cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
SUARA GURU
ISSN : 24776351     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Suara Guru(Print ISSN 2477-6351): Jurnal Pendidikan Sosial, Sains dan Humaniora (SG-JPSSH) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan dan aplikasi teori, pendekatan, sistem, metode, implementasi, and evaluasi penerapan kurikulum dan pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. JPSSH menerima artikel hasil penelitian dan pemikiran di bidang pendidikan sosial, Sains, dan Humaniora yang terbit 4 kali dalam satu tahun
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru" : 13 Documents clear
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KUANTAN MUDIK netrialis netrialis
SUARA GURU Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.51 KB) | DOI: 10.24014/suara guru.v2i2.2401

Abstract

Penelitian Hubungan Konsep Diri dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Kuantan Mudik Tahun Pelajaran 2009/2010 bertujuan untuk mengetahui profil konsep diri siswa, gambaran umum prestasi belajar siswa, dan hubungan signifikan antara konsep diri dengan prestasi belajar siswa. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas (konsep diri siswa) dengan variabel terikat (prestasi belajar). Asumsi penelitian bahwa konsep diri, prestasi belajar setiap siswa bervariasi yang diukur dan diidentifikasi dengan indikatornya menggunakan alat ukur yang dikembangkan oleh Anwar Sutoyo. Hipotesis penelitian adalah terdapat hubungan yang positif yang signifikan antara konsep diri dengan prestasi belajar siswa. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kuantan Mudik yang berjumlah 75 siswa sedangkan sampel penelitian (sampel jenuh). Metode yang digunakan adalah korelasional. Hasil penelitian diperoleh gambaran konsep diri siswa secara umum berada dalam kategori sedang yaitu 77.3 %. Prestasi belajar siswa berada dalam kategori sedang yaitu 85.33 %. Uji korelasi produk momet diperoleh hasil Rxy 0.84, angka korelasi ini menunjukkan korelasi positif yang signifikan.
PERUBAHAN FUNGSI KESENIAN RARAK MAMOTI TOBO DAN BENTUK KOMPOSISINYA DI DESA SEBERANG PANTAI KUANTAN MUDIK SALFINI SALFINI
SUARA GURU Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.888 KB) | DOI: 10.24014/suara guru.v2i2.2410

Abstract

Kesenian Rarak Mamoti Tobo merupakan salah satu musik tradisional yang terdapat di daerah Rantau Kuatan Mudik dengan fungsi umumnya untuk berkomunikasi labih lanjut antara sesama anggota dan sebagai sarana upacara sawah bersama-sama secara bergiliran menurut jumlah anggota tobo tersebut. Penelitian Perubahan Fungsi Kesenian Rarak Mamoti Tobo dan Bentuk Komposisinya di Desa Seberang Pantai Kecamatan Kuantan Mudik bertujuan untuk mengetaui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan fungsi kesenian dari sarana upacara ritual menjadi sarana hiburan, kemudian mengetahui bagaimana komposisinya. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif, yaitu penyajian data dengan teknik observasi, rekaman, wawancara dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan perubahan fungsi kesenian terjadi akibat dari faktor sosial budaya, ekonomi, dan agama. Bentuk komposisinya tergolong belum teratur dan berbentuk ensamble.   
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES SAWIRMAN SAWIRMAN
SUARA GURU Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.155 KB) | DOI: 10.24014/suara guru.v2i2.2415

Abstract

Judul penelitian ini adalah Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PKn Melalui Penerapan Model pembelajaran Examples Non Examples pada Siswa Kelas V SD Negeri 010 Batusasak Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar Tahun Pelajaran 2015/2016. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Dengan menggunakan model Examples Non Examples diharapkan hasil belajar PKn siswa kelas VI SD Negeri 010 Batusasak meningkat. (2) Memotivasi guru dalam mengembangkan metode dan strategi dalam pembelajaran. (3) Meningkatkan kompentensi pedagogik guru dalam menyusun rencana, dan pelaksanaan proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Dengan menggunakan pendekatan model pembelajaran Examples Non Examples, hasil belajar siswa setiap siklusnya mengalami perubahan secara signifikan. Hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 70,62 dengan ketuntasan 60,86 %, lalu meningkat pada siklus  II menjadi 96,73 dengan ketuntasan 100%.  (2) Setelah diterapkannya pembelajaran Examples Non Examples yang tepat maka aktivitas dan prestasi belajar PKn pada Pokok Bahasan Keorganisasian pada Siswa Kelas V SD Negeri 010 Batusasak dapat meningkat. Siswa yang aktif dalam pembelajaran mencapai 96.73% kategori sangat baik dan aktivitas pembelajaran kelompok mencapai 100%.
IMPLEMENTASI PERMAINAN KACIL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN isnaini isnaini
SUARA GURU Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i2.2402

Abstract

Pendidikan jasmani dan olahraga dapat memberikan pengetahuan, kepribadian, ketrampilan, kesehatan, dan kebugaran jasmani. Sebagian besar guru penjaskes membuka pembelajaran dengan memberikan pemanasan dengan bentuk berlari, sehingga dominan siswa merasa bosan dan jenuh. Penelitian tentang Implementasi Permainan Kacil Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, Dan Kesehatan Sekolah Menengah Pertama Negeri Se Kecamatan Kuantan Mudik bertujuan untuk mengetahui implementasi permainan kecil dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Teknik penelitian mengumpulkan data dengan pengisian angket (kuosioner). Hasil penelitian menunjukkan implementasi permainan kecil dapat dikategorikan cukup baik dengan frekuensi sebesar 65,35. Permainan kecil disarankan agar dapat ditetapkan dalam menyajikan pelajaran untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS (GEOGRAFI) MELALUI METODE INQUIRI ISKANDAR ISKANDAR
SUARA GURU Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i2.2411

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar georafi siswa kelas IX5 SMPN 1 Kuantan Mudik. Variable penelitian yang akan dilaksanakan adalah terdiri dari aktifitas guru dan siswa. Dengan menggunakan metode inquiry, rata-rata aktifitas guru mengajar di kategorikan baik dengan perolehan nilai 38,25. Persentase rata-rata aktivitas siswa dengan klasifikasi baik 46,43%, cukup 46,42%  dan kurang 7,15%. Perolehan rata-rata persentase hasil kerja kelompok siswa, sangat baik 41,67%, baik 33,33%, cukup 25%, dan kurang 0%. Ketrampilan afektif siswa meningktan dengan rata-rata persentase baik sekali 54,74% baik 35,74%, kurang 9,53% dan kurang sekali 0%. Hasil belajar materi pelajaran IPS (Georafi) mengalami peningkatan yang signifikan setelah dilaksanakan pembelajaran menggunakan metode inquiry, rata-rata persentase daya serap siswa selama empat kali pertemuan 81,2%. Perolehan nilai rata-rata pada ulangan harian adalah 88%. Pembelajaran menggunakan metode inquiry khususnya pada IPS (Georafi) harus ditindak lanjuti sebagai upaya peningkatan hasil belajar siswa dan dapat mengembangkan penyelesaian-penyelesaian terhadap masalah-masalah.
DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MENGHITUNG KELILING, LUAS BANGUN DATAR SERTA PENGENALAN SEJARAH UANG DAN KEGUNAANNYA SYAFRIDA SYAFRIDA
SUARA GURU Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i2.2416

Abstract

Metode demonstrasi merupakan salah satu metode yang dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran Matematika dan IPS guna meningkatkan kemampuan pemahaman siswa menghitung keliling bangun datar, persegi panjang dan persegi serta mengenal sejarah uang dan kegunaannya dikelas III SD Negeri 002 Muara Lembu. Metode ini diterapkan oleh peneliti dalam sebuah penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dimana jenis dari penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dan kesimpulan yang diperoleh, antara lain: (1) penerapan metode demonstrasi sangat membantu dalam menghitung keliling bangun datar dan pengenalan sejarah uang serta kegunaannya, (2) tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan termotivasinya siswa dalam proses pembelajaran, dan (3) dapat meningkatkan profesionalisme guru terhadap proses pembelajaran.    
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELARAN KOOPERATIF TIPE STAD DALAM PEMBELAJARAN IPS SEJARAH yusnawati yusnawati
SUARA GURU Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i2.2407

Abstract

Dari hasil pengamatan dan pengalaman di Kelas VIII B SMP Negeri 2 Kuantan Mudik ditemui gejala khusus pada pelajaran sejarah yaitu dari 21 siswa lebih dari 50% (11 siswa) diantaranya mendapat nilai di bawah nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah yaitu 70 pada mata pelajaran Sejarah. Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik untuk melakukan suatu penelitian tindakan kelas yang untuk mengetahui tindakan yang tepat dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan hasil belajar Sejarah siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan jumlah siswa 21 orang. Penelitian ini dilakukan dari bulan Desember 2010 hingga Mei 2011 yang terdiri dari dua siklus. Hasil penelitian bahwa aktifitas guru pada siklus pertama diperoleh skor rata-rata 23.00 dengan klasifikasi penilaian cukup, sedangkan pada siklus kedua diperoleh skor rata-rata 38.50 dengan klasifikasi sangat baik. Aktifitas siswa pada siklus pertama diperoleh skor rata-rata 128.5 (67.99%) dengan klasifikasi penilaian cukup, sedangkan pada siklus kedua diperoleh skor rata-rata 173.5 (92.86%) dengan klasifikasi penilaian sangat baik. Hasil belajar siklus pertama menunjukkan bahwa hasil belajar klasikal masih rendah dengan rata-rata 65.47 atau berada dibawah KKM, sedangkan pada siklus kedua mencapai rata-rata 75.86 atau meningkat diatas KKM yang ditetapkan yaitu 70.
USAHA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA MODEL JIGSAW ELPA SASWITA
SUARA GURU Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i2.2412

Abstract

Sebagian besar guru masih melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran tradisional sehingga memerlukan upaya untuk memenuhi tuntutan kurikulum. Untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa dalam pembelajran bahasa Indonesia dilakukan dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Dari hasil penelitian aktivitas siswa meningkat dari 68% menjadi 74,28% pada siklus kedua dan menjadi 85% pada siklus ketiga. Sementara itu hasil ulangan harian ke satu (sebelum menggunakan pembelajran kooperatif tipe jigsaw) menjadi 69,88 pada ulangan harian kedua menjadi rata-rata 85,74 pada ulangan harian ketiga (setelah penggunaan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw). Dengan demikian pembelajaran kooperatif jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas IX1 SMP Negeri Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singngi dapat diterima.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNEMENTS (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA misnawati misnawati
SUARA GURU Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i2.2408

Abstract

Metode klasik dengan berceramah yang digunakan guru dalam memberikan pelajaran tidak efisien dan membuat siswa cendrung pasif. Perlu suatu metode yang khusus untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif. Penelitian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada siswa kelas VII C SMPN 2 Kuantan Mudik bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Biologi siswa tahun ajaran 2008/2009. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan rata-rata nilai ulangan harian 1 pada siklus 1 mengalami peningkatan dari 65.2% menjadi 76.32%. Hasil rata-rata nilai ulangan harian 1 pada siklus 1 dengan hasil ulangan harian 2 pada siklus 2 juga meningkat dari 76.32% menjadi 89.04%. Keberhasilan proses pembelajaran kooperatif tipe TGT terlihat pada ketercapaian KKM oleh siswa sebesar 100%.
MODEL PEMBELAJARAN BERTUKAR PASANGAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KASNIATI KASNIATI
SUARA GURU Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i2.2413

Abstract

Penelitian ini dilator belakangi oleh redahnya motivasi belajar siswa kelas VIII4 Negeri I Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi terlihat fenomena hasil belajar PKn yaitu kurangnya kerja sama, ditandai masih banyak yang tidak ikut serta berfikir dan bekerja dalam kelompok 56%, kurangnya aktivitas siswa seperti mengajukan pertanyaan, menjawab yang tidak tepat waktu 62% dan kurangnya motivasi siswa untuk menjawab kuis individu maupun kelompok 44%. Penelitian dilaksanakan dengan jumlah siswa 32 orang, terdiri atas 21 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan yang dilakukan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian diketahui motivasi belajar siswa sudah mencapai indikator yang ditargetkan. Kelemahan pelaksanaan pembelajaran bertukar pasangan pada siklus I diperbaiki oleh siklus II, maka terdapat peningkatan pencapaian aktivitas siswa maupun aktivitas guru, dalam hal ini aktivitas guru pada siklus I dengan skor 31 (sempurna), aktivitas siswa sebesar 155 (tinggi). Pada siklus II aktivitas guru menunjukkan skor 32 (sempurna), aktivitas siswa sebesar 226 (sangat tinggi). Sehingga dapat dikatakan bahwa metode pemebelajaran bertukar pasangan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

Page 1 of 2 | Total Record : 13