Articles
83 Documents
Search results for
, issue
"2019: SNTIKI 11"
:
83 Documents
clear
Perancangan Protokol LEACH Untuk Aplikasi Sistem Absensi Sidik Jari di Fakultas Teknik Universitas Riau
Rabil Kurniawan
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (414.485 KB)
Absensi merupakan daftar pola kebiasaan ketidakhadiran dari tugas atau kewajiban. Ada tiga metode yang biasa digunakan untuk sistem absensi yaitu sistem absenssi konvensional, sistem absensi menggunakan kartu identitas dan sistem absensi menggunakan pemindai biometrik. Sistem absensi menggunakan pemindai biometrik, yaitu fingerprint dinilai jauh lebih efektif untuk diterapkan dibandingkan dengan metode lainnya. Secara umum terdapat dua metode yang bisa digunakan untuk proses pengiriman data dari node sensor ke ruangan administrasi yaitu menggunakan wired dan wireless. wireless network memiliki kelebihan pada skalabilitas, kemudahan dalam instalasi dan low cost akan tetapi memiliki kelemahan pada bandwidth dan kecepatan transfer yang rendah, juga rentan terkena noise. Kekurangan yang dimiliki oleh jaringan nirkabel ini akan dapat diminimalkan, salah satunya dengan menerapkan routing protocol yang baik pada jaringan. Pada penelitian ini akan dirancang protokol LEACH yang akan diimplementasikan kedalam sistem absensi untuk mendapatkan sistem dengan pemakaian energi yang efektif dan sistem yang lebih stabil. Perangkat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mikrokontroller ATmega328p, nRF24L01+, dan finger print. Algoritma LEACH protokol akan diimplementasikan kedalam mikrokontroller menggunakan software Arduino IDE. Hasil yang didapatkan yaitu rancangan protokol LEACH pada tiga perangkat yang diletakkan pada tiga ruangan kelas di fakultas teknik universitas Riau telah berhasil diimplementasikan. Langkah berikutnya yang akan dilakukan dalam kelanjutan penelitian ini yaitu melakukan implementasi perancangan sistem absensi dengan sidik jari pada fakultas teknik universitas Riau.
Analisis Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Keberhasilan Implementasi Dapodikdasmen
suci alwahyuni carles
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (606.154 KB)
Budaya organisasi merupakan ciri khas dari sebuah organisasi yang dibentuk secara sosial untuk menentukan arahnya sebuah organisasi sehingga dapat meningkatkan efektivitas kinerja organisasi. HOT-Fit merupakan kerangka teori untuk evaluasi sistem informasi yang memiliki komponen Manusia, Organisasi, dan teknologi. Selama implementasi dapodikdasmen di SMA N 1 Padang Ganting terdapat kecenderungan guru memberikan data-data kepada operator yang tidak diperiksa sebelumnya, sikap guru yang kurang berpartisipasi aktif, dan tidak adanya pelatihan tentang penggunaan aplikasi dapodikdasmen. Penelitian ini dilakukan untuk mengatahui bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap keberhasilan implementasi dapodikdasmen. Tahap pertama dilakukan pencarian budaya yang dominan menggunakan instrumen OCAI. Responden yang digunakan sebnyak 44 responden. Pengolahan data menggunakan Microsoft Excel dan SEM-PLS. Hasil menunjukkan budaya yang berjalan saat ini adalah adhocracy dengan nilai rata-rata 2.703 dan budaya harapan adalah market dengan nilai rata-rata 2.589. Budaya organisasi berpengaruh terhadap keberhasilan implementasi dapodikdasmen dengan hasil uji t statistik sebesar 2.211 > t hitung (1.96).Kata kunci: Budaya Organisasi, Dapodikdasmen, Hot-Fit, OCAI, SEM-PLS
Aplikasi Smart Presence Menggunakan QR Code Scanning dan Location Based Service
Nazruddin Safaat Harahap
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Presensi atau kehadiran mahasiswa merupakan salah satu tolok ukur kedisiplinan mahasiswa selama proses perkuliahan. Di lingkungan kampus UIN SUSKA RIAU khususnya Fakultas Sains dan Teknologi pada saat ini masih menggunakan sistem presensi cara manual. Pendataan presensi dilakukan dengan menandatangani daftar hadir setiap memasuki jadwal perkuliahan mata kuliah tertentu. Sistem presensi tersebut masih kurang efektif karena seringkali menyebabkan terjadinya kecurangan yang dilakukan oleh mahasiswa yang mengisi daftar presensi mahasiswa lain yang tidak hadir pada perkuliahan. Selain itu, rekapitulasi data presensi di akhir perkuliahan yang dilakukan secara manual oleh dosen juga cukup menyita waktu karena jumlah mahasiswa yang tidak sedikit. Oleh sebab itu penelitian ini mengembangkan aplikasi untuk pendataan presensi dengan menggunakan QR Code Scanning dan Location Based Service (LBS) untuk menggantikan proses presensi manual mahasiswa di kampus dengan sistem yang secara otomatis dapat memverifikasi kehadiran mahasiswa saat jam perkuliahan hingga pengolahan data presensi. Hasil penelitian ini berupa aplikasi model client-server.
RANCANG BANGUN SISTEM FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) KREDIT BERBASIS SYARI’AH MENGGUNAKAN METODE LEAN UX
Rifki Zuhdi.AR;
Reski Mai Candra
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (921.979 KB)
Kredit merupakan suatu jasa yang ada dalam lembaga keuangan, yaitu menyalurkan dana dalam bentuk pinjaman dengan jaminan dan mendapatkan bunga sebagai keuntungannya. Di Indonesia saat ini sudah banyak lembaga keuangan yang sudah menerapkan Hukum Islam dalam menyalurkan kreditnya tanpa bunga, karena prinsip bunga dalam hukum jual-beli dalam Islam termasuk riba dan itu adalah dosa besar, tetapi menggunakan akad murabahah. Dengan akad murabahah, lembaga keuangan mendapatkan keuntungan dari selisih harga modal dengan harga yang total kredit yang disetujui. Aplikasi Kredit Syari’ah memungkinkan pengguna untuk mengajukan permohonan pembiayaan secara online dengan pilihan banyak BMT. Untuk proses pengajuan kredit, banyak faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan suatu kredit dinilai layak atau tidak diberikan kredit. Terdapat 5 faktor yang menjadi acuan dalam analisa pemberian kredit yang disebut 5C, yaitu Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition. Kelima faktor tersebut akan menjadi kriteria dalam Sistem Pendukung Keputusan (SPK) penilaian kelayakan kredit. SPK merupakan suatu sistem yang menghasilkan suatu alternatif keputusan yang dapat digunakan sebagai alat bantu dalam mengambil keputusan. Untuk penilaian kelayakan kredit menggunakan SPK dengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dipilih karena metode ini menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian proses perankingan yang akan menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang ada. Dengan metode perankingan ini, diharapkan penilaian kelayakan kredit dapat mengurangi resiko kredit macet.
Penerapan Algoritma Naïve Bayes Classifier Dan Probabilistic Neural Network Untuk Klasifikasi Nasabah Bank Dalam Membayar Kredit
Taufiq Qurahman;
Mustakim Mustakim;
Ahmad Jaini
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (455.422 KB)
Dalam penentuan kolektibilitas pada kredit nasabah dilakukan melalui analisa dari tim analis menggunakan pendekatan terhadap kepribadian, penghasilan, dan kondisi keuangan dari debitur. Berdasarkan hasil analisa bank dalam menentukan kolektibilias kredit masih terdapat temuan data tunggakan atau kredit bermasalah nasabah. Dengan memanfaatkan data nominatif nasabah tahun 2014-2018 yang didapatkan dari PT. BPR Anugerah Bintang Sejahtera dan proses klasifikasi menggunakan algoritma Naïve Bayes Classifier (NBC) dan Probabilistic Neural Network (PNN). Hasilnya dapat memberikan suatu informasi ke pihak bank untuk melakukan peringatan terhadap kredit debitur. Hal ini disebabkan terdapat beberapa nasabah dengan kolektibilitas lancar yang sudah termasuk kolektibilitas kurang lancar dan diragukan. Sementara itu, berdasarkan hasil akurasi algoritma PNN lebih baik yaitu 93,58% dibandingkan NBC yaitu 89,90%.
Analisa Persediaan Model Inventory Dengan Weibull Deterioration dan Pemangkasan Biaya Penyimpanan
Nilwan Andiraja
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (760.45 KB)
Analisa persediaan pada model inventory dengan terapan teori kendali optimal telah dibuat oleh Affandi (2015). Sementara itu, Weibul deterioration dapat ditemui di Sarma (2013), tapi dalam artikel tersebut tidak menggunakan terapan teori kendali. Artikel ini membahas tentang analisa tingkat persediaan pada model inventory dengan weibull deterioration dan pemangkasan biaya penyimpanan. Oleh karena itu, artikel ini dimulai dengan merubah tingkat kerusakan pada persamaan dinamik pada Affandi (2015) dengan weibull deterioration, kemudian memberikan faktor diskon ke biaya penyimpanan pada fungsi tujuan. Selanjutnya dengan aplikasi teori kendali maka di peroleh persamaan tingkat persediaan untuk dua kasus. Persamaan tingkat persediaan tersebut di analisa dengan menggunakan simulasi parameter. Berdasarkan hasil diperoleh, tingkat persediaan dapat meningkat dan dapat menurun.
Analisis Cluster Menggunakan Algoritma K-Means pada Data Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kota Pekanbaru
Siti Syahidatul Helma;
Mustakim Mustakim;
Risma Rustiyan R;
Eva Normala
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.947 KB)
Pelayanan kesehatan merupakan faktor yang dapat dipengaruhi oleh ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan. Sarana dan prasarana kesehatan yang mencakup fasilitas pelayanan kesehatan juga dapat membantu dalam mengoptimalkan derajat kesehatan di kota Pekanbaru dan memberikan kontribusi positif untuk kesehatan khususnya bagi perilaku masyarakat dan lingkungan disekitarnya. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru jumlah kunjungan masyarakat pada salah satu fasilitas pelayanan kesehatan menurun selama 5 tahun terakhir 2013-2015 berturut-turut sebanyak 523.140, 572.017 dan 457.232. Untuk melihat pola pemanfaatan dari fasilitas kesehatan yang sudah ada, maka diperlukan suatu metode data mining, algoritma K-means clustering digunakan untuk mengelompokkan data responden yang menggunakan fasilitas kesehatan di Kota Pekanbaru Setelah melakukan beberapa percobaan cluster dengan menggunakan algoritma K-means clustering, maka didapatkan cluster optimal berdasarkan uji validasi Davies Bouldin Indeks (DBI) yaitu 9 cluster kemudian setelah dilakukan percobaan dengan menggunakan k=2 sampai dengan k=10, didapatkan nilai cluster optimal terdapat pada K=9 dengan nilai DBI 0.188.
efektivitas penggunaa smartphone dalam mendukung kegiatan bisnis percetakan degan metode TAM (Technology Acceptance Model)
romia romia romia;
Syaifullah Syaifullah;
Tengku Khairil Ahsyar
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (958.484 KB)
Percetakan di Pekanbaru dalam menjalankan bisnisnya menggunakan media sosial, dilakukan penyebaran informasi dan pemesanan. Namun bisnis mengalami beberapa kendala diantaranya kurang minat karyawan menggunakan sosial media dalam kegiatan bisnis, terhambatnya kualitas pelayanan dikarnakan kurang terkontrol dalam bekerja serta jaringan internet belum merata diarea pekanbaru. Untuk penelitian dilakukan analisis penggunaan smartphone dengan metode TAM (Technology Acceptance Model) dan SEM-PLS. Hasil penelitian ini adalah pengunaan media sosial (instagram, facebook, whatsaap) efektif dengan nilai 8.568 karena penggunaa media sosial ditunjukan dengan minat karyawan untuk selalu mencoba sesering mungkin menggunakan media sosial dan menggunakan kembali dikemudian hari karena pengguna media sosial dapat memenuhi kebutuhan bisnis dan mengikuti perkembangan teknologi dengan tingkat pengguna media sosial whatsaap 53% dan instagram 40%. Adapun hasil rekomendasi yang diajukan yaitu dengan tetap mengunakan media sosial sebagai aktifivitas informasi pemesanan dan juga sebagai perangkat utama untuk aktivitas informasi yang berhubungan dengan kebutuhan bisnis.
ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEBERHASILAN IMPLEMENTASI SIMRS MENGGUNAKAN OCAI dan HOT FIT
Ilen Binti Arlan
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (501.846 KB)
Organizational culture is very important for companies to achieve success and maintain competition between companies. One of the reasons to maintain competitive information systems needed to support the needs of the organization's services. RSUD Bangkinang has been implementing SIMRS since 2011, which found employee trends in working using SIMRS. Then it is necessary to know the organizational culture using the CVF and HOT Fit instruments as a determinant of whether SIMRS has been successfully implemented based on the existing culture. The combination of the two models produces a picture of the influence of organizational culture on the successful implementation of SIMRS. Based on the results of statistical analysis of data using SEM PLS 3.0 software, the path coefficient value of -0.077 with t value of 2.325 determines that organizational culture has a positive and significant influence on the successful implementation of SIMRS. Because culture can increase the intensity of SIMRS users, SIMRS quality and easy to learn will produce effective work, good information and can be accounted for, with the R square 93% test results that are at a strong level. Keywords: CVF, HOT Fit, Organizational Culture, SEM PLS, Successful Implementation of SIMRS