cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2026)" : 14 Documents clear
MEKANISME DAN FAKTOR PENENTU TRANSPARANSI DALAM KEMITRAAN RANTAI PASOK PRODUK AGRIFOOD: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Ribka Marsauli Simanjuntak; Fany Ayu Lestari; Nuris Shokhifatul Aliyah; Yanti Nuraeni Muflikh; Suprehatin
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                                            Abstrak Transparansi menjadi elemen krusial dalam membangun kemitraan yang efektif dan berkelanjutan dalam rantai pasok agrifood. Mekanisme seperti pertukaran informasi, traceability, serta adopsi teknologi digital seperti blockchain dan IoT memainkan peran penting dalam menciptakan keterbukaan antar pelaku rantai nilai. Melalui pendekatan systematic literature review terhadap 16 artikel ilmiah yang relevan, studi ini mengidentifikasi bentuk dan mekanisme transparansi, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Temuan menunjukkan bahwa transparansi dipengaruhi oleh tiga dimensi utama: faktor internal organisasi (modal manusia, struktural, dan relasional), tekanan eksternal seperti regulasi dan tuntutan pasar, serta hubungan relasional yang ditandai dengan komitmen dan kepercayaan. Kolaborasi yang dilandasi oleh keterbukaan informasi tidak hanya memperkuat efisiensi operasional, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen dan keberlanjutan sistem pangan. Studi ini menawarkan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan strategi transparansi dalam sektor agrifood. Kata kunci: Agrifood, kemitraan, kepercayaan, rantai pasok, teknologi digital, transparansi                                                              ABSTRACT Transparency is a critical element in fostering effective and sustainable partnerships within the agrifood supply chain. Mechanisms such as information sharing, traceability, and the adoption of digital technologies like blockchain and IoT play a pivotal role in enabling openness among supply chain actors. Through a systematic literature review of 16 relevant scientific articles, this study identifies the forms and mechanisms of transparency, as well as the factors that influence it. The findings reveal that transparency is shaped by three main dimensions: internal organizational factors (human, structural, and relational capital), external pressures such as regulation and market demands, and relational dynamics characterized by commitment and trust. Collaboration supported by transparent information flows not only enhances operational efficiency but also strengthens consumer trust and supply chain sustainability. The study provides both theoretical and practical contributions to the development of transparency strategies in the agrifood sector. Keyword: Agrifood, digital technology, partnership, supply chain, transparency, trust  
PREFERENSI PENGUNJUNG TERHADAP AGROWISATA PETIK JERUK DIDESA SELOREJO, KECAMATAN DAU, KABUPATEN MALANG Ayom
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agrowisata Petik Jeruk di Desa Selorejo merupakan salah satu wisata yang banyak diminati oleh masyarakat. Agrowisata ini dikelola oleh perseorangan oleh masyarakat setempat. Seiring dengan berjalannya waktu, mulai muncul beragam agrowisata yang memiliki tema yang sama sehingga mengakibatkan persaingan antar agrowisata. Banyaknya pesaing tersebut diperlukan respon dari pengelola agrowisata untuk menyusun strategi untuk mengembangkan dan meningkatkan baik dari infrastruktur maupun fasilitas serta kualitas layanan sehingga dapat menonjol dibandingkan agrowisata lain dan mempunyai daya tarik tersendiri untuk pengunjung. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Discrete Choice Experiment (DCE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung memiliki preferensi untuk agrowisata petik jeruk dengan atribut didampingi dalam 10 menit, lebih memilih fasilitas tambahan berupa area makan jeruk dibandingkan dengan spot foto dan alat petik, untuk kualitas jeruk memilih rasa manis dan ukuran sedang yang paling dihargai oleh pengunjung, dan memilih varietas jeruk baby java sebagai varietas yang paling disukai, serta untuk harga tiket masuk pengunjung memiliki preferensi tertinggi dengan harga Rp. 25.000. Harga yang ditetapkan dan sesuai dengan preferensi pengunjung pada penelitian ini sebesar Rp. 25.000. Adapun hasil dari analisis Marginal Willingness to Pay didapatkan bahwa pengunjung rela membayar lebih mahal sebesar Rp. 2.533 untuk atribut kualitas jeruk dengan rasa asam manis dan ukutan besar. Pengunjung rela membayar lebih mahal sebesar Rp.3.853 untuk atribut kualitas jeruk dengan rasa manis dan ukuran sedang. Pengunjung rela membayar lebih mahal sebesar Rp.1.198 untuk atribut varietas jeruk baby java.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PERTANIAN DI INDONESIA STUDI KASUS: KOMODITAS PADI Apriinda, Khusnul Ainia; Mukin, Karolinda Kidi; Sayyidil Huda, Dhany Dharma
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of labor, People's Business Credit (KUR) financing, and farm road infrastructure on rice production in Indonesia. Using the Ordinary Least Squares (OLS) regression model on cross-section data from 34 provinces in 2023, this study found that farm road infrastructure has a positive and significant effect on rice production. Conversely, KUR financing shows a significant negative effect, indicating potential problems in the implementation and utilization of these funds. Labor and fertilizer use do not show a significant effect on rice production. The R-squared value of 26.58% indicates that there are other factors, such as technology or planting patterns, that affect rice production. This study recommends improving the quality of agricultural infrastructure, evaluating the distribution and use of KUR, and expanding the analysis in further research to include more diverse variables. The results of this study are expected to be the basis for formulating more effective policies in supporting the sustainability and productivity of the agricultural sector in Indonesia.
PENGARUH  IKLIM, BIAYA, DAN HARGA PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH Suharjo; Syarif
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi sawah termasuk komoditi terpenting di Kabupaten Konawe Sulawasi Tenggara, padi sawah termasuk ke dalam kelompok pangan strategis yang permintaanya terus meningkat setiap tahunnya, walaupun produksi padi sawah di Kabupaten Konawe Sulawasi Tenggara terus meningkat tapi tidak dapat mencukupi kebutuhan permintaan yang akhirnya memaksa pemerintah untuk mengimport beras. Setelah mengimport maka harga beras import lebih murah dari pada beras lokal yang mengakibatkan kerugian pada petani padi sawah lokal. Dari adanya usahatani padi sawah maka dihasilkan produksi padi sawah, produksi padi sawah di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu iklim, luas lahan, bibit, pupuk, dan tenaga kerja. Hasil produksi padi sawah dijual kepada pedagang. Harga berpengaruh kepada penerimaan. Besarnya penerimaan petani padi sawah diperoleh dari perkalian antara produksi dengan harga jual. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani adalah jumlah produksi, biaya produksi dan harga jual produksi. Pendapatan petani mempengaruhi kelayakan apakah layak atau tidak usahatani itu untuk diusahakan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan mengetahui pengaruh iklim, biaya produksi, dan harga produksi terhadap pendapatan usahatani padi sawah Penelitian dilaksanakan di Desa Matahoalu Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe. pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2025. Populasi penelitian ini berjumlah 60 orang Sampel dilakukan secara sensus yaitu sebanyak 60 orang. Analisis menggunakan rumus analisis regresi linear berganda dengan persamaan tersebut ditransformasikan dalam bentuk linear atau dalam bentuk fungsi Cobb-douglas. Berdasarkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor iklim dan biaya produksi memberikan pengaruh yang nyata terhadap pendapatan usahatani padi aswah, sedangkan faktor harga jual produksi tidak memberikan pengaruh nyata pada pendapatan usahatani padi sawah

Page 2 of 2 | Total Record : 14