Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang berisikan kumpulan hasil pengabdian dosen Universitas di Surakarta dan sekitarnya yang disusun dalam bentuk artikel pengabdian. Jurnal Pengabdian Adi Widya diterbitkan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta dengan penebitan 2 kali 1 tahun.
Articles
539 Documents
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK BARU DAN BARANG BEKAS
Yunus Harjito, Ariefah Yulandari, Widi Hariyanti &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (250.778 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2500
Meningkatkan suatu nilai jual memiliki proses yang panjang. Berbagai metode dapat digunakan. Pemilihan metode yang tepatlah yang dapat membuat sebuah produk baru dan barang bekas menjadi lebih bernilai bahkan memiliki harga jual yang tinggi. Ini adalah proses yang dapat meningkatkan nilai kegiatan pelatihan kewirausahaan menuju ke tingkat perkembangan inovasi yang tinggi. Berdasarkan analisis situasi, permasalahan yang dihadapi mitra adalah keinginan yang kuat dari mitra dalam pelatihan untuk berwirausaha akan tetapi rendahnya dalam pengetahuan untuk memberikan nilai tambah pada produk baru dan barang bekas rumah tangga yang dapat dijual dengan harga yang bersaing. Pengabdian masyarakat telah dilakukan dengan khalayak sasaran warga Gambirsari RW 03, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Surakarta, dengan memberikan pengetahuan berupa pelatihan dalam bentuk meningkatkan produk barang baru dan barang bekas agar memiliki nilai jual yang cukup tinggi dengan metode decoupage ini membuahkan hasil yang membuat mitra ingin lebih mengembangkan pelatihan tersebut menjadi suatu usaha dalam menambah pendapatan keluarga dan menyelesaikan masalah sampah anorganik keluarga.Kata kunci: Nilai tambah, decoupage, kerajinan, kewirausahaan.
PENGENALAN METODE PEMBELAJARAN SPEAKING DAN LISTENING PADA GURU KB, TK YAYASAN ALIF SMART SURAKARTA
Ayu Istiana Sari, Riyani &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (62.306 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2523
Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Yayasan Alif Smart Surakarta pada 30 Agustus-1 September 2018 yang dihadiri oleh semua Guru KB, TK Yayasan Alif Smart Surakarta yang beralamat di Kadipiro, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah.. Belajar Bahasa inggris bagi anak-anak usia dini sangatlah penting karena masa ini adalah masa keemasan dalam melakukan proses pembelajaran yang efektif. Dalam menjawab tantangan dunia, anak-anak Indonesia sudah seharusnya mempersiapkan diri. Dengan demikian, pendidikan bahasa Inggris yang dimulai sejak dini bukanlah hal yang dapat disepelekan. Pengajaran pendidikan usia dini memiliki banyak manfaat, di antaranya anak-anak dapat belajar dengan lebih efisien dan mendapatkan ilmu pengetahuan lebih melalui aktivitas-aktivitas yang menyenangkan dan menarik. Baik melalui seni peran, musik maupun aktivitas lainnya yang interaktif. Kemudian muatan yang di berikan sejak dini lebih mudah tertanam dibandingkan dengan saat mereka dewasa. Untuk dapat membelajarkan bahasa inggris secara efektif kepada siswa usia dini, guru harus dapat menguasai berbagai metode yang menarik sehingga anak tidak cepat bosan dan materi pelajaran dapat diterima secara maksimal. Pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk mengenalkan berbagai metode menarik dalam pembelajaran bahasa Inggris bagi anak usia dini.Kata Kunci: TEYL, Speaking and Listening,
PENYUSUNAN SOAL TES KURIKULUM KTSP BAGI GURU SD DJAMA’ATUL ICHWAN PROGRAM UTAMA SURAKARTA
Jumanto, Anggit Grahito Wicaksono &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (73.733 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2514
Program pengabdian kepada masyarakat dapat menjadi sarana guru untuk mendapatkan informasi dantambahan pengetahuan tentang penyusunan soal tes. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) guru memiliki kompetensi yang mumpuni dalam penyusunan soal tes kurikulum KTSP; (2) meningkatnya kualitas soal tes yang dibuat guru; dan (3) meningkatnya hasil belajar siswa karena soal tes yang mudah dipahami dan dikerjakan oleh siswa. Tempat pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SD Djama’atul Ichwan Program Utama Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Target luaran yang dihasilkan adalah 11 guru dari 15 guru yang mengikuti pelatihan ini mampu menyusun Perangkat soal tes kurikulum KTSP sesuai dengan materi yang diampu guru serta mampu mengimplementasikan dalam pembelajaran di kelas. Luaran yang dihasilkan berupa Perangkat soal tes kurikulum KTSP sesuai dengan materi yang diampu guru serta implementasinya dalam pembelajaran di kelas, serta publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah. Berdasarkan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, guru menjadi lebih memahami dan mengerti tentang kriteria-kriteria penyusunan soal tes kurikulum KTSP yang berkualitas dan baik. Guru menjadi lebih terampil dalam membuat kisi-kisi soal tes dan soal tes kurikulum KTSP sesuai dengan kaidah penyusunan soal tes ujian tengah semester maupun ujian akhir semester.Kata Kunci: Penyusunan Soal Tes, Evaluasi Pembelajaran, Kurikulum KTSP
TAHAP–TAHAP BIMBINGAN UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR
A. Roedy Koesdyantho, Lydia Ersta Kusumaningtyas &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (69.024 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2505
The title of this devotion is "Tutoring to overcome learning difficulties" the guidance of learning is part of the guidance and counseling that has the purpose of guiding the child in order to achieve optimum learning achievement (according to his ability), especially for children who have learning difficulties or those whose value is ugly even though the IQ is not low. Parents and teachers are expected to be mentors for children who like it. However, not all parents and teachers can become mentors to children who are having difficulty learning it well. They need to know what they can do to overcome / guide the child in order to perform optimally. To overcome this it is necessary to have additional knowledge and understanding of learning guidance. The target audience in this devotion program is Non-Productive Society of teachers and parents of kindergarten Lakshmi 7 Surakarta. They need to be given additional knowledge because the kindergarten teacher Lakshmi 7 does not have S1 background but Lakshmi 7 kindergarten teacher only from SMK, so the knowledge about guidance and counseling that should be given to the child is not found in school and not understood at all. so also with the parents of students who only average background of high school graduates they also understand the Guidance and Counseling that should be given also for Children. So that both at school and home children do not get guidance as it should be. While the method used in this devotion is Lecture / counseling and discussion and training. In this case, counseling is deemed best suited to increase their knowledge and understanding of counseling and guidance for children. As the evaluation is used questionnaires and discussions to explore their implementation in the field after counseling. The results of this dedication of parents and teachers to understand the importance of tutoring for children overcome learning difficulties. While the results of training as a guide in learning obtained 77.8% (21 Parents and teachers) can carry out its role as a mentor learning for children. So it can be concluded that the implementation of the devotion of learning guidance to overcome learning difficulties in parents and teachers Kindergarten Lakshmi 7 Turisari Surakarta successful. This can be evidenced from the results of the training that was attended by 27 people already able to be a mentor of 21 people.Keywords: Counseling, Guidance learn to overcome learning difficulties, teachers and parents.
BUDIDAYA TANAMAN JAHE DI DESA PLESUNGAN KECAMATAN GONDANGREJO KAB. KARANGANYAR PROVINSI JAWA TENGAH
Sumarmi, Kharis Triyono &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (71.708 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2496
Pengabdian kepada masyarakat ini telah dilakasanakan pada hari Senin tanggal 6 Agustus 2018 di Desa Plesungan Kec. Gondangrejo Kab Karanganyar terletak di utara Kota Solo. Pengabdian masyarakat ini berjudul “Budidaya Jahe”. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman melalui penyuluhan dan juga demplot penanaman jahe . Luaran yang diharapkan dari pengabdian masyarakat ini adalah rimpang jahe dan artikel yang dipublikasikan.Kata kunci: budidaya, pekarangan, jahe
MENGOLAH SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI PAKAN DAN PUPUK ORGANIK CAIR
Priyono, Siswadi &
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.241 KB)
|
DOI: 10.20884/1.awpm.2018.2.2.2519
PKM yang berjudul: Megolah Sampah Rumah Tangga Menjadi Pakan dan Pupuk Organik Cair melibatkan kelompok mitra yang bisa bersinergis. merupakan kelompok ibu-ibu ”Ngrekso Tuwuh” yang berkecimpung dalam mengelola sampah rumah tangga, Tujuan dari kegiatan ini yaitu memanfaatkan sampah rumah tangga yang biasanya dibuat pupuk kompos kemudian dikembangkan untuk dibuat pakan ternak/ikan maupun pupuk cair. Dengan demikian lingkungan menjadi bersih dan sehat, serta mampu menambah penghasilan mitra. Target luaran yang dihasilkan yaitu suatu produk pakan ternak/ikan dan pupuk cair kemasan serta artikel ilmiah yang dipublikasikan. Untuk mewujudkan target luaran tersebut metode yang diterapkan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan sekaligus praktek langsung. Dari hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa 1.Kelompok wanita tani ngrekso tuwuh sangat antosias menerima program PKM ini. 2. Pelatihan yang dilakukan telah menghasilkan pakan dan pupuk organik cair serta padat. 3.Telah dibentuk ketua kelompok untuk menangani program ini yaitu ibu suswati.Agar program kemitraan ini dapat keberkelanjutan maka dilakukan monitoring dan evaluasi.Kata kunci: Pakan, Pupuk Cair, Sampah
PERAN SERTA PKK DALAM MENSEJAHTERAKAN KAUM LANJUT USIA
Susilawati, Endang Yuliana
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (94.436 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i1.3211
Pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan hukum ini dilakukan karena tanggungjawab mensosialisasikan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya undangundangnomor 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia yang meski telah berusiadua puluh tahun namun belum banyak diketahui oleh masyarakat. Kegiatan ini bertujuanmemberikan pengetahuan dan menjadikan paham tentang adanya kewajiban kita sebagaiwarga masyarakat untuk turut berperan serta dalam meningkatkan kesejahteraan kaum lanjutusia sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang tersebut. Mitra kegiatan adalah PKKdesa Malangjiwan, kecamatan Colomadu, kabupaten karanganyar. Metode yang digunakanadalah ceramah dan diskusi. Hasilnya bisa dipahamkan bahwa upaya meningkatkankesejahteraan kaum lanjut usia merupakan tanggungjawab pemerintah, namun dukungan danperan serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujud nyatakannya.Kata kunci: upaya, peningkatan, kesejahteraan, lanjut usia
PERAN KELUARGA DALAM MENUMBUHKAN PERILAKU POSITIF ANAK MELALUI PENDEKATAN BEHAVIOR
Jawandi, Ahmad;
Adi Putro, Eko
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (110.625 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i1.3164
Family becomes the smallest social unit in a society. The socialization process was first carried outin the family. Educate children to get to know children and how to treat children according to theirneeds and development. By recognizing and understanding their children, parents as educators inthe family will be able to increase their potential as optimally as possible, especially in formingpositive behaviors. Behavior is any form of action taken or planned. While positive behavior is anaction that is in accordance with the character, culture, norms and noble values in the community.In order for children to grow and develop optimally, the family or parents need to increase theirrole. Along with the times and the assimilation of culture in the era of globalization of positivebehavior in children such as manners, tolerance, caring for others and respect for others isincreasingly lost. The effort that can be taken to develop positive behavior of children in the familyenvironment is through a behavioral approach.The target of service is the Beneficiary Family(KPM) of the Hope Family Program in Wonosegoro District. The purpose of this communityservice activity is to provide training methods in enhancing family roles to foster positive behaviorthrough a behavioral approach. The method used in this community service is the behaviorismapproach in increasing family roles to form positive behavior. In this behavior approach usesseveral techniques, namely modeling techniques, reinforcement techniques and Asertive trainingtechniques. The implementation of community service carried out with seminars and trainingthrough lectures, discussions and brainstorming, questions and answers, and direct practice. Theimplementation of the behavioral approach training as an effort to improve the family's role informing positive behavior was Carried out in four meetings. The expected result of communityservice is the realization of parents' understanding of the importance of the role of the family infostering positive behaviors of children that are applied in daily life through a behavioral approach.Keywords: Family Role, Positive Behavior, Behavior Approach
PELATIHAN PEMBUATAN MODUL UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU SMKN 4 SURAKARTA
Hapsari, Alfonsa Maria Sofia;
Srianto, Srianto
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (48.811 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i1.3194
Proses pembelajaran merupakan suatu rangkaian sistem dimana didalamnya terdapat beberapa komponen yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Proses pembelajaran akan lebih optimal jika dapat memanfaatkan media yang ada di sekitar kita. Penggunaan media dalam proses pembelajaran diharapkan dapat membantu guru agar lebih mudah dalam mengajarkan materi kepada para siswa. Oleh karena diadakan pelatihan pembuatan modul bagi guru-guru SMKN 4 Surakarta yang bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta pelatihan tentang konsep dasar, teori dan prinsip mengenai penulisan modul, meningkatkan keterampilan peserta pelatihan dalam menulis modul dan meningkatkan motivasi peserta pelatihan untuk menulis modul. Target dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah 50 % guru mampu membuat modul dan luarannya adalah terealisasinya rencana kegiatan pengabdian masyarakat yaitu memberikan keterampilan penguasaan pembuatan modul oleh guru SMKN 4 Surakarta
Pengembangan Buah dan Sayur Organik Sebagai Oleh-Oleh Wisata Daerah Pegunungan
Aliyah, Istijabul -;
Pujiasmanto, Bambang -
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (789.529 KB)
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i1.2722
Mountainous areas have a lot of tourism potential, including organic agriculture-based agro-tourism. However, there are still some problems faced by the farming community such as limited skills regarding processing of agricultural products in the form of organic fruits and vegetables as souvenirs typical of mountain tourism. limitation of packaging creativity that meets the health and safety feasibility standards of organic fruits and vegetables as tourist souvenirs that are easily carried by tourists, and marketing of agricultural products in the form of organic fruits and vegetables to attract tourists and the wider community. The methods to be used include methods counseling and training as a means of transfer of knowledge about the processing, packaging and marketing of organic agriculture and the ins and outs of which will be provided to partners, assistance methods to enhance partners' creativity and performance in processing, packaging and marketing agricultural products in the form of organic fruit and vegetables as souvenirs for tourism typical of mountainous areas in the economic development of society and regional tourism, and the provision of packaging equipment to implement packaging that meets hygiene, health and food safety standards, and the creation of a website as a medium for expanding the network to improve a tourist attraction. The targeted results are an increase in skills in processing, packaging, and marketing agricultural products in the form of organic fruit and vegetables as souvenirs typical of mountain tourism, diversification of processed organic plant products as souvenirs typical of an area, the addition of facilities in the form of packaging tools (wrapping mechine) for packaging organic fruits and vegetables so that they are easy to carry as souvenirs for a typical tourist area, the expansion of marketing networks