Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang berisikan kumpulan hasil pengabdian dosen Universitas di Surakarta dan sekitarnya yang disusun dalam bentuk artikel pengabdian. Jurnal Pengabdian Adi Widya diterbitkan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta dengan penebitan 2 kali 1 tahun.
Articles
539 Documents
MEMBANGUN REVOLUSI MENTAL MELALUI DIKLAT PENDIDIKAN KARAKTER BAGI GURU PELOPOR PANCASILA DI SURAKARTA
Yusuf, Anita Trisiana &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (60.847 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2512
Various problems with the destruction of the Indonesian nation and state life institutions are increasingly approaching concerns. The emergence of grassroots movements that undermine the people of this nation is increasingly visible and shows a crisis of exemplary in the community, thus giving rise to a series of socio-cultural conflicts that occur in the midst of society in various regions. The participants in this service program are, non-productive society, civic teachers at Senior High School Teacher in Surakarta City. They are a pioneer of Pancasila Teachers who need education and training in the form of Character Development Training activities as one of the activities that will sustain and filter the problems of socio-cultural conflicts that arise in society so that peace and comfortable will be achieved in people's lives. The results of this program are as a part of this service activity in the form of Social manipulation and Models that reflect systematically arranged steps, from an activity consisting of a guide module for Character Building Training with national-scale scientific articles that will support character nation building in the framework of implementing mental revolution . While the method used in this service is CIPP stands for evaluation of the whole based on Context, Inputs, Process, and Product. The results of this service are reducing socio-cultural conflicts in the life of the Pancasila, in order to implement the Mental Revolution. Hopefully all service activities will improve and provide services, and community empowerment.Keywords: Mental Revolution, Education and Training, Character Education, Pancasila
PENGABDIAN MASYARAKAT DENGAN TEMA PENGELOLAAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM) PADA UKM SANGKAR BURUNG DI KELURAHAN BANYUANYAR KECAMATAN BANJARSARI KOTA SURAKARTA
Triastity, Rahayu
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (36.173 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2503
Community Services Program aims in order so that SME have the ability to Community services program aims in order so that SMES have the entrepreneurial spirit so that there is continuity of effort, which could ultimately increase revenue. Target audience this community service activities is SME Birdcage in Village of Banyuanyar sub-district of Banjarsari town of Surakarta. Extension methods include lectures, discussions, question and answer. Activity plan extension done 2 times, the first meeting of a talk foster entrepreneurial soul, second meeting: improving the skills of the production. The outer of this activity are: 1) the SME has the spirit of entrepreneurship. 2) SME have the skills to make bird cage. The transfer of science and technology held it aims so that SME have a spirit of entrepreneurship and have skills in making bird cage.Key words: entrepreneurial spirit, production skills, SME
USAHA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP MELALUI PENGANEKARAGAMAN TANAMAN PEKARANGAN (Di Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar)
JM. Sri Hardiatmi, Endang Sri Sudalmi &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (73.814 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2517
Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar terletak di utara Kota Solo. Merupakan daerah berkembang, dengan struktur penghasilan warga yang beragam. Masih banyak lahan pekarangan penduduk yang relatif masih cukup luas atau sebagian besar masih tersisa jika diusahakan berbagai macam tanaman hortikultura. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi, merasa perlu menyumbangkan informasi pengetahuan, tentang peranan pekarangan dalam meningkatkan pendapatan petani. Pekarangan juga dapat menghasilkan bahan makanan tambahan sehingga gizi keluarga dapat terpenuhi dan lingkungan hidup dapat terjamin kelestariannya.Kata Kunci: Pekarangan, Tanaman Hortikultura, Lingkungan Hidup
KONTRIBUSI SATLINMAS DALAM MEMBERIKAN RASA KEAMANAN, KETERTIBAN DAN KETENTRAMAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN GILINGAN KECAMATAN BANJARSARI KOTA SURAKARTA
Wulan Kinasih, Joko Pramono &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (92.014 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2508
Artikel ini merupakan bentuk publikasi dari kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dengan tema Kontribusi Satlinmas Dalam Memberikan Rasa Keamanan, Ketertiban Dan Ketentraman Lingkungan Di Kelurahan Gilingan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Linmas memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keamanan, ketertiban dan perlindungan masyarakat. Berdasarkan permendagri No.84 tahun 2014 disebutkan bahwa penyelenggaraan perlindungan masyarakat adalah pengorganisasian dan pemberdayaan perlindungan masyarakat. Melalui Satlinmas, sebagai organisasi yang dibentuk oleh pemerintah Kelurahan Gilingan dan beranggotakan warga masyarakat yang disiapkan dan dibekali pengetahuan serta keterampilan untuk melaksanakan kegiatan penanganan bencana guna mengurangi dan memperkecil akibat bencana, serta ikut memelihara keamanan, ketenteraman dan ketertiban masyarakat, kegiatan sosial kemasyarakatan. Berdasarkan amanat tersebut, Satlinmas merupakan organisasi kemasyarakatan yang penting dalam membantu menciptakan keamanan, dan ketertiban di Kelurahan Gilingan.Kata Kunci: Satlinmas, Perlindungan Masyarakat, Ketertiban, Ketentraman, Keamanan.
PKM PENGADAAN ALAT DESTILASI DI TUGUREJO RT 003 /RW 003, DESA SUKOREJO, KEC.MUSUK, KAB.BOYOLALI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMANFAATAN LIMBAH DAUN CENGKEH
Desi Purwaningsih, Fitri Kurniasari &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (91.686 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2499
Cengkeh merupakan salah satu tanaman yang menjadi sumber alternatif dalam mendapatkan minyak atsiri dan memiliki berbagai macam khasiat untuk kesehatan. Kadar terbanyak dan kualitas yang baik dapat dihasilkan oleh minyak dari bagian bunga dan dahan/tangkai cengkeh. Daun cengkeh memiliki kandungan minyak atsiri 1-4% dan mudah diperoleh Dengan kandungan tersebut memungkinkan untuk dilakukan penyulingan minyak atsiri didalamnya, sehingga daun cengkeh yang sering dianggap limbah memiliki nilai ekonomis tinggi. Kadar eugenol minyak atsiri pada daun cengkeh sekitar 80-85%. Desa Musuk, Boyolali, Jawa tengah merupakan salah satu desa yang hampir semua penduduknya memiliki tanaman cengkeh, namun hasilnya kurang dimanfaatkan secara optimal. Penduduk sekitar lebih aktif berperan sebagai produsen bunga cengkeh dengan menjualnya ke pasar atau ke pengepul, sedangkan daun cengkeh jarang dimanfaatkan. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan tambahan pengetahuan, ketrampilan dan peningkatan di bidang IPTEK untuk memaksimalkan manfaat limbah daun cengkeh dalam menghasilkan minyak atsiri yang berdaya jual tinggi dengan pengadaan alat destilasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kepada kedua mitra kerjasama yaitu mitra Tani “Berkah Jaya” dalam PKM ini akan berkontribusi sebagai produsen minyak atsiri dengan cara destilasi dari limbah daun cengkeh dan mitra “Cahaya Usaha” sebagai distributor /pemasok minyak atsiri dari limbah daun cengkeh.Kata kunci: Limbah Daun Cengkeh, Minyak atsiri, Mesin destilasi
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BUDIDAYA TANAMAN OBAT KELUARGA DI PEKARANGAN
Martana, Efrain Patola &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (76.664 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2522
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman tentang pekarangan, tanaman obat keluarga, dan teknik budidayanya; serta (2) meningkatkan keterampilan teknik membudidayakan tanaman obat keluarga. Sedangkan target khusus yang ingin dicapai adalah PKK Rt 05/RW 08 dapat memproduksi sendiri berbagai tanaman obat keluarga sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan obat, serta menghemat pengeluaran rumah tangga. Kegiatan ini telah dilaksanakan di kelurahan Banyuanyar kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, yang diikuti 30 orang peserta dari PKK Rt 05/ RW 08. Metode kegiatan yang digunakan adalah “pemberian pengetahuan dan pembentukan sikap melalui ceramah, diskusi, dan praktek budidaya tanaman obat keluarga. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa Ibu-Ibu PKK Rt 05 RW 08 sudah dapat memahami dan membudidayakan tanaman obat keluarga secara benar.Kata Kunci: Pekarangan, tanaman obat keluarga, teknik budidaya
PELATIHAN PEMBELAJARAN IPS BERBASIS SPASIAL BAGI GURU KELAS SD/MI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO
Ani Restuningsih, Mukhlis Mustofa &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (72.894 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2513
Proses Pembelajaran pada jenjang Sekolah Dasar (SD) teramat krusial dalam pengembangan kecerdasan siswa sekaligus merupakan tonggak awal pembentukan karakter siswa. Pengembangan sikap, kemampuan, dan keterampilan dasar yang diperlukan siswa untuk hidup di masyarakat tersaji selama berlangsungnya proses pembelajaran. Tuntutan pemahaman materi pembelajaran lebih komprehensif dan bermakna bagi kehidupan siswa dimasa mendatang merupakan keniscayaan. Keberadaan Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai (IPS) sebagai salah satu mata pelajaran yang disajikan pada jenjang SD memiliki peran mulia penyiapan generasi mendatang menghadapi beragam ujian. Tujuan yang hendak dicapai dari pengabdian ini adalah: (1). Memberikan informasi kepada peserta agar mendapat tambahan wawasan ilmu pengetahuan tentang pembelajaran berbasis spasial (2) Memberikan teknik pelatihan kepada peserta agar dapat membuat draft pembelajaran berbasis spasial (3)Memberikan rancangan lembar kerja siswa berbasis spasial Pembelajaran Berbasis Spasial terdiri atas tujuh langkah. Ketujuh langkah tersebut adalah peyampaian tujuan pembelajaran, observasi, komunikasi dan konfir-masi, elaborasi dan integrasi, diskusi, kesimpulan, dan refleksi dan tindak lanjut. kesimpulan sebagai berikut: (1) Sosialisasi Program Pembelajaran Spasial dapat menigkatkan sikap peduli lingkungan dan sikap ilmiah siswa sekolah dasar.(2) Sosialisasi Pembelajaran berbasis spasial meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran berorientasi melek spasial. (3) Guru-guru dan pihak sekolah sudah melaksanakan pembelajaran berbasis spasial dengan melakukan integrasi dengan mata pelajaran yang lain denggan menggunakan media pembelajaran berbasis spasial. (4) Luaran yang dihasilkan yaitu RPP berorientasi pembelajaran berbasis spasial, dan implementasi program sekolah berbudaya spasial.Kata kunci: Pembelajaran IPS, Pembelajaran Spasial
LAYANAN INFORMASI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA PUTRI ANGGOTA PANTIASUHAN AISYIAH I KOTA BARAT BANJARSARI SOLO
Sri Suryanti, Hera Heru
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (46.148 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2504
The purpose of community service activities with the theme of Information Service on Reproductive Health in Young Women Aisyiah I orphanage member West City Banjarsari Solo is to provide knowledge about reproductive health in young women members of Putri Aisyiah I West Kota, Banjarsari, Solo in order to take care of themselves and prepare self as a prospective mother.The target of this community service activity is the realization of the guidance to maintain the health of femininity that can be used by young women members of Orphanage Princess Aisyiah I West Town, Banjarsari, Solo. So that helps the achievement of the goal effectively and efficiently is able to maintain the health of her feminine in a preventive and correct so that become healthy citizens.This community service is implemented by applying Brenstorming method, Lecture method, Question answer method, and Exercise method to make the material easy to receive and practiced completely by the members. Information service is conducted for one month with frequency of exercise once a week, place of execution at Princess Orphanage Aisyiah I Solo. Through this activity the members have knowledge about reproduction health, so as to strengthen the self-adolescent girls who entered the orphanage and finally the young women become members of a strong and productive society.Keywords: Information services, reproductive health.
PENGGUNAAN CLASSROOM LANGUAGE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI GURU SDN 01 SURUH TASIKMADU KARANGANYAR
Widyahening, Ch.Evy Tri &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (115.083 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2518
The aim of teaching and learning English in Elementary School is that the students can understand about the language skills well and of how they should parctice those skills in daily activities. It is hoped that they can communicate orally and writtenly in English. This article peels up the use of classroom language training in learning English for elementary school teachers of SDN 01 Suruh Tasikmadu Karanganyar. By giving explanation of classroom language and practicing it, it is hoped that it could improve the teachers’ skill in using classroom language and they could manage the class well. Beside that, teachers could also get new ideas to implement it for their students in teaching and learning process by using interesting learning media or learning method. The method used in this activity was giving information about the use of classroom language, modelling and practicing it. The result showed that all participants (teachers) became more enthusiastic, motivated, and fun when they followed this activity. It showed the active classroom atmosphere and most of them were ready to implement classroom language in teaching and learning process continuously. Classroom language is a good way to overcome students’ problems in learning English and teachers should use it because it can be one of good solution to solve students’ problems in learning English.Key words: Classroom Language, Learning English
PEMANFAATAN LIMBAH SAYURAN SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN PUPUK CAIR GUNA MENDUKUNG PERTANIAN ORGANIK DI KABUPATEN WONOGIRI
Sartono J.S, Sutoyo &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (188.143 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2509
Kabupaten Wonogiri merupakan daerah yang didominasi oleh kawasan pertanian. Praktik pertanian yang ramah lingkungan dengan pencemaran yang minimal atau dikenal dengan istilah pertanian organik, dalam kurun waktu sepuluh tahun belakangan menjadi perhatian tersendiri. Faktanya, praktik pertanian organik dilapang masih banyak menemukan kendala, antara lain mahalnya harga pupuk organik sehingga petani masih enggan beralih dari pupuk kimia. Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat ini ialah pemberian pemahaman serta pelatihan pembuatan pupuk organik yang berasal dari bahan baku yang mudah didapatkan yaitu limbah sayuran. Bahan baku limbah sayuran yang didapatkan dari pasar Manyaran diolah dan difermentasi menjadi pupuk. Hasil dari kegiatan pengabdian ini ialah para anggota kelompok tani Sidorukun Desa Batusari, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri dapat memproduksi pupuk organik cair secara mandiri, dan menggunakan produk tersebut dalam budidaya tanaman pertanian. Pengenalan teknologi pembuatan pupuk cair organik ini dapat mendorong semangat para petani dalam menerapkan sistem pertanian organik yang dimuali dari input budidaya tanaman yaitu pupuk.Kata kunci: Pupuk cair, limbah sayuran, pertanian organik.