cover
Contact Name
Irawati
Contact Email
ijiem.mpi@uin-suska.ac..id
Phone
-
Journal Mail Official
irasofyanpku@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Islamic Educational Management
ISSN : 26153610     EISSN : 26154242     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu Bulan April dan November. Jurnal ini diterbitkan untuk dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan dan rujukan bagi semua yang berprofesi di bidang Administrasi Pendidikan (Manajemen Pendidikan).
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021): IJIEM" : 5 Documents clear
Prinsip-prinsip Supervisi, Tipe/Gaya Supervisi, Komunikasi Dalam Supervisi Pendidikan dan Supervisi Pendidikan Islam Milasari Milasari; Lias Hasibuan; Kasful Anwar Us; Hakmi Wahyudi; Hendra Saputra
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol 4, No 2 (2021): IJIEM
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijiem.v4i2.13056

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk  mengetahui: 1) prinsip-prinsip dalam Supervisi Pendidikan dan Supervisi Pendidikan Islam; 2) tipe atau gaya apa saja yang di terapkan dalam Supervisi Pendidikan; 3) bentuk dan tekhnik Komunikasi Dalam Supervisi dan supervisi Pendidikan Islam; dan 4) supervisi pendidikan Islam. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan library research yaitu dengan menelaah sumber bacaan yang ada hubungannya dengan kajian yang di bahas, Serta dengan menggunakan studi dokumen hasil-hasil penelitian sebelumnya yang ada hubungannya dengan supervisi pendidikan dan supervisi pendidikan islam. Pengumpulan data di lakukan dengan menelusuri buku-buku bacaan, jurnal ilmiah yang terbit di google scholar, digital library, serta perpustakaan online perpustakaan kota tanjungpinang dan perpustakaan nasional (e-puspenas dan i-Tanjungpinang). Berdasarkan penjelasan yang sudah di paparkan, maka dapat di ambil kesimpulan sebagai berikut: 1) sebagai seorang supervisor harus memahami prinsip-prinsip atau azas supervisi pendidikan untuk dapat di gunakan sebagai landasan melaksanakan supervisi demi untuk mencapai kesuksesan. Adapun prinsip-prinsip supervisi pendidikan dan supervisi pendidikan islam menurut beberapa ahli dapat di rangkum kepada prinsip berikut: Ilmiah (scientific), demokratis,kooperatif (kerjasama),konstruktif, kreatif, keterbukaan, mencakup semuan unsur pendidikan, fundamental /dasar ,praktis,realistik, progresife, inovatif, bersifat memberikan bimbingan, bantuan, memberikan saran dan umpan balik, memberikan kesempatan untuk bertanya, dilakukan secara berkala, suasana yang harmonis antara supervisor dengan yang di supervisi; 2) dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, seorang supervisor dapat mengimplementasikan berbagai cara, gaya,  bentuk atau tipe supervisi pendidikan, untuk lebih memahami tentang tipe atau gaya supervisi pendidikan; 3) model-model komunikasi dalam supervisi pendidikan  :Model S-R, Model komunikasi Aristoteles,model komunkasi Lasswell, model komunikasi Shannon dan Weaver, model komunikasi David K.Berlo. Tekhnik komunikasi dalam supervisi pendidikan islam adalah : Qaulan sadidan, Qaulan baligha,Qaulan maisura,Qaulan Layyina, Qaulan Ma’rufa, dan Qaulan karima; dan 4) hakekat supervisi Pendidikan Islam adalah kegiatan supervisi pada umumnya  berkaitan dengan pendidikan islam, kegiatan supervisi pendidikan islam lebih menekankan kepada kegiatan pemberdayaan (Muqawwun) agar seluruh stackholder  pendidikan pada suatu lembaga pendidikan menjadi lebih berdaya dalam melaksanakan tugasnya masing-masing, Kegiatan pemberdayaan tidak terlepas dari kepala sekolah sebagai supervisor pada suatu lembaga pendidikan, kepala sekolah dituntut untuk dapat memberikan motivasi, pertolongan, bantuan, bimbingan dan arahan kepada semua guru dan stackholder sekolah lainnya dalam mengatasi segala permasalahan dalam pendidikan islam.
Kinerja Guru ditinjau dari Tunjangan Profesi dan Motivasi Kerja di Sekolah Dasar Islam Terpadu Arrahmah Miftahul Laila
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol 4, No 2 (2021): IJIEM
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijiem.v4i2.14029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh tunjangan profesi dan motivasi kerja terhadap kinerja guru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SDIT Arrahmah di Depok. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional stratified random sampling. Sampel terdiri dari 2 kelompok yaitu guru yang telah menerima tunjangan profesi dan yang belum menerima tunjangan profesi. Teknik pengambilan sampel menggunakan tabel penentuan ukuran sampel yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael, untuk populasi 26 orang dengan tingkat kesalahan 5%, sampel 26 orang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara tunjangan profesi terhadap kinerja guru sebesar 25,1%; (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi kerja terhadap variabel kinerja guru dengan pengaruh sebesar 17,2%; (3) ada pengaruh yang signifikan antara tunjangan profesi dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja guru SDIT Arrahmah Depok sebesar 98,7%.
Evaluasi Manajemen Berbasis Sekolah Menggunakan Model CIPP di SD Negeri 020 Galang Kota Batam Raja Muhammad Sabri; Ayi Darmana; Maman Rumanta
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol 4, No 2 (2021): IJIEM
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijiem.v4i2.10992

Abstract

Pemerintah Indonesia melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang mana selama ini masih kurang. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam manajemen berbasis sekolah yang lebih baik dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan, mengawasi serta membantu sekolah dalam pengelolaan dan proses pembelajaran. Model yang dijadikan dasar evaluasi manajemen berbasis sekolah dalam penelitian ini adalah model CIPP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi: konteks, input, proses dan produk pada Manajemen Berbasis Sekolah. Penelitian ini melibatkan 153 orang, terdiri dari siswa-siswa kelas 4, 5, 6, guru dan wali murid di SD Negeri 020 Galang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket, wawancara, dan observasi. Item angket yang diberikan telah dianalisis validitas konstruk dan empirik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) evaluasi konteks persentase yang diperoleh 58,95% termasuk kedalam kategori cukup baik, (2) evaluasi input, persentase 40,30% termasuk dalam kategori kurang baik, (3) evaluasi proses, dengan persentase 34,91 % termasuk kedalam kategori kurang baik, (4) evaluasi produk, dengan persentase 45,96% termasuk dalam kategori cukup baik. Tetapi, secara keseluruhan masih belum maksimal. Dapat disimpulkan bahwa manajemen berbasis sekolah di SDN 020 Galang Kota Batam belum berjalan maksimal, terutama dari aspek input dan proses.
Administrasi Kurikulum, Kesiswaan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Tinjauan Administasi Sekolah Satrio Satrio; Lias Hasibuan; Kasful Anwar Us; Ahmad Fadhil Rizki
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol 4, No 2 (2021): IJIEM
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijiem.v4i2.13057

Abstract

Sudah tebayang dibenak kita bila kita membaca atau mendengar akat “ Administrasi Sekolah”, yang kita bayangkan sebuah lembaga pendidikan (sekolah), didalamnya terdapat sekumpulan orang yang dibagi dalam beberapa kelompok, yang aktivitasnya menyelenggarakan namanya kegiatan pendidikan. Nah dalam menjalankan aktivitas tersebut munculah namnya administrasi. Tenaga pendidik adalah ujung tombak dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, melalui berbagai jenis, jalur dan jenjang pendidikan. Anak didik adalah anggota masyarakat yang akan masuk ke dalam dunia pendidikan (persekolahan) dan akan dikembalikan kepada masyarakatnya. Proses pembekalan komponenkomponen untuk hidup tersebut menjadi tugas guru sebagai tulang punggung di sekolah. Administrasi dapat dipandang sebagai proses dan dapat pula dipandang sebagai tugas (kewajiban). Administrasi sebagai proses sama dengan administrasi dalam arti luas. Administrasi sebagai proses kegiatan meliputi: perencanaan, pengorganisasian, pengarahan atau kepemimpinan dan pengawasan atau pengendalian. Keempat komponen tersebut merupakan suatu sistem yang terpadu, yakni antara satu dengan lainnya saling berkaitan secara utuh. Artinya, perencanaan harus diorganisasikan, diarahkan, dan diawasi. Pengorganisasian juga harus direncanakan, diarahkan, dan kemudian dikendalikan. Begitu pula pengendalian pun harus direncanakan, diorganisasikan, dan diarahkan. Oleh karena itu administrasi sekolah merupakan kegiatan penyediaan, pengaturan dan pendayagunaan segenap sumber daya untuk mencapai tujuan pendidikan di sekolah secara efektif dan efisien.
Kepemimpinan Syekh Muda H. Muhammad Basyir dalam Pelaksanaan Tarekat Naqsabandiyah di Pondok Pesantren Ubudiyatussalam Muralisman Muralisman; Ellya Roza; Muslim Afandi
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol 4, No 2 (2021): IJIEM
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijiem.v4i2.12994

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Tarekat Naqsabandiyah di Pondok Pesantren Ubudiyatussalam Lipatkain Kampar versi kepemimpinan Syekh Muda H. Muhammad Basyir. Hal ini disebabkan masyarakat sedang dihadapkan kepada berbagai krisis, terutama krisis kepemimpinan sebab banyak diantara kepemimpinan tidak berlandaskan kepada nilai-nilai ketuhanan yang merupakan sumber kebenaran yang bisa membawa kemaslahatan manusia. Adapun jenis penelitian ini  adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif. Adapun pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Syekh Muda H. Muhammad Basyir di Pondok Pesantren Ubudiyatussalam dalam pelaksanaan Tarekat Naqsabandiyah dilakukan melalui (1) pendekatan kepada kepada berbagai pihak misalnya pemerintahan, ninik mamak, cerdik pandai dan tokoh masyarakat; (2) semangat dengan mendatangi masyarakat langsung ke desa-desa di sekitarnya; (3) gigih, dalam bekerja, tidak mau meminta sesuatu kepada siapapun dan hanya ingin mernberikan sesuatu kepada orang lain; (4) menanamkan  rasa persaudaraan antara sesama murid dan orang lain serta masyarakat sekitar; (5) tidak dipungut biaya, modal hanya kemauan dari masing-masing pengikut. Selanjutnya pelaksanaan Tarekat Naqsyabandiyah Pimpinan Syekh Muda H. Muhammad Basyir di Pondok Pesantren Ubudiyatussalam Lipatkain Kampar terdapat beberapa tahapan (1) bai'at yang terdiri dari pelaksanaan samaniyah, hampasiyah, mandi taubat, praktek mati dan tawajjuh; (2) suluk  yaitu suatu tempat yang sunyi untuk mengingat Allah; (3) tawajjuh yaitu zikir lembut dimana seseorang harus berusaha untuk memfokuskan pikirannya semata-mata kepada Allah SWT dengan cara menundukkan kepala dan memicingkan mata. Tawajjuh terdiri dari tiga bagian yaitu (a) tawajjuh ketika bai’at; (b) tawajjuh wirid yakni Senin dan Kamis; dan (c) tawajjuh ketika suluk. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5