cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia
ISSN : 14128152     EISSN : 25801007     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Pendidikan (JAP) published on 2003 with the ISSN: p.1412-8152 e.2580-1007 and issued by Program Studi Administrasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. JAP is a journal that focuses on publishing qualitative and quantitative research articles in the scope of Educational Administration including Leadership, Planning, Human Resources, Finance, Curriculum, Facilities and Infrastructure, Public Relations, Student Affairs, Learning and Management Education, and Organization.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2016): APRIL 2016" : 14 Documents clear
STUDI KASUS PERENCANAAN STRATEGIK MADRASAH TSANAWIYAH YANG BERORIENTASI TERHADAP PENINGKATAN MUTU LAYANAN PEMBELAJARAN KEAGAMAAN Siska Wiliandini; Yati Siti Mulyati; Cepi Triatna
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 13, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v23i1.5573

Abstract

ABSTRAK Latar belakang peneliti memilih judul tersebut berdasarkan pada permasalahan yang menunjukkan bahwa penyusunan rencana strategik di Pesantren Persis 3 Pameungpeuk belum menggunakan analisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman (analisis internal dan eksternal organisasi) dengan optimal. Sedangkan di Pondok Pesantren Modern Al Ihsan pengambilan keputusan hasil perencanaan strategik dilakukan oleh manajemen puncak di Yayasan, sehingga Madrasah Tsanawiyah (unit) tidak memiliki otoritas penuh terhadap keputusan akhir. Berdasarkan masalah tersebut, peneliti menentukan fokus penelitian sebagai berikut: 1) Proses penyusunan rencana strategik, 2) Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penyusunan rencana strategik yang berorientasi terhadap peningkatan mutu layanan pembelajaran keagamaan, 3) Strategi yang digunakan untuk menghasilkan rencana strategik yang berorientasi terhadap peningkatan mutu layanan pembelajaran keagamaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan desain penelitian studi kasus. Sumber data penelitian adalah kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru mata pelajaran, tenaga kependidikan dan santri. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini meliputi: Proses penyusunan rencana strategik menunjukkan adanya perumusan visi, misi dan nilai-nilai, analisis SWOT yang belum optimal, lalu terdapat penetapan tujuan dan sasaran serta perumusan strategi yang tertuang dalam kebijakan, program dan penyusunan anggaran.  Kata Kunci: Perencanaan Strategik, Mutu Layanan Pembelajaran Keagamaan, Pesantren ABSTRACTIs prepared based on the issues that indicate the preparation of strategic plans at Persis 3 Pameungpeuk Islamic School does not use the analysis of strength, weaknesses, opportunities and threats (internal and external environments’ analysis) optimally.Whereas in Modern Al-Ihsan Islamic Boarding School, Institute’s management decides the final of strategic planning decisions, thus MTs (school) does not have full authority for the final decisions. Based on the issues, aims of the study are the process of strategic plans’ preparations; supporting and inhibiting factors of the strategic plans’ preparations toward the service quality improvements of religious learning; and the last, the strategy used for strategic plans toward service quality improvements of religious learning. The study uses descriptive method through qualitative approach using a case study research design. The data are taken from headmaster, vice headmaster, religious teachers, staffs and students. The results show, the process of strategic plans’ preparations indicate the formulation of vision, mission and values; the SWOT analysis is not optimal;and there is determination of goals and objectives,and the formulation of strategy through in the policy; the program and budget preparation.  Kata Kunci: Strategic Planning, Service Quality Improvements of Religious Learning
ANALISIS PROGRAM DIKLAT PARTICIPATORY RURAL APPRAISAL (PERENCANAAN PARTISIPATIF) Desi Lestari; Sururi Sururi
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 13, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v23i1.5578

Abstract

Abstrak Analisis program diklat ini menggunakan model evaluasi yang diperkenalkan oleh Daniel L. Stufflebeam dengan empat komponen yang dikenal dengan model CIPP (context, input, process, product). Dilihat dari contex,  proses identifikasi kebutuhan yang dilakukan menggunakan angket dan kunjungan kepada beberapa wilayah atau Dinas/ Instansi sudah cukup efektif, sehingga kebutuhan diklat dapat dianalisis berdasarkan kebutuhan pada setiap Dinas/Instansi dalam perencanaan program diklat, tetapi pihak penyelenggara sebaiknya membuat pedoman dalam identifikasi kebutuhan diklat. Dilihat dari input, persiapan dalam menunjang proses diklat sudah dipersiapkan secara matang dan terorganisir sehingga pelaksanaan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan, akan tetapi ruang kelas lebih baik dipersiapkan berdasarkan kapasitas peserta diklat. Dilihat dari process, widyaiswara dalam pembelajaran menggunakan metode andragogy sehingga cocok dengan diklat yang sedang berlangsung, hanya saja tempat praktek harus lebih dianalisis berdasarkan kebutuhan agar dapat mengoptimalkan waktu dan biaya. Dilihat dari product, hasil dari diklat yang telah dilaksanakan dilihat dari peserta diklat yang telah mengikuti diklat dan lulusan dari diklat. Hasilnya bahwa peserta diklat setelah mengikuti diklat mengalami perubahan sikap, mengetahui dan mendapatkan pengetahuan baru dari diklat yang telah diikuti. Hasil rata-rata dari keseluruhan aspek bahwa alumni diklat mengalami peningkatan dan keterampilan yang telah diperoleh selama diklat dapat diterapkan dilapangan dalam menunjang pekerjaan sebagai seorang penyuluh. Kata kunci: evaluasi program, contex, input, process, product. 
PENGARUH KAPASITAS MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI DAN BAURAN PEMASARAN PENDIDIKAN TERHADAP MUTU Sarah Yunizar; Aan Komariah
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 13, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v23i1.5569

Abstract

AbstrakUntuk itu penelitian ini memaparkan keterkaitan antara kapasitas manajemen terhadap pemasaran pendidikan yang dilakukan prodi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang didukung dengan studi dokumentasi serta angket sebagai alat pengumpul data utama dengan sampel penelitian ketua prodi. Berdasarkan hasil perhitungan kecendrungan umum ketiga variabel dalam penelitian ini termasuk kategori tinggi. Begitupun dengan hasil uji korelasi ketiga variabel dalam penelitian ini yang menunjukkan tingkat hubungan yang positif dan signifikan. Sementara itu, nilai regresi kapasitas manajemen dan pemasaran pendidikan terhadap mutu pendidikan yang menunjukkan perubahan dengan arah positif. Hal ini sesuai dengan harga koefisien  variabel kapasitas manajemen terhadap variabel mutu pendidikan cukup kuat, pemasaran pendidikan terhadap mutu pendiidkan cukup kuat, Kapasitas manajemen terhadap pemasaran pendidikan terhitung cukup rendah dan keduanya terhadap mutu pendidikan  terhitung cukup rendah. Berdasarkan temuan penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Kapasitas manajemen dan pemasaran pendidikan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap mutu pendidikan. Kata kunci: Kapasitas manajemen, Pemasaran Pendidikan dan Mutu Pendidikan      Abstract Therefore, this study elaborates the relation between management capacity towards education marketing performed by the departments. This study uses descriptive method with quantitative approach, and supported by documentation study. Specifically, the questionnaire was used as the main research instrument, with head of departments as the samples. Based on the calculation of general tendency, the three variables used in this study are considered high. Besides that, the result of correlation tests of these three variables shows a positive and significant relationship. Furthermore, the regression value of management capacity and education marketing toward education quality shows changes that lead to positive direction. It is in line with the following results: the coefficient value of management capacity towards education quality is quite strong, the coefficient value of education marketing toward education quality is quite strong, the coefficient value of the management capacity towards education marketing is quite low, and the coefficient value of both of them toward education quality is quite low. Based on those research findings, it can be concluded that management capacity and education marketing have significant influence toward education quality.  Keywords: management capacity, education marketing, and education quality
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN UNTUK MENINGKATKAN AKSESIBILITAS PENDIDIKAN Dede Sunaryat
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 13, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v23i1.5584

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatar-belakangi oleh implementasi kebijakan pengembangan SMK yang telah menyebabkan berkembang pesatnya jumlah SMK di Kabupaten Cianjur. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah  untuk memotret dan menganalisis tentang bagaimana kebijakan tersebut difahami, diimplementasikan dan  dikendalikan, baik pada tingkat kabupaten maupun pada tingkat sekolah, program spesifik seperti apa yang dipilih, nilai tambah apa yang diperoleh, peran serta masyarakat seperti apa yang menjadi pendukung,  serta model pengembangan seperti apa yang diharapkan di masa mendatang.  Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berupa studi kasus. Melalui penelitian tersebut telah ditemuan bahwa pada dasarnya para pelaksana kebijakan telah memiliki pemahaman yang baik terhadap kebijakan; kebijakan telah diimplementasikan dengan memberdayakan berbagai unsur kekuatan;  SMK Kecil terpisah dari SMP  dan USB SMK serta SMK sebagai rintisan wajar 12 tahun merupakan program spesifik yang dipilih; implementasi kebijakan telah mampu meningkatkan aksesibilitas pendidikan menengah;  masyarakat memiliki peran yang sangat signifikan;  dan kedepan diharapkan agar kebijakan diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan wilayah dan visi, misi serta tujuan pembangunan daerah. Keberhasilan implementasi kebijakan tersebut dinilai belum maksimal, karena belum mampu menyerap seluruh lulusan SLTP.  Untuk itu, perlu ada upaya penyempurnaan terhadap implementasi kebijakan ke depan, diantaranya dengan menerapkan model SMK berbasis ekonomi masyarakat pedesaan. Kata kunci:  Implementasi,  sekolah menengah kejuruan,  aksesibilitas. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ABSTRACTThe back ground of  this study was the implementation of  vocational school  development policy  which has improved the  number  of vocational school  in Cianjur.   The aim of the study is  to portray and to analyse about how the policy was understood, implemented and controlled,  what specific program  was elected,  what were the outcomes, how the community supported the policy, and what kind of implementation which is desired in the future.The study approach was qualitative based on case study.  The study has found that basically the implementators of the policy having good  understanding toward the policy;  the policy has been implemented by empowering many resources; the specific program were small vocational school separated from secondary school, new school unit of vocational school and vocational school as a pioneer of 12 years compulsory education;  the policy has improved the accesibility of  high school education; the community  having significant role;  and  the stake holders  hoping that in the future the policy will be implemented  based on area needs and in accordance with county vision, missions and goals.  Because there are still many secondary schools  graduations can not continue their study,  the policy  implemetation must  be improved . One among the kinds of  improvement  proposed is implementing the model of  “rural society economy based vocational high school”.Key words:    Implementation, vocational high school, accesibility.

Page 2 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2024): OCTOBER 2024 Vol 21, No 1 (2024): APRIL 2024 Vol 20, No 2 (2023): OCTOBER 2023 Vol 20, No 1 (2023): APRIL 2023 Vol 19, No 2 (2022): OCTOBER 2022 Vol 19, No 1 (2022): APRIL 2022 Vol 18, No 2 (2021): OCTOBER 2021 Vol 18, No 1 (2021): APRIL 2021 Vol 28, No 3 (2021): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN: Volume 28 Special Issue: Forum ASN Internasiona Vol 27, No 2 (2020): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVII NO.2 OKTOBER 2020 Vol 27, No 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVII NO.1 APRIL 2020 Vol 17, No 2 (2020): OCTOBER 2020 Vol 17, No 1 (2020): APRIL 2020 Vol 26, No 2 (2019): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVI NO.2 OKTOBER 2019 Vol 26, No 1 (2019): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVI NO.1 APRIL 2019 Vol 16, No 2 (2019): OCTOBER 2019 Vol 16, No 1 (2019): APRIL 2019 Vol 25, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.2 OKTOBER 2018 Vol 25, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.2 OKTOBER 2018 Vol 25, No 1 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.1 APRIL 2018 Vol 25, No 1 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.1 APRIL 2018 Vol 15, No 2 (2018): OCTOBER 2018 Vol 15, No 1 (2018): APRIL 2018 Vol 24, No 2 (2017): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXIV NO.2 OKTOBER 2017 Vol 21, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.2 Oktober 2014 Vol 12, No 1 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.1 April 2010 Vol 24, No 1 (2017): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIV No.I April 2017 Vol 24, No 1 (2017): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIV No.I April 2017 Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017 Vol 14, No 1 (2017): APRIL 2017 Vol 23, No 2 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.2 Oktober 2016 Vol 23, No 2 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.2 Oktober 2016 Vol 23, No 1 (2016): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIII No.1 April 2016 Vol 13, No 2 (2016): OCTOBER 2016 Vol 13, No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 22, No 2 (2015): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXII No.2 Oktober 2015 Vol 22, No 1 (2015): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXII No.1 April 2015 Vol 12, No 2 (2015): OCTOBER 2015 Vol 12, No 1 (2015): APRIL 2015 Vol 21, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.2 Oktober 2014 Vol 21, No 1 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.I April 2014 Vol 21, No 1 (2014): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXI No.I April 2014 Vol 11, No 2 (2014): OCTOBER 2014 Vol 11, No 1 (2014): APRIL 2014 Vol 17, No 1 (2013): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XVII No.1 April 2013 Vol 10, No 1 (2013): APRIL 2013 Vol 14, No 1 (2012): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIV No.I April 2012 Vol 9, No 1 (2012): APRIL 2012 Vol 14, No 2 (2011): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIV No.2 Oktober 2011 Vol 13, No 1 (2011): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XIII No.1 April 2011 Vol 8, No 2 (2011): OCTOBER 2011 Vol 8, No 1 (2011): APRIL 2011 Vol 12, No 2 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.2 Oktober 2010 Vol 12, No 2 (2010): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XII No.2 Oktober 2010 Vol 7, No 2 (2010): OCTOBER 2010 Vol 7, No 1 (2010): APRIL 2010 Vol 9, No 1 (2009): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.IX No.1 April 2009 Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009 Vol 6, No 1 (2009): APRIL 2009 Vol 8, No 2 (2008): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol VIII No 2 Oktober 2008 Vol 7, No 1 (2008): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.VII No.1 April 2008 Vol 5, No 2 (2008): OCTOBER 2008 Vol 5, No 1 (2008): APRIL 2008 Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.V No.1 April 2007 Vol 4, No 1 (2007): APRIL 2007 Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.III No.1 April 2005 Vol 3, No 2 (2005): OCTOBER 2005 Vol 3, No 1 (2005): APRIL 2005 Vol 2, No 1 (2004): OCTOBER 2004 Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.I No.1 April 2003 Vol 1, No 1 (2003): APRIL 2003 More Issue