Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang berisikan kumpulan hasil pengabdian dosen Universitas di Surakarta dan sekitarnya yang disusun dalam bentuk artikel pengabdian. Jurnal Pengabdian Adi Widya diterbitkan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta dengan penebitan 2 kali 1 tahun.
Articles
30 Documents
Search results for
, issue
" Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA"
:
30 Documents
clear
MANFAAT AKTA PERKAWINAN BAGI ANGGOTA MASYARAKAT
Supriyanta, Bambang Ali Kusuma &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (76.365 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2510
Perkawinan merupakan peristiwa penting bagi kehidupan manusia, oleh sebab itu peristiwa ini harus diabadikan atau didokumentasikan atau dicatatkan pada Kantor Pencatat Nikah (KUA atau Kantor Catatan Sipil). Adanya pencatatan atau akta resmi, apabila dikemudian hari ada masalah (warisan, anak sah atau bukan dan lain-lain) menjadi bukti terjadinya perkawinan atau pernikahan di antara para pihak. Dengan demikian ada perlindungan hukum di antara kedua belah pihak, khususnya untuk anak-anak dan isterinya. Mengingat hal yang demikian, maka perkawinan atau pernikahan seharusnya dibuat akta resmi perkawinan atau akta resmi.Kata kunci: Akta, Perkawinan, Manfaat
APLIKASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BANK SAMPAH PADA BANK SAMPAH KOPEN SAE DAN KOPEN JAYA KELURAHAN NGADIREJO KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO
Tulus Prijanto, Yuni Pristiwati Noer Widianingsih, Slamet Santosa &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (413.969 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2501
Sistem Informasi Bank Sampah merupakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat yang dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan dengan sistem informasi akuntansi secara terintegrasi serta meningkatkan kualitas laporan secara akurat. Mitra Program Kegiatan Masayarakat adalah Bank Sampah Kopen Sae dan Kopen Jaya yang terletah di Kelurahan Ngadirejo Kecamatan Kartasura dan Kabupaten Sukoharjo. Kedua mitra ini dipilih karena keduanya telah menjalankan tabungan sampah. Akan tetapi pencatatan tabungan sampah yang dilaksanakan masih manual dan belum ada laporan keuangan. Sehingga antar divisi belum terintegrasi dengan baik karena informasi yang tersedia masih terbatas dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memperoleh informasi tersebut. Perhitungan bagi hasil antara nasabah dan pengurus juga masih dilakukan secara manual sehingga kemungkinan terjadi salah hitung. Oleh karena itu bank sampah mitra memerlukan aplikasi computer yang dapat digunakan untuk pencatatan dan pelaporan yang sistematis, cepat dan akurat. Metode Program Kemitraan Masyarakat dilakukan dengan cara penyampaian teori tentang manfaat tehnologi, sistem informasi akuntansi, manajemen sumber daya manusia dan penyusunan laporan keuangan bagi bank sampah. Setelah penyampaian teori, metode pelaksanaan kegiatan dilanjutkan dengan praktik mengaplikasikan sistem informasi akuntansi dan penyusunan laporan keuangan dengan software aplikasi bank sampah. Metode selanjutnya adalah pendampingan penerapan sistem informasi akuntansi secara terintegrasi. Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi tersebut digunakan untuk mempermudah transaksi bank sampah yang meliputi transaksi setoran sampah, pengambilan tabungan, penjualan sampah, perhitungan bagi hasil bagi peserta dan pengurus serta penyusunan laporan keuangan secara otomatis dan terintegrasi (Laporan Rugi Laba, Laporan Perubahan Modal dan Neraca).Kata Kunci: bank sampah, sistem informasi akuntansi
SOSIALISASI POTENSI INDUSTRI KREATIF DI PASAR EROPA UNTUK PARA UMKM KAMPUNG BATIK LAWEYAN SOLO
Halifa Haqqi, GPH. Dipokusumo &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (86.488 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2524
Cultural and Creative Industries (CCIs) shows a significant increase, both globally and locally. The market for creative industries in Europe is also wide open. For Indonesia, the creative industry sector is also a leading sector. Unfortunately, many creative industry players do not understand the potential of this. Therefore, it is important to provide information about creative industry’s export potential to Europe. The method used in this program is through socialization and disccusion. The program has been held with participants in creative industries, located in Kampung Batik Laweyan Surakarta. The socialization program was held on Sunday, October 28, 2018 located in Batik Laweyan Village. Through this program, it can be useful for: (1) creative industry players, to get an overview of the potential of the creative industry in the European market; (2) for the region, can develop regional potential, regional promotion, and regional economic development; (3) for universities, as a fulfillment of the Tri Dharma elements of Higher Education. The output of this program are that the participants can understand and encouraged to export their creative industries product to the European market.Keywords: creative industry, Europe market, export, Kampung Batik Laweyan
PEMANFAATAN LIMBAH AMPAS KOPI UNTUK TANAMAN HIAS DALAM POT DI DESA SUMBER KECAMATAN BANJARSARI KOTAMADYA SURAKARTA
Teguh Yuwono, Sartono Joko Santosa &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (58.114 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2515
Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di Desa Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kotamadya Surakarta pada tanggal 13 Mei 2018. Adapun sasaran dari Pengabdian ini adalah warga masyarakat yang memiliki tanaman hias dalam pot , dengan metode yang digunakan yaitu ceramah dan tanya jawab. Tujuan yang hendak dicapai dalam Pengabdian ini yaitu untuk memberikan pengertian dan penjelasan agar warga masyarakat yang sering minum kopi tidak membuang limbah ampas kopinya, tetapi dapat memanfaatkannya untuk tanaman hias di pot.Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini yaitu agar warga masyarakat desa Sumber dapat memanfaatkan limbah ampas kopi untuk tanaman hias mereka, karena manfaat limbah ampas kopi selain untuk menyuburkan tanaman juga dapat berfungsi sebagai pestisida organik.Kata Kunci: Limbah ampas kopi, Pupuk dan Pestisida, tanaman hias
PENYULUHAN TENTANG PENINGKATAN STRATEGI PEMASARAN DAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA KELOMPOK PEREMPUAN USAHA KECIL DI SUKOWATI KABUPATEN SRAGEN
Alwi Suddin, Yohanes Djoko Suseno &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (58.605 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2506
Masyarakat kita cenderung hudup dalam budaya bekerja yang cenderung mencari aman atau menghendaki adanya Social Harmony. Hal ini sangat bertentangan dengan budaya dari kewirausahaan yang mengandung nilai-nilai seperti pantang menyerah ,berani mengambil re4siko, krersatif dan inovatif (Debbie Liao and Philip Semen, 2004) Industri kecil perumahan seperti makanan, mainan, kerajinan batik ini suadah turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat Jejaring/ kelompok usaha kecil) di Sukowati Kabupaten Sragen.Metode pendekatan yang dilakukan untuk mengetahui permasalahan dari kelompok usaha kecil adalah dengan memberikan solusi nilai alternative meliputi: difokuskan bekal apa yang harus disiapkan peserta penyu;uhan/pendampingan tersebut benar-benar dilaksanakan, Mengadakan penyuluhan sistem pemasaran dan promosi serta solusi serta distribusi dan keuangannya.,memberikan solusi kepada peserta penyuluhan agar selalu mampu meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha yang professional. Rencana target dengan kondisi secara umum sebetulnya masih banyak potensi yang masih membutuhkan uluran tangan untuk meningkatkan keberadaan kelompok usaha kecil yang tergabung dalam kelompok menjadi pertimbangan kami supaya mampu mengelola usaha dengan baik dan menguntungkan. Capaian Target hasil dari program pengabdian pada masyarakat akan dimasukkan dalam jurnal Fakultas Ekonomi.Kata kunci: strategi pemasaran, jiwa kewirausahaan, usaha kecil.
POLA ASUH ORANGTUA YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNARUNGU) DI BOYOLALI
Krismi Diah Ambarwati, Dinar Widiana &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (45.852 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2497
Pola asuh berpengaruh terhadap perkembangan anak terlebih dengan orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran pola asuh orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (tunarungu) di Boyolali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan 4 partisipan (dua pasang orangtua). Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan sudah bisa menerima kondisi anak mereka yang tunarungu serta memberikan dukungan langsung diberikan oleh keempat partisipan agar kondisi dan perkembangan anaknya semakin baik. Partisipan membangun komunikasi yang baik dengan anak, orang tua memberikan dukungan terhadap anak, membangun relasi yang baik dengan anak, dan juga melakukan usaha untuk mendisiplinkan anak. Partisipan memiliki harapan agar anak mereka bisa berbicara dan mendengar.Kata kunci: pola asuh, anak berkebutuhan khusus, tunarungu
PENGGUNAAN METODE WHOLE BRAIN TEACHING PADA PROSES PEMBELAJARAN DI TAMAN KANAK-KANAK
Sumardiono, Lusiana Dewi Kusumayati &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (76.57 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2520
Pengabdian ini dilaksanakan berdasarkan kebutuhan para guru di TK Negeri Gemolong akan variasi metode pembelajaran yang diterapkan oleh para guru TK Negeri Gemolong. TK Negeri Gemolong terus melakukan pengembangan baik fasilitas maupun SDM. Salah satu upaya yang dilakukan pihak sekolah yaitu menjalin kerjasama dengan tim pengabdian Program Studi Bahasa Inggris UNISRI untuk mengadakan workshop tentang metode pembelajaran. Metode pembelajaran merupakan salah satu kunci keberhasilan proses pembelajaran. Metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak-anak dan secara bervariasi diimplementasikan di kelas membuat anak-anak belajar tanpa beban dan tidak mudah bosan. Metode pelaksanan pengabdian dilakukan dengan cara ceramah dan praktek latihan menggunakan metode Whole Brain Teaching dengan rekan sejawat. Tim pengabdian UNISRI memberikan teori dalam bentuk ceramah, memberi contoh penerapan Whole Brain Teaching di kelas, kemudian para guru diminta menirukan dan mempraktekkan penerapan metode tersebut. Hasil dari pengabdian ini diharapkan bahwa kesadaran akan pentingnya penggunaan metode yang tepat dapat meningkat. Para guru dapat menggunakan metode Whole Brain Teaching sebagai salah satu metode alternatif yang dapat diterapkan dikelas.Kata Kunci: Metode Pembelajaran, Whole Brain Teaching, Taman Kanak-Kanak
PENDAMPINGAN KEPADA PAGUYUBAN PEDAGANG PELATARAN PASAR KLEWER (P4K) SURAKARTA TENTANG KETERTIBAN LINGKUNGAN
Nurati, Dian Esti
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (82.74 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2511
unorganized street sellers is sufficiently significant. The data existing in Trade Service shows out of 5,817 street sellers registered, some of them have not been arranged completely by Surakarta City Government. New Klewer Market opened officially on April 21, 2017 by Trade Service can arrange the placement of sellers better in New Klewer Market. Process of validating Klewer Market’s seller data completed by City Government indicates that 2,211 sellers will be arranged and placed, passing through a procedure including registering, problem mapping, scheduling, and requirement communicated to all sellers. Similarly, the Street Sellers affiliated with Klewer Market Yard Sellers Association (Paguyuban Pedagang Pelataran Pasar Klewer, thereafter called P4K) have been arranged on the fourth floor of new Klewer Market building, consisting of more than 900 sellers. All yard sellers should know environment orderliness organized by management and should comply with it. The problems faced by the sellers not permitted to transfer their shanties to others have been apparently understood by sellers. City Government attempted to establish more intensive and better communication, in socializing the rules to the sellers. Cooperation between City Government and organizers and sellers to maintain the environmental orderliness in Klewer Market is expected to implement the arrangement of Yard Sellers in Klewer Market of Surakarta corresponding to the arrangement program. The yard seller arrangement policy in Klewer Market of Surakarta referring to the good application of cooperation can realize better the performance of Surakarta City Government, in this case Trade Service of Surakarta City.Keywords: management and arrangement, environmental orderliness understanding, Klewer Market’s Street Sellers
MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN TEHNIK MERAIH KEUNGGULAN KOMPETITIF BAGI UKM(PADA MUDA MUDI KARANG TARUNA DESA JATI KECAMATANMASARAN KABUPATEN SRAGEN)
Suprayitno, Erni Widajanti &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (87.782 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2502
Kegiatan penyuluhan ini dilakukan bagi muda mudi Karang Taruna Desa Jati Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen.. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 April 2018 jam 19.00 WIB, bertempat di Balai Desa Jati, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Dengan judul: ”Penyuluhan tentang Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan pada muda mudi Karang Taruna Desa Jati Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen. Luaran dari kegiatan dari ini diharapkan dapat: 1. Meningkatkan pengetahuan muda mudi Karang Taruna Desa Jati Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen.tentang konsep-konsep kewirausahaan agar mereka memiliki pengetahuan yang benar tentang kewirausahaan, sehingga tidak ada kesalahan persepsi tentang kewirausahaan. 2. Membekali muda mudi Karang Taruna Desa Jati Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen.wawasan tentang bagaimana mengelola usaha untung mebcapai keunggulan kompetitif. Kegiatan yang akan dilakukan meliputi: 1. Pemilihan peserta pengabdian pada masyarakat, yaitu, Muda mudi Karang Taruna Desa Jati Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen. 2. Penyampaian materi penyuluhan, 3. Pelaksanaan evaluasi. Evaluasi yang akan dilakukan dengan cara: sebelum penyuluhan dilakukan tanya jawab untuk mengetahui pengetahuan awal dari peserta tentang wirausaha dan cara mengelola usaha kecil, setelah penyuluhan selesai, dilakukan tanya jawab lagi tentang materi yang sama. Dengan membandingkan hasil jawaban yang telah dilakukan, maka akan diketahui apakah ada peningkatan pengetahuan tentang wirausaha.Kata Kunci: Kewirausahaan dan keunggulan kompetitf.PENDAHULUANJati merupakan sebuah dusun di desa Pilang, kecamatan Masaran, kabupaten Sragen, provinsi Jawa Tengah, negara Indonesia. Dusun ini terletak di bagian utara desa Pilang. Merupakan wilayah yang banyak terdapat produsen batik tulis. Desa Jati Merupakan 1 (satu) dari 13 (Tiga belas) Desa di Kecamatan Masaran dan terletak di sebelah Barat ibu kota Kecamatan Masaran dengan jarak 1 (satu) km dan batas wilayah desa:o Sebelah barat : Desa Kliwonano Sebelah timur : Desa Masarano Sebelah Utara : Desa Pringanomo Sebelah Selatan : Desa KarangmalangJumlah
STRATEGI PENINGKATAN KETRAMPILAN PADA ANGGOTA KARANG TARUNA DESA PAPAHAN KECAMATAN TASIKMADU KABUPATEN KARANGANYAR
Sumaryanto, Untung Sriwidodo &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.544 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2525
Karang Taruna merupakan salah satu anggota masyarakatyang rata rata masih berusia muda, mereka masih bersemangat besar untuk maju. Tidak terkecuali anggota Karang Taruna di Desa Papahan Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar. Permasalahan yang ada adalah beragamnya kondisi sosial ekonomi, pendidikan, status sosial yang ada pada anggota Karang Taruna di Desa Papahan Kecamatan Tasikmadu tersebut, mereka ada yang bekerja, ada yang sekolah, kuliah dan banyak diantara mereka yang belum bekerja walaupun mereka sebenarnya sudah siap untuk bekerja (masih menganggur). Bagi anggota Karang Taruna yang belum bekerja mereka perlu dibekali Pengelolaan keuangan usaha kecil dan jiwa semangat kewirausahaan agar mau berwirausaha. Target penyuluhan adalah para anggota Karang Taruna di Desa Papahan Kecamatan Tasikmadu. Berdasarkan pengamatan saya, generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna Gebang setelah menyelesaikan pendidikan tingkat SMU, sebagian melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sebagian kerja di pabrik, dan sebagian besar masih menganggur. Berdasarkan kenyataan tersebut maka target pengabdian saya adalah adanya anggota karang taruna yang masih menganggur dan tertarik sebagai seorang wirausaha. Metode kegiatan adalah Penyuluhan bagaimana menumbuhkan jiwa wirausaha bagi anggota karang taruna di Desa Papahan Kecaamatan Tasikmadu. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan penyuluhan adalah sebagai berikut : Melakukan koordinasi dengan ketua karang taruna, mengenai pokok permasalahan yang dihadapi. Bahan-bahan penyuluhan disusun dalam bentuk makalah, kemudian diperbanyak sesuai dengan jumlah peserta penyuluhan. Penyampaian materi penyuluhan digunakan dengan beberapa metode yang relevan antara lain: metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi Setelah selesai acara para peserta diberikan angket/kuesioner untuk mengukur sejauh mana tujuan penyuluhan ini tercapai. Teknik evaluasi : dilakukan melalui metode tanya jawab dan kuesioner untuk mengukur kemampuan peserta terhadap materi penyuluhan.Kata Kunci: Kewirausahaan, Pemasaran Online, Ketrampilan