiswa semuanya mencapai 100% di atas nilai KKM. Kata kunci: Penjas Adaptif, Pembelajaran SCL, Model Role Play & Simulation.
PENGARUH LATIHAN HORIZONTAL SWING DAN LATIHAN SIDE LATERAL RAISE TERHADAP KEMAMPUAN FOREHAND DRIVE DALAM PERMAINAN TENIS LAPANGAN
David Siahaan
JURNAL PRESTASI Vol 1, No 2 (2017): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jp.v1i2.8060
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari latihan horizontal swing dan latihan side lateral raise untuk meningkatkan kemampuan forehand drive dalam permainan tennis lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperiment design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra sekolah tenis Progress Unimed yang terdiri dari bebagai usia dengan rentang 11 tahun hingga 15 tahun dimana berjumlah sebanyak 9 orang. Populasi tersebut melakukan latihan tiga kali dalam satu minggu dan telah dapat melakukan teknik forehand drive dengan benar. Sampel penelitian sebanyak 8 orang yang diambil dengan teknik random sampling. Keseluruhan sampel dibagi menjadi dua kelompok dengan teknik matching and pairing. Satu kelompok diberikan latihan horizontal swing dan kelompok yang lain diberikan latihan side lateral raise. Teknik pengumpulan data dengan instrumen forehand drive hewitt tenis achievement test. Perlakuan dilaksanakan selama 18 kali pertemuan. Untuk melihat pengaruh setiap variabel digunakan perhitungan statistiK uji- t berpasangan. Adapun hasil penelitian ini adalah : (1) Latihan horizontal swing secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan forehand drive dalam permainan tennis lapangan. (2) Latihan side lateral raise secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan forehand drive dalam permainan tennis lapangan. Kata Kunci : Latihan, Horizontal Swing, Side Lateral Raise, Forehand Drive, Tennis
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DASAR ILMU KEPELATIHAN OLAHRAGA BERBASIS KKNI
M Faisal Ansari Nasution;
. Ibrahim;
Indra Darma Sitepu
JURNAL PRESTASI Vol 1, No 2 (2017): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jp.v1i2.8061
Penelitian ini bertujuan menghasilkan luaran produk bahan ajar dasar ilmu kepelatihan olahraga berbasis KKNI. Diharapkan dengan produk tersebut dapat memecahkan masalah minimnya sumber belajar mata kuliah dasar-dasar ilmu kepelatihan terlebih dengan diterapkannya kurikulum yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (kurikulum KKNI) saat ini. Implikasi dari produk tersebut akan memudahkan dosen dalam pelaksanaan pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kurikulum KKNI. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (research and development). Adapun subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester I jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK Unimed yang mengambil mata kuliah dasar-dasar ilmu kepelatihan dengan sampel yang dilibatkan 15 orang dalam ujicoba kelompok kecil dan 50 orang dalam ujicoba kelompok besar, sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik acak (random sampling). Adapun langkah-langkah penelitian yang dilakukan yaitu analisis kebutuhan, perumusan tujuan, penyusunan naskah, evaluasi dan revisi I, ujicoba I, revisi II, ujicoba II, evaluasi, naskah siap produksi dan produksi final. Dari tahapan tersebut dihasilkan produk berupa Rencana Pembelajaran Semester mata kuliah dasar-dasar ilmu kepelatihan berbasis KKNI dan produk bahan ajar dasar ilmu kepelatihan olahraga.Kata Kunci : Bahan Ajar, Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MENGHITUNG JARI PELATIH DENGAN LATIHAN EKOR KELEDAI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA USIA 12-14 DI SSB OP. LADON 89 GRIYA MARTUBUNG
Yan Indra Siregar;
Paulus Mardianto
JURNAL PRESTASI Vol 1, No 2 (2017): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jp.v1i2.8056
Banyak metode latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menggiring bola. Latihan yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kemampuan menggiring bola adalah latihan menghitung jari pelatih dan latihan ekor keledai. Tujuan penelitan adalah pertama mengetahui perbedaan pengaruh latihan menghitung jari pelatih dengan latihan ekor keledai, kedua mengetahui pengaruh latihan ekor keledai terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola dan ketiga mengetahui manakah yang lebih besar pengaruhnya antara latihan menghitung jari pelatih dan ekor keledai terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola pada pemain usia 12-14 tahun SSB Op. Ladon 89 Griya Martubung. Penelitian ini terdiri dari dua variabel bebas dan satu variabel terikat, sebagai variabel bebas adalah latihan menghitung jari pelatih dan latihan ekor keledai sedangkan variabel terikatnya adalah peningkatan kemampuan menggiring bola. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepak bola SSB Op.Ladon 89 jalan Jala Raya Griya Martubung Kec. Medan Labuhan. Populasi dalam penelitian ini adalah 40 orang sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang. Untuk mendapatkan sampel yang mewakili populasi dipergunakan teknik purposive sample (sampel bersyarat). Penulis menggunakan metode yang dianggap sesuai dengan permasalahan yang hendak diteliti yaitu mengggunakan experimen dengan teknik pengumpulan data menggunakan test dan pengukuran. Dari hasil pengujian hipotesis pertama “Terdapat Pengaruh yang signifikan dari latihan menghitung jari pelatih dengan bola terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola pada usia 12-14 tahun di SSB Op.Ladon 89 Griya Martubung ”, ttabel dengan dk n-1 = 9, pada taraf nyata α = 0.05 adalah 1.83 dan thitung = 6.25. Dengan demikian th > tt (6.25 > 1.83). Dari hasil pengujian hipotesis kedua “Terdapat Pengaruh yang signifikan dari latihan Ekor Keledai dengan bola terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola pada usia 12-14 tahun di SSB Op.Ladon 89 Griya Martubung ”, diperoleh thitung >ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. ”, ttabel dengan dk n-1 = 9, pada taraf nyata α = 0.05 adalah thitung 10.11 dan ttabel 1.83. Dengan demikian th > tt (10.11 > 1.83). Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ketiga terdapat perbedaan pengaruh antara latihan Menghitung Jari Pelatih dengan bola dan latihan Ekor Keledai dengan bola.Hal ini dapat dilihat dari nilai thitung 2.63 dan ttabel 1.73 yang berarti thitung > ttabel maka Ha diterima Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa latihan menghitung jari pelatih lebih besar pengaruhnya dari latihan ekor keledai dengan bola terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola pada pemain usia 12-14 tahun di SSB Op.Ladon 89 Griya Martubung. Kata Kunci : Metode Latihan, Menggiring, Sepakbola
ANALISIS TINGKAT DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI WASIT SEPAKBOLA DI PALEMBANG TAHUN 2017
Muhammad Ardiansyah;
Nasrullah Nasrullah
JURNAL PRESTASI Vol 1, No 2 (2017): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jp.v1i2.8064
Penelitian ini didasarkan atas permasalahan kondisi fisik wasit sepak bola khususnya daya tahan kardiorespirasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat daya tahan kardiorespirasi wasit sepak bola di Palembang tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan melakukan tes MFT (Multistage Fitness Test)/ bleep test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wasit sepak bola di Palembang yang memiliki lisensi C-1, C-2 dan C-3 yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik total sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif statistik. Hasil penelitian tingkat daya tahan kardiorespirasi wasit sepak bola di Palembang menunjukkan bahwa terdapat 11 orang (55%) dalam kategori baik, 7 orang (35%) dalam kategori sedang, 2 orang (10%) dalam kategori buruk, 0 siswa (0%) dalam kategori sangat baik dan 0 orang (0%) dalam kategori sangat buruk. Dengan demikian, kemampuan daya tahan kardiorespirasi wasit sepak bola di Palembang tahun 2017 yang paling dominan adalah pada katagori baik yaitu 11 orang (55%).Kata Kunci: Daya Tahan Kardiorespirasi, Wasit Sepak Bola