cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian
ISSN : 20866968     EISSN : 26219816     DOI : -
Core Subject : Health,
Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is an national journal published by Faculty of Pharmacy and Science University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is aimed at being a medium for research results dissemination and scientific paper exchanges on the pharmaceutical field among academics, practitioners, regulators, and public. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is issued two times annually, i.e., in April, and October.The Editor receives rigorous research manuscripts that have not been offered for publication elsewhere. Since its first issue published in 2010. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian has become a CrossRef Member since 2019. Therefore, all articles published by Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian will have unique DOI number with p-ISSN 2086-6968 dan e-ISSN 2621-9816
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2017)" : 5 Documents clear
EVALUASI IMPLEMENTASI PENGADAAN OBAT BERDASARKAN SISTEM KATALOG ELEKTRONIK (E-CATALOGUE) DI KABUPATEN SINTANG TAHUN 2015 Hermiana, Aida; Robiyanto, Robiyanto; Nurmainah, Nurmainah
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.838 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v4i2.294

Abstract

Pengadaan obat berdasarkan Katalog Elektronik di Kabupaten Sintang telah berjalan sejak tahun 2013 namun memiliki beberapa permasalahan sehingga perlu dilakukan evaluasi mengenai implementasi kebijakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pengadaan obat berdasarkan Katalog Elektronik di Kabupaten Sintang tahun 2015 dimulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan hingga realisasi kebutuhan obat puskesmas. Desain penelitian berupa survey deskriptif dengan metode pengumpulan data primer dengan wawancara mendalam serta pengumpulan data sekunder melalui Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO) puskesmas. Informan merupakan petugas pengelola obat di 3 puskesmas di Kabupaten Sintang serta Kepala Seksi Farmasi dan Alat Kesehatan di Dinas Kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan proses perencanaan dan pengadaan obat berdasarkan Katalog Elektronik telah berjalan baik dengan persentase 100% dan 90%. Tahun 2015 tidak semua jenis obat dan perbekalan terealisasi namun jenisnya sudah sesuai dengan yang telah dipesan oleh puskesmas. Realisasi kebutuhan obat di Kabupaten Sintang tahun 2015 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dengan persentase ketersediaan terkecil sebesar 66,67% sedangkan pada tahun 2014 sebesar 36,76%.
PENGERINGAN EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) MELALUI MIKROENKAPSULASI DENGAN MALTODEKSTRIN METODE SEMPROT KERING Nining, Nining; Seowandhi, Sundani Nurono; Wikarsa, Saleh
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.954 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v4i2.234

Abstract

Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) memiliki banyak aktivitas farmakologi yang telah banyak dilaporkan baik secara in vitro maupun in vivo dan telah banyak diuji secara klinis. Penggunaan ekstrak dalam bentuk serbuk akan lebih praktis dan lebih terukur pemakaiannya sebagai bahan baku farmasi serta memudahkan dalam penyimpanan, pendistribusian, standardisasi zat aktif dan dapat meningkatkan stabilitasnya. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari efek penambahan maltodekstrin terhadap karakteristik fisik serbuk ekstrak kelopak bunga rosela dengan pembentukan mikrokapsul metode semprot kering. Penelitian dilakukan dengan menyiapkan larutan umpan dalam rasio 1:1 (R1); 1:2 (R2); dan 1:4 (R3) dengan kandungan total padatan 10%. Kemudian dilakukan mikroenkapsulasi  metode semprot kering pada suhu inlet 110-115°C, outlet 99-104°C, dan laju alir 200 mL/jam. Mikrokapsul diperoleh dengan struktur morfologi seperti bola. Rata-rata ukuran partikel menurun seiring dengan penambahan maltodekstrin. Penambahan maltodekstrin dapat menurunkan sifat higroskopisitas ekstrak serta meningkatkan kelarutan dalam air dan susut pengeringan. Proses semprot kering serbuk R2 mimiliki nilai efisiensi enkapsulasi 97,73% dan perolehan kembali produk 74,05%. Semua serbuk mikrokapsul memberikan nilai sisa pelarut < 1%.
Uji Aktivitas Penangkapan Radikal Bebas Ekstrak Etanol Daun Mangkokan (Nothopanax scutellarium (Burm.f) Merr.) Menggunakan Metode DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil) dengan Variasi Suhu Pengeringan farida, fitri; guntarti, any
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.377 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v4i2.3362

Abstract

Mangkokan leaves contains flavonoids that are known as natural antioxidant source. The aim of this study is to find the effect of drying temperature variations towards free radical scavenging activity of mangkokan leaves. Mangkokan leaves macerated with 96% ethanol and dried at 40oC, 50oC, and 60oC. Then were macerated with ethanol 96%. Antioxidant activity tested by DPPH method and quercetin was used as positive control. Dry shrinkage with temperatures at 40oC, 50oC, and 60oC were: (9.25 ± 0.276)%; (8.76 ± 0.348)% and (7.97 ± 0.372)%, respectively. Water content at 40oC, 50oC and 60oC were: (5.13 ± 0.575)%; (4.53 ± 0.512)% and (4.04 ± 0.575)%, respectively. The antioxidant potency of 96% ethanolic mangkokan leaves by ES50 value at drying temperatures 40oC, 50oC, 60oC and quercetin were (1.75 ± 0.058); (2.39 ± 0,089); (5.38 ± 0,078) mg/ml and (9.16x10-4 ± 4.36x10-5) mg/ml. Ethanolic extract of mangkokan leaves which dried at 40oC has biggest radical DPPH scavenging activity but much weaker than quercetin.  
AKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA BAKAR FRAKSI DARI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) PADA TIKUS BURN WOUND HEALING ACTIVITY FRACTION OF 70% ETHANOL EXTRACT OF PAPAYA LEAVES (Carica papaya L.) ON THE RATS Muthmaina, Ina
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.418 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v4i2.91

Abstract

Papaya leaves could be used as an alternative traditional medicine by Indonesian people, such as  burn wound healing. This research  was aimed to find out  the activity of  fraction polar, semi-polar and  non-polar papaya leaves (Carica papaya L.) and which  fraction  has better activity as healing of burn wound  on rats. About 25 male rats are divided into five groups: positive control (Bioplacenton®), negative control (Gel bases) and three variations of the fraction (polar, semi-polar and non-polar) which was  topically administered 2 times a day. A metal heat was pasted on the back skin of rats for 30 seconds to induce burn wound. Burn wound diameter was observed on days 3rd, 6th, 9th, 12th  and 15th  with 2 parameters, burn wound  diameter reduction and day when the wound was shutted faster. The results showed that papaya leaf polar fraction with 2.16% dose has an activity as a burn wound healing  which was  begin on day 6th, while the fraction of non-polar and semi-polar fraction of papaya leaf with  0.02% dose has an activity as a burn wound healing which was begin on day 9th and 12th. Keyword : Carica papaya L., Burn Wound
UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN BRIEF ILLNESS PERCEPTION QUESTIONNAIRE (B-IPQ) VERSI INDONESIA PADA PASIEN ASMA DI RSUD DOKTER SOEDARSO PONTIANAK Agustyani, Surya; Susanti, Ressi; Robiyanto, Robi
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.791 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v4i2.283

Abstract

Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ) merupakan kuesioner singkat yang digunakan untuk studi tentang persepsi penyakit seseorang dan sesuai untuk mengevaluasi persepsi penyakit pada pasien dengan penyakit kronis, salah satunya asma. Instrumen ini belum pernah digunakan untuk mengukur persepsi pada pasien asma di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat. Oleh sebab itu, agar instrumen B-IPQ dapat diterapkan pada penyakit asma di Indonesia, uji validitas dan reliabilitas pada instrumen B-IPQ versi bahasa Indonesia perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen B-IPQ versi Indonesia pada pasien asma di RSUD Dokter Soedarso Pontianak. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik purposive sampling. 32 orang pasien asma terlibat sebagai responden. Uji validitas dilakukan dengan metode Pearson correlation (nilai korelasi ? 0,3) dan uji reliabilitas menggunakan teknik Internal consistency (Cronbach alpha coefficient ? 0,7). Hasil penelitian ini adalah uji validitas menunjukkan nilai korelasi masing-masing item > 0.3 (p=0.05) dan uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach alpha coefficient sebesar 0.787 > 0.7 (p=0.05). Kesimpulannya instrumen B-IPQ versi Indonesia valid dan reliabel untuk mengukur persepsi penyakit pada pasien asma di RSUD Dokter Soedarso Pontianak.

Page 1 of 1 | Total Record : 5