cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2018)" : 15 Documents clear
Komunikasi Informasi Edukasi Penyakit Jantung Pada Remaja Obesitas: - Bety Semara Lakhsmi; Fadjar Herianto
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.488 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.665

Abstract

Gejala awal pada remaja yang menderita penyakit jantung sama dengan orang dewasa, antara lain nyeri pada dada, mengeluarkan keringat terutama telapang tangan, merasa lelah berlebihan, nafas berat, jantung berdebar-debar, sakit kepala, dan perut kembung. Penyakit jantung merupakan penyakit yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah arteri/nadi. Konsumsi sayur dan buah-buahan yang mengandung antioksidan yang tinggi, dapat mencegah terjadinya stress oksidatif, yang merupakan salah satu penyebab timbulnya plak pada pembuluh darah. Namun kenyataan yang ada 80 % remaja tidak mengkonsumsi sayur dan buah secara rutin setiap hari, dan lebih banyak mengkonsumsi makanan siap saji yang mengandung kadar lemak tinggi. Obesitas terjadi pada remaja dengan jumlah semakin meningkat tiap tahun. Obesitas dapat merubah metabolisme tubuh, dimana terjadi kemunduran pengolahan lemak dalam tubuh, sehingga penimbunan lemak semakin tinggi. Obesitas central, adalah penimbunan lemak di perut, dimana lemak di perut lebih berisiko membentuk plak di pembuluh darah, dan berakibat penyumbatan. Pemberikan Komunikasi Iinformasi Edukasi (KIE) tentang pencegahan penyakit jantung pada remaja menjadi suatu hal yang penting. Hal ini yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan. Pencegahan penyakit jantung harus dilakukan sejak dini saat usia muda. adapun metode yang dilaksanakan 1) mencari dan menemui mahasiswa memiliki obesitas dan overweight (35 mahasiswa), 2) pengisian biodata dan mengukur berat badan, dan 3) pembekalan pengetahuan materi gaya hidup sehat. Kemudian dapat disimpulkan: 1) Penyakit jantung sangat berkaitan dengan gaya hidup dimana perilaku hidup sehat seperti menjaga berat badan, konsumsi sayur dan buah, aktifitas fisik dan rutin berolah raga dapat menurunkan risiko penyakit jantung, 2) Pencegahan penyakit jantung diupayakan melalui pengelolaan factor risiko yang dapat dimodifikasi termasuk salah satunya adalah obesitas. 3) Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi melalui media leaflet dapat dilakukan untuk remaja. Nilai satuan penukar ditampilkan dalam leaflet dapat dijadikan rujukan setiap membaca label pada kemasan makanan.
Implemtasi Listrik Biogester Type Vertikal dengan Pengaduk Guna Mengatasi Kekurangan Air Bersih: - Galing Kusdiwelirawan; Imas Ratna; Yohanes Soenarto
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.958 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.666

Abstract

Biomassa / biogas merupakan salah satu solusi teknologi Energy untuk mengatasi kesulitan masyarakat akibat kenaikan harga BBM, teknologi ini bisa segera diaplikasikan, terutama untuk kalangan peternak sapi. Dalam rangka pemenuhan keperluan energi rumah tangga, salah satu upaya terobosan yang dilakukan adalah melaksanakan program Bio Energi Perdesaan (BEP), yaitu suatu upaya pemenuhan energi secara swadaya (self production) oleh masyarakat khususnya di perdesaan. Permasalahan yang terjadi di pedesaan adalah belum mampu memanfaatkan limbah kotoran ternak sebagai penghasil energi alternatif pengganti kayu dan BBM, dimana kegiatan sehari-hari mereka sangat tergantung pada BBM / gas dan kayu baik untuk memasak maupun penerangan. Alat yang didisain sebagai digester biogas terbuat dari drum yang berukuran 200 liter, 120 liter dan 35 liter. Pipa berukuran 2 inci dan berukuran 0.5 inci yang mudah didapat dengan biaya yang relatif murah. Pembuatan alat ini sangat mudah dengan proses pembuatan seperti pemotongan, pengelasan, gerinda dan pengecoran. Untuk satu ekor sapi rata-rata dapat menghasilkan 20 kg kotoran per hari, dan setara dengan 1 m3 - 1,2 m3. Pada proses penghitungan gas methan yang dihasilkan dari 20 kg kotoran sapi per hari, maka akan dihasilkan gas methan sebesar campuran 0.10285 kg dan gas methan murni sebesar 0.061714 Kg.
Pendidikan “Maintain Upstream to Downstream” Untuk anak-anak di Pinggiran Sungai Kec. Cibungbulang Kab. Bogor Jawa Barat Awaluddin Hidayat; Ana Utami Zainal
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.121 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.1046

Abstract

Sungai merupakan sumber kehidupan bagi beberapa masyarakat di Indonesia. Keberadaan masyarakat atau pemukiman dibantaran sungai tersebut seringkali menimbulkan masalah tak terkecuali di kota-kota besar seperti Jabodetabek, dimana sungai masih mendapat tempat di hati masyarakat. Masyarakat dipinggiran sungai seringkali memanfaatkan sungai untuk keperluan mandi, mencuci, bahkan untuk kebutuhan minum. Namun kegiatan tersebut tentu akan menimbulkan masalah terutama bagi kesehatan. Efek jangka pendek maupun jangka panjang terkait perilaku tersebut belum diprioritaskan oleh masyarakat luas sehingga perlu dilakukan edukasi tentang penggunaan air yang begitu praktis dan penyediaan air bersih masyarakat yang masih kurang. Minat masyarakat yang lebih cenderung menggunakan air sungai sebagai kebutuhan sehari-hari sangat perlu untuk diberikan brainstorming tentang pentingnya lingkungan dan kesehatan. Mitra dalam kegiatan IbM kali ini adalah masyarakat di pinggiran sungai Desa Ciaruteunilir, Kec. Cibungbulang, Kab. Bogor Jawa Barat dengan metode branstorming permasalahan perilaku penyuluhan ke masyarakat baik dewasa maupun anak-anak Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2017. Metode penyuluhan yang dilakukan adalah dengan metode ceramah untuk masyarakat dewasa dan metode dongeng untuk anak-anak, memberikan pamflet dan sticker. Permasalah mitra terkait sungai adalah bahwa masyarakat di pinggiran sungai masih memiliki sikap tidak baik terhadap sungai, yakni membuang sampah di sungai, buang air besar (BAB) di sungai, melakukan aktivitas cuci mencuci di sungai yang kesemua permasalahan ini berkontribusi besar dalam kerusakan sungai. Setelah team pengabdian masyarakat melakukan kegiatan penyuluhan masyarakat berpendapat bahwa hal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena team pengabdian masyarakat menjelaskan penyebab bahkan dampak serta solusi yang diberikan untuk menjaga sungai dari pengotoran manusia.
Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) bagi Masyarakat Serpong Tangerang Selatan Rizki Arcinthya; Fitri Yuniarti; Fitriani Fitriani1
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.581 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.1047

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan berjudul “Pelatihan Pembuatan VCO Bagi masyarakat Aisyiah Cabang Serpong”. Mitra yang dipilih menjadi lokasi pengabdian masyarakat didasarkan pada pertimbangan dan skala prioritas untuk dijadikan sasaran kegiatan. Hal ini berdasarkan kepatutan sumber data dan informasi yang dikumpulkan melalui kunjungan atau observasi, diskusi dan tanya jawab kepada Pengurus PCA Cabang Serpong Tangsel. Tujuan dilaksanakan pengabdian masyarakat yaitu agar adanya aktifitas yang produktif dari PCA Cabang Serpong Tangsel serta dapat juga bermanfaat untuk pengembangan cabang Aisyiah Serpong. Selain itu pelatihan ini juga bertujuan menumbuhkan jiwa wirausaha untuk peserta yang nantinya akan bermanfaat juga sebagai tambahan dana untuk pembangunan PCA Cabang Serpong. Program Kegiatan yang ditawarkan berupa Sosialisasi atau pengenalan VCO yang dihasilkan, baik dari khasiat maupun Kelebihan yang dimiliki VCO itu sendiri. Dan juga ada demonstrasi dalam pembuatan VCO yang baik dan benar dengan metoda enzimatis. Target yang ingin dicapai dari pelatihan ini berupa jasa yang ditawarkan kepada masyarakat Aisyiah Cabang Serpong Tangsel berupa keterampilan untuk membuat VCO secara enzimatis, cara pemasaran VCO yang tepat dan benar, selain itu peserta juga dapat mengetahui tentang VCO serta manfaat dan kelebihan yang dimilikinya untuk kesehatan.Dengan adanya pelatihan ini diharapkan masyarakat dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk pembuatan VCO dalam kegiatan sehari-hari dan membantu perekonomian untuk meningkatkan pendapatan PCA dan keluarga, serta dapat meningkatkan derajat penghidupan warga agar lebih sehat.
Pengelolaan dan Pemanfaatan Laboratorium Sekolah bagi Guru Muhammadiyah di Jakarta Timur Susilo Susilo; Gufron Amirullah
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.742 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.2380

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan bagi guru Biologi SMA khususnya dan guru MIPA pada umumnya di sekolah swasta Muhammadiyah wilayah Jakarta Timur. Mitra dari kegiatan ini adalah guru-guru di sekolah Muhammadiyah yang tergabung dalam Dikdasmen Jakarta Timur. Materi yang diberikan antara lain pengelolaan laboratorium, praktik tekanan osmosis eritrosit, pengenalan alat lab dan maintenance mikroskop. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pemberian materi dan demonstrasi. Pemberian materi dilakukan dengan dua cara yaitu penyampaian materi secara klasikal dan penyampaian materi dengan praktik. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan skill para peserta. Para peserta merasa senang sekali menerima materi dan sangat antusias dengan adanya praktik secara langsung. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM pemanfaatan dan pengelolaan laboratorium bagi guru biologi tingkat SMA ini sangat bermanfaat.

Page 2 of 2 | Total Record : 15