cover
Contact Name
Fitra Lestari, M.Eng, Ph.D
Contact Email
fitra.lestari@uin-suska.ac.id
Phone
+628116901601
Journal Mail Official
jti.fst@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. HR. Subrantas KM 15 Kampus UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri
ISSN : 2460898X     EISSN : 27146235     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/jti
(ISSN : 2460-898X) JTI merupakan jurnal akademik yang dipublikasikan 2 kali setahun, meliputi bulan Juni dan Desember. Tujuan jurnal ini menyediakan tulisan yang memiliki yang fokus pada bidang Teknik Industri. lebih lanjut jurnal ini dipulikasikan oleh Jurusan Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan syarif Kasim Riau. Tulisan yang diterima merupakan hasil originalitas dan memberikan kontribusi yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016" : 11 Documents clear
Analisa Penjadwalan Proyek Menggunakan PDM dan Pert Serta Crash Project (Studi kasus: Pembangunan Gedung Main Power House PT. Adhi Karya) Suherman Suherman
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.912 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5061

Abstract

Pengendalian proyek diperlukan untuk memastikan bahwa pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan waktu, biaya dan mutu yang terdapat didalam dokumen kontrak. Metode yang digunakan yaitu metode Precedence Diagram Method (PDM), Program Evaluation Review Technique (PERT) dan Crash Project. Penelitian dilakukan pada pekerjaan pembangunan gedung main power house (MPH) yang dilaksanakan oleh PT. Adhi Karya. Dari hasil penelitian didapat jalur kritis pada proyek adalah kegiatan A-C-E-F-G-H-I-J-K-L dengan probabilitas penyelesaian proyek selama 110 hari (dengan pendekatan PDM) adalah 52%. Sedangkan biaya optimal proyek adalah sebesar Rp 1.168.150.740,68 dengan percepatan durasi kegiatan finishing sebanyak 5 hari.
Analisa Risiko Rantai Pasok Lopo Mandailing Kopi dengan Pendekatan Sistem Traceability misra hartati hartati
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.238 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5066

Abstract

Lopo Mandailing Kopi adalah sebuah nama produk kopi yang diproduksi oleh UKM KUB Perintis Harapan Mandailing Natal Sumatera Utara dengan Jenis kopi yang diproduksi adalah Arabica. Setiap aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan termasuk sistem distribusi tidak akan terlepas dari ketidakpastian atau kejadian peristiwa tak terencana yang bisa mempengaruhi aliran bahan dan komponen pada rantai pasok (Svensson, 2000 dikutip oleh Handayani, 2013). Ketidakpastian dan dampak dari suatu peristiwa didalam rantai pasok dapat dikatakan dengan risiko (Sinha, 2004 dikutip oleh Handayani, 2013). Risiko tidak dapat dihindari akan tetapi dapat diminimalisir atau dihilangkan dengan melakukan penanganan risiko yang tepat. Lopo Mandailing Kopi ini sendiri memiliki struktur rantai pasok yaitu petani, pemasok, pabrik dan distributor. Permasalahan di perusahaan ini adalah seringnya terjadi risiko pada rantai pasok baik dia risiko cacat pada bahan baku maupun produk, sehingga perlu dilakukan identifikasi terhadap aktivitas rantai pasoknya untuk mengetahui apa saja risiko yang terjadi, dimana risiko tersebut terjadi dan apa penyebab risiko tersebut terjadi. Penelitian ini mengggunakan metode pendekatan sistem traceability dan dibantu dengan metode Supply Chain Operation Reference (SCOR). Traceability merupakan suatu sistem yang dapat meningkatkan transparansi dalam rantai supplai dalam mengurangi risiko klaim serta menemukan potensi risiko proses rantai pasok makanan (Liu, 2002 dikutip oleh Jaya, 2014). Berdasarkan identifikasi maka diperoleh total 29 kejadian risiko dari seluruh rantai pasok. Dan sesuai konsep 80:20 diagram pareto, maka terdapat 16 penyebab risiko yang menjadi prioritas untuk dilakukan penanganan.
Analisis Gangguan Muskuloskeletal Terhadap Perawat Berdasarkan Tingkat Paparan dengan Menggunakan Metode Movement and Assistance of Hospital Patients (MAPO) Index (Studi kasus: RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau) Ekie Gilang Permata
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.588 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5063

Abstract

Terdapat 2 (dua) ruang rawat yang menjadi objek penelitian di rumah sakit ini, yaitu ruang Cenderawasih dan ruang Dahlia. Berdasarkan pengamatan awal menggunakan kuesioner Nordic Body Map diketahui bahwa secara umum para perawat mengalami gangguan muskuloskeletal terutama di bagian punggung dan pinggang. Perlu dilakukan analisis terhadap tingkat paparan gangguan muskuloskeletal para perawat tersebut. Salah satu metode analisisnya adalah MAPO Index. Dari hasil penelitian, nilai yang diperoleh pada ruang Cenderawasih adalah 5,44 dan ruang Dahlia adalah 5,78, dengan tingkat paparan yang terjadi pada kedua ruang rawat berada pada kategori Tinggi (Kode Merah). Perbaikan optimal yang perlu dilakukan yaitu dari segi Faktor Pelatihan (melakukan pelatihan) dan Faktor Bantuan Ringan (melengkapi alat bantu).
Analisa Beban Kerja Fisik yang Dialami Pekerja pada Stasiun Pencetakan Worm Screw dengan Menggunakan Work Sampling (Studi Kasus : PT. Riau Logam Engineering) Nofirza Nofirza
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1149.287 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5043

Abstract

Manusia merupakan salah satu faktor utama dalam menjamin kelancaran proses produksi dalam industri. Ketersediaan tenaga kerja dengan tingkat keterampilan yang memadai dalam jumlah yang tepat merupakan salah satu kunci penting keberhasilan dalam mencapai pemenuhan permintaan dan target produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu baku dari proses pembuatan cetakan worm screw dengan mengunakan metode Work Sampling. Hasil pengukuran ini digunakan untuk menghitung beban kerja fisik yang dialami oleh operator pada saat bekerja. Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan pada penelitian ini maka diketahui waktu baku yang diperlukan oleh operator dalam menyelesaikan 1 unit cetakan worm screw adalah 20,5 menit dan beban kerja fisik yang diterima oleh operator pada stasiun pembuatan cetakan worm screw di PT. Riau Logam Engineering adalah 136% berada di range > 100% yang berarti bahwa beban kerja yang diterima oleh operator masih berada dalam kondisi berat. Usulan menambah 1 operator diharapkan dapat mengurangi beban kerja fisik yang diterima oleh operator atau berada pada range < 100% yang berarti bahwa beban kerja fisik yang diterima dalam kondisi ringan.
Merancang Sistem untuk Meningkatkan Kinerja Sumber Daya Manusia Menggunakan Metode Analytical Hierarchi Process (AHP) di PTPN V PKS Sei Pagar Suherman Suherman
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.251 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5062

Abstract

PTVN V PKS Sei Pagar merupakan BUMN yang bergerak dibidang pengolahan kelapa sawit menjadi CPO (Crude Palm Oil) dan inti sawit menjadi PKO (Palm Karnel Oil). Kinerja karyawan merupakan salah satu ukuran yang sering dipakai dalam menentukan efektifitas suatu perusahaan. Sebuah perusahaan tidak akan dapat berkembang apabila kinerja karyawannya juga tidak mengalami peningkatan apalagi dengan semakin tingginya tingkat persaingan yang ada pada dunia bisnis sekarang ini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem diperusahaan, penelitian pada tugas akhir ini menggunakan metode Analytical Hierarchi Process (AHP). Metode ini digunakan sebagai alat untuk menentukan sistem yang ingin dirancang, terdapat dua kriteria yang ingin dirancang yaitu variabel pelatihan dan variabel motivasi kerja, dengan menggunakan metode Analytical Hierarchi Process (AHP).Berdasarkan hasil penelitian didapat nilai prioritas tertinggi pada P1 yaitu sebesar 0,17, P1 itu sendiri yaitu pertanyaan dari variabel pelatihan, maka dengan hasil ini peneliti melakukan perancangan sistem pada variabel pelatihan. Perancangan sistem pelatihan diberikan pada sembilan stasiun diantaranya yaitu stasiun Sortasi, Loading Ramp, Sterilizer, Hosting Crane, Thresing, Digester, Screw Press, Klarifikasi dan stasiun Boiler. Perancangan sistem yang diberikan yaitu tentang bagaimana melaksanakan prosedur kerja, apa saja yang perlu diperhatikan saat menggunakan mesin, mengontrol setiap komponen mesin agar tidak terjadi kebocoran serta kerusakan yang mengakibatkan cidera atau kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri maupun perusahaan.
Usulan Keseimbangan Lintasan Stasiun Bottleneck dalam Upaya Pencapaian Target Produksi Menggunakan Pendekatan Simulasi (Studi Kasus: PT. Baja Kampar Sarana Industri) wresni anggraini
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1435.518 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5046

Abstract

PT. BKSI adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pengecoran baja, dimana masih terdapat bottleneck dan tidak tercapainya target produksi. Untuk mengetahui penyebab masalah tersebut maka digunakanlah metode simulasi. Setelah dilakukan simulasi kondisi awal terjadi banyak penumpukkan, sehingga banyak produk dalam proses pengerjaan (WIP). Setelah dilakukan skenario perbaikan, maka terpilih skenario alternatif kedua yaitu dengan penambahan 1 unit mesin dan pengurangan 1 unit mesin skrap. Sehingga dihasilkan peningkatan jumlah produksi sebesar 161 unit dan mengurangi penumpukkan WIP menjadi 7 unit. Selain itu setelah dilakukan analisa kelayakan investasi penambahan mesin bubut diperoleh nilai NPV bernilai positif dan Payback Period mengalami pengembalian investasi mesin bubut daun selama 36 bulan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan penambahan mesin bubut dapat meningkatkan keuntungan perusahaan apabila hal ini dapat diterapkan pada perusahaan.
Usulan Perbaikan Sistem Kerja pada Proses Produksi Crumb Rubber Menggunakan Metode SHERPA di PT. Riau Crumb Rubber Factory Ismu Kusumanto
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.111 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5064

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT. Riau Crumb Rubber Factory adalah perusahaan yang bergerak dalam pengolahan karet mentah menjadi barang setengah jadi (work in process) yang kemudian diekspor ke luar negeri. Jenis produk yang dihasilkan yaitu crumb rubber SIR-10 dan SIR-20 (Standart Indonesia Rubber). Salah satu potensi terjadinya human error yang teridentifikasi tersebut identifikasi jenis dan kejadian kesalahan kerja operator di stasiun proses kerja blower, press, metal detector dan packing. Metode yang digunakan adalah Systematic Human Error Reduction and Prediction Approach (SHERPA) Berdasarkan hasil identifikasi tersebut selanjutnya ditelusuri penyebab terjadinya kesalahan untuk ditentukan pendekatan guna mengurangi kejadian kesalahan kerja operator. Dari hasil pengolahan data potensi terjadinya human error diakibatkan karena operator menjatuhkan balok karet, operator lupa memeriksa dan operator tidak memperhatikan set-up mesin. Terdapat 11 deskripsi error dari 27 task, prediksi error yang mungkin terjadi sesuai dengan HTA dari hasil SHERPA berupa strategi perbaikan untuk meminimasi potensi terjadinya error agar dapat mengurangi resiko kesalahan. Terdapat dua macam usulan perbaikan yaitu dengan menggunakan form checklist dan SOP penggunaan mesin.
Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat atau Pasien di RSUD Tengku Rafi’an Kabupaten Siak Menggunakan Metode Importance Performance Analysis dan Potential Gain in Customer Value Dewi Diniaty
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.498 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5048

Abstract

RSUD Tengku Rafi’an Kabupaten Siak merupakan satu-satu nya rumah sakit yang ada di Kabupaten Siak. Karena keterbatasan rumah sakit di Kabupaten Siak maka banyak masyarakat yang berobat di RSUD Tengku Rafi’an Kabupaten Siak. Namun setelah masyarakat berobat di RSUD Tengku Rafi’an Kabupaten Siak, terdapat beberapa keluhan masyarakat tentang pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian antara kepentingan (Importance) dan kepuasan (Satisfaction) pasien terhadap kinerja (Performance) kualitas pelayanan RSUD Tengku Rafi’an Kabupaten Siak dan menganalisis atribut-atribut yang menjadi prioritas perbaikan layanan berdasarkan metode Potential Gain in Customer Value (PGCV) dalam meningkatkan kualitas pelayanan RSUD Tengku Rafi’an Kabupaten Siak. Dari hasil pengolahan data didapatkan bahwa terdapat enam urutan prioritas perbaikan kualitas yang harus dilakukan oleh RSUD Tengku Rafi’an Kabupaten Siak berdasarkan metode IPA dan PGCV yaitu ruangan di rumah sakit memiliki peralatan yang lengkap, dokter memberikan waktu pelayanan yang cukup memuaskan pasien, rumah sakit memiliki papan petunjuk yang jelas, WC Rumah sakit bersih, rumah sakit memiliki ruang tunggu yang nyaman, serta tenaga medis dan petugas lainnya membantu jika ada permasalahan pasien.
Analisis Kelayakan Usaha Particle Board Sebagai Pemanfaatan Limbah Kayu (Studi Kasus: CV. Riau Pallet) Ismu Kusumanto
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.071 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5065

Abstract

CV Riau Pallet merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pengolahan hasil kayu hutan menjadi pallet dengan sistem produksinya adalah Make To Order. Industri pengolahan kayu seperti CV. Riau Pallet tidak hanya menghasilkan pallet tetapi juga akan menghasilkan limbah berupa sisa serbuk kayu yang tidak dapat digunakan lagi untuk membuat pallet. Sisa serbuk kayu pallet ini pada CV. Riau Pallet hanya ditumpuk pada tempat pembuangan,dan dibakar. Berdasarkan permasalahan-permasalahan tersebut CV. Riau Pallet ingin mendirikan usaha untuk pemanfaatan limbah serbuk kayu yang dijadikan papan partikel (Particle board). Papan partikel adalah produk panil yang dihasilkan dengan menempatkan partikel-partikel kayu dan sekaligus mengikatnya dengan suatu perekat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan produksi particle board di CV. Riau Pallet berdasarkan aspek pemasaran, aspek teknis, aspek legal dan lingkungan, aspek manajemen sumber daya manusia dan aspek finansial. Dari hasil pengolahan data, Aspek pemasaran yang didapat dari hasil kuisioner yang disebar ke 27 orang pemilik industri perabot dari kayu, yang didominasi oleh laki-laki dan berumur lebih dari 25 tahun beradasarkan pernyataan-pernyataan yang diberikan berada di atas 67% yang berarti pernyataan-pernayataan yang diberikan kepada setiap responden, responden menyetujuinya. Dari segi aspek teknis produksi setiap 1 particle board ukuran standar dibutuhkan 31.974 cm3 serbuk kayu dan 3202 cm3 resin atau setara dengan 3,2 liter resin, dengan hasil produksi berdasarkan limbah yang ada setiap bulannya rata-rata bisa menghasilkan 470 lembar papan. Aspek legal dan lingkungan tidak lagi di butuhkan pengurusan ulang SIUP dan surat tanda daftar Industri karena jenis usaha yang terdaftar sama. Berdasarkan aspek manajemen, produksi particle board tidak membutuhkan pendidikan formal atau pengetahuan khusus tetapi lebih memerlukan ketrampilan dan ketekunan. Tenaga kerja yang di butuhkan dalam memproduksi pupuk kompos sebanyak 9 orang. Berdasarkan aspek finansial, dengan kebutuhan investasi awal sebesar Rp 548.850.000,- dan diperoleh nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp 586.551.152,-, merupakan nilai yang positif. Nilai Internal Rate of Return (IRR) sebesar 40%, nilai ini lebih besar dari MARR 7,1%. Payback period diperoleh dengan metode trial and error yaitu dalam waktu 1 tahun 1 bulan
Analisa Beban Kerja Fisik Operator pada Stasiun Packing melalui Pendekatan Work Sampling Harpito Jasri
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.951 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.6429

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada PT. P&P Bangkinang yang bertujuan untuk mengetahui waktu baku serta menentukan jumlah operator pada stasiun packing. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahap yaitu pengamatan pendahuluan kemudian dilanjutkan dengan penentuan jumlah pengamatan, pengamatan sampling kerja, mengumpulkan data, melakukan pengolahan data, menganalisa hasil pengolahan data dan terakhir menyimpulkan hasil penelitian. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode work sampling. Metode tersebut dilakukan dengan cara mengamati aktivitas operator dalam menyelesaikan pekerjaannyayang kemudian digunakan untukmenentukan jumlah operator yang dibutuhkan. Hasil akhir yang diperoleh bahwa waktu baku untuk operator (1) 7,9 menit dan operator (2) 9,2 menit. Untuk kondisi awal beban kerja yang diterima oleh operator sebesar BK > 1 (1,3), yang dikategorikan kondisi berat, tetapi setelah dilakukan penelitian dengan mengusulkan penambahan 1 orang operator, maka beban kerja yang diterima sebesar BK < 1 (0,86) yang dikategorikan ringan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11