cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2021)" : 25 Documents clear
Analisis Permintaan dan Penawaran Komoditas Jagung di Kabupaten Tulungagung Rinda Nur Rohmah Sujiono; Soetriono Soetriono
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.01.7

Abstract

Kabupaten Tulungagung menempati urutan ke enam dari sepuluh kabupaten/kota yang memiliki produktivitas jagung tetinggi di Provinsi Jawa Timur. Penawaran jagung di Kabupaten Tulungagung mengalami surplus dimana jika terus berlanjut berdampak pada kerugian dialami produsen. Penelitian bertujuan untuk 1) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan jagung 2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran jagung 3) Dampak faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap permintaan dan penawaran jagung. Tujuannya untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran jagung agar tidak terjadi kerugian baik dari segi konsumen maupun produsen. Proyeksi bertujuan untuk melihat kondisi permintaan dan penawaran jagung ketika terjadi perubahan pada nilai inflasi IHK. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan 1) faktor yang mempengaruhi permintaan jagung secara nyata dan signifikan adalah jumlah penduduk dan harga riil ketela pohon 2) faktor yang mempengaruhi penawaran jagung secara nyata dan signifikan adalah luas panen jagung dan produksi jagung 3) dampak faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran jagung disimulasikan dengan sensitivitas nilai inflasi IHK sebesar 3%, 6% dan 10% menunjukan penurunan nilai koefisien regresi pada variabel jumlah penduduk, harga riil ketela pohon, luas panen jagung dan produksi jagung. Penurunan berdampak pada pergeseran kurva permintaan jagung yang dipengaruhi jumlah penduduk dan kurva penawaran jagung yang dipengruhi oleh luas areal panen jagung dan produksi jagung bergeser kearah kiri, sedangkan kurva permintaan jagung yang dipengaruhi harga riil ketela pohon bergerak sepanjang kurva kearah kanan.
Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Keriting di Desa Hargo Binangun dan Desa Air Keruh Kabupaten Seluma Rika Dwi Yulihartika; Meiffa Herfianti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.01.08

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk menganalisis total keuntungan bersih usahatani cabai kriting di Desa Hargo Binangun dan di Desa Air Keruh Kecamatan Seluma 2) Untuk menganalisis pendapatan usahatani cabai kriting di Desa Hargo Binangun dan di Desa Air Keruh Kecamatan Seluma. 3) Untuk Menganalisis Kelayakan usahatani cabai keriting ( ) di Desa Hargo Binangun dan di Desa Air Keruh Kecamatan Seluma.Penelitian ini dilakukan di Desa Hargo Binangun dan Desa Air Keruh Kabupaten Seluma.Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2019 sampai dengan Maret 2019. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian Didapat hasil total keuntungan bersih usahatani cabai keriting di Desa Hargo Binangun dan di Desa Air Keruh sebesar Rp. 1.685.300,- untuk 75 orang responden. Didapatkan pendapatan usahatani cabai keriting di Desa Hargo Binangun dan di Desa Air Keruh sebesar Rp. 11.158.450,-. untuk 75 orang responden. Kelayakan usahatani cabai keriting menggunakan  .  dari hasil penelitian ini sebesar 1,05.
Analisis Kepuasan Konsumen Sayur dalam Sistem Pembelian Online di CV. Kira Ermina Tulungagung Siti Mua Fika Rohmah; Istis Baroh; Bambang Yudi Ariyadi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.01.22

Abstract

Hortikultura terutama sayuran merupakan hasil pertanian yang mudah rusak apabila setelah dipanen tidak ditangani dengan baik. Saat ini pemasaran hasil pertanian dapat dilakukan dengan penjualan secara online, dimana perusahaan harus memahami kebutuhan dan keinginan konsumen untuk mencapai kepuasan konsumen. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen antara lain  produk, harga, dan kualitas pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui karakteristik konsumen sayur dalam sistem pembelian online; (2) Mengetahui pengaruh produk, harga, kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen sayur dalam sistem pembelian online di CV. Kira Ermina. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah non probability sampling dengan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebesar 75 responden. Pengukuran variabel menggunakan skala likert, serta teknik analisis data menggunakan Structural Equation Model dengan bantuan software warpPLS 6.0.  Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan konsumen adalah variabel produk, harga, dan kualitas pelayanan dengan R² sebesar 0.779.
Pola Pemasaran Olahan Melinjo di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Sunendar Sunendar; Lutfi Zulkifli
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.01.13

Abstract

Emping melinjo adalah salah satu makanan khas Daerah Istimewa Yogyakarta yang diolah dari biji melinjo. Kecamatan Banguntapan dan Kecamatan Pajangan merupakan sentra produksi olahan melinjo.  Tujuan penelitian ini adalah  menghitung biaya, marjin dan keuntungan tiap saluran pemasaran emping melinjo. Metode simple random sampling digunakan untuk pengambilan responden sebanyak 50 produsen emping melinjo di Kabupaten Bantul. Metode snowball samping digunakan untuk mengetahui pedagang yang terlibat dalam pemasaran emping melinjo, sehingga mendapatkan lima pedagang pengepul, lima pedagang besar, dan 26 pedagang pengecer dengan cara mengikuti alur penjualan emping melinjo dari produsen ke Pasar Piyungan, Demangan, Kotagede, Sentul, Beringharjo, Bantul, Legi, dan Magelang. Terdapat empat pola saluran pemasaran emping melinjo di Kabupaten Bantul. Biaya pemasaran tertinggi sebesar Rp. 997 berada pada saluran ke IV dengan lembaga pemasaran yang terlibat adalah pedagang pengepul, pedagang besar, dan pedagang pengecer. Biaya pemasaran terendah pada salura  I sebesar Rp. 384 dengan satu lembaga pemasaran yang terlibat. Marjin dan keuntungan pemasaran terbesar berada pada saluran ke III. Jadi semakin banyak lembaga pemsaran yang terlibat maka biaya pemasaran semakin besar.
Strategi Pemberdayaan untuk Keberlanjutan Home Industry Agro (Suatu Kasus di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut) Wistha Prihatin Hia; Anne Charina
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.01.04

Abstract

Home industry memiliki peran penting dalam pengembangan perekonomian suatu daerah. Namun, dalam pengelolaannya, home industry sebagai salah satu bentuk dari bisnis keluarga memiliki banyak kendala untuk mempertahankan keberlanjutannya, khususnya di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, yang memiliki jumlah home industry terbanyak dan tervariatif dibandingkan wilayah lainnya di Priangan Timur.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat keberlanjutan usaha mengetahui  faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan usaha, serta merumuskan strategi pemberdayaan yang tepat untuk peningkatan keberlanjutannya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan alat analisis regresi linear berganda dengan jumlah responden sebanyak 40 home industry agro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat keberlanjutan mayoritas home industry agro berada pada kategori sedang; (2) faktor yang berperngaruh signifikan dalam keberlanjutan home industry agro di Kecamatan Banyuresmi adalah faktor manajemen konflik dan faktor sosial ekonomi; dan (3) strategi pemberdayaan perlu dilakukan secara mikro, mezzo, dan makro dengan arah bottom up dan top down, dengan aspek yang perlu diperhatikan adalah manajemen konflik, pemasaran, manajemen inovasi, pengelolaan lingkungan, dan kelembagaan.Kata kunci: Bisnis keluarga, Garut, home industry¸keberlanjutan, pemberdayaan

Page 3 of 3 | Total Record : 25